Ading Karja merupakan anak pertama dari keluarga yang cukup terpandang. Tapi walaupun begitu, ading karja selalu hidup sederhana.
Dan karna kesederhanaan itu, ading selalu menerima dan berusaha menerima juga mengikhlaskan apapun yang terjadi terjadi.
Karna baginya, segala sesuatu itu akan terjadi jika tuhan sudah berkehendak. Apapun itu, segala sesuatu yang ada di bumi.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon iis dahlia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 8
sontak seseorang yang lagi duduk itu, kaget karna suara ading. dan melihat ke arah ading yang kehadirannya secara tiba tiba yang sebelumnya seseorang itu tidak merasa ada seseorang yang sedang menghampiri nya.
" kamu? "
" kamu ngapain di sini?.. dan kenapa duduk kamu seperti itu? ucap ading dengan heran melihat cara duduk seseorang itu
" sebentar!!!!...... pertama, aku ini adinda putri dan kamu boleh panggil aku adi. dan itu yang pernah aku bilang sebelumnya kan?.. ke dua. emang kaya gini aku kalau lagi duduk? " ucap seseorang itu yang ternyata itu adalah adi, yang sambil berdiri karna melihat ading yang berdiri tepat di sampingnya
" lagian emang kenapa dengan cara duduk aku. ngga ada yang salah kan? juga tidak merugikan orang lain kan?. " lanjut ucap adi
" ya, tapi ngga gitu juga? " ucap ading yang masih heran karna bisa sama cara duduknya dengan ratu mantanya
" ya tapi kan, di sini yang duduk aku ? kenapa kamu yang ribet! " ucap adi
" ya pokoknya. pokoknya. pokoknya jangan gitu aja " ucap ading dengan ekspresi wajah yang ngga mau ada orang lain yang sama duduknya seperti ratu
adi yang heran sama ading yang tampak tidak suka dengan cara duduknya membuatnya merasa ading itu orang aneh
" gini ya... aku jelasin sama kamu... apapun itu yang ada di otak kamu soal cara duduk aku, aku ngga peduli.. dan ..... jangan lagi bertingkah seolah kamu ngga suka dengan cara duduk aku. titik ngga ada koma, ngga ada kata tanya atau tanda tanya. kamu ngerti kan? " ucap adi dengan ekspresi wajah yang jelas seperti tidak suka sama ading juga merasa heran karna baru kali ini ada orang yang ngga suka atau melarangnya tuk tidak duduk seperti caranya itu
" baik lah... terserah... dan saya harap ngga akan melihat kamu duduk di lain waktu dan juga di lain tempat " ucap ading yang meras pasrah. karna ading merasa, itu juga memang haknya
" bagus deh.. bay.. " ucap adi sambil jalan dengan ekspansi wajah seperti ngga suka sama perkataan ading
dan ketika baru beberapa langkah dari tempat adi duduk, adi berbalik badan dan bertanya kepada ading
" bentar deh.. " ucap adi
" aku belum tau nama kamu? " lanjut ucap adi
" tapi ngga penting juga sih. aku tau dan ngga taunya nama kamu ? " ucap adi dengan muka datar
" aku ading ka " ucap ading
merasa orang lain ngga boleh tau nama lengkap nya, salah satunya adi. ading pun berhenti berbicara setelah berkata seperti itu.
" oh.. ading ka " ucap adi
" ading dong panggilanya " lanjut ucap adi
" iya, saya ading ka. dan memang nama panggilan saya ading. jika kita bertemu lagi, kamu boleh panggil saya ading " ucap ading
" baiklah. saya akan panggil kamu ading jika kita bertemu. tapi saya harap saya ngga bertemu kamu ading. karna sepertinya saya akan berantem, sama kamu hanya karna masalah cara duduk saya " ucap adi dengan sedikit aga jeles
" itu yang saya harapkan " ucap ading dengan nada suara rendah
setelah adi berkata seperti itu, adi pun pergi dari tempat itu. sementara ading duduk di tempat itu dan memikirkan apa yang baru saja ading lihat yang masih meras bingung dan juga masih heran.
setelah beberapa menit ading memikirkannya, dan belum juga mendapat kan jawabannya dari rasa heranya itu., ading pun pergi dari tempat itu.
××××××
alexsandra dan teman temannya yang lagi duduk di luar gerbang sekolah menunggu supir jemputan alexsandra datang , teman temannya alexsandra merasa tertarik dengan ajakan alexsandra yang mengajak ya untuk nginep
" dar. gue mua nginep di rumah lo " ucap novi
" iya dar, gue juga mau " ucap indri
" lo gimana sus? " lanjut ucap indri
" aku bukanya ngga mau. tapi aku harus izin sama orang tua aku dulu. kalau merak ngizinin, aku mau. tapi, kalau ngga ngizinin aku ngga juga ngga bisa maksa " ucap susi dengan suara rendah
" itu tentu sus. kita juga akan izin sama orang tau kita.. iya ngga nov " ucap indri
" iya. dan gue juga mau minta izin sama ayah bunda gue tuk bisa di izinin kalian nginep. secara kan kalian tau itu rumah punya ayah bunda gue " ucap alexsandra
" dan gue juga ngga bisa sembarangan ngajak orang untuk nginep. karna kakak gue aja sebagai cowo, ngga pernah ngizinin temannya untuk nginep. alasannya karna kakak aku itu punya teman dekatnya itu cowo satu dan cewe satu. makanya ngga di izinin nginep. alasan lainnya gue ngga tau, yang pasti! itu yang pernah kakak gue bilang ke gue " lanjut ucap alexsandra
" wah keren dong... jika kita bisa sampai nginep di rumahnya bokap sama nyokap Sandra. berarti kita orang pertama yang nginep di sana " ucap novi dengan ekspresi wajah yang senang
" iya. kalian akan jadi orang pertama yang nginep di rumah ayah bunda gue sebagai teman dari salah satu anaknya " ucap alexsandra
" wah. gue jadi semangat nih " ucap indri
" besok pokoknya kalian bawa kabar ke gue di izinin atau ngga nya " ucap alexsandra
" tapi kan dar. besok kan hari jumat, dan besoknya itu hari libur. masa kita harus di rumah kamu saat hari libur? " ucap susi dengan ekspresi wajah yang sedang berpikir
" oh iya ya. gimana dong? " ucap indri dengan wajah yang seperti mencari saran atau jalan keluar dari persoalannya itu
" ngga papah. biar sekalian, kalian main di rumah ayah bunda gue. bukanya jadi lama waktu kalian di rumah ayah bunda gue. dan juga, kalian juga bisa bicara dan main sama kakak gue.. " ucap alexsandra dengan ekspresi wajah yang seperti ngasih sinyal ke teman temannya untuk bicara dan ketemu langsung sama kakak nya itu
" tepat banget! gue suka dan gue setuju. jadi gue bisa liat kakak nya sandra yang manis itu " ucap novi dengan senang dan penuh semangat
" gini nih, kalau otaknya cowo. pasti pas lagi ngomongin cowo pasti semangat " ucap indri dengan ekspresi wajah juteknya
" lo in, tiap kali gue ngomong soal cowo pasti lo aja yang duluan berkomentar " ucap novi dengan muka yang membalas jutek ya indri
" udah. udah.. kalin ini sama aja tau.. ! " ucap alexsandra dengan ekspresi wajah yang kesel karna meraka mulai lagi seperti mau cekcok adu mulut karna soal cowo
" pokoknya nanti malam kalian minta izin sama orang tau kalian.. dan gue akan terima di izinin atau ngga nya sama orang tua kalian " lanjut ucap alexsandra
" itu pasti " ucap indri dan novi
" santai aja dar. gue usahaii supaya di izinin " ucap novi
" iya dar. .. gue pasti usahii supaya orang tua gue ngizinin " ucap indri yang yang ga mau kalah semangat dari novi yang dari tadi keliatan semangat
" lo, gimana sus? " ucap alexsandra
" aku pasti minta izin. tapi aku ngga bisa janji di izinin atau ngga nya " ucap susi yang terlihat seperti takut tidak bisa di izinin
" udah. santai aja. gue tau kok sus, dan gue juga ngga akan maksa lo nginep... " ucap alexsandra
" tapi gue pasti. nanti malam akan bicara ke ayah bunda gue supaya gue dapat izin ngajak kaian nginep " lanjut ucap alexsandra dengan semangat
" pokoknya nanti malam kita bicara baik baik ke orang tau kita supaya dapat izin.. ok " lanjut ucap alexsandra
mendengar ucapan alexsandra yang seperti itu, susi tersenyum dan merasa jauh lebih baik dan jadi semangat untuk meminta izin ke orang tuanya
tak lama dari itu mobil supirnya jemput alexsandra udah keliatan menuju ke arah mereka.
" dar... itu supir jemutna lo " ucap indri yang melihat mobil yang berjarak sekitar dua puluh meter
" iya. gue duluan ya.. jangan lupa, besok kita bicarakan ini lagi ? ucap alexsandra sambil nunggu mobil yang di bawa pak andar mendekat
" iya dar.. " ucap serentak teman temannya itu
sampai lah pak andar di hadapan alexsandra dan teman temannya. alexsandra pun masuk mobil, tak luap alexsandra mengajak teman temannya untuk naik ke mobil nya untuk pulang bareng walaupun meraka pasti menolaknya karna beda arah.
" kita pulang bareng yuk " ucap alexsandra yang sambil duduk di mobilnya yang masih terbuka pintu mobilnya
" udah lah dar.. lo tau kan, kita pasti nolak karna kita beda arah " ucap novi dengan santai
" iya dar.. lo duluan aja. besok kalau kita jadi nginep kan, kita jadi bisa pulang bareng " ucap indri
" ya udah gue duluan ya.. daahh " ucap alexsandra sambil menutup pintu mobilnya dan kemudian pergi
setelah exsandra pergi, teman temannya pun ikutan pergi jalan kaki yang sekitar dua puluh lima meter ke tempat terminal bus. atau kadang merak pulang pake gojek atau greb, atau juga di jemput sama orang tuanya masing masing. tapi karna berhubung rumahnya mereka tidak jauh, mereka pun kadang pulang pake greb supaya tetep bisa pulang bareng.
.....
jgn lpa mampir d karyaku jg