NovelToon NovelToon
Hidden Husband

Hidden Husband

Status: tamat
Genre:One Night Stand / Tamat
Popularitas:7.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: DHEVIS JUWITA

Bagaimana jadinya, jika Megan yang seorang artis terkenal tidak sengaja tidur dengan petugas housekeeping hotel yang dia tempati malam itu?

Simak kisah kocak mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DHEVIS JUWITA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

HH BAB 8 - Budhe Juminten

"Dasar penipu sialan!" umpat Megan dalam hatinya.

Dia mengira jika Theo pura-pura mengalami trauma, Megan tidak tahu saja kalau suaminya selalu gemetaran ketika membersihkan kamar hotel.

Kalau tidak mengingat ibunya di kampung mungkin Theo sudah meminta resign. Namun, pemuda itu memilih menghadapi semuanya.

Sekarang dipikiran Theo, bagaimana caranya supaya bisa menjadi suami yang baik.

"Di kampungku ada yang namanya Budhe Juminten, suaminya itu suka pergi jadi dia kesepian terus selingkuh sama tetangga belakang rumahnya. Apa kakak tahu di mana mereka berselingkuh?" Theo menceritakan kejadian viral di kampungnya.

"Mereka berselingkuh di kebun pisang dan kepergok warga," sambungnya.

Mendengar itu, Megan merinding sendiri, apa enaknya bercinta di kebun pisang.

"Maksudmu bercerita seperti itu apa?" tanya Megan kemudian.

"Aku takut kakak jadi seperti Budhe Juminten itu, karena aku tidak bisa memberi nafkah batin nanti kakak selingkuh atau memperkosa laki-laki lain, aku tidak mau itu terjadi," jelas Theo.

Sumpah ya, Megan tidak sanggup setiap berbicara dengan suaminya. Ada saja hal yang membuatnya emosi dan darah tinggi.

"Tidak perlu khawatir, aku tidak akan melakukan itu," Megan lagi-lagi berusaha sabar padahal aslinya dia ingin menjadikan Theo samsak.

"Ambilkan aku minum saja di kulkas," pintanya mengalihkan pembicaraan.

Theo pun berdiri dan berjalan ke arah dapur, bahkan kulkas Megan mempunyai tiga pintu seperti lemari.

"Di pintu berapa, Kak?" tanya Theo.

"Pintu kesatu, ada botol minum, bawa kemari!" Megan memberi perintahnya, dia memang biasa menyuruh-nyuruh.

Theo mengambil botol minum sesuai instruksi Megan tapi atensinya beralih pada mie yang tumpah di lantai sebelumnya.

"Kakak tadi memasak mie?" tanya Theo seraya memberikan botol minum di tangannya.

"Oh, tadi tidak sengaja tumpah. Nanti aku akan memanggil orang untuk membersihkan," jawab Megan.

"Tidak perlu, biar aku yang membersihkannya," Theo menawarkan diri.

"Jangan, biarkan saja!" Megan berusaha mencegah.

Namun, Theo tidak mau mendengarkan. Pemuda itu mencari peralatan kebersihan dan membersihkan mie di lantai serta dapur istrinya.

"Aku bilang tidak usah," Megan akhirnya menyusul ke dapur.

"Ini kan pekerjaanku sehari-hari," ucap Theo dengan seutas senyuman ketulusan. "Aku kan belum bisa memberi kakak nafkah lahir karena belum gajihan jadi biar aku memberikan tenagaku yang tidak seberapa ini!"

"Aku tahu kakak tidak butuh uangku, aku pun hanya bisa memberi satu juta lima ratus nantinya, buat bayar listrik di apartemen kakak saja mungkin tidak cukup. Tapi, aku akan berusaha menjadi suami yang baik,"

Megan terpaku dan tidak bisa membalas perkataan Theo itu, dia mencoba mencari letak salahnya tapi tidak perempuan itu temukan.

Selesai membersihkan dapur, Theo berniat pulang ke tempat kosnya karena dia harus istirahat dan bekerja lagi nanti malam.

"Besok kakak ingin makan apa? Sepulang kerja akan aku antar kemari lagi," ucap Theo sebelum berpamitan pulang.

"Tidak perlu repot-repot, aku bisa membelinya sendiri," tolak Megan.

"Kan aku hanya bisa memberi makan istriku satu kali sehari jadi hargai pemberianku, Kak. Aku besok belikan nasi pecel saja, ya," Theo berkata sambil memakai tasnya lagi.

"Kau pulang naik apa?" tanya Megan ingin tahu.

"Sepertinya di sekitar sini tidak ada pangkalan ojek, ya. Aku mungkin akan mencari angkot," jawab Theo.

Megan menghela nafasnya, dia pergi ke kamar dan mengganti bajunya. Perempuan itu memakai masker dan topi supaya tidak mudah dikenali.

"Ayo, aku antar pulang," ucap Megan yang sudah siap dengan kunci mobilnya.

"Apa tidak apa-apa?" tanya Theo.

Megan menggeleng. "Kau harus mengemasi barang-barangmu karena mulai hari ini, kau tinggal di apartemenku!"

"Apa?" Theo semakin bertanya-tanya karena tidak percaya. "Tinggal bersama?"

"Katamu kau takut kalau aku jadi seperti Budhe Juminten," ucap Megan.

_

Makasih yang udah singgah di upil recehku ini, ambil sisi hiburannya aja ya, othor lagi bosen tema CEO dan Mafia. Ini juga ngambil setting Indo biar enak bikin lawakannya🤭

1
coba dlu
agam apa ya judul novelnya?
Gia Nasgia
Cemungut papa muda untuk mengumpulkan cuan demi Ara dan baby kecubung🤭
Gia Nasgia
🥹🥹😍😍🥰🥰🥰
Gia Nasgia
Otw adiknya Ara
Gia Nasgia
Ara punya orang tua yg sama "Artis
Gia Nasgia
Bravo tujuh tahun membuat paksu Berondong benar"berubah
Gia Nasgia
Karena sdh seharus nya pendapatan suami lebih tinggi di banding istri agar tdk ada rasa minder ,buat sang suami
Gia Nasgia
Megan sadis juga klau merajuk🤭
Gia Nasgia
Mimpi Theo benar"menjadi nyata 😍
Gia Nasgia
Nah lho gegara buru"sampai "Ara nongol😂
Gia Nasgia
Megan harus byk beradaptasi😂🤣🤣
Gia Nasgia
Next kak Othor
Gia Nasgia
Hahaha😂🤣🤣
Gia Nasgia
Megan pemenang hatinya Theo meskipun 7 berlalu 😍
Gia Nasgia
Akhirnya setelah sekian purnama😍🤭
Gia Nasgia
Ternyata setan nya mdh betah di tubuh Megan😂
Gia Nasgia
Setelah tujuh tahun si bocil sdh berubah jadi pria sejati tanpa air mata
Gia Nasgia
Otw adiknya Ara inimah😂🤭
Gia Nasgia
padahal aku msh ingat Theo menangis waktu di unboxing Megan🤣🤭
Gia Nasgia
Hahaha Theo yg skrng ternyata sdh pandai menghipnotis 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!