NovelToon NovelToon
Hasrat Sang Kaka Tiri

Hasrat Sang Kaka Tiri

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Crazy Rich/Konglomerat / Cintapertama / Tamat
Popularitas:3.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: dewi kim

tentang Gueen, wanita 18 tahun yang terpaksa harus tinggal dengan kakak tirinya karena sebuah alasan.

hidup Gueen di penuhi dengan lika-liku yang menyakitkan. Dia berpikir tinggal dengan Kalindra yang tak lain Kakak tirinya akan membuat hidupnya jauh lebih baik, tapi ternyata tidak.


Kalindra malah membencinya. Setiap hari dilalui Gueen dengan makian-makian dan makian. Karena KaIindra sangat membenci Gueen, karena dulu Ibu Gueen merebut ayahnya hingga sekarang dia melampiaskan amarah dan kekesalannya pada adik tirinya.


Berbeda dengan Kalindra yang membenci Gueen, Gueen malah mempunyai perasaan yang aneh pada kakanya sendiri. Bukan perasaan semacam sayang adik pada kakanya tapi perasaan yang lain, seperti perasaan Cinta pada lawan jenis. Tapi, di sisi lain Gueen pun sadar Kalindra adalah kakanya.


Tanpa mereka duga ada rahasia di balik kisah keluarga mereka. Mampukan Gueen bertahan bersama adik Kalindra di tengah kebencian Kalindra padanya. Ataukan Gueen akan pergi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dewi kim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9

Gengs satu bab dulu, tapi panjang kok. Aku jatuh dari kamari mandi jadi upnya satu bab. Aku usahain bsok dua bab ya, assal Sepri biasa komen dan Like

“Apa Gueen bersalah atas apa yang Daddy Kevin lakukan di masa lalu?” Nino kembali mengulang pertanyaan. Membuat Kalindra menghirup oksigen sebanyak-banyaknya.

“Kenapa kau melibatkan Gueen Kalindra, dia tidak tau apa pun. Bagiamana mungkin kau menghajar seorang wanita.”

"Dad, tolong jangan buat aku melawan, tolong juga jangan paksa aku untuk menuruti keinginanmu. Jika kau ingin peduli pada anak itu silakan, tapi jangan memaksaku untuk peduli padanya. Aku tidak peduli sekalipun dia mati. Aku bisa berbuat baik pada siapapun, sesuai apa yang kau dan Mommy ajarkan, tapi tidak pada turunan mereka. Kau bilang Gueen tidak bersalah? Oke. Dia tidak bersalah, tapi bagaimana dengan bayi yang ada di dalam kandungan Mommy saat itu? Apa karena saat itu anak yang dalam kandungan Mommy bukan anak Daddy hingga Daddy membelanya seperti ini.”

"Kalindra!" Nino berteriak, dia paling tidak suka kasih sayangnya diragukan.

"Aku tidak ingin berdebat denganmu. Silakan pergi dari sini dan kita akan bertemu jika kondisinya sudah stabil," ucap Kalindra. Sungguh, Kalindra tidak ingin melawan Nino dan juga Kalindra takut berbicara sesuatu yang buruk yang bisa melukai ayah tirinya, jadi Kalindra menyuruh Nino untuk pergi.

Setelah itu, Kalindra pun berbalik dan masuk ke dalam kamar membuat Nino mengusap wajah kasar. Nino pun langsung berbalik, dia juga memutuskan untuk keluar dari apartemen Kalindra.

***

Salsa mengusap salep pada lengan Gueen dengan Pelan, hingga Gueen terus meringis ketika salep mengenai kulitnya. Bukan hanya Gueen saja yang meringis, Salsa pun juga ikut meringis. Bahkan dari tadi Salsa tidak berhenti menangis, dia malu pada Gueen dan dia juga tidak menyangka putra yang dia besarkan dengan kelembutan, tega menganiaya wanita.

Mungkin jika Kalindra berkelahi dengan lelaki, Salsa tidak akan terlalu murka, tapi Kalindra malah menghajar seorang wanita yang jelas-jelas tidak sebanding.

Tiba-Tiba, Gueen meringis ketika perutnya terkena oleh jadi hingga Salsa, hingga menoleh ke arah Gueen. melihat reaksi Gueen, Salsa langsung mengangkat kaos Gueen

"Apa ini?" Salsa menatap tak percaya pada sekitar area perut dan pinggang Gueen, di mana di sana banyak sekali noda memar. Salsa pikir, hajaran Kalindra hanya mengenai bagian kaki dan wajah saja, tapi ketika dia melihat luka di perut dan pinggang Gueen, rasanya Salsa ingin sekali menangis.

“Bibi, sebenarnya luka Gueen juga ada di bagian punggung dan juga tangan Gueen terkilir," ucap Jena tiba-tiba.

“Apa!" Salsa berteriak ketika mendengar ucapan Jena, dia langsung melihat ke arah Gueen, dan sekarang wajah Gueen juga benar-benar sudah tidak berbentuk dengan artian kata, semua membengkak dari mulai pipi dan juga bibir.

Salsa mencari kejujuran dari mata Gueen.

“Gu-Gueen, apa itu benar?” tanya Salsa, dia menatap Gueen dengan wajah yang pucat. Dia tidak menyangka Kalindra menjadi seorang monster. “Gueen!” panggil Salsa lagi ketika Gueen tidak menjawab. Hingga Gueen mengedipkan matanya, pertanda mengiyakan ucapan Jena.

"Bibi harus memberi anak itu pelajaran." Emosi Salsa benar-benar luar biasa. Dia pun dengan cepat bangkit dari duduknya, berniat untuk menyusul Kalindra. Namun, baru saja dia akan keluar membuka pintu, tiba-tiba pintu terbuka dari luar, ternyata Nino baru saja sampai.

"Di mana dia? Aku harus buat perhitungan dengannya," ucap Salsa, dia berbicara dengan berapi-api marah.

"Sayang, tenang," ucap Nino.

"Kau pikir aku bisa tenang dengan semua ini? Bagaimana mungkin dia begitu pengecut menghajar seorang wanita?" Hardik Salsa.

"Sayang, kumohon, sekarang kesembuhan Gueen lebih penting daripada mengurus Kalindra. Biar dia menjadi urusanku nanti," ucap Nino, langsung merangkul pundak Salsa dan mengajak Salsa berbalik untuk kembali menghampiri Gueen di brangkar.

"Gueen," panggil Nino.

Gueen mengerjapkan matanya.

"Jika kau bisa bicara, tolong beritahu Paman apa yang terjadi," kata Nino yang masih penasaran kenapa Kalindra bisa seperti ini.

"Paman, bisakah Paman bertanya nanti saja? Gueen terlihat sangat kesakitan," ucap Jena hingga Nino menoleh, kemudian mengangguk.

"Gueen, sekarang kita fokus saja pengobatanmu, kau jangan khawatir. Kalindra tidak akan mengganggumu lagi," ucap Nino.

***

Joseph turun dari mobil, lelaki tampak itu baru sampai ke rumahnya. Dia sedikit aneh ketika Jena dan Gueen tidak masuk ke dalam kelas, padahal dia ingin menanyakan sesuatu pada Jena. Beberapa kali Joseph menelepon Jena, tapi ponselnya tidak bisa dihubungi atau lebih tepatnya, Jena tidak mengangkat panggilan darinya.

"Joseph." Tiba-Tiba, terdengar suara dari arah samping membuat Joseph menoleh. Dia tersenyum ketika melihat ibunya.

"Kau ini jarang sekali pulang, dari mana saja kau?" tanya Helmia, wanita paruh baya itu langsung menceramahi putranya membuat Joseph terkekeh.

"Aku di apartemen Mom," jawabnya.

"Oh ya, Mommy sudah dengar kau sedikit menjauh dari Soraya. Ada apa?" tanya Helmia. Helmia memiliki dua orang anak, Joseph dan juga Soraya. Keluarga helmia juga bisa dibilang sebagai keturunan bangsawan, di mana Helmia benar-benar seorang miliarder. Joseph enggan memimpin perusahaan, dia lebih memilih karirnya sendiri.

Dan ada satu hal yang membuat dia menjauh dari adiknya, padahal sebelumnya mereka begitu dekat, tapi entah kenapa beberapa waktu ini Joseph merasa ada yang aneh terlebih lagi dia merasa Soraya bukan adiknya.

"Tidak apa-apa, Mom, aku, 'kan, sibuk," ucap Joseph "Sudah, aku masuk ke kamar," pamit Joseph.

"Kak!" Tiba-Tiba, Soraya berteriak dari arah luar. Rupanya, dia juga baru saja pulang berkuliah.

Joseph hanya tersenyum samar ketika melihat adiknya, dan itu membuat Soraya kebingungan dengan reaksi kakaknya. Bukan hanya Soraya saja yang merasa kakaknya menjauh, Helmia juga merasa bahwa putranya menjauhi putri bungsunya.

"Kakak ini dari mana saja? Kenapa tidak bisa dihubungi? Apakah kau tidak tahu aku rindu Kakak?" tanya Soraya saat berada di depan Joseph.

Joseph seperti memaksakan senyumnya kemudian mengusap rambut Soraya.

“Kakak sibuk. Ya sudah kalau begitu, Kakak pergi. ke kamar dulu," ucapnya yang pamit pada ibu dan adiknya.

"Kenapa, sih, aku merasa bahwa Kakak menjauh dariku? Apa mau menurut mommy aku adik yang menyebalkan?" tanya Soraya ketika Joseph sudah pergi.

Helmia terkekeh. "Mana mungkin kau adik yang menyebalkan. Ayo, Mommy sudah belikan tas baru untukmu."

Soraya menatap tak percaya pada ibunya. "Mommy baru saja membelikanku mobil, lalu kenapa Mommy membelikanku lagi tas?" tanya Soraya, sebagai putri bungsu dari seorang miliarder, tentu saja Soraya sangat dimanja oleh kedua orang tuanya dan juga Joseph walaupun sekarang Joseph menjauh.

***

Joseph membuka pintu kamar, kemudian lelaki itu langsung berjalan ke arah meja kerjanya. Setelah duduk, Joseph langsung menyandarkan tubuhnya ke belakang kemudian tatapan matanya menerawang.

Entah kenapa, ketika pertama kali melihat Gueen, dia merasa ada yang aneh. Dia merasa jantungnya berdetak dua kali lebih cepat. Joseph tidak pernah merasakan seperti ini sebelumnya ketika melihat Gueen. Dia merasakan seperti ada ikatan batin dengan wanita itu.

Beberapa kali Joseph mencoba untuk menolak perasaannya, dengan artian kata dia berusaha untuk tidak mempedulikan perasaannya yang berbeda ketika bertemu dengan Gueen, tapi tetap tidak bisa apalagi Gueen mengatakan bahwa dia berasal dari Rusia, karena sebenarnya sang ayah juga berasal dari negara yang sama dengan Gueen dan mereka juga pernah tinggal di Rusia selama beberapa tahun.

Joseph menghela napas kemudian mengembuskannya. Dia langsung menarik laci kemudian mengambil kertas yang berisi hasil tes DNA, dan ternyata golongan darah Soraya dan orang tuanya tidak cocok, itu berarti Soraya bukan anak kandung kedua orang tuanya, dan bukan juga adik kandungnya. Namun, yang membuat Joseph bingung, kenapa Soraya ada di keluarga mereka? Sementara ini,.dia masih belum berani berbicara pada kedua orang tuanya. Dia harus mencari tau terlebih dahulu.

“Joseph!” tiba terdengar suara Helmia. Rupanya setelah memberikan tas pada Soraya, Helmia pergi ke kamar Joseph untuk menasehati lelaki itu agar tidak bersikap dingin pada Soraya, dan ketika mendengar suara ibunya Joseph dengan cepat menyembunyikan kertas DNA itu..

“ Josep apa itu?” tanya Helmia. Rupanya, Helmia sempat melihat bahwa Joseph menyembunyikan sesuatu

“Bukan, bukan apa-apa, Mom,” jawab Joseph.

“ Kau pasti menyembunyikan sesuatu dari Mommy, kan, Ayo kemarikan,” ucap Helmia dengan kekeh, hingga ....

1
Visencia Alingga
❤❤❤❤❤
ayu cantik
bagus
Rahima Nurlaela
Luarrr Biasaaa
Ani Sifa
kenapa Gueen lupa Jena?
Ani Sifa
kasihan soraya,mskpun awalnya jahat dia berubah,sadar..😭
Ani Sifa
keegoisan para irang tua anak2 yg memderita terjerat masalah rumit"
Ani Sifa
apa karena posisi aq lagi kurang sehat" tidak paham dengan ikatan keluarga gueen sma ibu,bapak kandung dan tirinya perasaan muter aja bingung🙉
Ani Sifa
baru baca,karena saya suka baca yg sudah tamat.bagus thor kena banget,saya episode sebelumnya dan ini sampek nangis nelangsa kejamnya kakak tiri.
Yeti Rusmiati
Luar biasa
Anonim
Keren mommy helmia
Anonim
Kasian Soraya, pdhl dia gak salah, yg salah kan nenek aurel
Ibelmizzel
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Serenarara: Ubur-ubur makan sayur lodeh
Minum sirup campur selasih
Coba baca novel Poppen deh
Dah gitu aja, terimakasih. /Joyful/
total 1 replies
Ibelmizzel
kasian Soraya yg salahkan bukan dia tapi neneknya diakan tak tau apa2.
Ibelmizzel
hukuman joseph yg tak bertanggung jawab telah menghamili anak orang
Ani Baru
in judul buku ny,hasrat kakk tiri...
d mn hasrat ny,,,,
yg ad benci n dendam..
si guenn ny pn ngk mw ngelawan..
Intan putri officiall: mksudny hasrat ingin balas dendam kali y
total 1 replies
Ani Baru
kejem x woiii..
Ani Baru
mw nangis q baca ny
Ibelmizzel
Kren Thor 💐💐💐💐💐
Ibelmizzel
asik...
Ibelmizzel
ya ampun cepatlah ketahuan klu queen adiknya Joseph udah tak sanggup bacanya siksaan yg queen alami
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!