NovelToon NovelToon
Racun Dalam Rumah Tanggaku

Racun Dalam Rumah Tanggaku

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Single Mom
Popularitas:24.4k
Nilai: 5
Nama Author: e_Saftri

Niat baik tidak selamanya berakhir baik, hal ini terjadi pada rumah tangga Hanna dan Rizal

Malam itu keduanya menyelamatkan seorang wanita yang mendapat kekerasan dari suaminya

Mereka membawa tubuh lemah itu kerumah dan memberikan perawatan hingga wanita bernama Arum itu pulih

Namun nasib buruk menghampiri Hana, wanita yang telah ia selamatkan ternyata menjadi racun bagi rumah tangganya bersama sang suami

Pada akhirnya Rizal terjerat oleh pesona wanita lugu bernama Arum itu, hingga pernikahannya yang telah dikaruniai dua buah hati berakhir

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon e_Saftri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13

Sekitar empat puluh lima menit barulah mobil Rizal berhenti didepan sebuah rumah dua lantai bergaya minimalis

Rumah ini tidak jauh berbeda dari rumah yang ditempati Hanna. Arum menatap takjub pada rumah didepannya ini

"Semua suratnya atas nama kamu!"

"Kamu serius?" Arum menatap tak percaya

Rizal memang seperti ini, rumah yang ia tempati bersama istri serta anaknya juga atas nama Hanna

"Aku serius, sekarang rumah ini milik kamu. Aku akan sering berkunjung nanti" Arum begitu bahagia, ia peluk pemilik tubuh tegap itu dengan penuh cinta

"Terima kasih mas, aku tidak pernah berpikir akan memiliki rumah seperti ini"

Rizal tersenyum, ia usap lembut pipi sang kekasih yang sudah ternoda oleh air mata "Kita masuk!"

Keduanya masuk, Arum tak henti-hentinya dibuat kagum pada rumah yang Rizal berikan padanya

"Kamu suka?" Tanya Rizal pada wanita disampingnya

"Aku suka, ini bagus banget mas"

"Kalau begitu kita lihat kamar nya sekarang!"

Arum menjerit saat tubuhnya diangkat oleh pria yang merupakan kekasihnya itu "Harus seperti ini?" Tanya Arum yang sudah melingkarkan tangannya pada leher Rizal

Pria tampan itu tak menjawab, Rizal menaiki anak tangga hingga keduanya tiba didepan sebuah kamar

Rizal masuk dengan masih menggendong tubuh Arum, lalu menutup pintu dengan menggunakan kakinya

Tubuh menggoda itu ia lemparkan ke atas ranjang lalu Rizal menindihnya sambil tersenyum nakal

"Memangnya mau lihat kamar harus seperti ini?" Arum tersenyum menggoda sembari memainkan jari lentiknya pada wajah Rizal

"Kita harus pastikan apa kamar ini cukup nyaman untuk kita berdua"

Setelah mengatakan itu, Rizal sudah menyerang bibir ranum yang memang selalu menggodanya itu

Siang ini hanya Rizal dan Arum habiskan dengan menikmati rumah baru mereka dengan cara yang berbeda. Bahkan keduanya tidak hanya melakukannya sekali

Hari sudah sore dan mereka harus kembali, Rizal harus mengantarkan Arum untuk naik taksi online dan dia pulang beberapa jam setelahnya

Jika mereka kembali bersama, maka Hanna pasti curiga mengingat Arum berpamitan untuk membeli beberapa barang

Arum tiba dirumah saat matahari sudah terbenam "Kamu dari mana aja? Kok jam segini baru sampe rumah?" Tanya Hanna penuh selidik

Arum seperti tengah berhadapan dengan anggota kepolisian. Hanna seperti terus menaruh curiga padanya

"Maaf mbak, tadi aku kerumah lama dulu! Ada barang yang mau diambil" Jawab Arum berbohong

"Kalau begitu masuk kekamar kamu! Dan jangan menerima tamu malam-malam" Hanna memperingatkan

"Mbak.."

Sial bagi Arum, ternyata malam saat dirinya bersama Ipul benar-benar diketahui oleh Hanna

Jika bersama Ipul saja, Hanna semarah ini bagaimana jika dia tau kalau Arum juga bersama Rizal

"Saya tau semuanya Arum, saya tidak mengatakannya pada mas Rizal karena memikirkan tentang Marwah kamu sebagai seorang perempuan..

Tapi saya tidak bisa membuat kamu tetap disini, saya tidak ingin rumah saya menjadi tempat untuk berzi_na"

Hanna memberi peringatan, ia tidak main-main. Rasa kasihan pada wanita ini hilang saat Hanna melihat sendiri Arum bersama supir keluarganya

"Maafkan saya mbak, saya mohon maaf! Saya tidak akan melakukan hal kotor seperti itu lagi"

Arum sudah menangis, Hanna tidak tahu itu air mata kebenaran atau hanya pura-pura agar dirinya kembali kasihan

"Sudahlah, sekarang kamu mulai berkemas! Dua hari lagi kamu akan meninggalkan rumah saya" Hanna pergi setelah mengatakan itu

"Bagaimana jika kamu tau suamimu juga tidur dengan ku, Mbak?" Lirih Arum barulah ia masuk kekamar tamu

Dikamar Hanna tengah bersantai saat pintu kamar terbuka. Sang suami, Rizal baru kembali kerumah setalah jam makan malam

"Mas"

Rizal tertegun, ia menatap penuh minat pada istrinya yang terlihat begitu seksi malam ini

Hanna berbalut piyama satin dengan tali spaghetti, dan Rizal tahu jika istrinya itu tidak menggunakan dalaman bagian atas tubuhnya

Hanna begitu menggodanya dengan perut besarnya, serta tubuh bagian depan yang ukurannya sepertinya bertambah besar karena wanita ini hamil tua

"Mas" Hanna menyadarkan Rizal dari lamunannya

"Iya?"

"Mas melamun! Sudah makan?" Rizal hanya mengangguk tanpa mengalihkan mata nakalnya itu

"Ya sudah, mas bersih-bersih sana! Aku siapin baju ganti yaa" Hanna hendak berbalik, namun Rizal menahan dengan memeluknya dari belakang

"Kamu cantik sayang" Bisiknya seraya mengecup bahu polos istrinya

"Udah sana kamu mandi! Mas bau matahari tau gak" Hanna tertawa setelah mengatakan itu

"Oh ya? Berani-beraninya kamu!" Rizal menggelitik pinggang istrinya membuat wanita hamil itu tertawa "Ya udah mas mandi dulu!"

Rizal masuk kedalam kamar mandi sementara Hanna menyiapkan pakaian santai untuk suaminya

Setelah lima belas menit, Rizal kaluar dengan berbalut handuk. Pria itu mendekat lalu kembali memeluk istrinya

"Ada apa mas?"

"Mas capek banget, kerjaan lagi banyak. Mas juga dapat proyek baru" Keluh Rizal sembari membenamkan wajahnya pada ceruk leher jenjang wanita hamil itu

"Mau aku pijitin?" Hanna menawarkan

"Boleh, kalau gak ngerepotin" Hanna melepaskan diri, keduanya duduk disisi tempat tidur lalu Hanna meletakkan tangan lembutnya pada bahu suaminya

"Kamu wangi banget sih" Rizal meraih tangan istrinya lalu mengecupnya

"Kalau aku bau, nanti mas Rizal cari perempuan lain" Rizal seperti tercubit dihatinya

Bahkan istrinya sudah secantik ini, dirinya masih tertarik pada wanita lain, bahkan sampai menjalin hubungan terlarang dibelakang wanita ini

"Mas, kamu ngelamun?"

"Enggak" Rizal dengan cepat merubah mimik wajahnya "Lagian gak mungkin mas selingkuh, mas kan punya istri secantik kamu"

Rizal menarik tangan istrinya lalu merebahkan tubuh seksi itu diatas ranjang dan mengukung nya

"Apa boleh?" Tanya Rizal dengan suara berat

"Sudah lebih dari sebulan mas tidak melakukannya" Hanna mengusap rahang tegas itu membuat Rizal reflek menutup matanya

"Aku berusaha menahan diriku, mas tidak ingin membahayakan kamu dan putri kita" Sebenarnya Rizal tidak sepenuhnya berbohong

Ia memang menahan diri karena tidak ingin menyakiti Hanna dan calon anak mereka. Hingga Arum datang dan ia menyalurkan nya pada wanita itu

Saat Rizal sudah mulai mendekatkan wajahnya, tiba-tiba saja terdengar suara ketukan di pintu dan suara Fathan terdengar memanggil

"Itu Fathan" Ucap Hanna

"Biar mas lihat sebentar!" Rizal bangkit dari tubuh istrinya, pria itu memperbaiki lilitan handuknya dan mendekat ke pintu

"Papa kok buka pintunya lama sih?" Bocah tujuh tahun itu terlihat kesal dengan melipat tangannya didepan dada

"Kamu mau apa disini?"

"Aku mau tidur disini" Fathan masuk tanpa memperdulikan tatapan sang ayah yang sepertinya kesal

"Kenapa tidur disini? Memangnya kamar kamu kenapa?" Tanya Rizal pada putranya itu

"Fathan mimpi buruk, jadi Fathan mau tidur disini sama Mama" Bocah laki-laki itu sudah berebahkan tubuhnya disamping sang ibu

1
falea sezi
🤣🤣 bastian jd aktor aja
Oma Gavin
cemburu buta jadi petak makanya ngomong yg jelas jgn jadi cenayang yg harus selalu peka dasar oon ini bastian aku sumpahin habis ini hanna marah yg ngga gubris kamu lagi
mama
terlalu kekanak2 n semuanya,gk ad serius2ny
falea sezi
resain pergi jauh han
Oma Gavin
bastian kamu jgn marah dan emosi sama hana yg perlu kamu marahi itu ortu mu terutama ayahmu yg telah merendahkan hana jgn sampai kamu salah sasaran atas kemarahan mu
falea sezi
pergi jauh aja hanna😒 cowok nya bego semua
Oma Gavin
tenang hana positif thinking aja bastian tidak akan berpaling lagi dari kamu udah lama dia menunggu kamu masa udah ada kesempatan mau di lepaskan
Oma Gavin
makin panjang urusannya sama rizal yg ngga tau diri tetap ngeyel pengen rujuk sama hana ngga perduli hana pernah trauma lihat dua selingkuh sama arum
Wiwit
klo BS lebihan babnya thor
Oma Gavin
semoga bastian berhasil merebut hati anak" hana jgn biarkan rizal kembali merusak mental hana
Oma Gavin
lebih baik segera dihalalin aja hana biar rizal tidak ada peluang rujuk laki" ngga sadar diri dia yg selingkuh kok ngeyel pengen dimaafkan menjijikan
Oma Gavin
jgn luluh hana tetap sama bastian saja percayalah kedua anakmu bisa menerima bastian tanpa membuang kasih saya rizal buat mereka, jijik banget lihat rizal yg ada trauma hana bisa kambul ingat lihat dgn mata kepala sendiri perselingkuhan tsb
Oma Gavin
Alhamdulillah hanna terselamatkan sama bastian hancurkan marco dan perusahaan nya
Oma Gavin
tolong bastian ini marco pecundang ingin melecehkan hanna segera tolong dia sebelum trauma nya kumat lagi
falea sezi
lanjut thor q krim hadiah.. ehh dokter Rama mana thor kasian dia yg perjuangin. Hanna saat drop masak sekarang di kalahin. bastian
Eva Safitri: Terima kasih karena sudah mampir
total 1 replies
falea sezi
MC nya menye menye thor😒 buat Badas donk
falea sezi
ngapain ngurusin mantan🤣🤣 bekas aja lu mau hanna
falea sezi
enak aja kesempatan🤣 laki bangsatt
falea sezi
bertele tele pret
falea sezi
cpet cerai
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!