NovelToon NovelToon
Istriku Orang Rimba

Istriku Orang Rimba

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Menantu Pria/matrilokal / Cintapertama / Tamat
Popularitas:352k
Nilai: 5
Nama Author: Bang Regar

Zulkarnain tak menyangka, bujang lapuk sepertinya akan menikahi wanita dari Suku Rimba yang menghuni pedalaman Bukit Barisan, Sumatera.

Itu semua bermula, saat ia tertimpa musibah dan hanyut terbawa arus sungai yang kebetulan ditemukan oleh Beleza, gadis Rimba. Dalam kondisi tak sadarkan diri, Zul dibawa kembali ke komunitasnya dan dipaksa menikahi Beleza.

Apa yang terjadi selajutnya? Apakah Zul rela menjadi suami Beleza atau berusaha kembali ke kampungnya?

Yuk, langsung meluncur ke bab Satu, ya dan ikuti terus kisah romantis antara Zul bersama Beleza.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bang Regar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Laki-Laki Misterius

“Ah, leganya! Plong ... he-he-he tak ada yang mengganjal lagi!“

Beleza berkata setelah melepaskan semua derita yang ditahannya sejak tadi. Kini ia merasa plong dan nyaman.

Beleza berjongkok di tepi sungai yang dangkal dan melamun melamun memikirkan siapa Pemuda paling tampan di Suku Rimba. Dia masih bingung menentukan siapa yang cocok menjadi pendamping hidupnya, mengingat usianya telah dewasa dan menurut tradisi Suku Rimba, ia harus segera memilih salah satu Pemuda yang telah dewasa menjadi suaminya.

Asyik terhanyut dalam lamunannya, tiba-tiba Beleza dikejutkan oleh benda aneh yang menabraknya.

“Et dah, buayaaaaa!” teriak Beleza melompat dari sungai saking takutnya. “Eh, itu bukan buaya?” Dia memperhatikan dengan seksama, ternyata hanya potongan kayu saja yang lewat tersebut. Namun, tiba-tiba diujung potongan kayu tersebut tampak mayat laki-laki ikut terhanyut.

Awalnya Beleza ketakutan dan ingin segera kembali ke rombongan Suku Rimba-nya, tetapi ia juga penasaran dengan mayat tersebut dan memutuskan memeriksanya.

Beleza menarik mayat itu ke pinggir sungai dan menempelkan tangannya di dada Pria misterius tersebut. Dan ia merasakan detak jantungnya masih berdetak pelan.

“Apa yang harus kulakukan?” Beleza memandangi wajah laki-laki tersebut dengan seksama. “Ihhhh, tampan bingittttttt!” Beleza terpesona dan dia melirik sekitarnya, apakah ada orang lain yang memperhatikannya.

“Tak ada orang he-he-he!” Beleza melakukan pertolongan pertama dengan melakukan pernafasan buatan.

Namun, setelah mengecup bibir laki-laki itu berkali-kali, tetap jua laki-laki itu masih pingsan sehingga Beleza kebingungan. Ya, tak mungkin sadarkan diri karena ia cuma mengecupnya saja, bukan mendorong udara masuk ke tenggorokan laki-laki tersebut.

“Aku harus merawatnya. Orang setampan ini sayang sekali jika mati muda,” gumamnya tersenyum cerah dan segera memapah laki-laki tersebut menuju rombongannya.

...***...

Dengan semangat membara, tergopoh-gopoh Beleza membawa laki-laki itu ke titik kumpul rombongannya tadi dan mereka langsung kebingungan melihatnya datang malah membawa orang asing.

“Siapa itu, Beleza?”

Udin langsung mendekati Beleza yang masih terengah-engah dan berkeringat dingin. Dia kelelahan setelah berjuang dengan keras memapah Pria tersebut dari Sungai.

“Baru juga dibilangin, ternyata sudah menjadi kenyataan,” canda Malin—agar Udin cemburu, karena wanita pujaan hatinya malah membawa laki-laki tampan.

“Tampan bingittzz, sih!”

Nerida menghampiri Beleza begitu juga gadis lainnya dan langsung mengelus-elus wajah laki-laki yang dipapah Beleza tersebut.

“Hei, jauh-jauh dari tampan-ku ini!” Beleza menipis tangan mereka.

“Eh?” Para gadis-gadis Suku Rimba terkejut mendengarnya. “Nyentuh dikit doang, jangan pelit-pelitlah Beleza.” Beberapa gadis menggerutu.

Mengerut lah kening Udin melihatnya karena Beleza tidak menjawab pertanyaannya—bahkan ia diabaikan begitu saja.

“Ehemmm!” Udin berdehem. “Apakah aku ini Pohon lapuk, ya? Kok, Pria tertampan di Suku Rimba tak ada merasakan keberadaanku? Apakah aku telah menjadi orang Bunian?” sindirnya.

“Ha-ha-ha ... Aku menemukan orang hanyut di sungai,” sahut Beleza menyadari sorot mata tak suka dipancarkan oleh Udin pada laki-laki yang ia temukan tersebut.

“Tinggalkan dia! Kau tahu kan, Suku kita tak boleh berbaur dengan Suku lain!” Udin berkata dengan tegas.

Dia adalah Pemimpin Pemuda Suku Rimba, dia tidak mentoleransi perbuatan tabu begini. Kalau bukan putri dari Panglima Perang Suku Rimba, maka ia sudah menghukum Beleza dengan hukuman cambuk seratus kali.

“Tidak mau! Aku akan membawanya,” sela Beleza—cemberut menatap Udin.

“Hei, kamu mau dihukum Kepala Suku!” bentak Udin yang membuat ekspresi wajah Beleza memucat, tak berselang kemudian butiran air mata mulai membasahi pipinya dan ia memeluk laki-laki misterius itu dengan erat agar tidak dipisahkan darinya.

Semua terdiam melihat kemarahan Udin dan tidak ada yang berani melerainya, karena perbuatan Beleza memang sangat salah.

Malin menepuk pundak Udin dan berbisik, “Jangan begitulah Bang, biarkan saja dulu ia membawanya. Nanti biar Kepala Suku yang memutuskan nasib Pria yang membuat Beleza menjadi bodoh itu.” Malin berusaha menenangkan situasi.

Udin berpikir saran Malin ada benarnya juga, karena Beleza itu adalah wanita yang keras kepala dan keinginannya selalu dituruti oleh Panglima Perang Suku Rimba, sehingga ia pasti mati-matian ingin membawa laki-laki yang tak jelas asal-usulnya itu bersamanya.

1
Dedih Juhendi
sangat bagus sekali aku suka, cerita nya enteng dan mudah dipahami. maksih. buat lagi cerita kaya gini. MANTAP PISAN👌👌👌
hairul amin
Luar biasa
Rhakean Djati
menghibur sekali. dan kayak yg udah² karya babang tampan ini, gak bertele-tele.salute
Rhakean Djati
buset. bunga raflesia.hahahaa
Rhakean Djati
sebelas,duabelas. antara bos sama pekerjanya.hehehee
cupa
topmarkotop
cupa
iya donk, secara banh regar punya otot sebesar kaki sapi, tungginya kayak jerapah, dah gitu putih bangettt, kyak salju, ampe kagak ada darahnya... jadi banh regar sangay sempurna
Adhani Pakpahan
haha.. kocak
Aulya Putri
bang saya orang sumpu 😑
Bang Regar: Sumpu dekat gunung goba, kah? Saya tinggal di Sungai Pimping😁😁😁
total 1 replies
QueenDevil
Lemah banget dah mc nya, cemen harusnya tokoh utama itu kuat lah setidaknya yakali udah miskin, preman kampung yang katanya bisa silat dikit" takit
QueenDevil: dikit" takut
total 1 replies
palupi
ceritanya sangat bagus... bikin ngakak.
makasih author terganteng...🙏🥰
AitchAre
pasti typo nama bapak nya nih wkwkwk
AitchAre
anying ke isekai
AitchAre
WIBU!
Roni Yakub
mantap bang......
Doe He
2 pilihan
klu nolak.jd persembahan
di trima jadi orang dalam wkwkwk.nasib mu malang kali zul
Arsi Oke
sedap kali ceritanya, ini baru bab 1, kek pengalaman aja lah. lanjut bang.
Xuan Yuan
dua²nya sial 🤣🤣🤣
Refi Ana
🤣🤣alamak benar kali
ar wahkhu
kok awak agak mual ya bang. 🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!