NovelToon NovelToon
Pria Idaman Lain

Pria Idaman Lain

Status: tamat
Genre:Cintamanis / Patahhati / Perjodohan / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:167.7k
Nilai: 5
Nama Author: meidina

mohon bijak 21+

cerita sederhana, tentang cinta yang butuh perjuangan, tentang wanita yang harus memilih antara cinta dan suaminya.

apa dia akan memilih cinta yang dia idamkan atau memilih cinta suaminya yang sudah bnyak memberinya luka, atau dia memilih jalan lain dari keduanya?

ini akan ada dua versi cerita, yang pertama Dila dan Andri, dan cerita kedua ada Diana dan Rusdy...

jadi simak ya gaes... karena ini tentang PIL yang di miliki oleh para wanita, meski tidak semua🤫🤫🤫

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon meidina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

pernikahan Dila.

Ujian negara sudah di lalui, dan Irwan berusaha untuk membuat Dila bisa jadi miliknya, tapi sayang dia tak bisa semudah itu.

Pasalnya semua keluarga Dila sudah setuju tentang pernikahan Dila dengan seorang pria dari kampung tetangga.

"Dila, Bapak tak mengira akan menikahkan mu secepat ini," kata pak Yono.

"Iya pak, asal Bapak bahagia Dila pasti juga," jawab Dila.

Dila pun tak mengira jika suaminya itu meminta pernikahan di percepat karena dia yang harus bekerja di luar kota dan Dila harus ikut.

Pernikahan Dila tejadi tanpa lamaran, dan terjadi begitu cepat di lakukan, bahkan pak Yono meminta Zainal untuk menikahkan adiknya itu menggantikan dirinya.

Dila pun terus memasang senyum selama acara pernikahannya, bahkan dua sahabatnya tak mengira Dila menikah dengan pria yang baru di kenalnya.

Acara resepsi akan di adakan malam ini, Lala dan Nikma duduk menemani Dila di dalam kamar.

"Dila, berarti kamu akan meninggalkan desa ini dan ikut suamimu? terus kita gak bisa ketemu lagi dong?" tanya Lala sedih.

"Iya, tapi kalau aku pulang kampung, aku pasti menemui kalian kok, jadi jangan sedih ya," kata Dila.

"Apa kamu bisa bahagia Dila, padahal kamu mencintai orang lain," lirih Nikma.

"Pasti bisa, aku yakin pria pilihan keluargaku akan bisa membahagiakan ku," kata Dila.

"Jangan bohong Dila," kata Lala yang langsung memeluk tubuh sahabatnya itu.

Ketiganya pun berpelukan, suami Dila mengetuk pintu karena melihat hal itu.

"Maaf aku ingin ganti baju, dan Dila ada teman-teman mu di depan," kata pria itu dengan suara lirih, tapi menatap dingin ke arah tiga gadis itu.

"Iya, terima kasih," jawab Dila.

Tapi sebelum keluar Dila mengambil sebuah kotak dan memberikan kotak itu pada Nikma.

"Bisakah aku meminta tolong, berikan ini untuknya," kata Dila pada Nikma.

"Baiklah aku akan berikan," jawab Nikma dan Lala.

Dila pun memasang senyumnya lagi untuk menemui setiap tamu, sedang Lala dan Nikma pun tak menyangka sahabat mereka akan menerima semua ini.

Lala dan Nikma bahkan tak mau bertemu dengan Zainal, karena menurut mereka ini semua terjadi karena pria itu yang memaksa Dila.

Nikma dan Lala sampai di rumah Andri, baru juga memarkirkan motornya, keduanya mendengar suara teriakan dari dalam.

"Siapa itu?" kata Nikma yang kaget.

"Menurut mu siapa, pasti kakak sepupu dari Dila, karena dia juga sangat mencintai Dila," jawab Lala yang yakin.

Keduanya pun memutuskan untuk mengetuk pintu, dan benar saja Andri yang sedang kesakitan.

Bahkan pria itu seperti orang gila saat ini, "ada apa nak?" tanya Bude Susi.

"Bude kami ingin bertemu Mas Andri, karena ada titipan dari Dila, karena besok dia akan ikut suaminya," kata Lala.

"Lepaskan aku!" teriak Andri saat mendengar ucapan Lala.

"Berhenti Mas, kamu jangan melukai dirimu lagi kalau begitu," kata Seno pada sang kakak.

"Baiklah, aku akan berhenti," lirih Andri.

Lala pun langsung memberikan bungkusan itu, mereka kaget melihat tubuh Andri yang penuh darah.

Bahkan begitu banyak luka di tubuh pria itu, entah apa yang habis pria itu lakukan.

"Jangan ngomong-ngomong pada Dila ya nak, jika tidak dia akan lari kesini, saat tau kondisi Andri ..." mohon Bude Susi.

"Iya bude, kalau gitu kami pamit," kata Nikma yang langsung menyeret Lala karena tak tega melihat kondisi Andri.

Andri pun membuka kotak itu, dan betapa terkejutnya dia saat melihat isinya.

Dan sebuah surat yang di kirim bersama benda kecil itu, dia pun membaca surat itu dan ternyata Dila akan meminta dirinya untuk melanjutkan hidup.

Bahkan Dila meminta maaf tentang semua ini, terlebih semua terjadi karena mereka yang tak bisa bersama.

"Tapi kamu akan menghadapi masalah besar!" kata Andri yang berteriak di dalam kamarnya.

Seno dan Bude Susi bergegas memeluk dan mengamankan semua benda tajam jika tidak putranya itu bisa melukai dirinya lagi.

"Le ... lebih baik pergi dan jangan pulang lagi, dan cari wanita untuk melupakan Dila," kata Bude Susi.

"Iya mas, ibu benar,jika mas terus seperti ini, itu melukai kami mas," kata Seno.

Andri tak menjawab dan hanya menangis, pasalnya dia tak mengira Dila akan menghadapi masalah sebesar ini sendiri.

Malam ini Dila dan suaminya duduk di dalam kamar saling berhadapan, terlihat pria itu begitu dingin terhadapnya.

"Ada apa mas?" tanya Dila.

"Aku hanya ingin bilang, jika kita nanti menikah jangan mencampuri urusanku, jadilah menantu yang baik untuk keluarga ku, mengerti," kata pria bernama Hendra itu.

"Aku mengerti, aku akan jadi menantu yang baik untuk keluarga mu, tapi apa ada hal lain yang kamu ingin katakan," kata Dila yang merasa ada sesuatu yang di sembunyikan oleh suaminya.

"Sebenarnya aku masih mencintai pacarku, dan pernikahan ini juga bukn kehendak ku, jadi kamu jangan berusaha untuk membuatku jatuh cinta padamu, kau paham," kata Hendra.

"Ya aku mengerti," jawab Dila.

Pasalnya saat ini dia aman sejenak, karena Hendra tak akan menyentuhnya.

Karena sebelum pernikahan ini terjadi, Dila telah memberikan hal yang paling berharga miliknya pada pria yang dia cintai.

Dia tau jika itu salah, tapi dia ingin pria itu yang menjadi orang pertama untuk Dila.

Saat pengumuman kelulusan, Dila tak langsung pulang tapi memilih berjalan-jalan dengan Nikma dan Lala.

"Kalian tak apa-apa melakukan ini, aku takut kalian akan terseret dalam masalahku," kata Dila sedih.

"Tak apa-apa,anggap saja ini hadiah kelulusan dari kami, sudah pergi sana mas Andri sudah menunggu mu lama, dan kami akan ke Wonosalam, dan jika sudah selesai dan puas pacaran telpon kami ya," kata Lala.

"Terima kasih," kata Andri yang melambai pada kedua teman Dila.

Andri mengunakan mobil yang baru dia beli, terlebih dia tak ingin mengambil resiko dengan membawa Dila dengan sepeda motor.

"Kita mau kemana mas?" tanya Dila.

"Kesebuah tempat yang seharusnya itu menjadi rumah kita, tapi mungkin akan jadi tempat orang lain," kata Andri.

Dila pun terpaksa tersenyum mendengar perkataan itu, mobil mereka pun sampai di sebuah rumah yang sangat terpencil.

Mobil sedan lama itu pun masuk kedalam garasi rumah, dan Andri mengajak adik sepupunya itu masuk.

1
Sunarti
Luar biasa
Rini Haryati
ceritanya keren
sukses
semangat
mksh
Ai Ai
nikah sepupu an boleh kok, mungkin sebagian daerah beranggapan tabu.
Nur Evida
komen pertama, Dila pasti hamil sebab di kawin terus sama Andri
Nur Evida
jangan2 Dila kerja di pabriknya Andri dan Bayu tangan kanannya
Nuriyah
terimakasih othor ku cerita selalu best 😍😍😍😍😍😍😍😍
Apriyanti
makasih ya thor,,klo bisa bikin cerita husna dan dokter rizal thor🙏
Apriyanti
lanjut thor
Heny Hennay🌻
mksih thor up nya
Heny Hennay🌻
husna kok gitu si
Apriyanti
lanjut thor
Piet Mayong
untung gak aja kejadian poligami lagiii...
udah tahan nafas nih bacanya dr tadiiii
Heny Hennay🌻
lanjut
Apriyanti
lanjut thor
Nuriyah
lanjuttttt tambah penasaran....ktm in lagi lah thor 😍😍😍😍😍😍
Piet Mayong
kasusnya husna gimana nih????
hamil gak yaa dia???
Heny Hennay🌻
kasian fatin nya...

tp klo fatin uda lupa ingat.an bkalan susah.
mending mahi sam husna ajj.
kasian husna nya sdah tdak perawan di tnggl calon nya meninggal
Heny Hennay🌻
itu pasti fatin .mukanya di ganti ma orang tua bagka itu.
Nuriyah
ketemu lagi kah fatin am mahi...jawaban nya ada di tangan mu othor ku 😍😍😍😍😍
Apriyanti
lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!