Revisi . Kisah seorang Kinanti Rara Abibawa puteri seorang pengusaha sukses , yang hasil diculik dan hidup dalam kesengsasaraan dan kepedihan , di saat usia Kinanti sembilas tahun , kinanti bertemu dengan seorang pria yang membuat keduanya saling jatuh hati tetapi cinta mereka pun terhalsng restu ibunda Brataseno . bagaimanakah cinta mereka untuk selanjutnya ? mari kita simak
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Azizah sulaeman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 8 Menjebak Brataseno ( Sedang Di Revisi )
" Arini menatap dan tersenyum pada Sisilia" dan Sisilia pun membalas senyuman Arini , interaksi mereka berdua , cukup jadi perhatian kawan kawan Brataseno , yang ada di tempat itu
" Yuk masuk , ajak Brataseno sambil menarik tangan Sisilia" Sisilia mengikuti langkah dan tanganya bergelayut di tangan Brataseno , dengan sengaja Sisilia memperlihatkan kedekatanya dengan kekasih kontraknya , ia tahu , kalau wanita di depanya adalah mantan dan wanita yang masih di cintai pria yang selama ini jadi incaranya .
" Mereka pun masuk secara beriringan , sampai pintu Villa " mereka di sambut wanita paruh baya .
" Selamat datang tuan dan nona nona" sambut wanita paruh baya itu dengan membungkukan tubuhnya ,di depan Brataseno dan kathrine .
"Mbo Rumi , bagaimana sudah siap kamar kamar di atas ? Tanya kathrine pada si mbok nya ,
" Sudah Nona , semua sudah di ganti dan bersih balas mbok Rumi .
" Nona , apa mau makan siang sekarang ? semua pesanan nona" sudah mbok buatkan ujar nya dengan menatap kathrine .
" Nanti saja mbok , sekarang mau istirahat dan beres" di kamar dulu , jawabnya dengan mengajak kawan kawannya naik ke lantai 2 .
" Semua masuk , ke kamar masing masing" yang sudah di tunjuk oleh Kathrine .
" Ceklek Brataseno membuka pintu" dan ia berjalan masuk ke dalam kamar dengan di ikuti langkah Sisilia .
" Dengan sengaja Sisilia merebahkan tubuh nya di atas kasur yang empuk" ia terlentang seperti menantang untuk di taiki pria yang sedang menatap nya .
" Rasa kelelakian Brataseno pun bangkit" walau bagaimana pun Brataseno pria normal, dengan sengaja Brataseno menindih tubuh mulus Sisilia , yang sedikit tersingkap dress nya naik ke pangkal paha .
" Brataseno mulai mengeluarkan aksinya" tanganya mengelus paha putih Sisilia , dan bibir nya mulai mengecup bibir tipis Sisilia .
" Cup bibir Brataseno mengecup bibir tipis Sisilia" dan Sisilia pun membalas kecupan hangat bibir tebal Brataseno , bibir mereka mulai saling melumat dan menyesap , tangan Brataseno terus menyelusup ke tempat yang paling inti bagian wanita ,
" Desahan Sisilia menambah bangkitnya kejantanan milik Brataseno, dengan tanpa sadar karena libido nya sudah di naik di ujung
tanduknya , Brataseno membuka risletting celana yang ia pakai .
" Sisilia pun menurunkan dress nya dan membuka Bra dan Cd nya, tubuh Sisilia tampak polos dengan tubuh sintal dan mulusnya ,
" Brataseno menarik tubuh polos Sisilia dengan nafsu yang sudah di ubun ubun , Brataseno meremas dua gundukan gunung yang cukup besar dan di remas dan di jilat serta di gigit puting kemerahahan Sisilia .
" Sisilia terus mendesah , matanya terpejam" dengan desahan dan erangan suara Sisilia , yang memang di sengaja oleh Sisilia , karena tahu kamar Arini dengan kamarnya sangat berdekatan .
" Brataseno pun sama dengan kelihaian sesepan bibir Sisilia membuat , Brataseno melayang , Brataseno mengeluarkan naga nya yang sangat panjang berurat dan besar .
" Sisilia meraih naga berurat itu , di gemgamnya , dan di urutnya dengan memakai perasaan , dan cup ujung naga yang bertopi itu di kecup Sisilia
" Brataseno memejamkan matanya" terlihat menikmati urutan tangan Sisilia .
"Dengan tanpa ragu Sisilia memasukan naga bertopi " ke mulut munggil miliknya , Naga bertopi milik Brataseno tenggelam di mulut munggil Sisilia .
" Brataseno mengerang dan terpejam matanya , ohh Arini teruuus Ariniii ucapnya dengan terus menyebut Arini .
" Seketika , Sisilia melepaskan pagutan bibirnya dan ia langsung bangun dan menghindar dari Brataseno
" Brataseno tersadar dan ia membuka matanya " ia menatap Sisilia yang berdiri dan berjarak dari tubuh Brataseno .
" Brataseno bangun dari duduknya" melangkah ke kamar mandi , dan ia berkata .
" Kau jangan sekali kali kali lagi , memancing hasratku" kehadiranmu tak akan merubah wanita yang mengisi hatiku , ucapnya dengan masuk ke kamar mandi.
" Di kamar mandi , Brataseno menuntaskan hasratnya sendiri" yang ia bayangkan hanya wajah Arini .
dan satu lagi setelah kata itu tanda koma atau titik tidak ada spasi.
baru setelah ada tanda titi atau koma ada spasi untuk kata selanjutnya...
punyaku di Bab 1 sampai 10 masih belum baik peletakkan tanda koma dan titiknya, tapi dari Bab 11 sampai sekarang Alhamdulillah udah ada perbaikan...
Bayu membalas pelukan Brataseno dan kepala kecilnya menelisik ke dada sang ayah.
Satu Minggu setelah Bayu di culik, pencarian dari pihak kepolisian setempat dan keluarga Gilang masih belum.
pengen gue 👊👊 😡😡