Kalina seorang mahasiswi cantik berwajah rupawan membuat semua laki2 memuja hanya dia terlahir dalam keluarga kurang beruntung , sehingga dia harus mendapatkan uang sendiri untuk membayar uang kuliah dengan cara apa?
pernah dengar sugar daddy?
lika liku perjuangan kalina menjalani hidup nya bukan maksud dia menghancurkan rumah tangga orang hanya saja dia butuh benda yang bernama " UANG "
itu saja yang di butuhkan bukan yang lain
peduli apa kata orang , meraka takan mengerti sulit nya hidup ku
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fellaini kim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bagian 8
selamat menikmati dan maaf kalau ada typo
Author pov
ruangan itu mendadak sepi kedua nya masih terdiam , tak ada yang memulai percakapan leo sudah keluar dari kamar dan lebih menunggu di ruang tamu. kris menatap kalina yang tak sama sekali menatap nya dia melihat wajah gadis kesayangaan nya itu pucat juga kalina yang pada dasarnya sudah tak ada tenaga hanya diam saja. setelah itu kris mengangkat dagu kalina pandangan mereka bertemu. kris mengelus pipi yang dulu selalu merona kini pudar seperti tak ada darah yang mengalir dalam tubuh gadis itu , dan tanpa bisa di tebak kris kembali menyatukan kembali bibir mereka menyalurkan rasa rindu pria itu pada kalina , bibir indah dan ranum itu adalah candu untuk seorang kris wu. kalina menepuk dada bidang kris pertanda dia butuh oksigen pria itu sedikit tidak rela untuk menghentikan nya
" kita ke rumah sakit terlebih dahulu " ucap kris
" p.u.l.a.n.g " ucap kalina lirih
" iya setelah kondisi mu membaik kita pulang ! kau mau membuat ibu khawatir hm? " kris berusaha meredam emosi nya
kalina menggeleng setelah itu gadis ambruk tak sadarkan diri di pelukan kris , dan membuat pria tampan itu kelabakan dia berteriak memanggil leo setelah itu mereka pergi menuju ke rumah sakit dan kalina langsung di tangani dokter kris menunggu di luar dengan cemas. sedari tadi dia tidak berhenti mondar mandir
" bisakah kau diam? aku pusing melihat mu ! " ucap leo
" aku takut leo , kau tak mengerti ! " kris meremas rambut nya frustasi
" cihh aku sudah memperingat kan mu ! tapi apa? nihil kau tak mau mendengar ku , beginilah akhirnya kris ! " leo melipat tangan nya kesal
kris terduduk di lantai menyembunyikan wajah nya di lipatan tangan nya , leo seketika langsung merasa iba dia menepuk pundak kris untuk menguatkan nya
Crek
akhirnya pintu itu terbuka , kris langsung berdiri dan menghampiri dokter tersebut
" bagimana keadaan nya? " tanya kris
" keadaan nya masih lemah. dia kekurangan nutrisi juga dehidrasi jadi harus di rawat untuk beberapa hari ke depan " ucap dokter
" lakukan yang terbaik untuk nya! aku tidak peduli berapa biaya yang harus ku bayar , pokonya dia harus sembuh ! " kris menatap tajam dokter dan perawat di sana
" tentu saja tuan kris , kami akan melakukan yang terbaik untuk nona ini " semua orang menunduk hormat pada kris
" satu lagi.. jangan biarkan sembarangan orang masuk kedalam ruangan nya , tempatkan dia di ruang VVIP orang yang mau masuk harus mendapat izin ku ! mengerti? " kris berucap dengan tegas
semua menunduk hormat pada kris , sebagai pemilik rumah sakit itu wajar saja kan kalau ingin melakukan apapun?
" leo suruh orang untuk berjaga di depan kamar nya, kau ikut dengan ku untuk rapat dengan tuan lewis " kris memakai jas dan bersiap pergi
kris dan leo pun pergi dari rumah sakit dan berangkat menuju ke ke kantor untuk mengadakan rapat
" baiklah , apa dokumen nya sudah kau baca? "
" sudah aku setuju untuk menjalin kerja sama dengan mereka " kris kembali berkutat dengan kertas nya
" jangan lupa untuk menjemput adik mu nanti malam , atau bocah itu akan merajuk " ucap leo
sontak kris terkejut dia hampir lupa bahwa adik nya hari ini akan datang , entah karena apa adik nya yang sedang melanjutkan kuliah di rusia ingin pulang dan ingin melanjutkan nya di sini kris mencoba untuk membujuk dia tetap di sana tetapi bocah itu mengancam akan mengacau sungguh kris ingin melempar adik nya ke sungai saja , tapi tidak bisa kris begitu menyayangi nya walapun anak itu sering membuat dia naik darah
" untung saja kau mengingatkan ku leo " kris bersandar di kursi mobil
" bahkan dia tidak berhenti menelpon ku dari semalam ! menjengkelkan sekali adik mu ! " leo mengomel pada kris
" haha benarkah? mungkin dia merindukan suara mu leo " kris hanya tertawa mendengar leo mengomel
" omong kosong ! menangani mu saja sudah pusing sekarang di tambah dengan bocah ingusan itu ! kenapa hidup ku begini tuhan. " leo mendengus sebal
" nikmati saja , nanti ku naikan gaji mu sayang " kris tertawa keras melihat ekspresi leo
" kalian berdua memang juara nya , membuat tensi ku naik "
mereka pun melanjutkan perjalanan nya untuk bertemu dengan tuan lewis , dan seorang gadis cantik tersadar dari tidur nya lalu melihat ke sekeliling nya semua berwarna putih karena efek obat bius kalina memejamkan mata nya kembali..
bye , bye
typo adalah seni
jangan lupa simpan di favorit kalau suka
tinggakan aku kalau tidak
simple kan
sampai bertemu di next episod yahh