NovelToon NovelToon
Racun Dalam Rumah Tanggaku

Racun Dalam Rumah Tanggaku

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Single Mom
Popularitas:3.5k
Nilai: 5
Nama Author: e_Saftri

Niat baik tidak selamanya berakhir baik, hal ini terjadi pada rumah tangga Hanna dan Rizal

Malam itu keduanya menyelamatkan seorang wanita yang mendapat kekerasan dari suaminya

Mereka membawa tubuh lemah itu kerumah dan memberikan perawatan hingga wanita bernama Arum itu pulih

Namun nasib buruk menghampiri Hana, wanita yang telah ia selamatkan ternyata menjadi racun bagi rumah tangganya bersama sang suami

Pada akhirnya Rizal terjerat oleh pesona wanita lugu bernama Arum itu, hingga pernikahannya yang telah dikaruniai dua buah hati berakhir

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon e_Saftri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8

"Ada apa Rum? Muka kamu keliatan pucat" Tanya Hanna, terdengar dari suaranya wanita cantik itu sepertinya khawatir

"Aku gak apa-apa kok mbak, mungkin kecapean aja"

"Aku kan udah bilang kalau kamu gak perlu ngerjain tugas rumah" Arum hanya mengangguk

Tak lama Rizal datang dan ikut bergabung, ia dan Arum saling melempar tatapan tanpa sepengatahuan Hanna

Rizal mendekat lalu mengecup puncak kepala istrinya setelahnya barulah duduk disampingnya

Hanna melayani suaminya dengan mengisi piringnya lalu mereka sarapan dengan tenang sementara itu anak-anak sudah pergi bersama Saiful yang merupakan supir dikediaman mereka

Setelah sarapan, Rizal pergi bekerja dan Arum memilih untuk beristirahat dikamarnya, tubuhnya remuk karena terus digempur oleh Rizal hingga pukul empat pagi

"Bu" Warsih meletakkan jus yang ia bawa diatas meja didepan Hanna yang tengah menyaksikan drama di televisi

"Terima kasih bi" Wanita paruh baya itu mengangguk lalu duduk diatas lantai didepan Hanna "Ada apa bi?"

"Apa tidak sebaiknya mbak Arum itu tidak tinggal disini! Maksud saya.." Warsih terlihat ragu, sebenarnya ia takut pada Rizal, tapi dia juga tidak tega melihat Hanna yang disakiti seperti ini

"Kenapa mbok bisa mengatakan itu? Apa Arum melakukan sesuatu pada mbok?" Tanya Hanna

"Bukan begitu Bu, bagaimanapun juga kan mbak Arum itu sudah berkeluarga terlebih disini ada bapak" Warsih hanya ingin menyelamatkan Hanna dari pria tukang selingkuh itu

"Saya bukannya mau menuduh, tapi kan sebaiknya kita jaga-jaga saja"

Hanna tampak berpikir, bukan Warsih saja, semua sahabatnya bahkan Hanin juga mengatakan itu

"Iya mbok, aku juga sedang berusaha supaya suaminya Arum cepet ketangkep

Wanita paruh baya itu mengangguk, setelahnya barulah kembali melanjutkan pekerjaannya

"Semua itu tidak mungkin kan? Mas Rizal sangat mencintai aku" Ujarnya pada diri sendiri

Hanna mencoba meyakinkan dirinya jika semuanya akan baik-baik saja. Semua pikiran buruk itu memang tidak bisa hilang dalam pikirannya

***

Arum tengah mencuci piring, ia sudah cukup beristirahat hari ini. Sementara itu Hanna tengah tidur siang

Ia terkejut saat tubuh bagian belakangnya ditampar lalu diremas, siapa lagi pelakunya kalau bukan Rizal

"Mas kamu?" Arum segera menutup mulutnya saat Rizal mulai melakukan remasan pada tubuh bagian belakangnya yang menonjol

"Jangan mas! Mbak Hanna lagi ada dirumah" Arum bicara sambil mendesah

"Hanna pasti sedang tidur siang" Rizal semakin gencar menjamah tubuh menggoda Arum. Bahkan ia sudah mengangkat daster yang Arum kenakan membuat wanita cantik itu terbelalak

"Jangan disini mas!"

"Kita ke kamar mandi saja!"

Rizal menarik tangan Arum menuju kamar mandi dekat dapur dan langsung menyerang tubuh Arum disana

Tubuh menggoda itu tersentak-sentak kedepan karena brutalnya dorongan Rizal dari belakang

"Kamu memang hebat Arum!" Pria itu mendongak dengan mata terpejam menikmati permainannya

Hanna terbangun, wanita hamil itu menuju dapur untuk minum. Ia melihat piring yang menumpuk ditempat cuci piring

"Dimana Arum?" Gumamnya, Hanna mendengar suara samar dari kamar mandi. Wanita cantik itu mendekat lalu mengetuk pintu

"Arum" Serunya, membuat dua orang yang tengah diliputi nafsu, membeku "Kamu didalam?"

Dengan napas yang ngos-ngosan Arum menjawab "I-iya m-mbak"

Mendengar suara Arum yang tersendat-sendat membuat Hanna sedikit khawatir "Kamu baik-baik saja?"

"I-iya, aku s-shhakkit perut"

"Mau aku buatkan teh hangat?" Hanna menawarkan

"Ti-tidak usah mbak, aku baik-baik saja"

Hanna mengiyakan, wanita itu berlalu meninggalkan dapur

"Kamu tuh ya mas! Hampir aja kita ketahuan" Gerutu Arum namun pria itu tidak mendengar

"Kamu tahan sedikit lagi! Kita main cepat"

Setelah mengatakan itu, Rizal memacu tubuhnya dengan cepat. Hingga puncak itu didapatkan dengan waktu yang lebih singkat

Hanna tengah bersantai sambil menonton drama favorit nya saat sang suami terlihat hendak menuju kamar

"Mas" Panggil nya membuat Rizal yang hendak menuju kamarnya menoleh, ia pikir jika istrinya itu kembali tidur "Kamu sudah pulang? Aku kok gak denger suara mobil?"

Rizal mendekat, duduk disamping sang istri "Kamu terlalu serius nontonnya, makanya gak denger suara mobil"

"Mungkin saja, maaf yaa mas"

"Hey, gak apa-apa dong sayang!" Hanna memeluk suaminya

"Kamu kok keringetan?"

Rizal terlihat gugup, benar saja. Tubuhnya memang masih berkeringat akibat permainan singkat tadi

"AC mobil mas rusak, makanya keringetan. Nanti deh minta sama Ipul buat benerin" Hanna mengangguk saja

Tak ingin sang istri semakin curiga, Rizal langsung saja menuju kamar untuk membersihkan diri

"Mas mau mandi dulu, kamu mau ikut?"

Hanna menggeleng "Aku males naik tangga, aku masih mau nonton"

"Yaudah" Rizal menaiki tangga untuk menuju kamar mereka

"Arum" Yang dipanggil menoleh, Arum baru keluar dari dapur setelah menormalkan napasnya

Wanita itu mendekat "Iya mbak?"

"Kamu udah baikan? Apa mau ke dokter aja?" Tanya Hanna dengan nada khawatir

"Gak perlu mbak, aku baik-baik aja. Hanya tadi diare karena makan pedes" Hanna mengangguk saja, membiarkan Arum yang melangkah menuju kamarnya

***

Hanna mengulurkan tangannya, namun ternyata tempat yang biasa suaminya tempati dalam keadaan kosong

"Mas" Panggilnya, mungkin saja suaminya itu tengah berada di kamar mandi. Namun tak ada sahutan yang artinya Rizal tidak berada disana

Hanna menyibak selimut lalu turun dari tempat tidur. Ia lebih dulu ke kamar mandi untuk menyelesaikan masalah alam

Hanna keluar dari kamarnya, ia turun untuk melihat dimana suaminya. Namun pria itu tidak berada dimanapun, Hanna bahkan memeriksa dapur karena mungkin saja suaminya tengah minum seperti yang biasa ia lakukan

"Mas" Hanna berseru memanggil nama suaminya, entah kenapa saat ia melewati kamar Arum, pikiran buruk itu menghampiri

Hanna mengulurkan tangannya memegang gagang pintu, saat ia hendak mendorongnya suara seseorang memanggilnya dari arah belakang

"Sayang"

Wanita cantik itu menoleh, sang suami berada dibelakangnya dan sepertinya pria itu dari luar

"Kamu dari mana mas?" Tanya Hanna sambil melangkah mendekati suaminya

"Mas habis terima telepon!" Rizal menunjukkan ponsel di tangannya

"Kenapa diluar?"

"Mas gak mau ganggu kamu, kamu tadi nyenyak sekali"

Hanna merasa bersalah, bagaimana ia bisa memiliki pikiran buruk tentang suaminya. Rizal tidak mungkin mengkhianati dirinya kan?

Hanna menatap suaminya dengan perasaan bersalah, sungguh ia merasa menjadi istri yang buruk saat ini

"Kenapa kamu mau ke kamar Arum?" Tanya Rizal karena tadi ia melihat Hanna memegang gagang pintu kamar tamu

"Ohh itu, aku.."

"Sudahlah, ayo kekamar! Begadang tidak bagus untuk ibu hamil!" Rizal merangkul bahu istrinya dan menuntunnya kembali kekamar

"Mas mau kemana?" Hanna menahan tangan suaminya yang hendak pergi

"Mas kekamar mandi sebentar!" Hanna mengangguk dan membiarkan pria itu masuk kamar mandi

Sementara itu dikamar mandi, Rizal membasuh wajahnya dengan air dingin

"Hampir saja!"

1
Oma Gavin
akhirnya terbongkar kenapa rizal kamu malu terseret namamu itu resikonya kenapa tangaimu malah nampar hanna lengkap sudah kesabaran hanna kali ini tinggal tunggu gugatan cerai dari hanna dan tidak akan ada maaf buat kamu rizal
stela aza
semoga Hanna keguguran trs cerai dr Rizal ( kelihatan jahat bgt doanya ) 🤭 tapi itu lebih baik drpd bayinya lahir di momen suami lagi nyelup Arum ,,, karna selingkuh itu ibarat penyakit yg g bisa di sembuhkan,,, ,,, plis Thor q pingin si Rizal yg bahlul sama Arum di arak keluar berdua dalam keadaan telanjang biar jadi asangsi sosial biar malu sampai ke ubun2 trs viralin bikin karirnya Reza hancur sekalian,,, sakit hati sekali q ini 😭
Dewi Sri
Luar biasa
Dewi Sri
Wanita polos dan terlalu baik.... Hana
Dewi Sri
Ceritanya bagus juga tulisan nya jarang typo.
semoga byk yg baca
Eva Safitri: Terima kasih udah mampir 😍
total 1 replies
stela aza
jijik bgt,,, lelaki tolol ,,, cuma karna nafsu sesaat ,, bakal tuman lanangan kaya kui g bisa nahan nafsu udh jadi penyakit
Oma Gavin
semoga ketahuan hana dan langsung diusir arum janda gatel ngga ngotak
stela aza
jijik bgt rumah orang di pakai terus untuk maksiat
stela aza
rumahnya udh buat berzina sama suami dan sopirnya,,, alangkah baiknya di jual j soalnya hal negatif akan tetap melekat pada rumah tersebut dan rumah nya udh g berkah lagi karna di gunakan untuk zina apalagi pelakunya suami kamu sendiri dan sopirmu 🤦
stela aza
g usah nny donk cari bukti sendiri,,,, bisa j suami kamu boong trs kamu percaya ,, pinter dikit donk jangan mau di bodohin sama lelaki birahi ,, namanya orang selingkuh sekali udh jadi penyakit ,, plis jgn bodoh Hanna cari bukti sendiri jgn nny ke suami ,, loe punya temen gunain temen kamu untuk bantu kamu ,,,
Oma Gavin
mampusss kamu rizal jgn dipikir arum bodoh pergulatan panas mu dirumah arum pasti divideokan sama dia buat kartu as dia ke hanna dan perselingkuhan mu terbongkar sukurin
Siti Umaroh
semangat Hana jangan sampe plakor mnang klou plakor yg mnang aku stop bca thor
stela aza
buruan si Hana kasih tau Thor kalau suaminya selingkuh sama Arum ,,, syukur2 s Hana liat suaminya lagi celap celup sama s Arum ,,,, biar langsung pisah ,,, kasian lagi hamil di selingkuhin
Oma Gavin
semoga segera terbongkar perselingkuhan rizal dan Arum lsg gugat cerai itu suami lucknut biarkan nikah sama arum dan barulah rizal tsu kelakuan arum yg sesungguhnya
stela aza
ih jorok alias jijik bgt udh nyelup k Arum mau di celupin ke istrinya,,, padahal Arum suka celap celup takut ketularan penyakit Nnti 🤦
Siti Umaroh
jangan biarin plakor itu mnang
Siti Umaroh
thor bikin Rizal cemburu ke Hans Thor TPI tetep BKIN Rizal bersatu SMA ana
Oma Gavin
segeralah terbongkar perselingkuhan mereka dan gugat cerai saja hanna itu akibatnya kamu memasukkan ular beracun dirumah mu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!