NovelToon NovelToon
Cinta Tulus Sang Ceo

Cinta Tulus Sang Ceo

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Cintamanis / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:10.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Erna Surliandari

Kehancuran yang Ia rasakan, membuat Ilham Adi Prawira, kabur dan mengasingkan diri di sebuah hotel selama beberapa minggu.

Putra pertama dari Prawira grup yang berusia berusia 27 tahun itu, mengalami patah hati yang cukup parah. Ketika sang wanita yang Ia cintai, justru memilih sang Papa sebagai calon suaminya.

Di hotel itu, Ia mengalami sebuah insiden. Seorang pelayan, bernama Khalila. Ia salah memberikan pesanan, hingga berakibat fatal untuk mereka berdua.

Karena kejadian malam itu, dengan semua rasa bersalahnya, Iam mencari wanita itu dan memberikan tanggung jawab untuknya.

"Tak perduli bagaimanapun kau menolak. Aku, akan tetap menikahimu."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Erna Surliandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Saya, Calon suami Lila.

"Beri aku waktu seminggu." pinta Lila.

"Sehari?"

"Lima hari."

"Tiga hari, atau tidak sama sekali." balas Iam.

"Baiklah... Tiga hari, cukup untuk aku berfikir. Dan, satu lagi pertanyaanku."

"Apa?" tanya Iam dengan santai.

"Bagaimana, kalau aku tak hamil? Kita, baru melakukannya Satu kali. Dan kau mabuk."

"Itu tandanya, kita berjodoh. Maka akan ku buat kau mengandung anak dari ku."

"Tuan, kau semakin gila!" pekik Lila, lalu mematikan Hpnya.

Lila semakin merasa stres, dengan semua tekanan yang Iam berikan padanya. Pria itu tampak gila, meski sebenarnya berniat baik.

"Tapi caranya aneh.. Iiisssh, menyebalkan." kesalnya.

Ia pun merebahkan diri. Menutup wajahnya dengan bantal agar tak mendengar hiruk pikuk di luar selama beberapa saat. Ia ingin benar-benar tenang, dan berfikir dengan matang semua masalah yang menerpanya.

"Menikah dengan orang yang tak ku kenal. Tapi, untuk apa dia tinggal di hotel selama itu? Apa dia tak punya rumah? Apa pekerjaannya? Kenapa sampai seperti itu? Bahkan, dia bilang sempat gagal menikah. Apakah, aku hanya akan di jadikan pelampiasan, dari semua kegagalan itu?" racaunya, yang semakin tak jelas.

Lila pun tertidur, hingga begitu lama karena sang Ibu pun tak membangunkan nya.

***

" Gadis itu, aneh. Biasanya, para wanita yang meminta tanggung jawab pria. Tapi, kenapa justru dia lari ketika akan diberi sebuah tanggung jawab? Apa, aku yang tampak mengerikan baginya?" tanya Iam pada dirinya yang ada di cermin.

Ia menatap, dirinya yang begitu berantakan. Dengan rambut gondrong, dan jenggot yang tak terawat. Mungkin itu, yang membuat Lila takut padanya.

" Alex, kau di tempat kerja?" tanya nya, pada salah seorang sahabat.

"Ya, aku di barber shop, kenapa?"

"Aku kesana. Siapkan perawatan ekstra untukku." pinta Iam padanya.

Ia pun segera memakai jaketnya, lalu pergi ketempat sahabatnya itu.

"Diapaain?" tanya Alex padanya.

"Di rapiin. Berantakan banget. Kayak Mafia, gue." ucap Iam.

"Tapi, Loe biasa berpenampilan begini. Ngga ada yang salah." balas Alex, memutar mutar wajah Iam di hadapannya.

"Buang sial. Anggap aja begitu. Ini kesukaan Dona, dan gue ngga mau mengingat dia lagi. Bahkah, sampai saat ini gue belum pulang ke rumah." jawab Iam.

Alex hanya menggeleng. Ia faham akan rasa sakit yang Iam derita. Bagaimana tidak, wanita yang Ia cintai bertahun-tahun, justru memilih Papanya untuk menjadi pendamping hidup.

Jika di jadikan sinetron, maka akan berjudul 'Kekasihku jadi Ibu tiriku'. Pasti sangat perih.

Gunting rambut selesai. Cukup rapi, dan menambah aura tampan Iam. Tinggal kumis dan jenggotnya. Akan Ia bersihkan hingga mulus, dan meninggalkan kesan badboynya selama ini.

"Udah..." ucap Alex, membuka kain penutupnya.

"Yes, puas. Thanks ya." ucapnya pada sang sahabat.

Ia pun pergi menuju mobilnya. Ia mencari rumah Lila, sesuai alamat yang Ia dapat dari staf hotel tempatnya menginap. Entah apa yang Ia rencanakan pada gadis itu. Karena tampaknya, Ia benar-benar jatuh cinta sejak permainan di ranjang pertama malam itu.

"Selamat sore, Ibu. Lilanya ada?" tanya Iam, pada Ibu Lila yang tengah menjaga tokonya.

"Lila? Lagi tidur. Anda siapa?" tanya Bu Marni. Begitu heran menatap pria tampan yang ada di hadapannya itu.

"Saya, calon suami Lila. Ilham Adi Prawira." ucap Ilham dengan senyum ramah. Mengulurkan  tangan dengan penuh rasa percaya diri di hatinya.

1
Syalum
😍😍
Jamaliah
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Jamaliah
pasti ulah keluarga dona
juwita
mampir
nissa
ada ada saja lila ngidam nya
nissa
yang lalu biarlah berlalu iam, kamu harus bisa mengiklaskan dona
nissa
lanjut
nissa
percaya saja sama iam bu marni
nissa
syukurlah kalau mas iwan mo berubah
nissa
iam iam kasihan papamu itu lho wes tue
nissa
mbak dinar telaten banget ya ngurus lila
nissa
duh semakin rumit
nissa
meleyot deh aku
nissa
wah sungguh bijak iam
nissa
iam memang pintar otak nya, pantas jadi ceo
nissa
baik banget si iam
nissa
tak tau malu mama nya dona
nissa
siapa tuh
nissa
kasian lila
nissa
kacau dech semua nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!