PENHGIANATAN PERNIKAGAN 1
awal aku mengenal soni merupakan sebuah kebahagiaan untuk ku karna aku berfikir Soni adalah orang yang baik dan orang yang tepat untuk menjadi imam ku
sebelum pada akhirnya aku menyadari semua nya
sampai pada akhir nya kami menikah selama enam tahun dan memiliki dua orang anak dan setelah kelahiran anak ku yang kedua terbongkar semua nya.
dia bahkan berhianat dan memiliki wanita lain hingga ia tega memfitnah ku sungguh memang aku sangat bodoh selama ini telah mempercayai dia.
hingga aku pun akhirnya memutuskan untuk pergi dari rumah dan lumayan lama aku mengumpulkan uang untuk biaya perceraianku
tepat dua tahun kami berpisah aku pun lantas langsung menggugat cerai Soni.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rahmawijaya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Malam tahun baru End
aku pun terbangun dalam tidur ku karna aku merasa haus, dan ku lihat bang soni blum ada di samping ku itu berarti dia belum masuk ke kamar atau mungkin dia ke tiduran di ruang tengah.
ku lihat jam menunjukan pukul 2 dini hari, aku beranjak dari trmpat tidur menuju dapur unuk mengambil air minum karna tenggorakan ku terasa kering.
sesampainya di dapur aku langsung mengambil minum, ku tuang air putih itu lalu ku minum hingga habis. setelah itu aku melangkahkan kaki hendak menuju kamar kembali tapi tiba- tiba aku merasa penasaran bang soni tidur di mana jadi aku tak langsung menuju kamar melainkan menuju ruang tengah.
aku pun melangkah menuju ruang tengah, tapi tak ku temukan bang soni sedangkan di sini hanya ada 3 kamar dan yang satu di tempati adik ipar ku. lalu kemana bang soni pergi aku bertanya- tanya dalam hati ku apa dia pergi bersama teman - teman nya.
pertanyaan demi pertanyaan yang ada di fikiran ku tanpa tahu jawaban nya, aku pun bergegas kembali ke kamar karna tak menemukan bang soni.
sesampainya di kamar aku rebahkan lagi badan ku, dan aku mengambil handpone yang ada di dekat bantal tidur ku, ku coba mengirim pesan singkat ke bang soni untuk menanyakan keberadaannya.
(" bang kamu di mana,") aku kirim pesan kepada bang soni
beberapa saat aku tunggu tapi tak ada balasan darinya bahkan di baca pun tidak. aku pun mencoba mengirimkan pesan singkat lagi
(" kamu di mana sih bang, sudah larut begini keluar rumah tanpa memberi tahu ku")
ku tunggu dan masih tak ada balasan, lalu aku taruh lagi handpon ku dengan perasaan kecewa. dan aku pun memutuskan untuk tidur lagi karna waktu masih jam 3 malam
\*\*\*\*\*\*\*\*
tepat jam 5 pagi aku pun terbangun karna mendengar suara azan subuh, lalu aku melangkah menuju kamar mandi untuk mengambil wudhu lalu ku laksanakan kewajiban ku sholat subuh. setelah sholat masih tak ku temukan bang soni d kamar aku berfikir kemana dia
lalu aku membuka handpone ku untuk memgecek apakah ada balasan dari bang soni, setelah aku buka dan ku lihat ternyata ada balasan dari bang soni lalu cepat- cepat ku buka dan ku baca.
("aku keluar semalam karna di ajak teman-teman ku kumpul, mereka bikin acara pergantian tahun, aku enggak kasih tau kamu karna aku enggak mau ganggu tidur mu dan aku juga buru"), penjelasan bang soni.
aku berfikir lalu apakah sampai pagi dia tidak pulang,??
aku pun bergegas membereskan baju- baju dan barang- barang yang lainnya. karna hari ini aku mau mengajak bang soni pulang karna sudah terlanjur kecewa dengan sikap nya semalam.
tak lama pintu pub terbuka aku pun spontan menengok, ternyata bang soni yang membuka pintu. ku lihat tampang nya yang kusut seolah-olah tak tidur semalaman, aku pun dengan cepat memalingkan wajah ku dan tak ku hiraukan dia.
" kamu ko beres-beres" tanya bang soni
" aku mau kita pulang hari ini " jawab ku datar
" ko buru- buru banget" kata bang soni.
" iya " jawab ku singkat
.
setelah itu aku banguk kan fania untuk mandi
" fa ayuk mandi, kita pulang hari ini " aku membangun kan fania
" iya ma " jawan fania
aku pun berlalu pergi ke kamar mandi untuk memandikan fania, lalu bang soni bertanya
" kenapa enggak besok aja, aku cape ngantuk juga" kta bang soni memelas
" kamu ngantuk itu karna ulah mu sendiri, pokok nya aku mau pulang pagi ini " jawab ku penuh penekanan
aku berlalu dan memandikan fania, setelah mandi aku pakaikan baju nya dan ku dandani setelah selesai bang soni masih bertanya.
" ko ulah ku sih, kan memang aku cape " bang soni masih merasa tidak bersalah
" iya ulah mu lah bang, sudah tau cape kenapa kelayapan malam sampe pagi baru pulang kamu ngapain aja sama teman- teman kamu" jawab ku ketus
" ya kan aku enggak enak lah sama teman- teman ku kalo aku enggak ke sana" jawab bang soni membela diri
" kamu lebih enggak enak sama teman-teman mu, dan kamu lebih mementingkan teman mu di banding keluarga kecil mu, kamu mengesampingkan kepentingan ku dan ank mu, sudah lah aku tak ingin berdebat koreksi diri mu sendiri, aku tunggu di depan"
kemudian aku melangkah menuju teras rumah bersama fania, di sana sudah ada mertua ku dan adik ipar ku juga.
hubungan haram