NovelToon NovelToon
MY LITTLE HUSBAND

MY LITTLE HUSBAND

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:3.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: athania

Dijodohkan dengan lelaki yang lebih muda 5 tahun darimu, apa kamu mau?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon athania, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pesan

Olivia dan Shada memilih mengakhiri pertemuannya, mereka pulang ke rumah masing-masing. Dalam hati Olivia masih bertanya-tanya bagaimana si 'cebol' ini bisa mendapat nomor ponselnya namun sepertinya ia dapat menebaknya sendiri.

"Ayah. . ayah"

Suaranya menggema memanggil sang ayah, ia sibuk berkeliling karena tak mendapat jawaban juga belum melihat batang hidungnya. Ibulah yang menghampirinya.

"Ayahmu tidak di rumah Liv, dia sedang keluar" ujar ibu.

"Ayah pergi kemana bu?"

"Sepertinya pergi bersama calon mertuamu"

Padahal Olivia sudah siap akan meledak-ledak lagi di hadapan ayahnya, rupanya nasib ayah beruntung kali ini. Wajah Olivia terlihat kesal, ia ingin sekali mengomel pada ayahnya yang seenaknya memberikan nomor ponselnya pada Rey, ia jadi anak durhaka lagi. Olivia membuang dirinya kasar di sofa, ibu terkejut memperhatikannya.

"Ada apa sayang?" ibu duduk di samping Olivia membelai lembut pucuk kepala anaknya, mencoba menenangkan.

"Ayah bu, ayah sembarangan memberikan nomor ponselku pada Rey si cebol tanpa bertanya dulu padaku" keluh Olivia menceritakan.

"Oh memangnya kamu tidak suka kalau Rey tahu nomor ponselmu?"

"Um tidak juga sih"

"Apa saat dia menghubungimu dia berbicara kasar? atau berbicara kotor?"

"Tidak"

"Lalu apa yang dia katakan?"

"Dia menyuruhku untuk datang ke rumahnya besok, ibunya ingin bertemu denganku"

"Itu kan hal penting, Rey terang-terangan memintamu bertemu dengan ibunya. Bukankah itu adalah hal baik?"

Olivia terdiam, ibu memang selalu bijaksana dan bisa menenangkan. Ia merengkuh memeluk ibu bersikap manja.

"Aku hanya tidak suka karena ayah tidak meminta ijinku terlebih dahulu bu"

"Ya sudah kalau begitu jika ayah pulang nanti ibulah yang akan memarahinya" ucap ibu membela anak semata wayangnya.

"Marahi yang keras bu dan jangan luluh hanya karena di panggil cantik lagi" Olivia tahu betul sifat ibu yang sebenarnya tidak bisa mengomel, juga kata kunci yang membuat ibu tidak bisa marah jika di panggil cantik oleh ayah. Mungkin karena itu panggilan sayang ayah padanya.

"Iya tenang saja ibu akan berubah menjadi mode T-Rex saat memarahi ayah"

"Lalu ayah akan jadi upin ipin yang bertemu dinosaurus, hahahaha" anak dan ibu kemudian tertawa. "Aku pergi ke kamar dulu ya bu, aku ingin mandi"

Ibu menganggukkan kepalanya, sebelum berdiri Olivia mengecup pipi kiri ibunya kemudian ia berjalan menaiki tangga menuju kamarnya. Ibu hanya bisa memandangnya, ayah dan anak itu terkadang tidak bisa akur padahal mereka memiliki sifat yang sama.

Hari sudah gelap, Olivia telah selesai membersihkan diri, ayahnya masih belum pulang, kini ia memilih untuk makan malam berdua dengan ibunya saja.

Ddrrttt Dddrrttt

Suara getaran yang berasal dari ponsel Olivia, sebuah pesan masuk dari nomor tak di kenal. Tunggu dulu, ini pesan dari calon suaminya, Olivia belum menyimpan nomor Rey tadi. Sebelum membaca pesannya, Olivia menggeser dan menekan-nekan layar ponselnya untuk menyimpan nomor Rey dengan nama yang jauh dari nama aslinya. C-E-B-O-L ya nama itu berhasil tersimpan namun begitu membaca pesan dari Rey wajah Olivia menjadi datar.

"Jangan lupa besok ke rumahku jam 10. Teng!!!"

Dia bahkan sampai repot-repot mengingatkan Olivia untuk datang besok, Olivia menjadi kesal.

"Memangnya aku ini pikun, pakai di ingatkan segala!" keluhnya berkomentar, ia mulai mengetik-ngetik sesuatu akan membalas pesan Rey.

Sementara itu jauh dari tempat tinggal Olivia, di sebuah kamar yang gelap dan luas seseorang tengah duduk di sisi jendela. angin bertiup perlahan menggoyangkan gordennya yang berwarna putih. Wajahnya terkesan dingin menatap layar ponselnya, dia begitu penasaran akankah sang gadis membalas pesannya dan benar saja sebuah notifikasi pun masuk. Wajahnya langsung berubah sumringah, gadis itu membalas pesannya dengan nama kontak OLIVIA, Rey tidak berniat menamai kontak Olivia dengan nama-nama yang aneh seperti yang di lakukan calon istrinya tersebut. Menurutnya hal itu kekanak-kanakan, Rey tidak tahu nama kontak yang di simpan Olivia adalah Cebol. Dia segera membuka pesan dari Olivia.

"Diam kau cebol, kau pikir aku nenek-nenek tua yang sudah pikun, aku ingat besok harus ke rumahmu"

Rey mengeryitkan dahinya, sebenarnya yang usianya lebih tua di sini siapa? dirinya atau Olivia? dari gaya pesannya saja membuat Rey ingin tertawa.

"Dia pemarah sekali" sambil tersenyum Rey mencoba membalas kembali pesan Olivia.

Olivia yang mengetik kata-kata kasar pun menganggap pesannya mungkin tidak akan di balas Rey, setelah makan malam ia meletakkan ponselnya di atas meja makan, ia pergi ke ruang tv untuk menonton.

Satu jam pun berlalu, Olivia baru tersadar ponselnya tertinggal setelah mengambil minum karena ia merasa haus. Ia menggeser layar ponselnya wajahnya di buat takjub. Terdapat 50 panggilan tak terjawab dan 20 pesan yang belum di baca, semua berasal dari kontak bernama Cebol. Olivia membuka pesannya satu persatu dan membacanya.

"Ya ampun" Olivia menepuk jidatnya, Rey benar-benar tipe orang yang tidak bisa menunggu balasan pesannya yang lama, benar-benar sifat anak abege.

"Kamu harus berterima kasih kepadaku karena aku sudah mengingatkanmu, aku pikir pasangan suami istri harus saling mengingatkan" pesan pukul 19.05.

"Kenapa tidak membalas pesanku? apa kau begitu malu mengucapkan terima kasih" pesan pukul 19.07.

"Apa kamu bingung mau mengetik apa?" pesan pukul 19.09.

"Bilang saja terima kasih Rey" pesan pukul 19.11.

"Hey katakan sesuatu" pesan pukul 19.13.

"Balas" pesan pukul 19.15.

"Apa kau tidur?" pesan pukul 19. 17.

"Hey apa kau mati???" pesan puku 19.19.

"Wooiii jangkung!!!" pesan pukul 19.20

Rey menunggu dan membalas pesannya setiap dua menit sekali, membaca pesan Rey membuat urat-urat di kepala Olivia bermunculan. Dengan secepat mungkin ia membalas pesan Rey.

Rey sedang merebahkan dirinya di kasur, dia belum tidur. Menunggu balasan pesan dari Olivia membuatnya tidak mengantuk, setelah lama menunggu akhirnya sebuah notifikasi pun masuk. Rey segera membuka pesannya, dia begitu senang meski yang masuk hanya satu pesan. Olivia menuliskan sesuatu dengan hurup kapital, hanya satu kata dan di ketik dengan banyak.

"CEBOL CEBOL CEBOL CEBOL CEBOL CEBOL CEBOL CEBOL CEBOL CEBOL CEBOL CEBOL CEBOL CEBOL CEBOL CEBOL CEBOL CEBOL CEBOL CEBOL CEBOL CEBOL CEBOL CEBOL

CEBOL CEBOL CEBOL CEBOL CEBOL CEBOL CEBOL CEBOL CEBOL CEBOL CEBOL CEBOL CEBOL CEBOL CEBOL CEBOL CEBOL CEBOL"

Bukannya tersinggung Rey malah tertawa terbahak-bahak, menurutnya hanya umurnya saja yang tua tapi kelakuan Olivia masih seperti anak kecil tak berbeda jauh dengannya. Rey tertawa sampai meneteskan air mata.

"Kamu sangat lucu, menggemaskan sekali" tanpa sadar dia telah memuji calon istrinya. Rey tidak membalas pesan Olivia lagi, dia tahu jika dia membalasnya Olivia pasti akan marah besar dan tak suka padanya, Rey memilih untuk menutup mata dan tidur, besok dia akan menghadapi ulangan.

Olivia menatap layar ponselnya sekilas lalu ia meletakkan ponselnya di bawah bantal, ia tidak peduli lagi jika Rey akan membalas pesannya dengan ucapan kasar. Olivia benar-benar menabuh genderang bersiap untuk perang.

***

1
Ninu3
novel lucu bagus lanjuuut baca
starchaser
Luar biasa
A&R
lumbis
Diana diana
kok aku ikutan malu sech . . wkwkwkwkwk
Diana diana
siapapun akan malu klo punya pacar masih pake seragam sekolah . .
Diana diana
cocok visualY . .
Diana diana
jangan bilang klo burung pipit kamu pake helm bogo yg klo d pake malah mengurangi kadar ketampanan pemakainya . . wkwkwk
Diana diana
cebol . . wkwkwkwk
Diana diana
balik lagiiiii . . wkwkwk
kangen sma pasangan ini
Thania: wah makasih byk kaka /Smile/
total 1 replies
Diana diana
kayak anakku , tiap demam emank gak pernh pergi berobat . cukup pake timun dan bawang merah yang d parut campur minyak herbal trus d balur k seluruh tubuh sambil d pijat pijat . .
Diana diana
jadi iklan tolak angin dah . .
Diana diana
Rey , kamu tuch pinter tapi masih banyak pengetahuan yang belum kamu fahami . .
Diana diana
wkwkwk . . kayak korban keroyokan
Elizabeth Zulfa
ku kira " Pipit " tuh tdi nama orang trnyata burungnya Rey 😅😅😅
Elizabeth Zulfa
mampiiirr...

keknya seru
🌹🪴eiv🪴🌹
aku disini 🤗
Diana diana
gak bisa memberikan komen apapun selain like & fav
seru soalnya
abdan syakura
Alhamdulillah.
senangnya..
see u Rey dan Oliv...🥰🥰🙏💪
abdan syakura
gak mau ah
cukup. Rey dan Oliv aza
Daniel di novel lain aj kak
abdan syakura
Miss u, kak Thor....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!