NovelToon NovelToon
The Girl Who Likes Me

The Girl Who Likes Me

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Cintapertama / Cintamanis / Contest / Tamat
Popularitas:245.4k
Nilai: 5
Nama Author: Elkuna

Sebuah tragedi berhasil merenggangkan hubungan persahabatan di antara Juni dan Risa, sehingga membuat keduanya harus berpisah untuk sementara.

Setelah sama-sama melalui tahun yang berat, Juni dan Risa mengalami perubahan drastis.

Juni yang dulunya gendut dan ceria berubah menjadi tampan dan pendiam. Dia hanya baik kepada satu gadis bernama Amelia.

Pada semester kedua di tahun pertama Juni kuliah, dia dikejutkan dengan kedatangan Risa sebagai mahasiswi baru. Bagaimana tidak? gadis itu menjadi lebih agresif dan tomboy dari biasanya. Risa bilang dia datang kembali untuk mendapatkan cinta dari sahabatnya.

"Aku mencintai Amelia, titik!"- Juni.

"Aku akan melakukan segalanya untuk membuat Juni jatuh cinta kepadaku."- Risa.

Visual ada di Bab 35 ya!

Harap maklumi kalau dari segi cerita dan penulisan masih banyak kekurangan. Karena ini novel pertama saya. Semoga kalian suka!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elkuna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8 - Kakak Kelas

Libur telah berlalu, semua murid harus kembali bersekolah.

Tes... tes... tes...

Tampaknya musim hujan sudah tiba di siklusnya. Membuat seluruh anak remaja berseragam putih abu-abu tampak berlarian melewati tetesan air hujan yang lumayan deras.

Kepala Juni celingak-celinguk sambil memegang payung ditangannya. Dia mencari-cari Risa yang sedari tadi tidak terlihat batang hidungnya. lelaki itu pun perlahan beranjak pergi lebih dulu, karena jam masuk kelas tinggal 10 menit lagi.

Sepatu Juni sesekali terbasahi oleh air hujan yang tergenang di aspal. Dia sudah terbiasa pergi ke sekolah dengan berjalan kaki, apalagi jika hujan turun lumayan deras. Lelaki berperawakan berisi tersebut memang selalu sederhana. Baik pola pikirnya maupun penampilannya.

Tiba-tiba genangan air di aspal menciprat, dan berhasil membasahi seragam yang sedang Juni kenakan. lelaki itu pun langsung menatap mobil yang menyebabkan seragamnya kotor. Mobil tersebut terasa tidak asing baginya. Matanya pun berusaha menilik ke dalam mobil.

Kaca jendela mobil perlahan terbuka. Juni bisa melihat Risa yang sedang duduk di depan setir sembari memberikan senyumannya. Gadis itu langsung menyuruh sang sahabat masuk. Tanpa pikir panjang, Juni pun segera masuk ke dalam mobil dan duduk tepat di samping Risa.

"Kamu nggak takut Ris? kan masih belum punya SIM?" tanya Juni serius.

"Nggak lah, kan cuman buat hari ini aja. Aku nggak mau bolos sekolah soalnya," jawab Risa, seraya mengemudikan mobil dengan pelan.

"Nih lihat! gara-gara mobilmu nih, bajuku jadi kotor gini!" Juni memperlihatkan bajunya ke arah Risa. Namun, gadis itu hanya merespon dengan kekehnya.

Ini bukan pertama kalinya Juni naik mobil yang dikemudikan oleh Risa. Mobil itu diberikan Bayu kepada Risa sebagai hadiah untuk ulang tahunnya yang ke-12. Meskipun begitu, bagi seorang Risa kasih sayang lebih penting dari pada sebuah hadiah. Apalagi akhir-akhir ini bayu ayahnya sudah jarang pulang ke rumah karena alasan bisnis keluar negeri.

Juni kadang begitu iri melihat betapa sempurnanya hidup Risa. 'Dia tidak hanya pintar dan cantik, tapi juga punya orang tua yang kaya raya' pikir Juni. Meskipun terkadang merasa iri, tapi dirinya selalu merasa bangga dan bersyukur bisa memiliki sahabat seperti Risa.

Syut...

Risa menginjak rem dengan pelan, karena sudah sampai di depan sekolah. Juni dan Risa pun segera keluar dari mobil. Namun keduanya langsung dibuat kaget tatkala melihat semua atensi semua orang tertuju pada mereka. Juni baru ingat kalau murid-murid di sekolahnya hampir tidak ada yang pergi ke sekolah menggunakan mobil. Mereka berusaha mengabaikan orang-orang yang terus menatap, dan segera berlari kecil untuk memasuki kelas.

"Keren kalian!" ucap Irfan tiba-tiba muncul dari belakang dan melingkarkan tangannya ke bahu Juni.

"Kayak anak SMA di sineteron aja. . . Hihi," goda Irfan dengan kekeh menjengkelkannya.

"Kalau tahu bakalan kaya gini, mending aku pakai payung aja tadi Jun," sesal Risa menghela nafasnya dengan panjang.

"Nggak papa kok! santai aja lah!" ujar Juni mencoba menenangkan Risa.

"Hahahaha!" Irfan kemudian tertawa geli mendengar pembicaraan kedua sahabat tersebut.

"Apaan sih?" Risa meringis, mencoba mengkritik tingkah Irfan.

"Kumat!" ejek Juni sambil menggelengkan kepalanya pelan.

"Aduh perutku... kalian ini masih nggak paham ya?" balas Irfan yang masih tertawa tidak jelas. Juni dan Risa hanya saling bertatapan, karena kebingungan melihat tingkah Irfan kala itu.

"Apa kalian sadar kalau mereka penasaran dengan hubungan kalian? jadi ini bukan tentang mobil loh! pahamkan sekarang?... Tadi aku juga baru saja ditanyai sepupuku dari kelas 12, kayanya semua orang pada tertarik sama kamu Ris!" jelas Irfan seraya mengangkat kedua alisnya.

"Mereka nggak tertarik sama aku gitu!" timpal Juni yang mencoba menggoda lelaki berambut kribo itu.

"Ih! mereka udah bosan kali, lihat kamu tiap hari!" balas Irfan yang kembali terkekeh dan berkata, "Tapi mereka mulai tertarik sama kamu kok Jun, gara-gara selalu nempel sama Risa!"

"Apaan sih!" Juni menyenggol Irfan dengan sikunya.

Risa hanya terdiam saat itu, karena tidak tahu harus berkata apa. Gadis tersebut menyesal karena sudah memilih berangkat ke sekolah dengan mengendarai mobil. Dia tidak menyangka bisa menarik perhatian sebesar itu di sekolah. 'Oh... teman yang palsu akan datang lagi' ucap batinnya. Risa benar-benar benci ketika dirinya menjadi pusat perhatian oleh banyak orang.

Menghilangnya Dina dan hubungan antara Juni dan Risa menjadi dua topik panas di sekolah. Semua orang sekarang tahu tentang Risa. Dia dianggap anak baru yang cantik, pintar dan kaya raya. Berbeda dengan Juni, semua orang tampaknya tidak setuju dengan keberadaannya yang selalu berjalan berbarengan bersama Risa.

***

Kala itu Juni mencuci tangannya di toilet. Tiba-tiba dia dikejutkan dengan kedatangan tiga kakak kelas yang sering mengejeknya ketika pulang sekolah.

"Eh ada gendut, pas banget nih!" tegur Jaka salah satu kakak kelas yang sering bikin ulah di sekolah. Juni berusaha menahan amarahnya untuk tidak menggubris perkataan Jaka. Dia mencoba mencari kesempatan untuk segera pergi dari toilet.

Klik!

Okan mengunci pintu toilet sembari mengukir seringai diwajahnya. Juni membalas dengan tatapan tajam yang dihiasi dengan kernyitan di dahinya. Namun, ketiga kakak kelas itu malah tertawa geli saat melihat raut wajah Juni.

"Eh ndut! kau pikir kami nggak tahu kalau kau itu cuman badan doang yang gede!"

"Sok-sokan masang tampang berani lagi! tanding sama teman cewekmu itu pun, kamu bakal kalah di bantingnya!" timpal Jaka dan Okan yang dilanjutkan dengan tawa gelinya. Hati Juni saat itu terasa sesak, dia mengepalkan kedua tangannya. Agar amarahnya tidak meluap dan menimbulkan masalah besar.

"Kamu pacaran ya sama Risa?" tanya Agung seraya merangkul Juni dengan paksa.

"Nggak!" tegas Juni dengan nada tinggi.

"Ooohh..." Ketiga kakak kelas itu berseru bersamaan.

"Kalau gitu, boleh dong kami minta nomor hp-nya?" Okan menatap tajam Juni.

Juni memberanikan diri untuk melepas rangkulan Agung yang melingkar di bahunya. Dia menghempaskannya dengan paksa, dan langsung menarik Jaka yang masih berdiri di depan pintu.

Brak!

Jaka menabrak Okan, hingga keduanya terjatuh bersamaan. Juni langsung memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membuka pintu toilet dan segera pergi. Agung yang melihat kedua temannya terjatuh, segera berlari dan mencoba mengejar Juni.

Agung mencengkeram seragam Juni sekuat tenaga. Alhasil seragam putih Juni pun menjadi sedikit robek.

"Pak Diwan!!!" Juni lega melihat Pak Diwan kebetulan berjalan melewati lapangan. Mendengar pekikkan Juni, Agung sontak melepaskan cengkeramannya.

"Kalian ngapain? ini masih belum istirahat loh!" Pak Diwan berjalan mendekat ke arah Juni dan Agung.

"Kami habis dari toilet kok Pak! ini mau masuk kelas lagi," sahut Agung gelagapan.

"Terus kamu kenapa tadi teriak-teriak manggil Bapak?" Pak Diwan mengalihkan atensinya pada Juni.

"Nggak ada apa-apa kok Pak, cuma mau nyapa aja..." jawab Juni singkat. Sepertinya dia mengurungkan niatnya untuk memberitahu Pak Diwan tentang perundungan yang baru saja dialaminya.

"Sana gih kalian kembali ke kelas!" titah Pak dengan kerutan di dahinya.

"Iya Pak!" jawab Juni dan Agung bersamaan.

1
💜LAVENDER💜
Aku hadir Thor ☝😁
💜LAVENDER💜: Iya Kak, sama2😁
total 2 replies
re
Salah satu cerita favorit yg tak terlupakan ngak bosan baca lg, antara senang dan sedih pas tamat
Elkuna: wah kak makasih ya😍, aku terharu banget🤧, ternyata ada org yg mau bc ulang novel ini. padahal menurutku ceritanya jauh dari sempurna 😅
total 1 replies
Hayaku Gaya
Wihhh!!! Honey Moon! Lukisan Risa selalu best dah.! Maknanya sampe ke sini.. 😘
Huff, ending deh.. aku bakal kangen kamu Jun.. eh, sama kamu juga kok Ris.. tapi dikit wkkw canda ris ✌️😆
Hayaku Gaya: Waduh bener juga. Bisa kena santet onlinenya Risa waduh Ris pis pis ✌️😆
total 2 replies
Hayaku Gaya
Wih abis wisuda nikah deh... wuhu! Dede bayi aku menunggumu haha. 😆
Hayaku Gaya
Kejar restu ayah Jun.. ayo!!!
Hayaku Gaya
Waduh waduh.. Tom relain aja ya... berat nih...
Hayaku Gaya
Nah kan nyesel deh dah buang .. waduh
Nguhuhu, aku ikutan nangis..
Tom.. bersiap kecewa 🤐
Sin Cera 😉
Masih kurang thor 😗 kurang hbs nikah, punya anak 😗😗 cerita anaknya klo mau d tambah juga boleh thor 😂
Elkuna: jgn macam2 kau patkay 😒😒😒
total 1 replies
Sin Cera 😉
duh dah tamat aja thor. cerita setelah pernikahannya mana?? belum juga punyaa anak😗sekalian cerita anaknya yaa thor buat bonus 😂
Sin Cera 😉
uwuwu risaa ama juni. tom gimana thor kasian amat deh nasib dia 😂🤣 tapi dia gak penting lah yaw jadi abaikan aja komen netijen ini 😂🤣🤣
Sin Cera 😉
astoge udin tom sama aku aja 😂🤣
K.A
Tapi Thor ceritamu yg judul nya psychopat meets indigo gak bisa ku baca dong🤧aku baru 15 thor😭 tapi gpp tetap aja nanti ku baca🤣🤣
Elkuna: wkwk, dasar kamu, baca aja asal jgn ditiru 😂
total 1 replies
K.A
End end end, bangga thor aku ingikut cerita mu dari awal sampe akhir😆
Elkuna: uwuw, makasih bnyk ya lili, dah meluangkn wktu buat komen terus. lope lope buat kmu
total 1 replies
re
Bisa ditambah pas hamil dan ngidam mungkin hehe kan penasaran hebohnya mereka
Elkuna: btw mkasih ya kak, udah mau nyempetin baca dan komen. lope lope deh 🤣
total 2 replies
re
Ya sah juga
re
Semoga semua rencana tercapai
re
Lanjut
re
Ya risa sih terlalu emosi akhirnya tanpa pikir panjang terimaTom, semoga nanti tdk trjd lg
K.A
End dong besok, end dong...
Ada seaseon dua gak thor?
Elkuna: untuk season 2 nya mau othor pikirin dulu yaw 😆
total 1 replies
Noer Row_ling
lanjut 👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!