NovelToon NovelToon
LEONARA~Misi Menaklukkan Cowok Cuek!

LEONARA~Misi Menaklukkan Cowok Cuek!

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen School/College / Romansa / Obsesi
Popularitas:18k
Nilai: 5
Nama Author: HaluBerkarya

Aira Putri Manggala tidak tahu arti kata menyerah. Sudah 99 kali ia menyatakan cinta, dan 99 kali pula Leonel menolaknya tanpa ragu.
Cowok paling cuek di sekolah itu seperti tembok es. Sulit didekati, mustahil ditaklukkan.
Tapi Aira bukan tipe gadis yang mundur hanya karena ditolak.
Bagi Aira, cinta bukan soal harga diri. Ini soal perjuangan.
Seluruh sekolah mengenal obsesinya. Sebagian menertawakan, sebagian menunggu keajaiban.
Yang tidak pernah mereka tahu…

AIRA-LEONEL DI SINI!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon HaluBerkarya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7. perfect.

Bunyi alarm yang memekakkan telinga bergema dari atas nakas di samping tempat tidur. Aira, yang masih bergelung nyaman di bawah selimut tebalnya, terpaksa menggeliat bangun dengan rasa malas yang luar biasa. Sisa kantuk masih menyergap, membuat kepalanya terasa berat dan matanya enggan terbuka.

​Gadis itu sempat duduk termenung cukup lama, menatap kosong ke arah jendela, sebelum tiba-tiba ia terlonjak seolah baru saja tersengat listrik. Ingatannya kembali tajam.

​"Oh, Aira... tidak boleh malas-malasan begini! Kau punya pertemuan penting pagi ini!" ujarnya pada diri sendiri.

​Seketika, rasa kantuk itu lenyap tak bersisa, berganti dengan luapan semangat yang membara. Kakinya yang putih mulus menapak di atas ubin marmer yang dingin, lalu ia berlari kecil menuju kamar mandi.

Air dingin yang menyentuh kulitnya terasa seperti ribuan jarum es yang menyapa lembut sekaligus mengejutkan tubuhnya. Aira sedikit menggigil, namun gadis itu merasa tidak punya waktu luang hanya untuk sekadar mengeluh kedinginan. Rekor mandinya pecah, tidak sampai lima menit ia sudah keluar dari kamar mandi dengan wajah yang tampak jauh lebih segar, meski sesekali bibirnya masih bergetar menahan sisa dingin.

​"Saking buru-burunya, aku sampai lupa menyalakan air hangat," gumamnya, baru menyadari kebodohannya sendiri dengan nada setengah menyesal.

​Namun, penyesalan itu tidak berlangsung lama. Ia segera berganti pakaian seragam dengan gerakan lincah. Setelahnya memoleskan makeup tipis yang natural namun tetap menonjolkan kecantikannya, ia berdiri tegak di depan meja rias. Ia menatap pantulan dirinya, memastikan tidak ada satu pun helai rambut yang berantakan.

​"Perfect," ujarnya puas, sembari mengedipkan sebelah matanya ke arah cermin dengan penuh percaya diri.

​Setelah semuanya dirasa sempurna, Aira keluar dari kamar sembari menyampirkan tas sekolah di bahunya. Ia menuruni anak tangga dengan langkah yang sengaja dihentak-hentakkan, menciptakan bunyi berisik yang bermaksud mengumumkan kepada seluruh penghuni rumah bahwa sang primadona sudah bangun lebih awal hari ini.

.

.

.

​"Kan ku pelajari... tempat-tempat yang indah tuk pergi nanti... romansa sederhana kita... takkan pernah mati..."

​Suara Aira yang sama sekali jauh dari kata merdu itu menggema bebas, memantul di dinding-dinding rumah yang megah. Ia menyanyi dengan penuh penghayatan, seolah-olah sedang berada di atas panggung konser kelas dunia, bukan di tangga rumah sendiri.

​"Walau kitaa hanya... menikmati senja di sudut kota... berpegangan tangan berdua... sederhana dan berarti..."

​Lirik lagu romantis yang aslinya menyentuh hati itu mendadak jadi bencana karena nada yang dibawa Aira lari ke mana-mana tanpa arah. Ia terus asyik bersenandung sampai akhirnya sebuah teriakan protes meledak dari lantai bawah.

​"Berisik, Kak Airaaaa!!"

Langkah Aira terhenti mendadak. Di ujung tangga terbawah, dua bocah laki-laki berseragam putih biru sudah berdiri tegak dengan penampilan yang sangat rapi, bahkan lebih rapi daripada Aira yang mandi terburu-buru tadi.

​Aira mengerutkan kening, menatap mereka dengan tatapan tak percaya. Rencana untuk pamer paling rajin seketika buyar.

​"Kalian kok cepat bangunnya?" tanyanya lebih ke arah tak menyangka. Ternyata, usahanya untuk bangun pagi masih kalah telak oleh kecepatan si kembar, Gaffa dan Gallen, hari ini.

​Dua adiknya itu hanya menatap sang kakak dengan ekspresi datar yang kompak, seolah sudah terbiasa melihat tingkah ajaib Aira sejak matahari belum muncul sepenuhnya.

​"Kami kan biasanya bangun pagi, Kak," jawab Gaffa tenang. Ia memang lebih banyak bicara dibandingkan Gallen, kembarannya yang lebih suka memasang ekspresi datar—warisan genetik yang sangat kental dari ayah mereka.

​"Ah, elah," sahut Aira pendek sembari melengos. Ia berjalan menuju meja makan yang luas. Di sana, Oma Alisia sudah sibuk menyiapkan sarapan dengan penuh perhatian untuk suaminya.

​Aira tersenyum manis, lalu mengambil posisi duduk di samping pria paruh baya yang masih terlihat sangat tampan meski usianya tak lagi muda. Siapa lagi kalau bukan sang kepala keluarga besar.

******

​"Selamat pagi, Opa," sapanya dengan suara yang dibuat-buat semanis madu. Opa Xavier membalas sapaan itu dengan usapan lembut di rambut cucu kesayangannya.

​Oma Alisia menghentikan aktivitasnya sejenak, menatap Aira dengan pandangan menyelidik. "Aya, tumben banget kamu sepagi ini sudah bersiap?"

​"Aira piket hari ini, Oma," jawabnya santai tanpa beban, seolah-olah dia memang siswi teladan yang rajin menyapu kelas. Namun, detik berikutnya, modus aslinya keluar. "Oh ya, uang jajan Aira habis. Opa, bisa pinjam sejuta nggak?" bujuknya sembari memegang tangan pria tua itu dengan tatapan memelas.

Gaffa dan Gallen kompak membuang muka saat melihat jurus memelas kakaknya itu. Mereka sudah terlalu hafal dengan akting Aira di depan Opa Xavier.

​"Bohong, Opa. Masa uang jajan yang kemarin Opa kasih sudah habis? Beli apaan coba?" timpal Gaffa, tidak percaya begitu saja. "Mangga saja hasil nyolong. Terus semalam Kakak juga malak uang ke kita, minta ke Mommy juga. Uang sebanyak itu buat apa?"

​Aira melotot ke arah adiknya, berusaha membela diri dengan wajah serius. "Ih Gaffa, kamu tidak tahu kebutuhan anak SMA. Beda sama kalian!"

​"Alah, aku juga pernah SMA, Aira. Tidak sejuta setiap hari jajannya," sahut Mommy Alena yang baru saja datang ke meja makan, diikuti sang suami di belakangnya.

Aira mendengus kasar, lalu kembali fokus pada target utamanya. "Opa..." rengeknya pelan sembari mengguncang tangan pria itu, mencoba mencari pembelaan terakhir.

​"Iya, Sayang. Nanti Opa kasih. Sekarang makan dulu, ya," tutur Opa Xavier dengan nada yang sangat lembut.

​Wajah Aira seketika sumringah. Ia menoleh, menatap satu per satu adiknya dengan tatapan mengejek penuh kemenangan. Semua argumen Gaffa tadi menguap begitu saja di depan pria itu.

​"Opa kenapa pilih kasih begini, ya?" gumam Gaffa pelan, tak habis pikir melihat betapa mudahnya kakek mereka luluh.

​Aira tertawa lepas mendengar keluhan adiknya. "Ya... jangan begitu, nanti kalian tetap dapat bagian dari Kakak," ujarnya sembari mulai meraih piring, bersiap untuk sarapan. "Untuk Gallen sepuluh ribu. Untuk Gaffa dua ribu saja, karena kamu terlalu banyak omong!"

Sarapan pagi terasa begitu hangat di ruang makan yang panjang dan luas itu. Suara denting sendok dan piring yang beradu menjadi bagian dari irama percakapan mereka. Begitu selesai, Aira langsung menyodorkan tangannya di depan sang Opa. Ia tidak mau uang jajan pribadinya terpakai untuk membayar sang dukun nanti.

​Beberapa lembar uang berwarna merah kini sudah berpindah ke tangannya. Tidak hanya dia, kedua adik kembarnya pun ternyata ikut mendapat bagian, membuat suasana meja makan kembali tenang.

​"Makasih, Opa. Memang hanya Opa yang terbaik!" ujar Aira kegirangan sembari memeluk bahu pria tua itu.

​Setelahnya, ia berpamitan satu per satu kepada seluruh anggota keluarga. Dengan langkah riang dan hati yang berbunga-bunga, Aira segera keluar menuju mobilnya, siap meluncur menuju titik pertemuan di Jalan XX.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
its me
thor uda kukasih kopii..semangat ya thor updatenya tiap hari.. titip salam buat El jangan lama2 lupain aira ntar dia diambil orang loh wkwk
syiidaa
kapan up nya thorr,,, udah lama nih nunggu nyaaaa
its me
thor ini apa kabarnya uda brp hari ga dilanjut lanjut 😭😭
Ila Wati
thor Kpn up nya
klw bisa sampai tamat mau sampai 1rb bab akan tetap saya baca
semangat thor💪😍
≛⃝⃕|ℙ$꙳Äññå🌻✨༅༄: maunya sek gitu kak, tapi apalah daya, Othor lagi sedih sama novelnya gak ada perkembangan retensi
total 1 replies
Sapna Anah
kayanya seru nhi mamang karya karya athurma istebeslah pokonama
≛⃝⃕|ℙ$꙳Äññå🌻✨༅༄: Aaaa Makasih kak🫶
total 1 replies
Jessica Xie
adoh mak mengandung bombai
≛⃝⃕|ℙ$꙳Äññå🌻✨༅༄: gak pedes dong🤣
total 1 replies
its me
awas ya el kalau km pura2 luoa ingatan 😄
≛⃝⃕|ℙ$꙳Äññå🌻✨༅༄: Leonel: Mana ada, benaran lupa nih kak🤣
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
aaaa bisa yokkk bisa inget lgi kl nda bisa ku lempar pisoo nih😑/Cleaver//Cleaver/
≛⃝⃕|ℙ$꙳Äññå🌻✨༅༄: ih ngerinyaaaa🤣🤣😭
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
huhuhu kok sedih/Cry/
≛⃝⃕|ℙ$꙳Äññå🌻✨༅༄: Sebentar lagi kak😁
total 1 replies
its me
semangat thorr uda kukasih kopi..update tiap hari yaa
≛⃝⃕|ℙ$꙳Äññå🌻✨༅༄: Makasih kak🫶
total 1 replies
syiidaa
semangat thor, jangan lupa sering² upload😍💪
≛⃝⃕|ℙ$꙳Äññå🌻✨༅༄: Oke kak... tergantung mood nih🤣😭
total 1 replies
syiidaa
semangat thor,, ayoo lanjutin ceritanya, sampai leonel dan aira bersama💪😍
EVA OKTASARI
semangat thor ceritanya lg seru masa mau berenti.semangat 💪💪💪
its me
semangat thooorrr ayo lanjutin lagi tiap hari updatenya ditungguu
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
ini kenapa harus leonel lupa ingatan/Curse//Curse//Curse//Curse//Curse//Curse/
≛⃝⃕|ℙ$꙳Äññå🌻✨༅༄: Daripada mentong kak🤣😭
total 1 replies
syiidaa
lanjutt thorr
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
serem tapi mantappp thor/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Slight/
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
wuahhh Thorr wajib ada adegan penyiksaannyaa nda mau tauu/Scream//Scream//Scream/
≛⃝⃕|ℙ$꙳Äññå🌻✨༅༄: Terlalu gelap kalau di tulis kak, membongkar sisi iblis William
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
huhuhuhu terjyata cuman mimpi😭
≛⃝⃕|ℙ$꙳Äññå🌻✨༅༄: Ada lah kak😁
total 3 replies
Ade Bunda86
lanjut thor.....
≛⃝⃕|ℙ$꙳Äññå🌻✨༅༄: Makasih ya kak tipsnya😭🫶🫶
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!