NovelToon NovelToon
MENANTUKU TERNYATA PENGUASA

MENANTUKU TERNYATA PENGUASA

Status: sedang berlangsung
Genre:Ibu Mertua Kejam / Identitas Tersembunyi / Menantu Pria/matrilokal / Crazy Rich/Konglomerat / Mengubah Takdir
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.5
Nama Author: Wiranggadwi Bramantya

menceritakan seorang bernama Garet Adelson, dia sebenarnya adalah seorang pewaris dari perusahaan Adelson dari ibukota, namun karena rencana dari ibu tirinya yang bernama Bellona yang mengusir Garet dari keluarga Adelson, dia harus menanggung cacian dan hinaan dari ibu mertuanya yang kejam.
namun suatu ketika Garet akhirnya bisa mengungkap kebusukan ibu tirinya dan berhasil mengambil hak nya kembali dan bisa merubah hidupnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wiranggadwi Bramantya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

TIDAK TERTARIK

Saat Garet ingin tidur, Tiba-tiba ponselnya bergetar, Garet mengangkat ponselnya dan melihat.

Ada pesan teks dari dua bank besar yang sudah mentransfer uang sebesar tiga miliyar dollar ke rekening Garet, namun Garet hanya melirik dan langsung mematikan ponselnya.

Mungkin jika orang lain yang mendapatkan pesan teks itu pasti akan sangat senang, tapi bagi Garet itu bukan apa-apa, dulu saat Garet masih menjadi tuan muda dari keluarga Adelson uang sebesar itu hanya uang receh baginya.

Namun itu dulu saat dia masih menjadi tuan muda, tapi sekarang dia sudah menjadi seorang suami yang tidak berguna.

Setelah mematikan ponselnya, Garet melempar ponselnya ke samping dan mulai tertidur.

Malam berlalu dengan cepat, Garet sudah bangun sebelum matahari muncul, dia sudah memasak sup ayam untuk Angel.

Saat Garet hendak membawa sup ayam itu kepada Angel dia berpapasan dengan adik iparnya, Calista.

" Hemm... Bau apa ini? baunya enak sekali, Hei makanan apa yang kamu buat? Cepat berikan padaku " ucap Calista yang ingin merebut makanan dari Garet.

" Makanan ini untuk kakakmu " sahut Garet sambil menghindari tangan Calista yang ingin merebut makanan yang ada di tangannya.

" Heii... Aku makan makananmu itu adalah sebuah kehormatan bagimu, beraninya kamu menolak permintaanku " Ucap Calista memelototi Garet.

Namun Garet tidak memperdulikannya dan berjalan meninggalkanya.

Calista sedikit murung saat di abaikan oleh Garet, memang dia tidak secantik kakaknya, siapapun pasti akan memilih kakaknya daripada dirinya.

Namun kakak iparnya ini beraninya dia memperlakukanya seperti ini, dia sangat marah dengan kakak iparnya yang tidak berguna itu.

" Ohh... jadi kamu berani mengabaikanku, lihat saja bagaimana aku nanti akan membalasmu " Gumam Calista dengan senyum licik.

" Kakak ipar, menurutmu cantikan aku atau kakak ku " ucap Calista sambil mencondongkan tubuhnya ke arah Garet.

" Cantikan kakakmu " Jawab Garet singkat.

" Kakak ipar, aku tahu kalau kamu dan kakak ku tidur terpisah, apakah kamu tidak ingin melakukan sesuatu? " tanya Calista dengan wajah yang genit.

" Tidak " Jawab Garet cuek " Minggir, jangan halangi jalanku " Garet mengangkat mangkok yang berisi sup ayam itu tanpa memperdulikan Calista.

" Kakak ipar, sebenarnya aku sudah lama menyukaimu, jika kamu tidak bisa melakukannya dengan kakak ku, kamu bisa menemuiku kapan saja " ucap Calista sambil mengedipkan matanya kepada Garet.

Calista yang melihat Garet ingin keluar dari dapur, dia segera berlari ke arah pintu dapur dan menutup pintu itu, setelah itu dia langsung membuka satu kancing bajunya.

Garet sangat kaget dengan tindakan Calista, dia langsung mengalihkan pandangannya dan mencoba menyingkirkan Calista dari pintu dapur.

Dia sudah lama berada di rumah ini, dan baru sekarang Calista bersikap seperti itu kepadanya, Garet tau kalau Calista tidak mungkin menyukainya, Garet berfikir trik apa yang sedang di mainkan oleh Calista?.

" Kakak ipar, aku tau kalau kamu sedang membayangkan lekuk tubuhku ini, selama kamu mau aku akan melakukan itu denganmu, dan aku berjanji akan tidak memberi tahu kakak, anggap saja ini rahasia kita berdua " Melihat Garet yang sedang melamun Calista kembali menggoda Garet.

" Tidak " Ucap Garet sambil kembali memalingkan wajahnya.

Calista tertegun, dia tidak menyangka Garet akan menolaknya, wajah Calista langsung memerah karena marah.

Namun Calista tidak menyerah, Dia kembali membuka satu kancing bajunya lagi, Dia lalu membuka mulutnya hendak berteriak, Namun saat Calista ingin berteriak, Garet lebih dulu berteriak memanggil ayah dan ibu mertuanya.

" Ayah, ibu, Sarapan sudah siap, Bangun ayo kita sarapan ".

Suara Garet sangat keras, Calista yang ingin berteriak pun akhirnya tidak jadi teriak.

Calista yang mendengar jawaban dari luar sangat ketakutan, Dia segera memperbaiki kancing bajunya dan segera berlari keluar.

1
Agang Junior
???..??????,,,,,,,?????.....???????
Malin Kayo
lanjut
Malin Kayo
ok
Malin Kayo
lanjut
Malin Kayo
ok
Kang Jamil
lanjutkan....
Affandi Jaguar
Sementara cukup senang untuk membaca,a
muda2han sampai tamat
acid
kan ada ATM ghoblok
acid
tolol
acid
setelah membaca cerita ini dari awal sampai di bab ini..
saya bisa menyimpulkan kalau author ini seorang suami yang tdak punya harga diri.. atau seorang istri yg tda tau diri..
bagiku, demi anak dan istri iblispun ku bantai...
Audrey Maritza Kanedy
Lumayan
Mz Doel
bagus👍
Muhammad
blm ad lnjutannya co
Sas Pekatta
Luar biasa
Sas Pekatta
ceritanya deg² ser..haha
Anonim
mantap lanjut Thor..👍👍👍
Anonim
👍👍👍👍👍👍👍
Anonim
Lumayan
sang bayangan
bety gila
sang bayangan
keluarga kaya tp bodoh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!