Setelah menerima donor mata dari kakak nya, Kanaya terpaksa harus menikah dengan laki-laki yang seharusnya menjadi kakak ipar nya sendiri, karena sang kakak meningal akibat kecelakaan yang di sebabkan oleh nya.
Kanaya adalah seorang gadis buta yang berusia dua puluh dua tahun, sejak kecil dia hanya tinggal dengan ibu dan kakak nya, "Aurel" sementara ayah nya sudah meninggal sejak Kanaya masih kecil.
Aurel yang seminggu lagi hendak melangsungkan pernikahan malah meningal karena menyelamatkan Kanaya adik nya yang hampir tertabrak mobil saat hendak menyebrang jalan.
Samuel yang kecewa terpaksa menikahi Kanaya atas permintaan terakhir Aurel, meskipun dia cukup membenci Kanaya karena Kanaya adalah penyebab meningal nya Aurel.
Bagaimana kisah Kanaya dan Samuel yang menikah karena unsur keterpaksaan? Bagaimana perlakuan Samuel kepada Kanaya wanita yang sangat dia benci ini? Ayo baca kisah mereka di sini bersama author Nadia.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
07
Sementara itu di sisi lain
"Dengan hadirnya anak ini, kita bisa merebut separuh harta kekayaan papa mu, dan mama yakin kau lah yang akan mendapatkan banyak harta dari pada Samuel sialan itu," ucap seorang wanita cantik yang usianya sekitaran tiga puluh tahun,jauh lebih muda dari mama Zena.
"Iya ma, tapi sayang nya anakku perempuan, jika laki-laki, papa pasti lebih bahagia dari ini," ucap seorang laki-laki muda.
Dua orang ini adalah mama tiri nya Samuel dan juga adik tirinya Samuel, Morgan dan juga Ruby.
Ruby adalah istri muda papa Liam papa nya Samuel, saat Samuel berusia Lima tahun, papa Liam menikah lagi dengan wanita bernama Ruby yang notabene nya adalah pembantu mama Zena.
Malam itu tidak di duga papa Liam yang mabuk malah masuk ke kamar nya Ruby dan terjadilah sesuatu yang tidak di inginkan sehingga Ruby hamil dan melahirkan Morgan, mau tidak mau papa Liam pun Menikahi Ruby karena bentuk tanggung jawab dan tidak ingin Ruby menyebarkan berita tidak baik sehingga membuat nama baik papa Liam tercemar.
Karena bagi papa Liam, nama baik itu adalah yang paling utama apalagi untuk orang penting seperti dirinya.
Namun Ruby ini ternyata memiliki niat jahat untuk mengambil semua harta milik papa Liam, padahal mama Zena sudah cukup baik menerima nya sebagai madu, licik tetap lah licik ya, seperti belut listrik.
"Kau tenang saja, bukan kah kau bisa membuat Mala hamil lagi? Siapa tau dia bisa memberikan cucu laki-laki kan?" ucap Ruby dengan santai nya.
"Mama benar," jawab Morgan yang sama gilanya dengan sang mama.
Yah buah jatuh tidak jauh dari pohonnya.
Mala yang mendengar itu sontak berjalan menghampiri mama mertua dan suaminya.
"Apa-apaan ini ma? Mas Morgan, aku ini baru saja melahirkan, kalian sudah berencana untuk membuat aku hamil lagi? Tidak aku tidak mau, anakku masih kecil seperti ini jangan coba-coba kalian berfikir hal yang tidak masuk akal," ucap Mala marah.
Ya, Mala adalah istri nya Morgan, Mala terpaksa menikah dengan Morgan karena ayah nya sedang sakit dan mendapat kan biaya rumah sakit dari Morgan.
Meskipun dirinya menderita, Mala sama sekali tidak memedulikan hal itu karena semua yang dia lakukan demi sang ayah.
Morgan dan Ruby pun menatap Mala dengan tatapan kesal, karena Mala sudah berani menguping pembicaraan mereka berdua.
"Bernai-beraninya kau menguping pembicaraan kami! Siapa kau ini? Kau aku nikah kan dengan Morgan hanya untuk di jadikan budak penghasil anak untuk nya! Jadi jangan banyak bicara, tutup mulut mu itu, anggap saja kau tidak mendengar apapun!" ucap Ruby sambil menarik rambut Mala dengan kuat.
Mala hanya bisa menangis dan meringis kesakitan mendapatkan perlakuan kejam dari suami ataupun mama mertua nya itu.
"sakit ma! Lepaskan, aku ini baru melahirkan beberapa hari, tolong jangan siksa aku," ucap Mala sambil berusaha melepaskan tangan Ruby dari rambut nya.
Mama Ruby pun melepaskan cengkraman itu dan kemudian berjalan pergi dari kamar Mala.
"Mas! Mengapa kau diam saja melihat mama mu menyakiti aku? Suami macam apa kau ini? Apa kau tidak punya hati sedikit pun?" tanya Mala dengan berlinang air mata.
"Perkataan mama benar," jawab Morgan singkat dan kemudian ikut melanggar pergi dari kamar tersebut.
Tak habis fikir, Morgan dan mama Ruby sama-sama manusia yang tidak punya hati nurani, mereka benar-benar hanya memanfaatkan Mala untuk kepentingan mereka saja,dan memperlakukan Mala sebagai alat untuk menghasilkan keturunan.
Mala menangis sejadi-jadinya sambil menatap anak perempuan nya yang masih tertidur pulas dengan wajah cantik yang amat sangat polos.
"Jika bukan karena dirimu nak, ibu sudah lama bunuh diri," ucap Mala yang penuh tekanan batin.
Sementara itu di sisi lain
Samuel terbangun dari tidurnya dan melihat jam yang melingkar di pergelangan tangan kirinya.
"Astaga, sudah sangat gelap," ucap nya sambil membuka gorden dan melihat luar rumah yang ternyata benar-benar sudah gelap.
Samuel yang ingat bahwa malam ini ada jadual pergi ke konser Reyhan pun sontak kaget, dia berfikir dia pasti akan terlambat jika tidak buru-buru untuk bersiap dari sekarang, ia pun kemudian bergegas masuk ke dalam kamar mandi untuk segera membersihkan tubuh.
Sementara itu ...
Tok ... Tok ... Tok ...
Suara ketukan di luar pintu kamar Naya terdengar jelas dan sedikit kuat.
Naya yang baru saja selesai mandi dan sudah mengunakan piama pun bergegas menghampiri pintu dan kemudian membuka nya.
Terlihat seorang laki-laki tampan yang berdiri di depan pintu kamar sambil membawa beberapa paper bag di tangan nya.
"Maaf, siapa ya?" tanya Naya menatap laki-laki tersebut sambil mengerutkan keningnya.
"Sebelum nya perkenalkan, saya adalah Azka, asisten nya tuan muda Samuel, dan ini ada sesuatu untuk nona dari tuan muda, ia menyuruh nona untuk siap-siap karena akan menghadiri acara konser pertama tuan Reyhan sepupu nya tuan muda," jelas Azka secara rinci.
Azka juga bicara dengan hati-hati dan terlihat sangat sopan kepada Naya.
"Apa? Ini benar? Aku tidak sedang bermimpi kan? Konser nya Reyhan benar-benar di adakan di kota ini? Kau tidak membohongi aku kan?" tanya Naya terlihat sangat bahagia mendengar ucapan Azka barusan.
"Ini nyata nona, bukan mimpi," jawab Azka lagi.
"Astaga, aku benar-benar tidak menyangka bisa melihat idola ku," ucap Naya sejenak melupakan kesedihannya dia kini terlihat seolah tidak punya sedikit pun beban hidup karena terlalu bahagia.
"Nona, sebaik nya nona siap-siap sekarang karena seperti nya tuan muda sudah siap dan dia tidak suka menunggu," ucap Azka sambil menggaruk-garuk kepalanya yang sama sekali tidak gatal dia hanya sangat cangung dengan Naya yang terlihat seperti anak kecil yang mengemaskan.
"Baik lah, aku masuk dan siap-siap, terima kasih," ucap Naya yang kemudian masuk ke dalam kamar dengan membawa beberapa paper bag yang di berikan oleh Azka.
Beberapa puluh menit pun berlalu.
"Apa kau sudah melakukan apa yang aku perintahkan?" tanya Samuel kepada sang asisten.
"Tentu saja tuan muda, sekarang nona muda sedang mengganti pakaian nya." jawab Azka.
Samuel tak lagi menjawab, dia hanya melihat jam dengan wajah datar nya yang menakutkan.
"Maaf, sudah membuat kalian menunggu lama, aku sudah siap." Naya berjalan menghampiri Samuel dan berdiri tepat di depan Samuel yang saat itu sedang duduk di sofa ruang tamu.
Samuel memasukan ponsel yang dia mainkan sedari tadi ke dalam saku jas nya,dan kemudian mendongak menatap Naya.
_"Apa dia orang yang sama? Mengapa terlihat sangat berbeda seperti sinderela yang sudah berubah setelah menikah dengan pangeran," batin Azka melongo menatap Naya yang saat ini terlihat sangat cantik dengan setelan celana jins dan juga baju yang imut serta sepatu putih, outfit kali ini sangat cocok untuk nonton konser seperti penggemar berat idola pada umumnya._
Samuel yang menatap nya seakan tak bisa berkedip, baru kali ini ia melihat Naya mengunakan pakaian bagus terlihat cocok lebihnya dia begitu mengemaskan, bagaimana tidak gadis mungil berusia dua puluh tahun itu mestinya memang lah mengemaskan.
****
benci nya loe sama Bina ya ada lah kata kata bijak bisa buat panutan jangan sableng tiap kata mengandung racun dunia haduuuhhh jadi bini loe rugi bandar Coyyyu suweerrr,,,salam waras muel,,
💪💪✌️
ga sekalian peluk nay si Aska 🤭
lama lagi pasti bisikin Naya pokonya kepedean loe ,,muel
ingat muel untuk menggeser kedudukan molen loe harus punya Anak dari wanita itu loe tau Nayla itu gadis baik,,,cuma saja sejak kecil tidak di perlakukan baik oleh orang tua nya apa mungkin Naya Anak tertukar ketika melahirkan atau Anak Adopsi,,, kenapa perbedaan nya jauh banget,,,Anak pertama di Anak mas kan tetapi Allah lebih paham keliatan nya maka cepat di ambil. tinggal lah Anak yang selalu di sisihkan sekarang punya suami rada sableng semoga muel berubah jadi satria baja hitam 😂😂😄😄gemes abis,,