NovelToon NovelToon
Suci Dalam Noda

Suci Dalam Noda

Status: tamat
Genre:Anak Yatim Piatu / Tamat
Popularitas:12.5M
Nilai: 5
Nama Author: Senjahari_ID24

Karena nila setitik rusak susu sebelanga, itulah perumpamaan yang terjadi dalam kehidupan Khalisa Suci Kirani. Jejak noda yang tersemat padanya membawa lara. Cemoohan sudah akrab menyapa yang selalu ditanggapi Khalisa dengan senyuman. Bahkan secara tak terduga, orang-orang yang dianggapnya keluarga termasuk sang suami, bermain madu dan racun di balik punggungnya sebab jejak noda tersebut.

Namun, saat poros hidup yang menjadi kekuatannya terenggut dari sisinya, mampukah Khalisa tetap tersenyum kala noda itu menyeretnya hingga ke dasar nestapa?

Yudhistira Lazuardi, si pengacara muda yang memutuskan mandiri dan menjauh dari keluarganya demi meredam kisruh di dalamnya, alih-alih mendapat ketenangan, hidupnya mendadak tak lagi sama saat membiarkan sosok Khalisa yang dipenuhi problema masuk ke dalamnya.

"Dua ratus juta!"

"Dua ratus juta di muka sekarang juga, untuk dia!" Yudhistira mengarahkan telunjuknya tepat pada Khalisa. Dengan rahang mengetat dan sorot mata tajam tak terbaca.

Akankah Khalisa tetap suci semurni arti namanya? Atau justru tergerus noda yang tak pernah diinginkannya.

Ikuti kisahnya.

Jangan plagiat! Ingat Azab

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senjahari_ID24, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ambisi

Bab 9. Ambisi

“Dulu Ibu bilang juga apa. Cuma Manda yang paling pantas buat kamu. Kamunya ngeyel sih. Ngotot cinta sama si anak haram itu, padahal kala itu Manda jelas-jelas naksir kamu. Sekarang baru terasa kan, kalau pendapat ibu itu benar? Khalisa cuma bikin kamu rendah di mata orang-orang. Beda sama Manda yang menaikkan derajat kita, patut dibanggakan, sangat layak dipamerkan,” seloroh Wulan. Dia sedang berbincang dengan Dion selepas acara pesta meriah tujuh bulanan kandungan Amanda usai. Berdiri bersisian di balkon loteng lantai dua rumah mewah Amanda.

Wulan tak letih mendoktrin Dion demi meraih ambisinya naik kasta menjadi kaum sosialita, dengan memanfaatkan ketampanan dan kecakapan sang putra. Wulan baru mengetahui anak tunggal si bos tempat Dion bekerja naksir berat pada sang anak tepat ketika Dion memutuskan melamar Khalisa. Wulan bertekad tidak akan pernah melepaskan kesempatan langka ini.

Ketika Dion sudah menikah dengan Khalisa pun tak menyurutkan ambisinya, Wulan tak bosan merongrong pikiran Dion dan mendukung penuh Amanda untuk terus mendekati anaknya, gigih membuat Dion goyah. Urusan perasaan Khalisa sama sekali tidak masuk hitungan. Di mata Wulan, Khalisa hanya sosok remeh temeh, tak begitu bernilai. Semua bakti Khalisa padanya juga keluarganya hanya dianggap Wulan sebagai keharusan, sebab menurutnya Khalisa yang tidak berkontribusi materil sedikit pun cuma menumpang hidup, sudah seharusnya dipakai tenaga dan keringatnya sebagai bayaran.

“Sudahlah, Bu. Jangan membahas itu lagi. Sekarang yang menjadi PR kita adalah bagaimana cara menjelaskan tentang aku dan Amanda pada Khalisa saat kita pulang nanti. Aku masih sedikit gamang akan reaksi Khalisa nantinya,” tutur Dion dengan nada rendah terdengar terbebani, sembari menatap lurus pada kelap kelip semarak lampu rumah lainnya.

“Kenapa kamu bimbang tentang dia? Khalisa itu tak punya nyali. Kembali ke panti asuhan juga bukan pilihan, kecuali dia mau berakhir jadi wanita penghibur!” ketus Wulan.

“Ya, tapi tetap saja Khalisa masihlah istriku. Aku sedikit kebingungan untuk menyampaikan hal ini padanya.”

“Tapi sekarang sudah waktunya. Mau ditunda sampai kapan? Ibu juga sudah pengen pamer punya mantu kaya raya. Ngomong langsung saja padanya, tak usah ragu-ragu. Di luaran banyak cerita beredar, panti Seruni tempat Khalisa tumbuh kebanyakan menyerahkan anak asuh mereka setelah dewasa pada mucikari kelas atas yang tidak diketahui identitasnya secara gamblang. Katanya donatur tetap panti, sebab tak banyak yang bersedia menjadi donatur di panti yang bersisian dengan tempat lokalisasi itu. Yang hendak mengadopsi pun berpikir ulang puluhan kali, kebanyakan takut kalau anak-anak buangan yang dirawat di sana ternyata mengidap HIV. Selain karena cinta buta, salah satu alasan kamu dulu menikahinya supaya bisa menyelamatkan dan membawanya keluar dari sana kan? Demi membebaskan Khalisa supaya tidak harus ikut dengan bos germo. Jadi, Khalisa sama sekali tidak punya pilihan selain menerima. Kalau bukan karena kamu, dia pasti sudah terjebak di tempat kotor lokalisasi. Jadi wanita nakal. Walaupun sebetulnya, Ibu lebih mendukung kamu melepaskan dia saja, tapi kamu juga gak mau kan?”

“Afkar butuh Khalisa, Bu. Karena itulah aku tak bersedia melepasnya.” Ada getar tak kasat mata di dasar sanubarinya meski hanya secuil saat mulutnya berkata demikian. Benarkah dia masih mencengkeram kuat Khalisa digenggamannya sebab karena Afkar saja? Kendati perlakuannya pada Khalisa sekarang sudah sangat jauh dari lumrahnya seorang suami yang semestinya

“Selalu saja Afkar, padahal kamu sudah mau punya anak dengan Amanda,” imbuh Wulan tak suka. “Biar saja Khalisa membawa Afkar pergi, dengan begitu noda yang selalu menjadi sindiran orang-orang enyah dari kehidupan kita.”

“Tapi Afkar juga anakku, Bu.” Dion mengusap wajah gusar, pikirannya semrawut.

“Punya anak yang tidak bisa dibanggakan buat apa? Orang-orang terus saja mencela dan menyindir ketika kita membawa Afkar berkumpul dengan tetangga juga kerabat. Cuma bikin Ibu malu saat membawanya keluar atau mengakuinya sebagai cucu, dan kesemuanya itu karena asal-usul Khalisa yang menjadi persoalan. Berbeda dengan anakmu bersama Amanda yang sudah pasti disanjung. Orang-orang pasti memujimu hebat bisa menggaet putri tunggal bosmu. Juga, ke depannya kamu tidak akan punya waktu lagi untuk memikirkan Afkar setelah Amanda melahirkan. Lagi pula, kamu masih bisa punya Afkar-Afkar lain dari Amanda. Ditambah kamu juga bakal semakin sibuk bermain dengan bayimu serta mengurus pekerjaan. Seperti yang diumumkan Bu Kinara tadi, setelah anakmu dengan Amanda lahir, kamu akan diberi mandat penuh menjabat sebagai kepala di koperasi pusat milik Bu Kinara. Bukankah Amanda membawa banyak keberuntungan? Sementara Khalisa lebih banyak membawa sial, kan? Cuma modal muka lebih cantik saja. Tampang itu urusan gampang, bisa dibeli dengan uang.”

“Mas Dion. Aku ngantuk.” Amanda muncul menginterupsi. Merengek khas tabiat tuan putri.

“Eh, Manda Sayang. Maaf ya, Dionnya Ibu pinjam. Ayo sana, Dion, cepat temani Manda tidur.” Wulan mengusir Dion supaya bergegas, mengibaskan kedua tangan dan menatap punggung Amanda juga Dion yang menghilang ke balik pintu kamar dengan kilat keserakahan.

“Mmmh, aroma kekayaan memang berbeda, wangi udaranya lezat,” gumamnya disusul tawa penuh ambisi.

Bersambung.

1
Icha Arlita
keren pokok nya
PrettyDuck: Halo pembaca setia Noveltoon 🤗
Aku baru merilis cerita berjudul : "In Between" ✨️
Kalau berkenan silahkan berkunjung dan nikmati ceritanya 💕

Mila tidak pernah menyangka kalau 'penghancur' masa remajanya akan kembali lagi jadi bosnya di kantor. Ini bukan cuma soal benci, tapi soal luka yang dipaksa sembuh saat pelakunya ada di depan mata.
total 1 replies
Icha Arlita
ga pernah banyak komen pokok nya cerita yg amat sangat menarik 👍👍
Icha Arlita
di bacanya ada kesel nya ada seneng ada terharu nya paket komplit, tp banyak greget ny
Icha Arlita
tolol tolol 🤦
Mini Amora
🩷🩷🩷
Mini Amora
Terima kasih tuk karya indahmu thor🩷
Mini Amora
abang Yudhis... pas bgttt kan momentnya tuk nikahin khalisa🤭
Mini Amora
masyaAlloh... papi Barata bijak bgttt.
Mini Amora
ouhhhhh... ternyata akhirnya Maharani hamil toh.. syukurlah jadi Barata punya 2 jagoan... yudhistira & erlangga
Mini Amora
erlangga anak kandung Barata??

apa Barata nikah lagi yaa thor?
kan Maharani mandul...
Ida Setiarti
lope lope sekebon bunga 🥀🥀🥀🌹🌹🌹🌹🌹🥀🥀🥀🥀🥀🥀
Nur Inayah
aku jadi kangen baca lagi kisah Brama dan Selena🤭🤭
Lyana: bacanya dimana kak?
total 1 replies
Nur Inayah
aku udah baca ini entah yg keberapa kali, tetep aja candu dan gak pernah bosan, semua karya kak senja emang secandu itu🥰🥰
citra marwah
Aku udh baca yg kedua kali nya....tapi masih kurang huhuhuhu suka bgt dengan sikap dan sifat yudistira....senang juga dengan Khalisa yg skrg,kasihan dengan yg dlu...
citra marwah
hahahhahahahhaha pengen jdi khalisa yg sekarang bukan yg dulu😁
citra marwah
Cah gemblung gawe kaget ....syafa syafa
citra marwah
hahhahaha geli sendiri ya khal klo ingat itu pria nyuci cd😹
Hari Saktiawan
lope lope bang Yudis
Andy Mauliana
mengsedih
Andy Mauliana
Hanya ada nopel2 ya ges
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!