Akira tewas terbunuh karena ledakan bom yang di pasang di mobilnya, oleh musuh. Namun keajaiban terjadi, dia terbangun di tubuh wanita bernama Elvira, seorang istri yang tak di anggap oleh suaminya sendiri.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Whidie Arista, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 7 - Jawaban sarkas sang istri
Elvira meregangkan otot-ototnya yang kaku, menyalakan ponsel untuk melihat waktu. Jam menunjukkan pukul 19:30.
Zavian menaruh gelas kopi di hadapan Elvira.
Mengambil, namun tidak berterima kasih.
“Sejak kapan kau tahu tentang ilmu peretasan dan sistem keamanan jaringan komputer?”
Diam tak menjawab, Elvira justru bersandar dan menikmati kopinya, “Aku suka kopi manis. Lain kali tambahkan gulanya lebih banyak,” komentarnya lain.
“Jangan mengalihkan pembicaraan.”
Tersenyum miring, “dengan identitas apa kau bertanya, suami atau rekan bisnis?”
“Suami.”
“Kalau begitu aku tidak akan menjawab.”
“Apa maksudmu?” Zavian meradang.
“Karena sebagai suami Elvira, Zavian Arkatama tak pernah menganggapnya sebagai seorang Istri, jadi aku menolak menjawab setiap pertanyaan yang kau layangkan sebagai suamiku.” Jawab Elvira menohok.
Rahang Zavian mengeras. Wajahnya merah padam dengan tangan mengepal menahan geram.
Elvira bangkit, menyambar tas jinjingnya dari atas meja, “terimakasih untuk kopinya, rasanya lumayan. Tapi, sistem keamanannya masih lemah, kau harus memperkuatnya lagi. Kalau kau mau, aku bisa membuat sistem pertahanan yang lebih kuat, tapi harganya tidak murah,” senyum mematikan.
“Aku pulang dulu suamiku. Aku bawa mobil sendiri, kamu tidak perlu mengantarku,” menepuk bahu Zavian pelan, kemudian berlalu pergi.
Berdiri mematung, Zavian masih terkesima melihat Elvira yang sekarang. Tajam dan menohok setiap kata-kata yang keluar dari mulutnya seolah sang Istri telah berubah menjadi orang lain.
“Bima.”
“Ya Pak.”
“Selidik masa lalu Elvira. Dimana dia bersekolah, masa kecilnya hingga dia menikah denganku. Tak boleh ada yang terlewat satu pun, aku ingin tahu darimana dia mendapatkan kemampuan itu.”
“Baik Pak.”
“Bu Elvira benar-benar hebat. Jika tidak ada dia, data perusahaan pasti sudah di bobol, perusahaan akan rugi besar,” suara obrolan dari karyawannya, saat Zavian tak sengaja lewat.
“Bima,” panggilnya, masih tetap berjalan lurus.
“Ya Pak.”
“Hadiah apa yang biasanya wanita sukai?”
“Untuk Bu Elvira?”
“Hem. Aku belum sempat berterimakasih tadi.”
“Bapak ingin berterimakasih sebagai siapa, Presdir perusahaan atau Suami Bu Elvira.”
Berdecak pelan, “pertanyaanmu sama seperti dia.” Masuk kedalam mobil, lalu duduk.
“Memang apa bedanya hadiah sebagai suami dan hadiah sebagai Presdir?”
“Tentu beda Pak. Sebagai seorang Presdir hadiah dari Bapak bersifat formal hanya hadiah dari rekan bisnis. Tapi jika Bapak memberikan hadiah pada Bu Elvira sebagai seorang suami, harus ada cinta dan ketulusan di dalamnya.”
“Cinta dan ketulusan. Kau gila,” komentarnya pelan.
Bima melirik dari kaca spion, bibirnya tersenyum samar. Dia tahu hubungan Bos dan Istrinya itu seperti apa, namun dia juga menyadari diam-diam Zavian sudah menerima Elvira sebagai istri dalam hatinya. Lalu cinta pun tumbuh, walau dia terus menerus menolak dengan tameng sikap dinginnya.
“Kalau begitu belikan saja Bu Elvira bunga.”
Bunga. Zavian berpikir sejenak, “baiklah.”
Di rumah suasana terasa sepi seperti biasa. Hanya satu pelayan yang menyambutnya, jujur Zavian rindu tingkah manja Elvira yang dulu. Dia berdiri di depan kamar Elvira dengan buket bunga di tangan. Ingin mengetuk pintu, namun ragu.
‘Apa yang akan aku katakan padanya, berterimakasih atau minta maaf? Tidak, untuk apa aku minta maaf, aku tidak salah.’
Memberanikan diri mengetuk pintu dua kali.
“Pergilah, aku tidak lapar,” suara sahutan dari dalam.
“Ini aku.”
“Aku tidak peduli. Pergilah.”
Zavian menahan geram, “buka pintunya, aku punya sesuatu untukmu.”
“Taruh saja di depan pintu, nanti aku ambil. Kalau kau ingin memberiku uang bayaran transfer saja langsung ke rekening. Aku sedang sibuk.”
‘Dia begitu enggan membuka pintu jangan-jangan dia menyembunyikan Pria lain di kamarnya.’
“Vira! Buka pintunya sekarang atau aku dobrak!” suara telak dan keras.
“Menyebalkan.”
Terpaksa Elvira menghentikan aktivitasnya sejenak. Dia tengah mengawasi kamera cctv di depan gedung AKR Corp.
“Ada apa?”
Elvira membuka pintu kamarnya setengah. Dia tetap tak mengijinkan suaminya masuk ke area pribadinya.
Zavian mendorong pintu memaksa ingin masuk.
“Hentikan Zavian, kau tidak boleh masuk. Katakan saja apa yang kau inginkan dari sana.”
Elvira berusaha menahan pintu agar Zavian tidak berhasil masuk.
“Aku suamimu Vira, kau tidak bisa melarang ku masuk ke kamarmu.”
Bugh...
Pintu pun berhasil terbuka lebar. Tenaga Zavian tak mampu Elvira tahan, hingga ia terdorong kebelakang.
ikutan tegang
😍😍💪💪🙏🙏
😍😍😍😍💪💪💪💪🙏🙏🙏
apa selama ini akira jga memanipulasi dana amal?
😍😍😍😍💪💪💪💪
🤣🤣🤣🤣🙏🙏😍😍💪💪
gk nyangka kalo hub akira dan calvin seperti itu awqlnya..
gk krtebak.
🙏🙏🙏😍😍😍😍😍💪💪💪
akankah mereka saling jatuh hati saat caviar tau kalo ebelyn adalah dori nya alias akira.?
🤣🤣😍🙏🙏💪💪
😍🙏🙏💪💪
penuh misteri..
seruu..
😍🙏🙏💪💪💪
🤣🤣💪🙏😍😍
jadi dia masih ngitilin elvira..
jadi tau saat elvira brkanja senjata ...
🤣🤣💪🙏😍
🤣💪🙏😍😍😍😍
rencana raisa kalah telak sama elvira
daripada raisa..
🤭😄😄💪💪🙏🤣🤣😍
tambah seru..
apa yg akan raisa lakukan...
bagaimna zavian menaggapi ..
apa yg akan akira lakukan..
🤣🤣😍😍🙏🤣🤣🤣😍😍😍
biar zelda kapok..
🤣😍😍🙏🙏💪💪
mulai..
🤣😍🙏🙏💪💪
jgn2 mantan tunangan Zavian...
😍😍😍😍🙏🙏💪