Shazia tidak pernah menyangka harus mengorbankan masa depannya demi mendapatkan identitas musuh lamanya. Padahal ia adalah seorang ratu mafia yang terkenal akan kekejamannya.
Shazia harus rela menikah dengan pria cacat yang tadinya ia pikir akan membantunya untuk mendapatkan identitas sang musuh. Tidak di sangka pria yang ia nikahi adalah musuh yang selama ini ia cari. Tidak main-main, Shazia bahkan harus bersikap konyol agar semua orang tidak mencurigainya dan mengetahui kalau dia adalah seorang ketua mafia.
Apakah Shazia akan menerima suaminya dan memaafkan kesalahan yang pernah terjadi? Atau Shazia akan balas dendam atas sakit hati yang pernah ia rasakan dulu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sisca Nasty, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kenangan Buruk
David dan Devid. Dua anak kembar yang terlahir dengan nasip yang berbeda. Sejak kecil David selalu mendapat keberuntungan. Hal ini tidak sepenuhnya menguntungkan dirinya. Saat David berusia 17 tahun, Devid mulai membenci David. Semua keberhasilan David tidak lagi ia pandang sebagai keberuntungan. Bahkan Devid memiliki keinginan untuk mencelakai adik kandungnya sendiri.
Sayangnya ide yang direncanakan Devid tidak membuat David menghilang dari dunia ini. Jutsru Devid dan David harus kehilangan kedua orang tua mereka saat mereka masih berusia 17 tahun. Kecelakaan itu hanya membuat David lumpuh. Walau beberapa dokter bilang David akan lumpuh selama-lamanya, tapi ada seorang pria tua yang berani menjamin kalau David bisa kembali berjalan suatu saat nanti. Walau memang akan membutuhkan waktu yang lama.
Devid tahu, namanya tidak seberuntung David. Maka dari itu ia membuat pengumuman kepada dunia kalau Devid tewas dalam kecelakaan. Semua orang bersedih atas nasip yang di terima David. Karena di usianya yang masih muda ia harus kehilangan kedua orang tuanya dan kakaknya. Tidak ada yang tahu kalau Devid sengaja menyembunyikan David di sebuah rumah terpencil yang ada di tengah hutan.
Albert adalah orang yang disiapkan Devid untuk menjaga David. Namun, seiring berjalannya waktu, Albert berkhianat. Ia lebih menyukai David dan lebih menuruti permintaan David daripada Devid.
Waktu terus berjalan hingga akhirnya David beranjak dewasa. Kakinya masih lumpuh walau segala terapi sudah mereka lakukan. Devid semakin jaya karena selama ini dia dipandang sebagai pria dermawan. Tapi, Devid bukan pria yang mudah puas. Walau sudah kaya, ia tetap saja mencoba dunia gelap. Ia membentuk sebuah geng mafia dan mulai memiliki banyak pasukan di sana. Di usianya yang baru saja menginjak 28 tahun, Devid benar-benar jaya di dalam bidang perusahaan dan mafia. Walau memang dalam bidang perusahaan masih ada campur tangan David. Maka dari itu Devid tidak mau menghilangkan nyawa David. Ia membiarkan David hidup dengan keadaan kaki cacat.
***
Devid memandang David. “Kau marah? Begini caramu marah? Memang apa yang bisa kau lakukan? Kau bahkan tidak bisa berjalan, David!” David mengepal tangannya. Ingin sekali ia melawan. Tapi, ia tahu kemampuannya tidak sebanding dengan Devid. Ujung-ujungnya ia akan kalah dan akan membuat orang-orang yang ia sayangi terluka.
“Maafkan aku, Kak. Tolong jangan ganggu aku!”
Devid menatap Logan. Ia meminta Logan menurunkan senjata apinya. “Baiklah. Aku akan menemuimu beberapa minggu lagi. Ada beberapa hal yang harus aku selesaikan malam ini.”
Devid pergi meninggalkan ruangan David diikuti oleh Logan dan pengawalnya yang lain. Albert menatap wajah David dengan kecewa. Tapi, apa yang bisa ia lakukan?
“Bos.”
“Sekarang kau pasti tahu alasanku tidak mau lepas dari kursi roda ini.”
“Tapi, sampai kapan bos?”
“Aku yakin, suatu saat dia akan mendapatkan hasil dari perbuatannya selama ini.” David memandang foto kedua orang tuanya. “Cepat atau lambat dia akan merasakan apa yang aku rasakan.”
Pada malam harinya, Devid menyerang markas milik Shazia dan membuat kerugian di sana. Walau rencananya berhasil, tapi pria itu tidak bisa kabur dalam keadaan sehat. Ada banyak luka tembak yang diberikan Shazia terhadap tubuh Devid. Hingga akhirnya Devid bertemu dengan David dalam keadaan sekarat. Sedangkan Logan yang biasanya ada di sisi Devid tidak ada di lokasi kejadian. Dia harus memberi racun kepada David agar David tewas malam itu juga.
Saat Devid masuk rumah sakit karena luka parah di tubuhnya, bersamaan dengan itu David juga masuk rumah sakit atas racun yang ia teguk. Logan dan Albert saling bertemu dalam kondisi membawa Tuan mereka. Keadaan benar-benar kacau malam itu. Dua pria yang identitasnya harus di rahasiakan kini terpaksa di pertemukan di sebuah rumah sakit terdekat.
Cukup sulit Albert dan Logan membungkam rumah sakit agar tidak ada yang membocorkan rahasia mereka berdu. Walau memang pada akhirnya berhasil.
Di dalam ruangan, saat dokter sedang berjuang menyelamatkan nyawa Devid dan David. Tiba-tiba dua pria kembar itu membuka mata secara bersamaan. David memandang Devid yang begitu mengenaskan dengan rasa kasihan.
“Maafkan aku. Aku memang salah. Aku tidak seharusnya memperlakukanmu seperti ini. Maafkan aku,” lirih Devid sambil menatap wajah David. Tangannya memegang dada yang terasa sangat perih dan begitu menyiksa. “David. Ketahuilah satu hal. Semua karena aku iri terhadapmu. Namun, aku tidak pernah membencimu. Percayalah padaku.”
Bahkan di saat ia sekarat, Devid tidak mau mengakui kalau dirinya yang sudah membuat David masuk rumah sakit. “Dia seorang wanita. Jika nanti kau bisa berjalan lagi, cari wanita itu. Bunuh dia. Setidaknya kau harus membalas dendamku agar aku bisa mati dengan tenang.”
“Wanita?” celetuk David.
“Ya. Dia bernama Sha ….” Devid tidak mampu menyelesaikan kalimatnya. Ia benar-benar sekarat dan harus kehilangan nyawamu detik itu juga. David kaget ketika melihat Devid memejamkan mata. Tanpa sadar ia beranjak dari tempat tidur untuk membangunkan Devid yang ternyata sudah tewas.
“Kak, bangun kak. Bangun!” teriak David. Para dokter kaget melihat David berdiri dan bisa berjalan. Namun, ketika pintu terbuka David menjatuhkan tubuhnya. Pria itu memejamkan matanya dan tidak lagi sadarkan diri.
“Apa yang terjadi?” teriak Logan.
Logan sangat syok melihat Devid yang sudah terbujur kaku. Sedangkan Albert segera membawa David kembali ke atas tempat tidur di bantu beberapa dokter. “Apapun yang terjadi. Tolong jangan ceritakan kepada pria itu,” bisik Albert kepada tim medis. Tim medis hanya mengangguk. Mereka tahu Albert bukan orang biasa. Pria itu bisa membunuh tanpa menyentuh. Tidak ada bedanya dengan Logan.
Awalnya Albert berpikir kalau David akan mengambil haknya sebagai David seutuhnya. Tetapi tidak. David justru meminta dokter untuk memberi pernyataan kalau dirinya akan bisu karena racun yang diberikan Logan dan lumpuh seumur hidup. Logan yang mulai curiga, selalu saja mengetes David. Namun, semua hal yang ia lakukan sia-sia karena David mempertahankan aktingnya dengan sangat bagus.
Hanya Albert satu-satunya orang yang tahu kalau David tidak cacat. Namun, seiring berjalannya waktu. Logan terlihat baik dan melindungi David. Hal itu yang membuat David ragu dan bimbang. David tidak pernah tahu kalau sebenarnya Logan masih ingin membuktikan kalau David tidak cacat dan mengetahui sebuah rahasia yang menyebabkan Devid tewas pada malam itu.