NovelToon NovelToon
Takdir Cinta Riana

Takdir Cinta Riana

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:4.7k
Nilai: 5
Nama Author: Rika nopiana

Lima tahun Riana menyerahkan hatinya untuk satu nama yaitu Irwan. Lima tahun pula ia percaya bahwa dirinya adalah satu-satunya.

Sampai sebuah kenyataan menamparnya dan menghancurkan segalanya.Ternyata selama ini Riana bukan kekasih Irwan tapi ia hanya... selingkuhan.

Riana ingin memutuskan untuk pergi. Ia muak. Tapi Irwan menolak melepasnya. "Kamu sudah terlalu dalam di hidupku" katanya, dengan nada yang membuat Riana takut sekaligus lemah.

Di tengah luka dan ancaman itu, hanya ada satu orang yang selalu ada dua lah Arif. Sahabat yang selalu menemaninya, yang hapal caranya menangis dalam diam. Arif yang ternyata sudah lama menyimpan rasa, tapi memilih pergi demi kebahagiaan Riana.

Kini Riana harus memilih. Bertahan dalam cinta yang memenjarakan, atau berani bebas meski harus kehilangan semuanya? Dan sanggupkah Arif tetap diam saat wanita yang ia cinta sedang tenggelam?

Lima tahun cinta, ternyata hanya lima tahun kebohongan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rika nopiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8

Sulit nyatanya bagi Riana untuk menghilangkan semua kenangannya bersama Irwan,di setiap tempat yang ia kunjungi selalu ada kenangan di situ bahkan pagi ini saat ia sedang sarapan bersama ibunya dan menyantap nasi goreng buatan Bi Inah ia kembali teringat dengan Irwan.

Nasi goreng spesial yang di buat Irwan khusus untuknya serta rasanya yang enak selalu berhasil meluluhkan hati Riana saat ia sedang merajuk.

Lama ia melamun dan hanya mengaduk-aduk nasi goreng miliknya setelah mendadak nafsu makannya hilang.Hana menatap anaknya dengan prihatin,ia sudah berulang kali menasihati Riana agar tak terlalu larut dalam kesedihan.Hana juga meyakinkan Riana bahwa yang terjadi dalam hidupnya saat ini adalah kehendak Tuhan dan ada hikmah dari semuanya.Hana meyakini bahwa Riana akan mendapatkan pengganti yang lebih baik dari Irwan.

"Sayang,kamu kan libur hari ini.Temeni mamah yuk,mamah mau ke rumah tante Sinta di sana ada Kirani anaknya tante Sinta kamu bisa ngobrol sama dia daripada bengong sendirian di rumah" Hana membujuk Riana agar mau pergi keluar karna beberapa hari ini,ia lebih suka berdiam diri di rumah.

"Riana hari ini mau pergi Mah.Mamah ga usah khawatir Riana baik-baik aja kok" Riana tersenyum sambil mengusap tangan Hana.

"Mau kemana emangnya?" tanya Hana penasaran.

"Ke cafe mah udah lama Riana ga ke sana" jawab Riana.

"Oh ya sudah,tapi habiskan dong makanannya kamu tuh jadi tambah kurus Ri,Mamah takut kamu sakit" Hana membelai lembut rambut Riana.

"Iya Mamah sayang" Riana tersenyum walau tak selera makan ia tetap memaksakan diri untuk menghabiskan makanannya agar ibunya tak khawatir.

Saat tiba di cafe tak banyak yang ia lakukan.Ia hanya duduk sendiri di meja paling pojok sambil membaca novel kesukaannya.

Karna bosan ia pun beranjak menuju ke ruangan pribadinya yang berada di bagian dalam cafe itu kemudian ia membaringkan tubuhnya di atas sofa empuk yang ada di dalam sana.

Riana memejamkan mata sambil mendengarkan lagu kesukaannya dari handphonenya kebanyakan lagu itu bercerita tentang cinta dan patah hati.

Pagi telah pergi

Mentari tak bersinar lagi

Entah sampai kapan

Ku mengingat tentang dirimu

Ku hanya diam

Menggenggam menahan

Segala kerinduan

Memanggil nama mu

Di setiap malam

Ingin engkau datang

Dan hadir di mimpiku

Rindu....

Lagu dari Virza membuat tenggorokan serasa tercekat,mungkin Riana terlalu mendalami liriknya yang persis seperti apa yang ia rasakan saat ini perasaan kecewa juga rindu yang menyatu menjadi satu hingga air mata Riana kembali menetes di sudut matanya dan lama kelamaan tanpa sadar ia pun tertidur.

Waktu hampir sore ketika ia terbangun bahkan handphonenya pun sudah mati karna kehabisan baterai.Namun saat ia terbangun ia melihat sebuah selimut membalut tubuhnya pantas saja ia merasa hangat meski AC di ruangan itu tetap menyala.

Riana mengedarkan pandangannya ke setiap sudut namun ia tak melihat siapa pun berada di situ,akhirnya ia memutuskan untuk keluar ruangan dan bertanya pada Mia salah satu karyawannya.

"Mia tadi siapa ya yang masuk ke ruangan saya?" tanya Riana.

"Tadi ada mas Arif datang mba,lumayan lama di sini sempet bantuin saya juga jagain kasir soalnya tadi lumayan rame ada rombongan arisan ibu-ibu datang" jawab Mia sambil membereskan kertas yang bertumpuk di meja kasir.

"Oh gitu.Kenapa ga bangunin saya aja?" Riana heran.

"Ga boleh sama mas Arif" jawab Mia,Riana hanya mengangguk dan hendak kembali ke ruangannya untuk mencharger handphonenya namun urung saat Mia memanggilnya kembali.

"Mba tadi mas Arif nitip ini buat mba.Mas Arif sendiri loh mba yang bikin" Mia menyodorkan semangkuk salad buah dari dalam show case yang berada di samping meja kasir.

"Katanya harus di habiskan mba" ucap Mia sambil tersenyum Riana pun mengambil mangkuknya dan mengucapkan terimakasih lalu masuk kembali ke dalam ruangannya.

Riana mencharger handphonenya terlebih dulu kemudian ia menyantap salad buatan Arif dengan lahap sampai habis tak tersisa.

'Enak banget ternyata' gumam Riana.

Ia lalu menghidupkan ponselnya dan mengirimkan pesan singkat pada Arif untuk mengucapkan terimakasih.

Tak lama kemudian pintu di ketuk tiga kali sebelum akhirnya terbuka dan terlihat Arif berdiri di ambang pintu dengan senyum mengembang di wajahnya.

"Hey,kirain loe ga bakal balik lagi.Makasih ya saladnya udah gue abisin tuh" Riana menunjuk pada mangkuk di meja yang sudah kosong.

"Anak pinter" Arif berkata sambil berjalan mendekat lalu mengelus elus rambut Riana sedangkan Riana langsung cemberut.

"Ga usah cemberut gitu.Nih gue balik lagi ke sini karna gue bawa sesuatu buat loe!coba tebak isinya?!" Arif memperlihatkan sebuah kotak berukuran sedang pada Riana.

"Apaan tuh?Buat gue?Perasaan ini bukan hari ulang tahun gue" Riana bingung.

"Emang harus nunggu ulang tahun loe dulu kalo gue mau kasih hadiah!Udah loe buka aja deh" Arif menyerahkan kotak itu pada Riana.

Dengan perlahan Riana membuka kotak itu dengan hati-hati dan ia begitu senang ketika melihat isinya.

"Ini beneran buat gue?" tanya Riana tak percaya dengan mata yang berbinar.

"Iya lah.Loe suka kan?" tanya Arif,Riana menganggukkan kepalanya dengan senyum berseri.

"Akhirnya gue bisa liat senyum loe lagi Riana" Arif tersenyum bahagia.

"Makasih ya.Ini keren banget harganya mahal lagi.Seriusan ini buat gue?Loe ga nyesel nih?" Riana tampak antusias.

"Serius itu cuma buat loe" jawab Arif mantap.

Riana mendadak memeluk Arif dengan perasaan penuh haru.Arif balas memeluk Riana dengan perasaan penuh kelegaan karna ia dapat membuat Riana kembali tersenyum.

Sebuah kamera dari merk ternama yang mengingatkan ia dengan hobby lamanya.

Riana dan Arif memiliki hobby yang sama mereka sama-sama menyukai dunia fotografi,hasil jepretan mereka selalu bagus bahkan pernah ada tawaran dari sebuah majalah yang meminta hasil jepretannya untuk di muat dalam majalah mereka.

Sampai akhirnya suatu hari Irwan melarang Riana untuk memotret lagi bahkan sampai membanting camera kesayangan Riana sampai hancur hanya karna ia cemburu saat melihat Riana dan Arif terlibat dalam satu pekerjaan yang sama sehingga mereka selalu bersama.

Riana melepas pelukannya dan beralih mengotak atik kamera barunya,Arif tersenyum lebar.

"Gue tau loe pasti kangen pegang kamera lagi.Semoga ini bisa menghapus kesedihan lo.Gue ga bisa liat loe sedih terus Ri" mendadak wajah Arif menjadi sendu.

Riana mengarahkan kamera ke wajah Arif tanpa di sadari oleh Arif dan dengan cepat memfotonya ia tersenyum puas saat melihat hasilnya.

"Hasil bidikan pertama gue,muka loe yang lagi lebay" Riana tertawa puas sambil berlari menghindari Arif.

"Riana....hapus" ucap Arif sambil mengejar Riana berusaha mengambil kamera dari tangan Riana dengan suara tawa mereka yang pecah di dalam ruangan itu.

.

.

.

1
Nadia Zalfa
makin deg degan aja ini...semoga Arif selamat
Nadia Zalfa
Alhamdulillah bayinya sama Riana baik" saja sehat selalu ya kalian....double up kak😍
Nadia Zalfa
lanjut kak...semoga Riana segera bebas dari Irwan 😭
Reichan Muhammad
setelah 5 thn baru up lagi torrr.. kmana ajaa torrr
ana_pino: hehehe
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!