Keluarga Ashford membesarkan dua putri. Sayangnya, yang mereka sayangi adalah orang yang salah.
Selama dua tahun, Sera Ashford hidup seperti bayangan di rumahnya sendiri. Saat adik angkatnya, Yara, memakai barang bermerek dan menerima telur Star Beast tingkat Gold di hari ulang tahunnya, Sera hanya diberi 500 kredit sebulan dan tidur di gudang sempit seluas tujuh meter persegi.
Tiga kakaknya selalu memukul dulu, lalu tidak pernah bertanya. Ayahnya melihat semuanya, tetapi memilih diam. Ibunya, seorang kontraktor tingkat Raja yang mampu meratakan satu blok kota, bahkan tidak pernah sekali pun memeriksa rekaman keamanan yang bisa membuktikan bahwa semua tuduhan terhadap Sera adalah fitnah.
Jadi, ketika Yara kembali menjebaknya dan menyuruhnya merangkak, Sera tidak berlutut.
Dia menandatangani surat pemutusan hubungan keluarga, menerima satu pukulan terakhir di wajahnya, lalu pergi ke wilayah pinggiran Dustmere Colony yang tidak mengenal hukum. Di dagunya masih ada darah, dan di kepalanya terdengar suara asing yang belum pernah ia dengar sebelumnya.
Supreme Star Beast System aktif.
Sekarang Sera membuka Star Beast Station di tengah tempat rongsokan. Dia menyembuhkan Star Beast yang gagal diselamatkan klinik papan atas, mengevolusi makhluk yang seharusnya mustahil berevolusi, dan memasang harga yang bahkan membuat para penguasa perang terdiam.
Pelanggan pertamanya? Pewaris keluarga terkaya di koloni itu. Pria dingin yang tidak pernah tersenyum pada siapa pun, tetapi selalu menemukan alasan untuk kembali.
Sementara itu, kakak-kakak Sera mulai menonton rekaman lama. Ibunya mulai gelisah.
Dan Sera? Dia baru saja memulai.
Kisah fantasi progresi sci-fi tentang penjinakan Star Beast, tokoh utama wanita yang tajam dan tidak mudah ditindas, romansa slow burn dengan pewaris dingin, serta sebuah keluarga yang terlambat menyadari siapa yang sudah mereka buang.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Galaxy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 7
Bab 007 - Diamond Wyrm
Lena Blackwell datang jam sembilan pagi dengan dua gelas kopi, satu kotak kue, dan seekor Earth Bear sebesar mobil kecil.
Pintu station baru kubuka setengah ketika dia sudah berteriak dari luar.
"Sera! Aku membawa sarapan dan uang!"
"Kalau uangnya banyak, masuk."
Lena tertawa dan melempar satu gelas kopi ke arahku.
Aku menangkapnya dengan dua tangan. Hampir tumpah.
Di belakangnya, Earth Bear berjalan masuk dengan langkah berat. Setiap telapak kakinya menyentuh lantai, Healing Pod ikut bergetar sedikit. Beruang itu melihat sekeliling, menguap, lalu duduk di tengah ruangan seperti karpet besar yang bernapas.
"Namanya Grumble," kata Lena.
"Cocok."
Grumble menatapku.
Aku mengaktifkan Star Eye.
[Target: Earth Bear]
[Tier: Silver]
[Status: Sehat]
[Hidden Trait: Tectonic Core - dormant]
[Evolution Potential: Gold-tier achievable]
Aku melihat data itu sekali lagi.
Silver-tier dengan hidden trait. Kalau berhasil, hasil evolusinya tidak akan kecil.
Lena meletakkan kotak kue di meja. "Aku mau paket lengkap. Evolusi, skill unlock, apa pun yang bisa kau lakukan. Buat Grumble lebih kuat."
"Paket lengkap mahal."
"Berapa?"
Aku menghitung kebutuhan energi pod, bahan pendukung, waktu pemakaian, dan risiko aktivasi hidden trait.
"Satu juta credits."
Lena langsung membuka terminal.
[DING!!!]
[Pembayaran diterima: 1,000,000 credits.]
Aku menatap notifikasi itu.
Lena menepuk punggung Grumble. "Masuk ke tabung cantik itu, sayang. Ibu sudah bayar mahal."
Grumble tidak bergerak.
Lena mendorong pantat beruang itu dengan kedua tangan.
Beruang itu tetap tidak bergerak.
"Grumble."
Grumble menguap.
"Grumble, jangan mempermalukan ibu di depan teman baru."
"Kami bukan teman baru."
"Sudah. Aku membawa kue."
Aku mengambil nutrient gel premium dari rak dan membuka tutupnya.
Hidung Grumble langsung bergerak.
Aku berjalan ke arah Evolution Pod sambil memegang gel itu.
Grumble berdiri dan mengikuti.
Lena menatapku dengan kagum. "Kau jenius."
"Dia lapar."
Grumble masuk ke Evolution Pod tanpa drama lagi. Begitu tubuhnya masuk, pod menyesuaikan ukuran ruang bagian dalam. Dinding kaca melebar. Sistem memang tidak masuk akal, tapi aku sudah berhenti terkejut.
Pintu pod tertutup.
[DING!!!]
[Target: Earth Bear]
[Evolution Support dimulai.]
[Hidden Trait detected: Tectonic Core.]
[Trait Activation membutuhkan waktu estimasi: 3-4 jam.]
Lena langsung duduk di meja depan.
"Bagus. Kita punya waktu bicara."
"Aku punya pekerjaan."
"Aku bisa bicara sambil kau bekerja."
Dan dia benar-benar bicara.
Satu jam pertama, aku mengetahui bahwa Lucian pernah takut pada serangga ketika kecil, meski sekarang dia tidak akan mengaku. Jam kedua, aku mengetahui sepupu Blackwell lain diam-diam berkencan dengan anggota Colonial Guard. Jam berikutnya, Lena menceritakan bagaimana dia pernah mencoba menaiki Storm Falcon dan berakhir di ruang medis selama tiga hari.
Aku tidak banyak menjawab.
Kadang hanya "hm".
Kadang "lalu?"
Itu sudah cukup untuk membuat Lena terus bicara.
Di tengah semua itu, aku memeriksa output Evolution Pod.
Angkanya membuat tanganku berhenti di atas panel.
Efisiensi energi pod mencapai beberapa kali lipat alat evolusi biasa. Rasio konversi, stabilitas trait, kecepatan restrukturisasi jaringan, semuanya terlalu tinggi.
Aku menutup panel sebelum Lena melihat.
"Ada masalah?" tanya Lena.
"Tidak. Kalibrasi stabil."
"Wajahmu seperti baru melihat tagihan pesta."
"Lebih mahal dari itu."
Lena tidak bertanya lagi karena Grumble di dalam pod tiba-tiba bergerak.
Aku menurunkan output pod sedikit, lalu memasukkan nutrient gel kedua ke saluran energi. Sistem langsung mengubah gel itu menjadi cairan cokelat keemasan yang menyebar di bawah kaki Grumble.
[Nutrient support aktif.]
[Tectonic Core merespons unsur mineral.]
Grumble menggeram lebih rendah.
Lena menempelkan kedua telapak tangannya ke kaca pod.
"Dia baik-baik saja?"
"Trait-nya sedang dipaksa bangun. Tidak nyaman, tapi bukan cedera."
"Kalau sakit, hentikan."
Aku menoleh padanya.
Lena yang sejak pagi bicara tanpa henti akhirnya tidak bercanda.
"Kalau dia gagal naik tier tapi tetap sehat, aku terima. Jangan paksa dia rusak hanya karena aku bayar."
Aku mengubah beberapa angka di panel.
"Aku tahu."
Itu membuatku lebih mudah menerima uangnya.
Setidaknya Lena tidak melihat Star Beast sebagai alat pamer semata. Dia berisik, boros, dan suka duduk di meja orang, tapi dia peduli pada Grumble.
Hologram arena muncul di atas tabung. Earth Bear berdiri di tengah tanah berbatu. Lawannya bukan Star Beast sungguhan, hanya simulasi energi. Tapi setiap serangan yang diterima Grumble memaksa tubuhnya bereaksi.
Pertama, Rock Wolf menyerang dari samping.
Grumble menahan dengan bahu, lalu menghantam tanah.
Retakan virtual menyebar.
Kedua, Sand Lizard mencoba menggigit kaki belakangnya.
Grumble berputar lambat, tapi cakarnya tepat mengenai kepala lawan.
Ketiga, Stone Rhino muncul.
Lena langsung berdiri. "Itu terlalu besar."
"Simulasi menekan hidden trait. Kalau lawannya lemah, trait tidak bangun."
Stone Rhino menabrak Grumble.
Tubuh Earth Bear terdorong mundur. Di dalam pod, tubuh aslinya menggeram. Garis cokelat tua muncul di bawah bulunya, seperti tanah retak setelah panas panjang.
[Trait Activation: 45%]
Lena menggenggam meja. "Ayo, Grumble."
Stone Rhino menyerang lagi.
Kali ini Grumble tidak menghindar.
Ia berdiri dengan dua kaki belakang, mengangkat kedua cakar, lalu menghantam tanah virtual.
Boom!
Gelombang kejut menyebar.
Stone Rhino terlempar.
[Trait Activation: 100%]
[Skill baru terbentuk.]
Lampu pod berubah dari amber menjadi emas.
Lena menutup mulut dengan kedua tangan.
Lantai station ikut bergetar.
Rak makanan di dinding berdenting. Kotak kue di meja bergeser sedikit. Fire Squirrel yang sedang duduk di pojok langsung memeluk ekornya sendiri dan memandang Evolution Pod dengan mata lebar.
Aku menahan panel agar output tidak melewati batas.
[Evolution pressure: 92%]
[Hostile mutation risk: rendah]
[Trait stability: stabil]
"Sedikit lagi," gumamku.
Lena tidak bicara. Dia hanya menatap Grumble.
Untuk pertama kali sejak datang, station benar-benar tidak berisik karena mulutnya.
Pintu pod terbuka.
Uap panas keluar dari celah kaca. Dari dalam, Grumble melangkah keluar.
Tubuhnya lebih besar. Bulu cokelatnya berubah menjadi cokelat tua dengan garis perunggu. Cakarnya lebih panjang. Saat ia menginjak lantai, lantai station mengeluarkan bunyi kecil karena tekanan beratnya.
[DING!!!]
[Evolution complete.]
[Earth Bear naik dari Silver-tier ke Gold-tier.]
[Hidden Trait aktif: Tectonic Core.]
[Skill baru: Seismic Slam, Stone Aegis, Earthen Renewal.]
Tiga skill.
Lena menjerit.
Suara jeritannya membuat Fire Squirrel milik Lucian yang sedang tertinggal di pojok karena layanan follow-up langsung melompat ke rak.
"Gold-tier! Grumble, kau Gold-tier!"
Lena memeluk kepala Grumble dan mencium hidungnya. Grumble menerima semua itu dengan wajah sabar.
Setelah itu Lena berbalik kepadaku.
"Kau luar biasa!"
Dia memelukku sebelum aku sempat mundur.
Tubuhku kaku.
Lena tidak meremas terlalu lama. Dia melepas cepat, mungkin sadar aku tidak terbiasa.
"Maaf. Aku terlalu senang."
"Tidak apa-apa."
"Aku akan memberi tahu semua orang."
"Beri tahu juga tarifnya."
"Tentu. Aku akan bilang mahal, tapi hasilnya membuat orang ingin menangis."
"Itu iklan yang bagus."
Lena pergi menjelang senja. Grumble yang sekarang Gold-tier berjalan di belakangnya dengan langkah lebih berat, tapi juga lebih percaya diri.
Sebelum keluar, Grumble berhenti di depan meja dan menatap nutrient gel yang kupakai untuk memancingnya tadi.
"Tidak gratis," kataku.
Lena langsung membayar tiga paket.
Grumble membawa satu paket di mulutnya, puas seperti anak kecil mendapat hadiah.
"Besok aku mungkin datang lagi," kata Lena.
"Untuk apa?"
"Mungkin cuma untuk mengganggumu."
"Bayar biaya gangguan."
"Bisa masuk invoice?"
"Bisa."
Lena tertawa sampai keluar pintu.
Aku menutup pintu station dan melihat panel pendapatan.
[Total station revenue: 4,200,000 credits.]
[Milestone reached: 1,000,000 credits dari layanan evolusi.]
[System Shop: unlocked.]
Ikon baru muncul di sudut pandanganku.
Shop.
Aku ingin membukanya.
Tapi telur Gold-tier lebih penting.
Malam turun di Dustmere. Aku mengunci station, meredupkan lampu, lalu duduk di depan ruang inkubasi.
Telur itu sudah berubah.
Retakan merah muncul di permukaannya. Cahaya dari dalam bergerak seperti api.
[DING!!!]
[Gold-tier Star Beast Egg siap menetas.]
"Mulai."
Retakan pertama membesar.
Krak.
Krak.
Cangkang pecah.
Seekor Fire Python kecil keluar dari dalam telur. Tubuhnya merah gelap, sisiknya basah oleh cairan inkubasi, matanya emas. Ia mengangkat kepala dan langsung menatapku.
Ia tidak menangis atau mengeluarkan suara keras.
Ia hanya melihatku.
Ada sisa cangkang menempel di kepalanya. Aku mengambil kain steril dan membersihkannya pelan. Fire Python itu tidak menggigit. Lidah kecilnya keluar, menyentuh jariku, lalu masuk lagi.
"Kau lebih sopan daripada kebanyakan orang yang datang ke tokoku."
Aku mengulurkan tangan.
Fire Python itu merayap ke pergelangan tanganku dan melilit di sana seperti gelang hidup. Tubuhnya panas, tapi tidak membakar.
[Gold-tier Fire Python berhasil menetas.]
[Menunggu kontrak.]
Aku mengambil Quality Upgrade Pill dari ruang sistem.
Pil itu kecil, bulat, dan memantulkan cahaya seperti kristal.
"Ini hadiah pertamaku dari sistem," kataku pada Fire Python. "Kalau rasanya buruk, salahkan sistem."
Fire Python membuka mulut.
Aku memasukkan pil itu.
Ia menelan.
Ruangan langsung dipenuhi cahaya.
Panas menyebar dari tubuh kecil di pergelangan tanganku. Aku menutup mata, tapi cahaya tetap terasa di balik kelopak.
Tubuh Fire Python membesar.
Lilitan di tanganku terlepas karena ukurannya berubah. Sisik merahnya menjadi ungu gelap dengan garis emas. Kepalanya berubah lebih tajam. Di ujung ekornya muncul api kecil, ungu di tepi dan putih di tengah.
Aku mundur setengah langkah karena panasnya naik cepat.
Panel suhu di dinding berubah merah.
[Internal temperature meningkat.]
[Station Protection menstabilkan lingkungan.]
Udara yang tadinya hampir membuat kulitku perih segera turun kembali. Dinding station menyerap panas berlebih, lalu membuangnya lewat saluran energi yang tidak terlihat.
Kalau proses ini terjadi di bangunan biasa, mungkin setengah toko sudah terbakar.
Ember membuka mulut kecilnya.
Api keluar sebentar, hanya sepanjang telapak tangan, tapi warna apinya membuatku langsung paham bahwa ini bukan api biasa. Bagian tengahnya putih, pinggirnya ungu gelap, dan lantai di bawahnya meninggalkan bekas hitam tipis meski hanya terkena sekejap.
Ketika cahaya padam, seekor wyrm sepanjang lebih dari satu meter berbaring di depanku.
[DING!!!]
[Quality Upgrade Pill digunakan.]
[Tier jump: Gold-tier -> Diamond-tier.]
[Species evolution: Fire Python -> Fire Wyrm.]
[Skill baru: Abyssal Flare, Molten Veil, Wyrm's Dominion.]
Aku membaca panel itu dua kali.
Diamond-tier.
Star Beast yang baru menetas langsung menjadi Diamond-tier.
Di Dustmere, Silver-tier sudah bisa membuat orang menoleh. Gold-tier bisa membuat keluarga kecil naik status. Diamond-tier hampir tidak pernah muncul di tangan kontraktor muda.
Dan sekarang makhluk itu menaruh kepalanya di pangkuanku.
Aku menyentuh sisiknya.
"Namamu Ember."
Fire Wyrm itu membuka mata emasnya.
Ia mengangkat kepala dan menyentuh punggung tanganku.
Panasnya stabil.
Tidak membakar.
Seolah ia tahu mana yang boleh dilukai dan mana yang tidak.
[Contractor bond initiated.]
[Fire Wyrm "Ember" - Diamond-tier.]
[Contract slot: 1/1.]
Rasa hangat mengalir dari telapak tanganku ke dada. Aku bisa merasakan kesadaran kecil di sisi lain kontrak. Bukan kata-kata. Hanya lapar, lelah, percaya, dan rasa ingin dekat.
Ember melingkar di pangkuanku.
Api di ekornya mengecil sampai menjadi cahaya lembut.
Aku membuka System Shop.
Daftar barang muncul memenuhi pandangan. Makanan Star Beast, obat dasar, material evolusi, catalyst, manual skill, bahkan perluasan ruang station.
Aku membuka kategori makanan tipe api.
[Blaze Seed Feed - meningkatkan pertumbuhan Star Beast tipe api.]
[Molten Scale Powder - memperkuat sisik tipe reptil/api.]
[Low-grade Fire Crystal - bahan latihan skill api.]
Harga-harganya membuatku ingin menutup panel lagi.
Tapi sekarang aku punya Ember.
Diamond-tier Fire Wyrm tidak bisa diberi makanan murah lalu disuruh tumbuh sendiri. Kalau aku ingin dia menjadi kartu rahasia, aku juga harus mengurusnya seperti kartu rahasia.
Di bagian bawah ada satu baris baru.
[Saat total revenue mencapai 5,000,000 credits, advanced functions akan terbuka.]
Aku melihat angka pendapatanku.
4,200,000.
Kurang 800,000.
Aku menatap Ember yang sudah mulai tidur di pangkuanku.
"Kita harus bekerja lebih keras."
Ember menggerakkan ekor kecilnya dalam tidur.
Di luar station, distrik pinggiran gelap.
Tiga blok dari sana, tiga orang berdiri di balik rangka bangunan tua.
Mereka tidak bersuara.
Salah satu dari mereka mengangkat alat pemindai jarak jauh ke arah Star Beast Station. Di layar alat itu, gelombang panas besar baru saja tercatat.
"Ada energi tingkat tinggi," ucap salah satu dari mereka.
"Laporkan."
Mereka pergi sebelum lampu patroli lewat.
Jejak sepatu mereka tertinggal di debu, lalu hilang tertiup angin malam.