NovelToon NovelToon
MY PERFECT BOSS

MY PERFECT BOSS

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Cintamanis / Tamat
Popularitas:6.2M
Nilai: 5
Nama Author: may leni andiarsi

Skuel/Season 2 dari Novelku # Suamiku Idola Kampus # ya..

Kehidupan Micha Alexander anak dari Zayn Alexander dan juga Alice Angelica Hutomo setelah dirinya beranjak dewasa dia di perebutkan oleh 4 pemuda CEO tampan, ke 4 pemuda tampan ini sudah menjalin hubungan sahabat sejak kecil.

Setelah Micha memutuskan untuk memulai karirnya sendiri dan tidak ingin bergantung terhadap kekayaan orang tua ataupun keluarga kakek neneknya, dia magang di sebuah perusahaan besar yang mana pengelola ataupun pemilik perusahaan tersebut adalah 4 pemuda tampan ini.
Micha yang sangat sulit mempercayakan hatinya pada pria manapun, akhirnya luluh dengan salah satu pemuda tampan itu.

Kira-kira Micha akan jatuh cinta dengan siapa ya?

Yuk baca SIK season 2 ini...Jangan lupa untuk dukungannya..terima kasih..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon may leni andiarsi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hutang

Jam sudah menunjukkan pukul empat sore, waktunya untuk Micha berkemas dan siap untuk pulang, pekerjaannya tinggal beberapa berkas saja dan masih bisa di handle atau diselesaikan besok pagi.

Kriiinnggg

“Iya Hallo, dengan Micha team keuangan disini.” Ucap Micha di telepon kantor.

“Micha kamu di perintahkan untuk menemui CEO 1 di ruangannya.”

“CEO 1?! Siapa ya?” Tanya Micha dalam hati.

“Baik Pak saya segera kesana.” Jawab Micha pada Pak Richard sang manager keuangan.

“Ada apa sebenarnya sampai aku di panggil ke ruang CEO, apa aku melakukan kesalahan ya. Tapi ini baru hari pertama aku bekerja.” Ucap Micha lirih.

Micha lalu membersihkan meja dan merapikan berkas-berkasnya, barulah dirinya pergi ke ruang CEO 1 seperti yang sudah ditunjukkan oleh Pak Richard. Micha merasa sangat gugup karena dirinya takut jika sudah melakukan kesalahan yang tidak dia sadari.

Setelah sampai di depan pintu ruangan CEO nya, Micha mencoba mengatur nafasnya agar dirinya tidak terlihat gugup. Barulah Micha mengetuk pintunya perlahan.

Tok tok tok...

“Masuk.” Jawab seseorang dari dalam ruangan.

Micha perlahan membuka pintunya, dan melangkah masuk dengan hati-hati dan menyapa sang CEO yang kini sedang duduk di kursi singgahsananya membelakangi posisi Micha saat ini.

“Maaf Pak, saya Micha dari team keuangan. Ada yang bisa saya bantu?” Ucap Micha penuh hormat dan penuh kehati-hatian agar dirinya tidak membuat kesalahan.

“Apa kamu tahu kenapa saya panggil kesini?” Tanya sang CEO pada Micha dingin, hingga membuat nyali Micha semakin menciut.

“Ti..tidak tahu Pak.” Ucap Micha mulai gugup.

Setelah menanyakan pertanyaan itu sang CEO itu pun membalikkan kursinya, tapi Micha masih menundukkan pandangannya, dirinya tak berani menatap Boss nya itu.

“Micha..?!” Panggilnya lagi, hingga Micha sedikit mengangkat kepala dan menatap CEO nya.

“Ah..Pak Axelle, mohon maaf Pak saya melupakan janji saya kemarin, ini salah saya Pak. Saya akan bertanggung jawab mengganti rugi spion mobil anda Pak.” Ucap Micha merasa bersalah, karena baru mengingat kesalahan yang telah dia perbuat pada Boss nya.

“Apa aku terlihat membutuhkan ganti rugi dari kamu?” Ucap Axelle dengan nada arogannya.

Micha yang mendengar pertanyaan tersebut pun merasa kesal, karena atasannya sangat arogan dan sombong.

“Mohon maaf Pak Axelle saya tahu anda tidak membutuhkan uang ganti rugi dari saya karena anda sudah bergelimang harta, tapi saya tetap harus bertanggung jawab atas kesalahan saya. Anda dapat memotong dari gaji saya bulan ini, jika itu kurang, dipotong semua juga tidak masalah bagi saya Pak, jika masih kurang lagi anda bisa potong lagi gaji saya berikutnya hingga sesuai harga perbaikan spion mobil anda. Saya akan tetap bekerja dengan bersungguh-sungguh walau saya tidak menerima gaji.” Ucap Micha panjang lebar membuat Axelle semakin geram.

“Hahaha...kamu sangat berani ya.” Ucap Axelle dengan tawa yang menyeramkan.

“Saya bukannya berani atau menentang anda Pak, saya hanya ingin bertanggung jawab.” Ucap Micha dengan tegas sambil menundukkan kepalanya.

“Huh..terserahlah, kau tinggal bilang pada manager keuanganmu dia yang akan urus, saya malas berurusan dengan hal yang bertele-tele. Kamu boleh pergi sekarang.” Ucap Axelle dengan nada kesalnya.

Micha langsung mengundurkan diri setelah menganggukkan kepalanya pelan dan membungkkukkan badannya, dia berlalu begitu saja tanpa berkata apapun lagi. Axelle hanya bisa menahan amarahnya, karena baru kali ini dia kalah berdebat dengan seorang gadis yang mana hanya karyawan baru di perusahaannya. Sedangkan Wilfred yang sedari tadi di depan pintu ruangan Axelle hanya menahan tawanya karena dia mendengar semua yang sedang dibicarakannya dengan gadis itu. Saat Micha membuka pintu untuk keluar dari ruangan Axelle pun sontak kaget karena Wilfred tepat berdiri di depannya.

“Maaf Pak Wil, saya mohon permisi.” Ucap Micha kemudian, Wilfred hanya tersenyum ke arahnya dan minggir dari jalan Micha.

“Gadis yang menarik.” Ucap Wilfred lirih, ketika Micha sudah jauh dari tempat ia berdiri.

“Kalah debat?” Tanya Wilfred tiba-tiba yang langsung masuk ke ruangan Axelle.

“Kau mentertawakanku?” Tanyanya kesal.

“Haha..baru kali ini aku melihatmu sekesal itu pada seorang gadis Axe.” Ucap Wil menggoda Axe.

“Tutup mulutmu.” Jawab Axe emosi.

“Baiklah aku akan diam.” Jawab Wil yang masih terkekeh.

Axelle kemudian menekan tombol angka yang berada di telephone kantornya.

“Virgo ke ruangan saya segera.” Ucapnya singkat, lalu menutup telephone nya kembali.

“Ada masalah apa lagi Axe sampai panggil Virgo kesini?” Tanya Wilfred heran.

Virgo adalah sekertaris pribadi ke empat tuan muda ini, sangat patuh dengan perintah atasannya, jarang bicara, pintar bela diri, sangat mesterius, mempunyai sifat yang dingin juga, hacker terbaik. Intinya sekertaris empat tuan muda ini bisa di bilang mempunyai IQ tinggi dan segala hal di inginkan tuannya selalu bisa dia penuhi dan kerjakan.

“Bukan masalah besar, aku masih bisa handle. Jaxson sama Jarvis kemana?” Tanya Axe pada Wil.

“Kamu lupa? Mereka pergi ke korea membahas proyek baru kita dengan perusahaan CC Group.”

“Aku terlalu banyak memikirkan kerjaan, sampai aku lupa.” Elaknya.

“Kamu itu lupa bukan karena memikirkan kerjaan, tapi memikirkan gadis itu yang terus membuatmu kesal bukan?” Tanya Wilfred dengan sedikit nada menggoda.

“Jangan bahas dia lagi, itu membuatku pusing.”

Setelah Wilfred pergi dari ruangannya, barulah Axelle memerintahkan Virgo untuk menyelidiki latar belakang Micha Alexander.

*****

Setiap hari Micha terus menjalani rutinitasnya seperti biasa, pergi bekerja dan setiap pulang kerja selalu merawat sang nenek, dirinya menjadi sangat cerewet setelah neneknya keluar dari rumah sakit waktu itu. Sang nenek hingga merasa pusing dengan Micha yang sangat ketat menjaga kesehatannya, walaupun begitu sang nenek tetap sangat senang karena cucunya sangat memperhatikannya.

Kini tak terasa waktu bekerja di Arion Group sudah satu bulan dijalani oleh Micha, pekerjaan yang di berikan pun benar-benar sangat banyak. Sampai tiba waktunya untuk mendapatkan gaji, tapi Micha kali ini harus gigit jari karena semua gajinya di pakai untuk membayar kerusakan mobil Bossnya.

“Argghhh...!!! Seharusnya aku tidak bilang untuk di potong semua, dan ternyata semahal itu aku harus mengorbankan tiga bulan gajiku.” Ucap Micha lemas.

Micha tidak tahu bahwa semua itu sudah di rencanakan oleh Axe sendiri untuk membalasnya karena sudah membuatnya kesal dua kali. Axelle sangat tidak percaya bahwa Micha akan diam saja dan tidak meminta bantuan seseorang karena Axelle sudah menyelidiki latar belakang keluarga Micha dan Axelle mengetahui bahwa Micha memang bagian dari keluarga Alexander. Axelle mencurigai Micha ada punya maksud tertentu dirinya masuk dalam perusahaannya dengan penyamaran yang amatir seperti itu.

“Apa aku coba memohon sama Pak Axelle untuk meringankannya ya, setiap bulan di potong setengahnya gajiku dulu. Kalau seperti ini terus aku tidak akan punya uang jajan, walau bisa minta sama kakek nenek sama saja aku gagal dalam pelatihan mandiriku. Mana lagi aku harus segera mendapatkan sewa apartemen dekat tempat kerja.” Ucap Micha menghela nafasnya.

Micha lalu memberanikan dirinya pergi ke ruangan Bossnya Axelle.

Tok tok tok

“Masuk.”

“Permisi Pak Axelle.” Ucap Micha sedikit gugup.

“Ada apa lagi?” Ucap Axelle ketus.

“Bisakah anda meringankan potongan hutang saya pak?” Tanya Micha dengan hati-hati.

“Huh..waktu itu kamu bilang dengan lantang di potong semua tidak akan masalah bagimu bukan?” Ucap Axelle mengejek Micha.

“Benar Pak, ta..tapi bisakah anda meringankannya Pak. Saya butuh uang ini untuk menyewa tempat tinggal saya Pak.” Ucap Micha memelas.

“Kamu kan tidak kekurangan uang, untuk apa sampai memohon padaku. Kamu bisa minta sama keluargamu yang kaya itu kan?”

Jledaarrr..!!!

.

.

.

.

.

.

Bersambung....

Jangan lupa dukung author ya.

Klik 👍 Klik❤️ Klik 5 🌟 dan jangan lupa Vote nya juga.

Terima Kasih 🙏🙏

1
bella
Luar biasa
Ayi
luar biasa
susi 2020
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
susi 2020
😍😍🤩
susi 2020
😲😲😔🙄
susi 2020
😘😘😲😔
susi 2020
🙄🙄🙄
susi 2020
😲😲😔
susi 2020
😍😍😍🤩😘
susi 2020
🤩🤩😘
susi 2020
🙄😲😲😲😔
susi 2020
😭😭😭
susi 2020
🙄🙄🙄🙄
susi 2020
😀😀😀😀
susi 2020
🤭😘🤩
susi 2020
🥰😀😘
susi 2020
😍😍😍
susi 2020
,😲😲
susi 2020
😀😀😀
susi 2020
🥰🥰🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!