NovelToon NovelToon
Cinta Untuk Om Arga

Cinta Untuk Om Arga

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:8.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Syafitri wulandari

sequel dari i love you om

Bagi Tasya cinta dan pernikahan cukup terjadi sekali dalam hidupnya, menikah dengan Arga Fransisco tidak pernah terbayang sekalipun di benaknya karena yang ia tau hatinya menyukai Kelvin Anggara namun ternyata ia salah hatinya sudah tertaut sejak lama untuk Arga, sejak ia di titipkan oleh sang papa kepada Arga atau sejak Arga mendonorkan darahnya untuk Sandra. Tasya tidak tau kapan cinta itu hadir, namun setelah cinta itu hadir begitu besar untuk Arga dalam pernikahan mereka, kasih sayang yang selalu Arga berikan ternyata banyak menyimpan kebohongan.

"Aku memang pernah terluka, tapi tidak akan pernah siap untuk terluka kembali."

~Tasya~

"Berhenti! jangan pernah berpikir untuk meninggalkanku. Aku tidak akan membiarkan itu terjadi!"

~Arga~

Sanggupkah Tasya bertahan atau memilih pergi meninggalkan Arga?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syafitri wulandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Merasa sepi

Happy reading

🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀

Arga menjatuhkan dirinya di kasur dengan keras, ia memijit pelipisnya yang terasa pening. Ia baru saja melihat kepulangan Tasya dengan kedua orang tuanya, mengapa sebagian hatinya tidak rela jika Tasya kembali ke rumah orang tuanya? Seharusnya Tasya berada di rumahnya seminggu lagi. Namun, karena gadis itu sakit dan ikatan Tasya dengan ibu tirinya sangat kuat menyebabkan Alex cepat sekali kembali ke Indonesia. Arga tak mengerti dengan dirinya sendiri, mengapa bisa seperti ini? Ia menggelengkan kepalanya kuat, tidak ingin memikirkan Tasya terlalu berlarut-larut. Bukankah Tasya hanya anak dari sahabat yang di titipkan padanya se-lagi sahabatnya itu bulan madu? Dan bukankah Tasya hanya gadis manja yang tak Arga sukai? Bahkan dirinya terkesan dingin selama Tasya tinggal di rumahnya. Seharusnya ia tidak begini, hatinya tidak menjerit tak memperbolehkan Tasya pulang. Mengapa saat ini Arga ingin sekali melihat wajah menggemaskan Tasya? Cih, dirinya munafik sekali.

"Sialan, sepertinya aku sudah tidak waras terus memikirkan gadis manja itu."ucap Arga pada dirinya sendiri. Memang benar! Seharusnya ia bahagia Tasya tak ada lagi di rumahnya, tidak ada lagi gadis manja yang akan merepotkannya, yang akan membuat kepalanya cukup pening dengan tingkah Tasya. seharusnya begitu, kan? Tapi mengapa hati kecil nya menolak keras egonya saat ini? Arga benar-benar tidak tau apa yang terjadi dengan hatinya.

Dering handphone membangunkan Arga yang telah berbaring di kasurnya, ia menghela nafas berat saat melihat nama yang tertera di layar handphone-nya, mengapa di saat seperti ini orang itu malah menelponnya?

"Ada apa?"tanya Arga langsung pada poinnya, saat ia menggeser ikon berwarna hijau di handphone-nya. kali ini ia tidak mau berbasa-basi pada orang di seberang sana.

"......."

"Kenapa bisa? Saya sudah menyuruh kalian mengawasi nya dan memberikan yang terbaik untuknya."ucap Arga dengan nada dingin dan marahnya.

"......."

"Saya akan ke sana! jika terjadi sesuatu dengan dirinya, Kalian berurusan dengan ku."

Arga langsung mematikan sambungan telepon nya, muka nya mengeras menahan amarah. Ia langsung bergegas pergi dari rumah, ia ingin segera bertemu dengan seseorang yang sangat berarti di hidupnya selain Almarhum kedua orang tuanya. Rasa amarah dan khawatir mendominasi hatinya bahkan Tasya yang sedari tadi di pikirannya tak ia hiraukan kembali, dirinya hanya fokus pada satu titik yang sedang membutuhkannya di sana.

********

Tasya baru saja sampai di rumahnya dengan senyum yang mengembang, akhirnya ia bisa pulang setelah sekian lama ia tersiksa di rumah Arga. Sebenarnya ada satu alasan yang selalu membuat kepalanya cukup sakit jika berkeliling dan melihat rumah Arga, bayangan hitam putih selalu menghampirinya. Yang membuat Tasya ingin sekali cepat-cepat pulang. Tapi entah mengapa setelah ia menginjakkan kaki di rumahnya sendiri dan berbaring di kasurnya sendiri, pikiran Tasya semakin tertuju ke arah Arga. Mengapa dirinya merasa sepi tidak mendengar omelan Arga yang cukup tajam di dengar oleh telinganya? Oh, Tasya sudah gila!

"Is, muka om Arga kenapa selalu ada di kepalaku sih? Ini gak bisa di biarkan, muka om galak itu harus di singkirkan. Sebaiknya aku mandi saja, mungkin dengan begitu otak ku kembali pada tempat yang seharusnya."

Tok.. Tok..

Suara ketukan pintu membuat Tasya sedikit terkejut, saat gadis itu ingin melangkah ke kamar mandi.

"Sayang ini mama."

"Masuk aja mah, enggak Tasya kunci."teriak Tasya.

Ceklek.

Pintu di buka oleh Sandra dengan perlahan, ia tersenyum pada anaknya yang berdiri dengan menatapnya.

"Kamu kok bawa handuk, mau mandi?"

"Iya mah, badan Tasya terasa sangat lengket."

"Jangan mandi dulu sayang, badan kamu masih lemas, di basuh pakai handuk basah saja."

"Ih mama, Tasya jorok dong kalau gitu."

"Tidak ada penolakan sayang, mama tidak mau anak mama sakit lagi."

"Iya deh."

Tasya menurut dengan ucapan Sandra padanya, karena ia merasa bersalah telah membuat mamanya khawatir dan harus pulang dengan sangat cepat ke Indonesia.

"Papa mana mah?"

"Ada di kamar, yaudah kalau gitu mama mau ke kamar. Ingat loh kamu jangan mandi dulu."

"Iya mama ku sayang."

Sandra tersenyum melangkah keluar dari kamar Tasya, menghampiri suaminya yang sudah menunggu sedari tadi. Akibat bertemu dengan seseorang di Belanda, Alex semakin protektif kepadanya, sekali lagi ia menoleh ke arah Tasya. Wajah anak tirinya itu benar-benar mirip dengan seseorang yang tak sengaja tertabrak dengan dirinya sewaktu di belanda. Sandra menghela nafas berat, seakan beban yang ia pikul sangat berat sekali. Apakah ia akan kehilangan Tasya setelah mama kandung anaknya itu kembali? Entahlah Sandra tidak tau, tetapi Alex sudah berkata tidak akan pernah mengizinkan wanita itu bertemu dengan Tasya. Namun, dirinya yang sudah menjadi ibu sambung Tasya merasa iba dengan wanita yang menemuinya.

Tasya mengeryit heran melihat wajah mama nya yang terlihat murung. Namun, Tasya tak berani banyak bertanya. Gadis itu hanya diam menatap kepergian mamanya dalam diam.

********

Arga menatap seseorang yang terbaring lemah di hadapannya, ia mengelus kepala seseorang tersebut dengan lembut.

"Cepatlah membuka mata, aku sangat merindukanmu."bisik nya lirih. Hatinya sangat sakit, matanya seketika terpejam terbayang kejadian silam yang membuat hidup nya berantakan. Di saat orang tuanya meninggalkannya karena kecelakaan pesawat, di saat itu juga ia mendapatkan kabar bahwa orang yang ia sayang selain kedua orang tuanya juga terbaring lemah dengan banyaknya darah yang mengalir di kepalanya.

Andai dirinya bisa memutar waktu, Arga tidak akan seperti ini. Arga tidak akan pernah kehilangan binar mata yang selalu menatapnya dengan penuh cinta, dan Arga tidak akan harus merasakan kesepian seperti ini.

Kembalilah seperti kamu yang dulu.

1
Muna Junaidi
🔥🔥🔥🔥
Kanaya A Puridianti
Luar biasa
Arti Hanny
kenapa belum Ada ya thor, selalu ditunggu cerita cinta sempurna sang gadis gendut,,, di cari jg blum ada/Angry/
Olla Tulandi Jom
anak kembar
Olla Tulandi Jom
candra yang jadi wali nikahnya Jasmin
Olla Tulandi Jom
ya sudah tes DNA saja biar ketahuan candea dan jasmin jakak beradik
Olla Tulandi Jom
Jasmin ponakannya Candra abak dari kakak Candra
atsu adik sepupu
Olla Tulandi Jom
iya kynan sama dokter candra saja, langsung nikah saja othor
Olla Tulandi Jom
ktnan sama dokter candra saha
Olla Tulandi Jom
kynan sama dokter saja
Olla Tulandi Jom
orang suruhan arga mana untuk.menjaga kynan dan semua acara, pengawal, pengawal mana mana haiyaa
Olla Tulandi Jom
sandra yang menjadi pendonor jantung byat gladis
Olla Tulandi Jom
reza andrian akan menyesali perbuatannya dan akan begitu bucinnya sama kynan heheheee
Olla Tulandi Jom
nathan sama gkadis saja;
Olla Tulandi Jom
bakal bucin sama gadis nih dosen Nathan hehehee
Olla Tulandi Jom
didunia nyata saja kasus seperti elena teman saya bisa hamil 3 kali malah, Sampai sejarang baik2 saja, apalagi ini dunia halusinasi ya othor selamatkanlah elena dan bayinya buatlah kelvin dan elena hidup bahagia bersama anak-anak mereka heheeeee
Olla Tulandi Jom
dirawat saja di rumah sakit sampai elena melahirkan, itupun harus operasi caesar, tidaj boleh melahirkan nornal, pasti keduanya selamat
Olla Tulandi Jom
dunia kedokteran dan peralatannya kan sudah canggih,,
Olla Tulandi Jom
teman perawat saya kasusnya seperti elena,, jadi selama hamil,, hanya tiduran dalam perawatan selama 9 bulan, sampai melahirkan, ini nyata sampai 3 kali setiap kali hamil,, dan tidak apa2
Olla Tulandi Jom
mas frans,,.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!