NovelToon NovelToon
Mistake ( A Mistake Can Bring Love )

Mistake ( A Mistake Can Bring Love )

Status: tamat
Genre:Aliansi Pernikahan
Popularitas:5.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: rehuella

Karena sebuah kesalahan Kalundra Ananda Ramones, harus menikahi wanita yang baru bertemu dengannya beberapa hari yang lalu. Dia sudah tidak lagi mempedulikan statusnya sebagai tunangan orang yang dicintainya.

Aluna Dinda Soeharjo wanita cantik berusia 25 tahun, demi menghindari kakak tirinya dia pergi ke Jakarta. Aluna terpaksa menerima tawaran yang diajukan Kalundra demi menutupi rasa malu keluarganya. Dia belum yakin sepenuhnya jika yang mengucapkan ijab qobul, bukan orang yang dia cintai.

Surat perjanjian disepakati oleh keduanya, mereka tinggal seatap, layaknya pasangan pada umumnya.

Seiiring berjalannya waktu cinta tumbuh di antara keduanya, siapakah yang akan Kalundra pilih? Cinta masa kecilnya atau wanita yang sekarang menyandang status sebagai istrinya? Dari pada penasaran baca yuk.

Ini Sekuel Kepincut Cinta Dokter ya. Tapi ini kisah anaknya, kalau kalian baca langsung juga nyambung kok, karena di novel pertama itu, tentang kisah lahirnya Kalundra dan saudaranya.

Selamat membaca semoga suka dengan tulisan saya ini.

Follow Ig : rehuella1
Fb Yetha itu Yhenie

Pesan saya jangan lupa favoritkan dan like ya, kalau mau kritik saran, boleh banget.😅

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rehuella, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hadiah Terindah

“Usiamu sudah 26 tahun, jangan seperti anak kecil,” ucap Ella mendahului langkah Kalun. Dia memasuki kamar ganti yang sudah di sediakan penyelenggara acara.

“Mama kan tau betapa sucinya mataku,” candanya sambil mengikuti arahan mamanya.

Ella tersenyum tipis sambil menarik pelan rambut anaknya.

“Iya setelah ini kamu akan berbagi dengan Aluna, perlakukan dia dengan baik, seperti kamu memperlakukan Mama,” pesan Ella pada Kalun, Kalun hanya diam belum mau menyahut ucapan Ella. Dia berharap semoga rencananya bisa lancar tanpa kendala, sampai waktunya tiba dan dia bisa menutupinya dari kedua orang tuanya.

Kalun yang sudah keluar, dengan baju adat jawa, terpaksa menahan rasa kesalnya, karena harus memperlihatkan tubuh kekarnya di depan umum. Apalagi mendengar godaan dari Rara dan Nara, yang tengah mengambil gambar dirinya yang tengah bertelanjang dada. Membuatnya semakin malu dan ingin berlari meninggalkan prosesi siraman.

Kalun terlihat bingung ketika pemandu acara mulai memintanya duduk berjongkok di kaki Ella yang sudah duduk di kursi, tradisi sungkeman dilakukan Kalun tanpa paham dengan maksud dan caranya.

Tangis haru mewarnai acara sungkeman itu. Ella tidak dapat menahan air matanya, saat Kalun mengucapkan terima kasih dan meminta maaf jika dia pernah dengan sengaja maupun tidak sengaja menyakiti hati Ella.

Erik yang sudah melihat video di aplikasi merah, sedikit paham. Tapi dia tidak ingin menunjukkan tangisnya di depan umum, dia hanya memeluk erat anak lelakinya tersebut.

Setelah acara sungkeman selesai, selanjutnya Kalun melakukan prosesi siraman, kiriman air dari mempelai wanita, berupa air yang berasal dari 7 sumber mata air sudah dicampurkan ke dalam gentong khusus yang akan dipakai Kalun.

Erik memulai menyiram tubuh Kalun dari atas kepala, sesuai petunjuk dari pemandu acara yang mengarahkannya, setelah itu diikuti Ella sebagai ibunya, harusnya Damar juga ikut menyiram keponakannya itu, tapi dia tidak bisa hadir karena kondisi tubuhnya yang kurang sehat.

Setelah prosesi siraman selesai, Kalun dituntun Erik untuk memasuki ruang ganti, dan melanjutkan prosesi pemotongan rambut, yang nantinya akan disatukan dengan rambut Aluna. Dengan maksud membuang hal buruk yang pernah terjadi di antara mereka berdua.

Cukup lama prosesi siraman itu berlangsung, hingga pukul 4 sore mereka memutuskan untuk kembali ke hotel tempatnya menginap.

Kalun langsung memasuki kamar hotelnya saat sudah tiba di hotel, dia lalu meraih ponselnya untuk menghubungi Kayra. Namun, Kayra tidak menjawab panggilan Kalun. Dia yang sudah merasa lelah segera merebahkan tubuhnya di ranjang, mengabaikan panggilan telepon dari Doni yang dari tadi berdering.

----

Kalun terbangun saat mendengar panggilan video call dari Kayra. Kalun langsung menggeser tombol terima yang ada di ponselnya.

“Hai ...” sapa Kalun saat melihat wajah Kayra yang memenuhi layar ponsel ditangannya.

“Hai Kal ... lagi di mana? Kamu beneran nggak jadi ke London bulan ini? Padahal aku kangen banget denganmu,” ucap Kayra yang langsung mengingatkan jadwal Kalun bulan ini untuk mengunjunginya.

“Sepertinya aku nggak bisa Sayang, jadwal aku padat sekali, mungkin bisa longgar saat nanti 2 atau tiga bulan lagi,” jelas Kalun yang tidak ingin membuat Kayra semakin kecewa.

“Oke aku akan menunggunu, dan aku akan memberikan kejutan untukmu,” ucap Kayra sambil tersenyum manis. Membuat Kalun sejenak bisa melupakan semua masalah yang terjadi saat ini.

“Oke baiklah, aku akan menemuimu secepatnya setelah urusanku selesai,” ucap Kalun yang masih menyunggingkan senyumnya. Mereka mengobrol cukup lama, hingga tepat pukul 6 sore, Kalun mematikan panggilannya, karena akan mempersiapkan diri untuk datang ke rumah Aluna.

---

Saat ini Kalun tengah berada di rumah Aluna, dia ditemani oleh Erik dan Doni yang mengapit tempat duduknya, sedangkan para wanita tidak turut ikut dalam acara. Mereka tengah mempersiapkan seserahan yang akan dibawa besok untuk ijab qobul.

Kalun memperkenalkan diri di depan para tamu undangan yang hadir, dia tidak mau menyebutkan apa pekerjaan dan nama belakangnya.

Aluna yang baru saja masuk ke ruangan terlihat sangat cantik, membuat Kalun tidak bisa mengalihkan pandangannya ke arah lain. Kebaya bewarna coklat mocca, sangat pas melekat tubuhnya yang kecil, aroma parfum bunga melati dari tubuh Aluna, membuat Kalun ingin menghirupnya lagi dan lagi.

“Uhuk ... uhuk,” suara batuk yang keluar dari bibir Erik membuyarkan pandangan Kalun yang tengah menatap Aluna. Dia lalu menoleh ke arah Erik yang tengah menahan senyuman.

Erik lalu mengusap punggung Kalun, seolah mengatakan pada Kalun untuk bersabar karena tidak lama lagi gadis itu akan segera menjadi miliknya.

Kalun hanya menatap lelaki yang sangat mirip dengannya itu. Dia berharap lelaki itu tidak berprasanka yang tidak-tidak padanya.

Setelah sebagian tamu berpamitan pulang, Budi mulai mendekat ke arah Erik, dia ingin membicarakan tentang ijab qobul yang akan diselenggarakan besok di hotel tempat Kalun melakukan siraman tadi. Budi menjelaskan secara detail tentang acara ijab qobul yang akan dilanjutkan dengan acara resepsi. Erik hanya mengangguk mengerti.

Erik terus melirik ke arah Kalun yang tengah menempelkan telepon di telinganya, dia lalu beralih menatap Aluna yang tengah berada di kursi bersama seorang wanita yang berwajah masam, yang ia ketahui jika dia adalah ibu dari calon menantunya.

Erik lalu pamit undur diri setelah acara malam itu selesai, dia mengajak Kalun untuk kembali ke hotel, dia hanya menatap ke arah anaknya, saat melihat kelakuan Kalun yang tidak berpamitan dengan calon istrinya.

Saat berada di dalam mobil Erik terus menasehati Kalun. Supaya bisa memperlakukan Aluna dengan baik setelah mereka menikah nanti. Kalun terus menjawabnya dengan singkat ‘ya’ dan ‘baiklah’ sebagai jawaban atas permintaan Erik.

Setelah sampai di hotel, Erik masih mengikuti Kalun yang berjalan menuju kamarnya.

“Kenapa lagi Pa?” ucap Kalun yang melihat Erik masuk ke dalam kamarnya.

Erik tidak menjawab pertanyaan Kalun, dia justru merebahkan tubuhnya di atas kasur Kalun.

“Besok kamu sudah melepas masa lajangmu, Papa nggak menyangka jika kamu akan menikah secepat ini, kemarilah hari ini Papa akan tidur denganmu! Mungkin ini akan menjadi malam berdua kita, karena setelah ini kamu pasti akan memilih tidur dengan istrimu dibandingkan dengan Papa!” perintah Erik sambil menepuk bantal yang ada di sampingnya.

Kalun menurut dengan ucapan Erik, dia berjalan sambil terkekeh, setelah mendengar ucapan papanya.

“Jangan pegang-pegang Kalun ya, awas nanti kalau tangan Papa kemana-mana!” peringat Kalun yang dibumbui candaan.

“Dasar kamu! Sudahlah Papa pergi saja, mendingan tidur dengan mamamu,” ucap Erik yang akan beranjak dari ranjangnya. Membuat Kalun semakin tertawa renyah.

“Papa tidur sini saja, Kalun hanya becanda. Kita begadang malam ini, menghabiskan waktu bersama kita berdua.” Kalun beranjak menuju telepon milik hotel untuk memesan 2 cangkir kopi.

“Jangan bilang Mamamu jika Papa begadang, bisa jadi, dia meminta Papa pulang ke Jakarta sekarang juga!” pesan Erik yang kembali duduk di balkon kamar Kalun.

Mereka berdua mengobrol kesana-kemari, melupakan waktu yang sudah menunjukkan pukul 2 dini hari.

“Kamu pengen tahu nggak cerita malam pertama Papa?” tawar Erik supaya Kalun penasaran.

“Hhhh ... nggak pengen tahu, lagian aku juga nggak akan melakukannya dengan Aluna.” Kalun menatap kosong hamparan taman luas yang ada di depannya.

“Kamu akan menikah dengan Aluna, bukan hanya nafkah lahirnya yang harus kamu penuhi, dia juga punya kebutuhan batin yang wajib kamu penuhi,” jelas Erik. “Kalian sudah sama-sama dewasa, dan Papa juga nggak tahu kapan akan pergi, jadi segera berikan kami hadiah yang paling indah sebelum kami pergi,” lanjut Erik sambil menepuk punggung Kalun. Dia lalu kembali masuk ke kamar, merebahkan tubuhnya karena sudah tidak bisa lagi menahan rasa kantuk yang menyerannya.

Kalun masih memikirkan ucapan Erik yang semakin membuatnya bingung, tapi dia harus mamangkas pikiran itu, dia hanya akan menjalankan rencana setelah acara pernikahan ini selesai.

Jangan lupa, like komentar dan vote ya.😂😁

1
Mira Hastati
bagus
PrettyDuck: Halo pembaca setia Noveltoon 🤗
Aku baru menamatkan cerita berjudul : "In Between" ✨️
Kalau berkenan silahkan berkunjung dan nikmati ceritanya 💕

Mila tidak pernah menyangka kalau 'penghancur' masa remajanya akan kembali lagi jadi bosnya di kantor. Ini bukan cuma soal benci, tapi soal luka yang dipaksa sembuh saat pelakunya ada di depan mata.
total 1 replies
eonnira
yeeeee ketemu juga ceritanya ayah Kalun dan bunda Luna🤗🤗
Afriyani Fristianingrum
Buruk
Arie Afnieta
bagus
Lenni Namora
Luar biasa
dini0532
Bisa2nya aku netesin air mata di kantor gara2 baca part Luna melahirkan 🥲
dini0532
Papa Erik selalu terdepan. Tim satsetsatset. Tapi anak dan mantu2nya klemer2 semua, ibarat kata musibah dibikin sendiri mulu zzz
dini0532
Aneh banget Pak Budinya juga. Kalo Kalun ga bisa dihubungi ya coba hubungi yg lain jg dong. Apalagi ini baru ketauan kalo Luna hamil tp ga ada tanda2 nyuruh Kalun dan keluarganya buat jemput. Harusnya curiga dong knp anaknya bisa sendirian lama bgt di Solo
dini0532
Kadang Kalun emang suka cemburu berlebihan, giliran Luna yg cemburu di sepelein. Tp untuk soal rumah, aku sependapat sm Kalun. Mending cari rumah lain dr pd nantinya jd kebayang2 Fandi terus
dini0532
Lemah amat luluhnya cuma sama nasi goreng. Pdhl fatal bgt kesalahannya, bukan cuma sekedar nemenin mantan yg lg sekarat tp nyaris ijab qabul. Bayangin kalo keburu ijab qabul dan si Kayra blm meninggal. Brarti kan Luna bener2 di madu. Pantes Riella di madu, ini mah bener2 karma abangnya kayanya
dini0532
Kalun kan katanya dulu dokter tapi kok sebodoh ini sih? Luna kan hitungannya habis keguguran. Papanya udah ngewanti2 buat ABC tp dengan santai dan sadarnya Kalun ngejawab nentang bodo amat kaya gitu. Kok lama2 jd makin kesel sm karakter Kalun ya?!
dini0532
Good job Aluna, sempet mikir kirain dia cepet luluh ternyata tetap tangguh. Hukuman harus ttp ada buat Kalun biar dia bisa ngehargain istrinya. Kecewa bgt pasti jd Luna
dini0532
Walaupun tau endingnya Kalun sm Luna kaya gimana. Tp gue msh ttp penasaran sm kelanjutan masalah ini. Pgn Kalun "sadar" sm kelakuannya sih
dini0532
Walaupun Kayra meninggal, tapi tetep ga suka dan ga bisa dibenarkan jg caranya Kalun sembunyi2 kaya gini. Bener2 ga ngehargain istri. Pdhl kalo jujur pasti Luna bakal izinin apalagi kalo tau Kayra sekarat
dini0532
Gue kalo jd Luna, walaupun Ferdi orang baik dan dia diwasiatin gt sama Fandi, gue ttp nolak sih. Ga kebayang kalo mesti terus2an kebayang Fandi di fisik Ferdi. Nantinya jd gatau beneran cinta sm Ferdi atau cuma krn Fandi. Trs blm lagi ibu mertua nya kaya begitu. Mending jadi mantunya Papa Erik Mama Ella dh, bener2 di syg bgt
dini0532
Kok cinta sm Emil dari sejak SD sih? Bukannya SD masih sukanya sm Kenzo ya? Baru demen Emil kan pas sekitaran SMA / kuliah, pas dia udah benci sm Kenzo kan?
dini0532
Parah bgt kalo beneran ditinggal di hotel sendirian tanpa kabar. Minimal tinggalin pesan kek di kertas / sms
dini0532
Kasihan jg sih Kalun kaya berjuang sendirian. Seandainya Luna tau pengorbanan Kalun biar bisa terus bareng dia
dini0532
Waahh kirain cuma papa Erik yg tau belangnya Kayra, ternyata papanya Kayra pun tau gmn kelakuan anaknya ckck
dini0532
Fix Aluna hamil dan papa Erik udah tau sejak Luna pingsan. Makanya kmrn ajudannya ganti kopi jd susu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!