NovelToon NovelToon
POCONG FAMILY

POCONG FAMILY

Status: sedang berlangsung
Genre:Komedi / Fantasi / Horor
Popularitas:77k
Nilai: 5
Nama Author: Jo doang

cerita ini hanya lucu lucuan saja. jangan pernah pakai logika untuk membaca cerita ini.

kisah Pocong yang jadi pakboy di dunia hantu. berjuang demi istri istrinya, yaitu Kuntilanak dan beberapa hantu cantik dari teror manusia

Rumah Kosong menjadi tempat hunian mereka. Namun semenjak kedatangan Bodong Family. Pocong Family mulai tidak tenang. Keributan mulai terjadi antara Pocong Family dan Bodong Family.

akan kah mereka bisa damai.

Baca Kisahnya...

WARNING...!

JANGAN GUNAKAN LOGIKA UNTUK MEMBACA CERITA INI. AGAR TIDAK MENIMBULKAN PRO DAN KONTRA DI JIWA KALIAN.

SELALU TERSENYUM DAN TERTAWA.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jo doang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB-8

Hantu Dangdut dan Rocker sampai di rumah dan langsung memberikan bungkusan yang berisi makanan Tuyul. Kuntilanak menerimanya, kemudian membuka bungkusan tersebut, dia celupkan dua jarinya kedalam bungkusan dan mulai menyuapi Tuyul.

"kami istirahat dulu ya!" Hantu Dangdut pamit kepada Kuntilanak.

Namun Kuntilanak menghentikan langkah hantu Dangdut.

"Eh... Tunggu ! Pocong kemana..? Kok.. Nggak bareng ama kalian.?" Tanya Kuntilanak kepada mereka.

"Bentar lagi bakalan datang kok Bu..!"

Hantu Dangdut yang menjawab.

Kata orang. Jika seseorang yang dibicarakan dan tiba tiba dia nongol, maka umurnya bakalan panjang, tapi kata kata orang tersebut tidak berlaku bagi Pocong. Walaupun barusan Kuntilanak menanyakannya dan hanya berselang sekian menit saja Pocong sudah muncul. Tetap saja kalau dia itu sudah meninggal, alias Ko'it.

"Kun, Ini makananmu.! Ampun dah.. Nyarinya susah kali !" Ujar Pocong sedikit mengeluh, agar dirinya dianggap Kuntilanak sebagai pria pekerja keras.

Pocongpun langsung melepehkan empat kuntum bunga ke atas meja ruang tamu. Kuntilanak mengambil bunga dari atas meja. Tapi, ketika melihat bunga itu lebih seksama. Kuntilanak merasa kesal.

Sayangnya, Kuntilanak adalah Hantu. Kalau tidak, wajahnya pasti sudah merah akibat emosi saat membuang bunga itu ke wajah Pocong.

"Apa  apaan kau Kun..!!??" Pocong sangat kesal.

Dia merasa Kuntilanak tidak menghargai jerih payahnya. Makanan yang susah payah ia dapatkan, di buang oleh kuntilanak begitu saja.

"Kau tau itu apa..!!??" Hardik Kuntilanak.

" Ya taulah... Bunga.!" Jawab Pocong tak kalah sewot. "Dasar wanita tidak berperasaan, susah susah aku nyari makan kau, malah di buang ke muka ku.!" Pocong semakin nyolot.

Melihat Kuntilanak bertengkar dengan Pocong. Hantu Dangdut dan Rocker pergi masuk ke kamar mereka dan mengajak Tuyul serta.

"Ayo dek...! Nggak baik anak kecil melihat pertengkaran orang tua..!" Ujar hantu Rocker sambil menggendong Tuyul.

"Woi... Hantu kamprettt....! Aku bukan orang tuanya..!" Emosi Pocong tambah terpancing akibat mendengar celotehan hantu Rocker

"Kenapa pula kamu membentak mereka. Kamu nggak suka dengan anakku si Tuyul... Hah?" Emosi Kuntilanak semakin tersulut, matanya melotot tajam menatap Pocong.

"Bukan gitu Kun.. Mereka ngeledek..?" Suara Pocong melemah, dia merasa seram melihat mata Kuntilanak yang melotot kearahnya.

"Sudah.. Nggak usah alihkan pembicaraan.. Sekarang masalah bunga. Kau tau itu bunga apa...?" Tanya Kuntilanak dengan nada yang sudah mulai rendah juga.

"Bunga Lah..!"

"Iya....! Tapi itu bunga plastik.. Mau kau racuni aku.?" Tanya Kuntilanak

Sontak Pocong kaget. Diapun memperhatikan lagi dengan seksama bunga tersebut. Ternyata benar apa yang dikatakan Kuntilanak, itu memang bunga plastik. Pocong langsung menyesali kebodohannya, raut wajah Pocong langsung berubah sedih dan menyesali sesuatu. Kenapa dia semasa hidup dulu tidak melanjutkan sekolah hingga SMA. padahal waktu orang tuanya masih hdup dulu, merea sangat cukup mampu untuk menyekolahkannya, kalau tidak. Dia tidak akan bodoh seperti ini sampai mati.

Walau wajah Pocong tidak jelas. Tapi, Kuntilanak dapat melihat kesedihan dan penyesalan Pocong dari hidungnya yang kembang kempes. Kuntilanakpun menghampiri Pocong dengan sebuah senyuman.

 

"Sudah lah Cong.. Nggak usah kau bersedih. Aku nggak apa-apa. Sampai besok aku masih bisa menahan lapar. Dan aku juga sudah memaafkanmu.!" Ujar Kuntilanak seraya menepuk pundak Pocong.

"Makasih ya Kun. Aku nggak ada maksud.!"

"Sudah....! Its Ok..!" Kuntilanak memeluk Pocong dengan penuh kasih sayang.

"Untuk menebus kesalahanku. bagaimana kalau aku mengajak kalian jalan jalan. Setuju nggak?" Kata Pocong dengan dengan kerlingan mata

"Emang mau ngajak jalan kemana..?" Tanya Kuntilanak dengan wajah ceria

"Sudahlah..! Ikut aja..!" Pocong berlagak penuh misteri

"Mereka boleh ikut juga, kan?"

"Boleh..!"

"Anak - anak..Kemari...!" Teriak Kuntilanak memanggil.

Tuyul dan kedua hantu wanita langsung nongol ketika mendengar suara teriakan Kuntilanak memanggil.

"Ada apa ya..!" Tanya hantu Dangdut.

"Siap siap. Kita mau di ajak jalan - jalan sama Pocong ke pantai.."

"Asiiiiiiiiikkkk....! Teriak mereka serentak.

"Eh...eh.. tunggu! Aku nggak bilang akan ajak kalian jalan jalan ke pantai.!" Pocong langsung protes.

"Terus. Kita mau kau ajak kemana?" Tanya Kuntilanak sewot.

"Ke... Ke... Atas atap rumah menikmati pemandangan.!" Suara pocong terbata bata dan sangat halus.

Namun semua penghuni rumah masih bisa mendengar ucapan pocong tersebut. Kuntilanak langsung menatap tajam kearah Pocong. Sedangkan Tuyul dan dua hantu cantik tersebut, langsung duduk lemas dilantai.

"Iya... Iya.. kita jadi pergi kepantai, Tapi jangan hari ini. Minggu depan aja, aku belum ada modal hari ini.!"

Semua mata melotot menatap Pocong. "Modal. Modal apaan, memangnnya ada hantu yang jualan di pantai.!" Kuntilanak semakin kesal dengan alasan Pocong.

®®®®®®®®®®®®®®®®®®®®

Hari ini keluarga kecil Pocong sedang jalan jalan di sebuah pantai. Mereka sengaja mencari lokasi yang jauh dari keramaian manusia, agar mereka tidak terganggu dan juga mengganggu. Sehingga bisa meminimalisir kesalahpahaman antara Hantu dan Manusia.

Tuyul terlihat sedang asik bermain pasir, dia membuat bangunan sebuah kastil kecil berlantai dua. Sedangkan dua hantu cantik, Dangdut dan Rocker. Mereka sedang berjemur dengan hanya memakai bikini.

lain halnya dengan Pocong dan kuntilanak mereka berdua berjalan tanpa bergandengan tangan menyusuri bibir pantai. Wajah mereka berdua terlihat sangat bahagia, seakan dunia ini hanya milik mereka berdua saja.

Ketika keluarga kecil Pocong lagi menikmati liburan di sebuah pantai. Dua orang pemuda datang kerumah yang di tempati Pocong. Kedua pemuda itu suruhan Agen penjual rumah untuk bersih bersih.

"Gila Lo Ndro... Emang nggak ada rumah selain ini yang musti kita bersihkan?" Tanya pemuda satunya.

"Ehh... Kas.. Kalau ada yang lumayan bersih.. Gue kagak ngajak lu.!" Ujar Mandrova.

"Gila Lo Ndro..!" Ujar Kasdi dan menepuk bahu Mandrova.

Kedua pria itu sangat takjub akan kekotoran rumah itu. Seumur hidup mereka belum pernah sekalipun merekah melihat hal seperti itu. Jaring laba - laba ada dimana - mana. Debu di dinding dan lantai sangat tebal, bahkan bau apek sangat tajam menusuk ke hidung, belum lagi ditambah kotoran tikus yang berserakan dimana - mana.

"Ndro.... ! Apa bisa kita selesai sampai pukul 9 malam..?"

"Ya haruslah Kas... Rencanya besok pagi yang beli rumah ini akan menempatinya..!" Jawab Mandrova menjelaskan.

"Tapi Ndro, rumah ini benar benar WAW joroknya.!"

"Udah, nggak usah banyak protes, kerjain aja terus. Cepat siap cepat pulang kita!" Ujar Mandrova kesal, karena dari tadi Kasdi hanya mengeluh saja.

Merekapun mulai melakukan pekerjaan. Dimulai dengan membersihkan sarang laba - laba, mengepel, DSB. Hingga akhirnya, selesai juga mereka membersihkan rumah tersebut sebelum pukul 9 malam dan juga sebelum Pocong serta keluarganya pulang.

"Akhirnya selesai juga ya Ndro!" Kasdi ngelap keringatnya dengan lengannya.

"Iya Kas!" Sahut Mandrova

Mereka kemudian mengumpulkan perkakas kerja meraka untuk di bawa pulang. Dan dengan senyum bahagia, mereka berdua meninggalkan rumah kosong tersebut.

1
Dede
andai ini november yang paling horor
lady daisy
lgi thorr....
lady daisy
kapan dong kuntilanak sama tuyul dijumpai oleh pocong...
White Snake
Bang Novelmu akan selalu aku kenang
Tyara Lantobelo Simal
Selamat jalan sob.. semoga amal ibadah mu di tempat Jannah....amin
Terakhir liat postingan engkau telah pergi 😭😭😭😭😭
Tyara Lantobelo Simal: Jo Doang
total 2 replies
Konglomerat Sejati
dipanggil papa pingsan si ocong🤣
Konglomerat Sejati
seru tor👻👻
Konglomerat Sejati
ngakak woi.🤣🤣
Senajudifa
kutukan cinta
mampir thor
Senajudifa
mw dipanggil gmnpun panggilannya tetap lucu...kutukan cinta hadir thor
Senajudifa
hai thor salken dr kutukan cinta y mampirlah jika betkenan
Santai Dyah
up dong thor
Santai Dyah
ayo up thor
Santai Dyah
lnjjut thor
Ahmad Chris Sevin
saran walaupun untuk lucuan tapi beri penjelasan kalau yg hantu/setan itu bukanlah Arwah melainkan dari Golongan Jin baik jin biasa atau Jin khorin.

yg biasa berperan menjadi hantu yg fenomenal seperti kunti pocong dllnya
🦊⃫⃟⃤Haryani_hiatGC𝕸y💞🎯™
weh.. pasti keliatan bokongnya
BANG Jo GANTENG🤭
ijin baca kak
Yen Lamour
Next bang 😊
Yen Lamour
Laku bgt sih 😂😂😂
Hai kak, aku mampir lg, msh dicicil bacanya, semangat terus ya kak💪
Salam dari silence 🤗
Yen Lamour
Ngakak sampe sakit perut🤣🤣🤣
Hai kak, aku mampir lagi nih kasih dukungan utk kakak. Masih di cicil dulu bacanya😊
Semangat terus ya💪salam dari silence🤗
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!