Anita gadis berusia 18 tahun seorang pelajar yang terbangun dari tidur lelapnya. Namun hal tak terduga telah mengejutkannya hari itu.
Ia terbangun dan berada disebuah tempat yang asing dan tidak ia kenali. Dimana tempat itu juga adalah tempat yang dia inginkan.
Dunia tempat dimana seseorang dapat hidup kembali setelah mengalami kematian, dengan syarat ia mati karena tragedi bunuh diri.
Anita pun bertekad untuk mempelajari berbagai pengetahuan yang ada di dunia ini demi dapat kembali ke tempat asalnya.
Berbagai macam masalah terus datang kepadanya, tanpa di duga Anita mempunyai kekuatan yang sangat luar biasa, masuk kedalam ras berkemampuan yang sangat berbahaya.
Dirinya pun banyak diincar dan dicari-cari oleh orang-orang yang memang membutuhkan kemampuan langka tersebut.
Sehingga Anita harus pergi menuju tempat penghapusan kekuatan yang letaknya sangat jauh.
Petualangan Anita pun dimulai!
.
.
Lanjut sampai season duanya, happy reading☺️
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rahel wii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tempat Tinggal Sementara
Aku berlari tanpa arah tanpa tujuan. Mencoba menghindar dari mereka sejauh yang aku bisa, meski harus kehabisan tenaga karena kecapean.
Tidak peduli dengan perkataan mereka tentang dunia yang menggambarkan kehidupan manusia setelah mengalami kematian.
Lebih parahnya, mereka yang meninggal karena sebuah tragedi bunuh diri. Yang pada akhirnya jiwa mereka akan berada di dunia ini untuk sementara.
Hanya saja aku merasa ngeri kalau iya aku ini benar-benar pernah bunuh diri sehingga bisa berada disini.
"Huf.. huf.. kurasa aku sudah sangat jauh dari mereka," aku berhenti sejenak di pusat perbelanjaan kota.
Sunyi sepi tak ada orang disekitar.
Lalu aku masuk untuk bersembunyi sementara.
Aku mengetahui pasti tanda suatu tempat apalagi yang pernah di masuki oleh seseorang dengan tanda-tanda dan bekasnya.
Bahkan dengan trik khusus bak pesulap jalanan.
Flashback on
Ingatanku membawaku kembali mengingat masa-masa saat aku masih duduk di bangku sekolah dasar, dimana aku bekerja demi mencukupi kebutuhan sehari-hari.
Dengan cara menjadi badut di setiap acara ulang tahun anak-anak. Dan sudah belasan orang yang pernah aku jajaki.
Profesi yang langkah pada kala itu, sehingga aku terus mengembangkan bakat lebih dalam lagi. Seperti mempelajari trik-trik sulap.
Dari yang awalnya coba-coba hingga menjadi profesi yang dapat menghasilkan pundi-pundi uang.
Berkat itu pula aku bisa bersekolah sampai memasuki SMP.
Sayangnya, dunia lambat laun semakin pesat dengan perkembangan teknologinya. Alhasil aku harus gulung tikar karena profesi ku telah tergantikan.
Flashback off
"Di dalam sini gelap banget. Untungnya aku punya senter!" gumam ku sambil menyorotkan sekitaran tempat dengan senter yang aku bawa.
"Persis seperti dugaan ku, disini masih terlihat bersih dan tidak terlalu kacau. Bahkan rak-rak pun masih rapi dengan produk-produk yang masih terpampang disana."
Sebenarnya apakah bencana besar ini belum lama berselang?
Menggambil barang kebutuhan adalah rencana ku kali ini, agar memudahkan hidup di tempat asing nan misterius.
Atau bila perlu aku akan memastikan dengan gamblang seluruh tempat ini. Karena bisa saja ada informasi yang bisa aku dapatkan.
"Padahal harusnya tempat ini sudah hancur karena termakan usia, namun berbeda dengan tempat-tempat disini yang kelihatannya masih kokoh!"
"Bahkan bangunan perkotaan yang aku lihat saja masih layak untuk dihuni, apalagi jika sudah dibersihkan secara keseluruhan."
"Yang pasti ada kemungkinan kota ini bisa berjaya lagi. Aku harap sih begitu."
Berbicara dengan diri sendiri adalah semacam hiburan tersendiri bagiku, karena di tempat ini aku benar-benar hidup sejalan dengan persepsi diri sendiri.
Bukan dilandasi oleh kehidupan normal yang semu dan membelenggu. Disini aku merasa bebas bisa melakukan apa saja sesuai dengan kehendak ku.
Itupun jika aku memang berada di dunia yang berbeda, seperti yang mereka sebutkan tadi.
"Tunggu dulu, kayaknya ada yang mengikuti ku? Apa cuma perasaanku saja?"
Memasuki lebih dalam lagi kedalam mall yang berdiri kokoh di tengah kota ini.
Aku mendapati banyak barang-barang yang aku butuhkan.
Selain itu, aku mendapatkan Jack pot berupa tempat tidur yang masih layak untuk di gunakan. Yang jumlahnya sangat banyak di mall ini.
Di tambah fasilitas umum yang tersedia di mall, menambah rasa kepercayaan diriku untuk bertahan hidup lebih baik lagi.
Sebenarnya listrik di kota ini padam karena tumbuhan-tumbuhan yang merusak jaringan kabel. Aku yakin dengan perkataan ku itu, karena di saat aku berlari aku sempat melihat pohon tumbang yang memotong jaringan kabel tersebut.
Kresek!
"Ada suara!?"
lanjut kak Wii, semangat 💪🏻💪🏻💪🏻