NovelToon NovelToon
DIKEJAR MANTAN

DIKEJAR MANTAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / CEO
Popularitas:9.3k
Nilai: 5
Nama Author: Lel

"Gak usah sok baik sama gue. Ingat, lo tuh orang yang paling gue benci," sewot Niar saat berhadapan dengan bos sekaligus mantan saat SMA dulu. Takdir macam apa ini? mau resign sayang gaji dan fasilitas penunjang, bertahan juga harus menyiapkan mental bertemu dengan dia setiap hari.

"Gak usah jutek gitu. Nanti minta balikan," ledek Gesta yang memang senang sekali bisa bertemu dengan mantan pacar yang terpaksa putus, padahal masih sayang.

Akankah mereka akur dan bisa profesional? happy reading.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SCREENSHOOT

Porsi perhatian dan waktu untuk Niar ternyata tak berlangsung lama, Angel kembali memonopoli dan Niar sudah tak mau ambil pusing. Saat Gesta bawa mobil misalnya, mengajak Niar pulang, tentu saja Niar semangat dong, karena perhatian Gesta. Dia harus menghargai usaha lelaki itu mempertahankan hubungan keduanya, tapi siapa sangka saat Niar akan membuka pintu mobil depan, malah sudah ada Angel. Duduk dengan anteng dan tak merasa berdosa. "Pindah ke belakang Angel!" pinta Gesta.

Gadis itu berdecih, tapi pindah juga. Niar diam saja, yang punya mobil Gesta. Suka-suka dialah yang mengatur. "Besok gantian aku yang di depan, lagian nih ya, Kak Gesta kan harus antar Mbak Niar dulu, terus pas Mbak Niar sudah pulang, aku harus geser ke depan. Ribet kan? Kalau saja sejak awal aku di depan, kan gak perlu pindah-pindah!" oceh Angel tak mau tahu.

Niar hanya menghela nafas pelan, ada halte di depan, tak perlu rebutan juga. Niar langsung ambil keputusan, "Aku berhenti di halte situ aja, Ges!" ucap Niar tak mau ambil pusing. Dia pacar Gesta, kok rasanya tak punya hak duduk di samping doi.

"Cay," tegur Gesta tak suka dengan sikap Niar yang spontan ngambek begitu. Niar mencoba tersenyum sinis.

"Udah gak pa-pa, kasihan anak orang kalau ngambek sampai rumah. Gak ada orang tua buat nenangin dia," belum tahu siapa Niar, kalau sudah roasting bakal ia ladeni meski ucapannya menyakitkan.

"Selalu aja bawa orang tua, sok punya keluarga harmonis!" sahut Angel dengan suara bergetar. Gesta pusing.

"Diam, Ngel!" tegur Gesta.

"Kakak selalu saja bela Mbak Niar. Omongan dia tuh jahat banget, kenapa sih masih dibela!" Angel tak mau ditegur. Sedangkan Gesta mencoba menenangkan keduanya.

"Udah, Ges. Menepi gih, aku bisa pulang sendiri!" ucap Niar, "Kamu gak mau kan kalau aku tabok mulutnya si Angel?" ancam Niar kalau dia sudah terlalu menahan amarah. Mau tak mau Gesta pun menepikan mobil, tak mau ada keributan sampai mengenai fisik masing-masing.

"Cay!" tahan Gesta lagi.

"Udah gak pa-pa, hati-hati. Jaga tuan putri Angel," sindir Niar sembari membuka pintu mobil dan segera ke halte. Gesta menghela nafas berat, menatap tajam pada Angel. Sedangkan gadis itu memalingkan muka, tak suka dengan tatapan Gesta tersebut.

"Kok berhenti?" tanya Angel setelah beberapa meter mobil sudah berjalan, namun berhenti di pinggir jalan.

"Tunggu Niar sampai naik bus, gue gak bisa ninggalin dia begitu saja!" ucap Gesta lalu keluar dari mobil dan, berjalan ke arah halte. Gesta sedikit berlari, agar Niar tahu bahwa dia tidak akan membiarkan gadis itu sendiri.

"Kok ke sini?" tanya Niar heran.

"Aku tunggu sampai kamu naik bus," ucap Gesta, dan Niar tersenyum. Kesalnya mereda.

"Tuan Putri gak marah?" sindir Niar dan Gesta hanya mengedikkan bahu.

"Kamu capek pasti ya, berada di situasi harus bela aku atau Angel?" tebak Niar, dan Gesta mengangguk. Niar tersenyum sembari menepuk pundak Gesta.

"Ya udah, gimana kalau kita putus saja. Udah gak sehat loh hubungan kita berdua!" tawar Niar dengan suara santai.

"Kok kamu semudah itu ucap putus sih, Cay. Udah gak sayang sama aku?" tanya Gesta memastikan.

Niar tersenyum tipis, "Sayang mah sayang, cuma kalau ada perempuan lain nyempil di antara kita bikin gak nyaman. Kasihan kamunya, harus bela siapa. Seperti halnya kali ini, kamu sampai turun dari mobil demi aku, padahal di mobil kan nyaman, gak panas dan gak kena asap kendaraan!" ucap Niar realistis.

"Aku gak pa-pa, Cay. Beneran."

"Busnya sudah datang, aku naik dulu! Hati-hati," ucap Niar dan Gesta mengangguk saja. Tak rela melihat kekasihnya harus naik trans umum, padahal dirinya bawa mobil.

"Maaf ya, Cay!" ucap Gesta melihat bus itu melaju meninggalkan halte. Kembali ke mobil dengan mood berantakan, apalagi melihat Angel sudah duduk di jok depan.

"Cuma pacar kok gak mau ngalah, apa salahnya sih duduk belakang toh nyaman-nyaman juga!" omel Angel.

"Kalau nyaman kenapa kamu protes sama Niar? Harusnya kamu diam aja aku suruh duduk belakang!" sahut Gesta koreksi sikap Angel.

"Kakak tuh melihat Mbak Niar apanya sih, cantik juga biasa aja. Kaya juga gak kaya-kaya banget, attitude juga bobrok! Gak pantas dipilih," Angel makin sensi dan Gesta tak mau meladeni, karena kalau semakin diladeni, Angel akan terus memojokkan Niar.

"Hanya hati aku yang bisa jawab kenapa aku jatuh cinta sama dia," ucap Gesta membungkam ocehan Angel. Urusan hati, Angel tak bisa membantah, dan itu yang membuat Angel semakin tak suka dengan Niar.

Hubungan Niar dan Gesta semakin renggang, Niar menjawab sekenanya saja saat Gesta chat, apalagi tiap hari Gesta dan Angel berangkat dan pulang bareng, makin panas saja Niar. Cuma dia pura-pura tak peduli. Ia yakin lama-lama akan mati rasa dengan semua ini.

Gesta datang saat istirahat ke kelas sang kekasih, Niar tetap bersikap baik, cuma sahabat Niar seperti Bulan hilang respect pada Gesta. "Ingat ratu cuma saat istirahat, kebanyakan waktunya sama selir," sindir Bulan beranjak pergi saat Gesta duduk di depan Niar.

"Nyindir gue?" tebak Gesta sedikit sewot.

"Emang lo raja?" balas Bulan membuat Gesta kincep. Niar hanya tersenyum saja. Malas bertengkar, jadi biarkan orang terdekatnya bicara apapun.

"Kamu kok pucat?" tanya Gesta setelah Bulan pergi.

"Lagi halangan hari pertama," jawab Niar sekenanya. Memang dia merasa sangat lelah dan perutnya sakit. Ditambah kedua orang tuanya sedang ziara wali, dan Rafly pelatihan ke luar kota. Alhasil, Niar melewatkan sarapan juga.

"Yakin gak pa-pa? Aku belikan teh hangat ya, sama makan?"

"Ke kantin aja deh!" ajak Niar dan dianggkui oleh Gesta. Siapa tahu ditemani Gesta, Niar lahap makan. Keduanya menikmati makan bersama sambil cerita, mengesampingkan masalah Angel. Niar pun bisa tertawa dengar cerita Gesta, bahkan saat pulang pun Gesta mengantar Niar pulang tanpa ada Angel. Sungguh hari ini sangat membahagiakan Niar.

Perut Niar masih belum nyaman, selepas maghrib malah lebih melilit, ia sudah minum air hangat, Gesta juga tadi sempat membelikan Niar makan untuk makan malam, namun perut Niar makin menjadi.

Tepat pukul 9 malam, Niar sudah tak sanggup. Ia pergi ke IGD sendiri naik motor. Sang kakak masih dalam perjalanan pulang.

Gesta. Bisa temani aku ke IGD? Niar mengirimkan pesan pada Gesta. Namun tak kunjung dibalas, sampai ia sudah mendapat tindakan medis, diinfus.

Kak, kapan kakak pulang? Aku takut di IGD sendiri. Rasanya Niar ingin menangis, tapi malu dengan perawat.

Iya ini sudah di jalan menuju ke rumah sakit, Dek. Balas Rafly.

Niar kembali chat Gesta, Ges kamu di mana?

Gesta lagi di kamar gue nih, bobok nyenyak! sebuah pesan yang berhasil membuat pertahanan air mata Niar jebol.

Ternyata Gesta berada di kamar Angel, dan lebih parahnya keduanya tidur bersama, Angel berada dalam pelukan Gesta lagi. Sungguh, foto yang dikirim Angel semakin memperparah Niar.

Oh have fun deh. Terpaksa Niar membalas itu dengan tangan gemetar. Sudah cukup, ia tak akan mengejar Gesta lagi. Niar langsung memblokir nomor Gesta, setelah sembuh dia akan meminta putus pada lelaki ganteng itu. Tak lupa Niar screnshoot balasan Angel, siapa tahu gadis itu licik dan menghapusnya, agar Gesta tak marah.

1
FiKiBiMi
kok ya seneng akunya..
lanjotkan kak🤭
Nur Wakidah
stop jangan marah Bang Gessss 🤣🤣🤣 kan situ ndiri yg kurang tegas ,
FiKiBiMi
maaciyaw akak. sering2 5bab minimal 🤭
FiKiBiMi: 😄😄😄😄😄😄😄
total 2 replies
Sri Wahyuni Abuzar
cuus ke tukang jahit aahh..harus buat 2 kebaya ini ..buat lamaran dan nikahan niar...ee tunggu tunggu...aku di undang kann yaa niar 🤣🤣
Lel: yuk kondangan yuk
total 1 replies
Nurul Boed
Gass pollll,, kelamaan nunggu Gesta 🤭
Lel: buang aja ke laut
total 1 replies
Jumi Saddah
yeeeeeeey langsung lamaran plus nikah sja,,,,
Lel: enaknya gitu gak sih
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
boleh jgnknn geal geol akrobat jg boleh🤣
Lel: malu nanti🤣🤣🤣
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
weh doamu trkabul zif pnya kk ipar niar..g nyangka org yg baru aja ktmu mlh jodoh e gentel n mapan sih..nyesel km ges salahe mlh njaga angel n anak yg bpk nya g jls siapa
Lel: kita ledek gesta nanti ya
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
aku sih yess niar🤭
Lel: aku juga😍😍😍
total 1 replies
Ne Ajja
sippp....
sama2 terbuka...
jadi nya enak...bisa nyari solusi bareng..
Lel: betullll 😍😍😍
total 1 replies
Lia Kiftia Usman
da da da...geestaa

tapi niar harus kenal dulu siapa zaldy..
Lel: pastinya
total 1 replies
dwi ka
Asiik akhirnya sama zaldy..
Biarin aja Gesta emg demennya ma cwe bekasan yg udh berbuntut.. Biar nyaho tuh gesta dapetin cewe sekenan 🤣
Btw ga pantes thor tu cwe dikasi nama angel, hrsnya devil aja 🤭
Lel: biar kapok harus ditinggal lagi
total 1 replies
Nur Wakidah
nah ini baru pas gk janji2 mulu🤭🤭🤭
i
Lel: udah capek ya dijanjiin pemerintah???
total 1 replies
Ne Ajja
aku suka...aku suka....
cowo kaya gini nih...sat set...
ngajakin nikah...bukan pacaran...apalagi balikan...
Ne Ajja: pokoknya ada lahhh....🤣🤣
total 2 replies
📌♏♎®️𝕯µɱՇɧeeՐՏ🍻¢ᖱ'D⃤ ̐
nahh laki gentle begini gak ngajak balikanbtapi masih dekat sama yg katanya adek2an 😏
Lel: beres ya🤭🤭🤭
total 1 replies
vans
ahhhhh ikut meleleh bacanya 😍😍
Lel: meleleh bareng yuk
total 1 replies
FiKiBiMi
lagi dong. nungging (nanggung) kak
Lel: otw ya kak
total 1 replies
FiKiBiMi
atu aja kak???
Lel: nanti kak🤭🤭🤭
total 1 replies
Jumi Saddah
aq suka cara zaldy gas poll,,,di tunggu undangan nya,langsung lempar ke gesta🤭🤭🤭 pokoke jgn mudah luluh deh niar dgn gesta,,apa lgi janji2 mulu tpi plin plan,,,kta orang buang sj mantan ke laut🤭🤭
Lel: habis ini dibuang ke lubang semut
total 1 replies
Ne Ajja
nah...tuh... dengerin nasehat Kaka kamu, Niar....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!