NovelToon NovelToon
My Perfect Wife

My Perfect Wife

Status: tamat
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / CEO / Tamat
Popularitas:700.9k
Nilai: 4.8
Nama Author: Nadia

Di hianati, dan di ceraikan oleh sang suami karena tidak bisa memberikan keturunan, bagaimana nasib Moza setelah menjadi janda? Apakah benar dia yang tidak bisa hamil atau sebaliknya?

"Mozarina Fernando" hidup di rumah mertua nya dengan menerima berbagai macam hinaan dari orang dan juga kekerasan dari mama mertua, adik ipar dan juga suaminya sendiri, karena sudah lama menikah, dia masih tak kunjung mampu memberikan keturunan.

Mampu kah Moza bangkit kembali setelah hidup sendiri? Dan membalas perbuatan keluarga suaminya di masa lalu? Dan siapa kah sosok laki-laki yang akan menggantikan posisi mantan suami nya di hati Moza? Mari ikuti kisah MY PERFECT WIFE.

Selamat membaca

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 07

Sementara itu di sisi lain.

"Turun kan aku di sini, " ucap Moza kepada Samuel.

"Cuaca buruk, apa kau tidak takut turun di jalan sepi dan di rampok?" ucap Samuel kepada Moza.

Sementara Romeo fokus mengemudi mobil.

Mendengar itu, Moza terdiam dia melihat sekeliling jalan yang memang sangat sepi.

"Katakan di mana tempat tinggalmu, aku akan mengantarmu," ucap Samuel lagi.

"Tidak perlu, cukup turun kan aku di depan restoran xx saja, aku akan pulang sendiri," ucap Moza yang tidak ingin Samuel tau tempat tinggalnya sekarang, bukan karena malu tapi dia takut Samuel akan datang ke kosannya, dia cukup hafal bagaimana tingkah laku Samuel itu.

"Moza, aku ingin menawarkan sesuatu yang menguntungkan untukmu," ucap Samuel yang mengeluarkan secarik kertas dan memberikannya kepada Moza.

"Apa ini?" tanya Moza sambil menerima kertas tersebut.

"Kau baca saja," jawab Samuel.

Moza pun mulai membaca isi dari kertas tersebut.

"Pernikahan kontrak?" tanya Moza kaget sambil menatap Samuel dengan tatapan tak percaya.

"Menikahlah denganku setahun saja, kau akan mendapatkan separuh dari kekayaan yang aku miliki setelah kita berpisah, aku hanya ingin membuat nenek bahagia di sisa-sisa umurnya, dia ingin aku menikah," ucap Samuel.

"Nenek? Bagaimana keadaannya saat ini?" ucap Moza yang sangat mengenal baik neneknya Samuel.

"Kau akan tau keadaan nenek setelah kau menyetujui tawaranku. Aku berjanji akan membantumu dalam kesusahan apapun, asal kau menerima tawaranku, hanya satu tahun, setelah itu kau boleh mengajukan perceraian denganku, karena sekarang kondisi nenek sudah semakin buruk, aku tidak mau menyesal," ucap Samuel lagi.

Moza teridam dengan perkataan Samuel, dia tidak menyangka di awal pertemuan, Samuel begitu agresif dengannya, bahkan menciumnya dan juga mengatakan ingin menikah dengannya, ternyata itu semua di lakukannya demi sang nenek, sungguh tidak masuk akal dengan ekspresi Samuel saat pertama kali bertemu di kantor kemarin, hal ini membuat Moza kebingungan.

Sementara itu.

"Tuan muda sedang memainkan tarik baru untuk mendapatkan nona Moza, benar-benar rubah jantan yang licik."Batin Romeo tak habis fikir.

"Bagaimana?" tanya Samuel lagi.

"Aku akan memikirkannya, Romeo, berhenti di sini," perintah Moza kepada Romeo.

Romeo pun memberhentikan mobilnya di depan restoran xx karena pemerintah dari Moza.

Moza pun keluar dari mobil itu dan berdiri di pinggir jalan. "Terimakasih hari ini sudah membantu ku," ucap Moza kepada Samuel.

"Aku harap kau memikirkannya, di belakang kertas ada nomorku, hubungi aku jika kau sudah setuju," tutur Samuel lagi.

Setelah berkata demikian, Samuel dan Romeo pun meningal kan Moza di sana.

"Tuan muda, bukan kah kau tau, dia sekarang tinggal di mana? Mengapa masih bertanya?" ucap Romeo yang merasa sudah memberikan informasi tentang tempat tinggal Moza kepada Samuel.

"Aku hanya ingin mendengar dari nya."Jawab Samuel singkat.

Romeo pun hanya mengangguk kan kepalanya tanda mengerti atas ucapan Samuel barusan.

Malam harinya

Di kosan Moza

"Separuh kekayaan? Separuh kekayaan? Aku akan mendapatkan separuh kekayaan dari Samuel jika aku ingin menikah kontrak selama setahun dengannya? Apakah ini benar? Jika benar aku akan menjadi seorang CEO wanita kaya, dan aku bisa membuat perusahaan Naya dan Ferdi bangkrut, membeli tanah dan rumah tempat tinggal Yani dan Ayu,lalu mengusurnya, dan aku akan menjadi wanita paling puas atas penderitaan mereka?" ucap Moza bolak balik di dalam kamar kosannya sambil berbicara sendiri.

Ternyata begitu besar rasa sakit yang di alami oleh Moza, sehingga dia menanam rasa dendam yang cukup besar pada keluarga Ferdi.

Lama berfikir, Moza tidak juga mampu membuat keputusan untuk tawaran dari Samuel, dia merasa hal ini terlalu berat baginya, menikah dengan mantan kekasihnya itu hal yang sangat-sangat tidak bisa di sepelekan karena rasa bencinya terhadap Samuel yang menduakannya tentu masih ada sampai sekarang.

Sementara itu di sisi lain.

"Nenek bagaimana keadaan mu sekarang?"Tanya Samuel kepada neneknya.

"Samuel, kau datang menjenguk nenek? Kau masih belum membawa seseorang untuk di perkenalkan dengan nenek? Samuel, nenek ingin melihatmu memiliki seorang istri sebelum nenek meningal kanmu. Uhuk ... Uhuk ... " ucap sang nenek saat melihat cucu kesayangannya datang menjenguknya.

"Nenek,aku sudah menemukannya, aku akan bawa dia datang untuk menemuimu, setelah kami melangsungkan pernikahan, aku akan membawanya bertemu nenek dengan gaun pengantin dan juga jas pilihan darimu," ucap Samuel memegang tangan neneknya yang saat ini terbaring lemah di atas ranjang.

Nenek Salma, dia adalah neneknya Samuel, Samuel begitu menyayangi neneknya, sehingga dia tidak bisa melihat neneknya sedih apalagi sang nenek saat ini sedang sakit keras karena faktor usia yang sudah lanjut.

"Benar kah itu? Kau sudah menemukan calon istri? Secepatnya akan menikah dan membawa dia bertemu denganku?" tanya sang nenek penuh semangat.

"Ya, secepatnya," ucap Samuel sambil tersenyum kecut, dalam hatinya dia tidak yakin Moza akan menyetujui permintaan itu.

"Paman, ayo makan malam, ibu sudah menyiapkan makan malam untuk kita."Ucap seorang anak perempuan kecil yang sepertinya masih berusia lima tahun.

"Baik Lusy kau tunggu di meja makan ya," ucap Samuel kepada anak kecil tersebut.

Anak kecil itu mengangguk kan kepalanya dan kemudian berjalan pergi dari kamar nenek Salma tersebut.

"Tuan muda, sudah waktunya nenek makan, tuan muda juga, nyonya Nara sudah menunggu anda untuk makan malam bersama di ruang makan," tutur pelayan pribadi nenek Salma.

"Nenek, aku makan dulu, nanti setelah makan kita ngobrol lagi, malam ini aku akan menemani nenek," ucap Samuel kepada neneknya.

"Pergilah Samuel,"ucap sang nenek lagi.

Samuel pun berjalan keluar dari kamar tersebut menuju meja makan villa sang nenek.

"Samuel, ayo makan," ucap seorang wanita cantik yang duduk di meja makan dengan anak perempuan kecil yang tadi memagil Samuel dengan sebutan paman.

"Kak, kapan kau datang?" tanya Samuel sambil duduk di kursi kosong yang masih tersisa.

"Tadi,ibu menyuruhku datang untuk melihat keadaan nenek, dan aku memutuskan untuk masak, karena ternyata kau juga ada di sini,"jelas Nara.

Nara, dia adalah kakak sepupunya Samuel, anak dari adik ibunya Samuel. Nara sudah lama menikah dan sekarang memiliki satu anak bernama Lusy yang berusia lima tahun Lusy adalah cicit pertamanya nenek Salma.

"Bagaimana kabar bibi? Apa dia baik-baik saja?" ucap Samuel lagi.

"Ibu baik-baik saja, oh iya Samuel, keadaan nenek semakin memburuk, tadi siang aku berbicara dengannya, dan dia masih saja berharap kau cepat menikah," ucap Nara sambil memakan makanannya. Ia juga menatap sedih ke arah Samuel.

"Aku tau itu kak, jangan bicara lagi, Lusy mendengar kan kita," tutur Samuel melirik ke arah Lusy yang menatapnya gemas.

"Hehe," tawa Lusy polos.

"Oh iya, Tante dan om, mereka masih belum berniat untuk kembali ke sini? Keadaan nenek benar-benar sudah seperti ini, mengapa mereka masih tidak mau kembali?" tanya Nara kepada Samuel.

"Kak, kau tau permasalahannya, dan tidak mudah meluluhkan hati papa, dia tidak akan mau kembali ke sini meskipun aku sudah membujuk mereka," ucap Samuel.

Ada sedikit sengketa di keluarga Samuel beberapa tahun yang lalu, saat itu usia Samuel masih menginjak angka Lima tahun, mama, papa dan nenek Salma bertengkar hebat, hanya karena pembagian harta warisan yang tidak seberapa, nenek Salma membagi harta warisan lebih banyak ke ibu dan ayah nya Nara dan terjadilah pertengkaran karena iri, membuat mama dan papa Samuel merasa tak di hargai lalu pergi dari kota itu membawa Samuel yang masih kecil.

Saat usia nya menginjak angka dua puluh lima tahun Samuel memutuskan untuk kembali ke kota kelahirannya dan sampai lah saat ini.

Bersambung ....

1
Vien Habib
Luar biasa
Omah Tien
moga anak nya kembar 4 atau 3 ua soal nya mereka berdua anak tungal
Omah Tien
jd malas suami g ada.pendirian
Mama Nakal
huiii padu balas dendam sama mantan pacar🤭
Mama Nakal
dasar tukang nyosor kali yah si Bambang ganteng itu
Mama Nakal
tuh kannnnn...hadehhhh...angkat kaki aja dari rumah itu moza....tega banget suami MU memperlakukan diri MU seperti itu😫
Yunerty Blessa
Makasih banyak kak thor buat karya indah nya
sungguh mantap sekali ✌️🌹🌹🌹
terus lah berkarya dan sehat selalu 😘😘
Yunerty Blessa
gimana kak thor tak jujur cara Samuel dan Moza di atas katil 🤣🤣
Yunerty Blessa
syukur lah Naya selamat
Yunerty Blessa
Naya... semoga Robi sedar dan Hansel selamat
Yunerty Blessa
semoga kau menyesal dengan tindakan mu Robi 😏
Yunerty Blessa
pasti ulah si Robi
Yunerty Blessa
jangan egois Moza 😏
Yunerty Blessa
Moza kau manusia tidak berhati perut... seandainya kau melarang Samuel mendermakan darah nya... apakah kau berfikir Hansel akan selamat
Yunerty Blessa
pasti Samuel yang akan mendermakan darahnya
Yunerty Blessa
semoga saja Moza mau terima bantuan dari Samuel....
Yunerty Blessa
astaga Robi,,nekad nya kau rebut Moza dari Samuel
Yunerty Blessa
Naya membawa diri ke negeri seberang...
Yunerty Blessa
maka nya Romeo hati² bila berduaan dengan lawan jenis mu 🤦‍♀️
Yunerty Blessa
Robi ni ada sudah otak nya yang putus....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!