NovelToon NovelToon
KEI

KEI

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Balas Dendam / Anak Kembar
Popularitas:5.4k
Nilai: 5
Nama Author: Mega Siregar

Slavic yang frustasi karena ingin memiliki anak perempuan demi bisnis namun yang dia dapatkan malah laki-laki terus sedangkan Karen sang Istri yang ingin menjadi istri utama dari Suaminya membuatnya memanggil iblis dari buku ilmu Hitam yang dia beli dari Occult Shop untuk mendapatkan anak perempuan yang hasilnya mengandung dan melahirkan sepasang anak kembar berupa seorang anak laki-laki tampan namun albino dan seorang anak perempuan biasa yang cantik dan mereka diberi nama Keita dan Keira.

Namun, Slavic yang merupakan seorang dokter di bidang kecantikan memandang rasis Keita sebagai anak yang tidak sempurna apalagi dia sudah cukup dengan banyak putra dan hanya ingin putri ditambah kebenciannya terhadap adiknya yang juga Albino terus mendapatkan perhatian dari orang tuanya sehingga ia membunuh putranya setelah lahir.

Namun perbuatannya mendapatkan konsekuensi yang akan memberikan sebuah petaka yang akan datang menghampiri mereka dan sekitarnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mega Siregar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part Five : Born First, Death Later

(13 𝙹𝚊𝚗𝚞𝚊𝚛𝚢 2011...)

di malam hujan badai yang disertai dengan petir, sebuah teriakan kesakitan terdengar dari kamar Slavic dan Karen.

sebuah teriakan kesakitan seorang wanita yang terbaring diranjang dengan posisi kaki yang terkangkang dan berjuang diantara hidup dan mati untuk mengeluarkan hasil dari usaha yang ditunggu dan tumbuh diperutnya selama 10 bulan lebih sudah waktunya untuk hadir di dunia.

Yah, wanita itu sedang berjuang untuk melahirkan sikembar dengan dibantu seorang Bidan dari klinik terdekat yang akan membantunya melahirkan di hari yang tidak seharusnya, padahal ia akan melahirkan pada tanggal 14 Januari tapi kedua bayinya tidak mau menunggu.

Jika saja hari itu tidak terjadi hujan badai dan Slavic tidak sedang menghadiri acara sudah pasti Slavic akan membawa Karen ke rumah sakit dan sekarang Slavic terjebak macet sehingga kemungkinan butuh waktu lama dia akan tiba dirumah.

" tarik nafas ". ucap seorang Bidan mengarahkan yang dibalas Karen dengan jeritan dan nafas yang memburu

keringat membasahi dahi dan wajahnya.

Malam itu hanya mereka berdua di kamar dan dua pelayan yang berperan sebagai asisten yang akan mengurus bayi baru lahir sedangkan seorang pelayan, Kenzo dan pengasuh, juga Anna dan ketiga putranya menunggu di ruangan keluarga.

" adikku akan lahir ya, bibi? " Kenzo bertanya pada pengasuhnya.

" iya tuan muda".

" apakah adik bayi akan lahir dari ibu Karen ibu? " Andy bertanya pada Anna dengan nada berbisik.

" yah sayang, dan kalian harus akur dan menjaganya juga ya. Seperti Kenzo yang merupakan adik kalian, adik bayi juga adik kalian ".bisik Anna.

" Arga berharap adik bayi tidak sejahat Adik Kenzo ya ibu".bisik Arga.

" benar... saat Kenzo jatuh, kak Andy ingin membantu tapi Kenzo menuduh kak Andy mendorong Kenzo ". Anna terdiam mendengar ucapan dari putranya yang berusia 3 tahun.

Ia ingat minggu lalu Andy dimarahi dan di pukul Slavic akibat fitnah dari anak berusia 2 tahun.

ia tidak menyangka anak berusia 2 tahun bisa berbohong agar kakak tirinya bisa disalahkan, mungkin inilah namanya buah yang tidak jauh dari pohonnya.

sangat tidak heran Kenzo berperilaku begitu karena Anna tahu bagaimana sifat dari Slavic dan Karen.

" lagi, tarik nafas". Bidan itu kembali meminta Karen untuk tarik nafas setelah mengeluarkan nafas sambil mendorong bayi dalam perutnya.

"aduh... ".Karen merintih kesakitan berjuang melahirkan bayi-bayinya.

" dorong lagi". Karen kembali meminta Karen mendorong disertasi dengan Erangan.

" ayo terus! Dorong lagi! terus". ucap Bidan. Karen terus mendorong disertai dengan erangannya dan bantal yang dia cengkram kuat-kuat.

" sedikit lagi".Karen berjuang melahirkan bayi pertamanya, pada saat menahan kesakitan yang luar biasa, ia terkejut melihat sosok yang telah melakukan perjanjian dengannya muncul dari gelapnya bagian yang tidak terkena cahaya lampu.

kulit putih, wajah tampan berfigur tajam, mata golden memandanginya dan bibir yang tipis dan dingin itu tersenyum padanya.

pakaian ala bangsawan yang dikenakannya membuat Karen menyadari pria tinggi itu adalah iblis yang sama yang telah memberikannya sepasang anak kembar sebagai bentuk terkabulnya keinginannya.

tidak ada yang bisa melihat dia selain Karen.

"𝓐𝔂𝓸... 𝓽𝓮𝓻𝓾𝓼 " dia menghampiri Karen dan duduk di sisi Karen yang berteriak untuk mengeluarkan bayinya hingga pada akhirnya sebuah tangisan bayi terdengar di kamar itu.

" gunting " Bidan memberitahu salah satu pembantu untuk mengambil gunting yang telah steril sebelumnya setelah bidan itu mengamankan dan menyumbat umbilical cord( tali pusat) di pangkalnya dengan umbilical cord clamp ( penjepit tali pusar bayi yang baru lahir), ia memotong tali pusar itu.

" bayinya laki-laki tapi...".

" apa ada masalah? " Karen merasa khawatir terhadap putranya saat bidan itu tidak menyelesaikan kalimatnya bahkan kedua pembantu terkejut terutama saat salah satu pembantu membersihkan bayi itu.

" Albino! " pelayan itu terkejut ketika membersihkan bayi laki-laki dari darah mendapati bahwa kulit bayi itu sangat putih bahkan terlalu putih bahkan rambut bayi yang tipis itu juga bulu matanya berwarna putih dan mata merah terlihat jelas pada bayi itu.

pada saat mendengar kata Albino, rasa kekhawatiran dan ketakutan muncul dalam benak Karen.

Albino? Slavic pasti marah mendapati bahwa putranya terlahir albino.

Ia membenci saudara kembarnya sendiri karena kembarannya terlahir albino.

Bagaimana jika putriku juga Albino? disaat kekhawatiran itu terjadi, ia melirik sosok iblis yang masih duduk disisi tempat tidurnya tanpa semua orang menyadari itu sedang tersenyum saat melihat bayi itu lahir lalu ia pun melirik ke arah Karen.

"𝓢𝓪𝓽𝓾 𝓵𝓪𝓰𝓲...𝓼𝓮𝓽𝓮𝓵𝓪𝓱 𝓼𝓪𝓷𝓰 𝓹𝓾𝓽𝓻𝓪, 𝓼𝓮𝓴𝓪𝓻𝓪𝓷𝓰 𝓴𝓮𝓵𝓾𝓪𝓻𝓴𝓪𝓷 𝓼𝓪𝓷𝓰 𝓹𝓾𝓽𝓻𝓲 𝓭𝓪𝓻𝓲 𝓹𝓮𝓻𝓾𝓽𝓶𝓾".ucap sosok itu sembari mengelus perut Karen dan seketika Karen merasakan sakit yang luar biasa.

Sang bidan kembali fokus pada Karen yang akan melahirkan bayi yang kedua.

"ayo".

" ennnngggggg!!! ".

" ayo, terus".Karen terus mengerang berjuang melahirkan putrinya.

" sedikit lagi".

" aaaaaaahhh".setelah dorongan terakhir, Karen bernafas lega setelah mendengar suara bayi saat bayi itu telah lahir.

dan setelah melakukan prosedur yang sama dilakukan pada bayi pertama, sang bidan menunjukkan bayi itu.

" selamat, bayinya perempuan ".Setelah menyerahkan bayi pada pembantu, Karen melirik ke bayi perempuan yang dibersihkan oleh pembantu lainnya dan kemudian, kedua bayi itu diletakkan dikedua sisi Karen dan Karen bernafas lega saat melihat putrinya.

Kulit putih yang normal, bulu mata dan rambut berwarna hitam dan mata biru yang mirip dengan Slavic.

" 𝓜𝓮𝓻𝓮𝓴𝓪 𝓽𝓪𝓶𝓹𝓪𝓷 𝓭𝓪𝓷 𝓬𝓪𝓷𝓽𝓲𝓴 𝔂𝓪".Karen melirik ketika mendengar sosok itu. sosok itu tersenyum lalu bangkit berdiri.

" 𝓴𝓪𝓾 𝓭𝓪𝓷 𝓼𝓾𝓪𝓶𝓲𝓶𝓾 𝓱𝓪𝓻𝓾𝓼 𝓶𝓮𝓻𝓪𝔀𝓪𝓽 𝓶𝓮𝓻𝓮𝓴𝓪 𝓭𝓮𝓷𝓰𝓪𝓷 𝓫𝓪𝓲𝓴 𝓭𝓮𝓷𝓰𝓪𝓷 𝓫𝓮𝓰𝓲𝓽𝓾 𝓶𝓮𝓻𝓮𝓴𝓪 𝓪𝓴𝓪𝓷 𝓶𝓮𝓷𝓳𝓪𝓭𝓲 𝓪𝓷𝓪𝓴-𝓪𝓷𝓪𝓴 𝓴𝓪𝓵𝓲𝓪𝓷 𝓼𝓮𝓾𝓽𝓾𝓱𝓷𝔂𝓪 𝓭𝓪𝓷 𝓴𝓪𝓵𝓲𝓪𝓷 𝓪𝓴𝓪𝓷 𝓱𝓲𝓭𝓾𝓹 𝓫𝓪𝓱𝓪𝓰𝓲𝓪". Karen terdiam mengangguk sebelum sosok itu menghilang bersama dengan bidan keluar dari ruangan itu sedangkan kedua pembantu mengurus Karen dan kedua bayi itu berada di ranjang bayi.

" Apakah mereka sudah lahir? " sebuah suara mengejutkan Karen yang akan beristirahat.

Slavic!! aku harus memberitahunya tentang apa yang aku lakukan. Jika Tidak, hanya Tuhan yang tahu apa yang akan dia lakukan pada Keita. Karen ingin keluar dan mencegah bidan tersebut memberitahu Slavic bahwa putranya yang telah diberi nama Keita terlahir albino.

Tapi apa daya, melahirkan dua anak telah menguras energinya. Ia terlalu lelah untuk berdiri maupun berbicara.

pada saat bidan itu keluar, Slavic telah tiba dirumah dan Slavic menghampiri bidan tersebut.

" bagaimana? apakah putri saya telah lahir?" dengan penuh harap, ia berharap putri yang diinginkan benar-benar hadir dalam kehidupannya.

Anna dan lainnya juga ikut mendengarkan saat Slavic Bertanya pada bidan itu.

"selamat tuan, anda memiliki sepasang anak kembar yang tampan dan cantik. putri yang lahir terakhir lahir dengan kondisi sehat begitu putra anda yang lahir terlebih dahulu juga sehat.

hanya saja putra anda... ".

" kenapa dengan putraku?"penasaran dengan putranya Keita, Slavic mulai bertanya terlebih lagi bidan tidak tahu harus bagaimana mengatakannya.

pada saat itu, bidan tersebut menjelaskan tentang kondisi Keita yang membuat ekspresinya telah berubah.

setelah menyuruh sang supir untuk mengantarkan sang bidan pulang, Slavic bergegas menuju ke kamarnya.

tapi dengan kedua tangannya, Anna mencegahnya masuk seakan Anna mengetahui apa yang akan dilakukan pria itu terhadap putranya yang baru lahir.

" kau mau apa? " Slavic menatap tajam pada wanita itu.

" tolong bawa masuk anak-anak kedalam kamar". Anna menghiraukan Slavic sembari menyuruh pembantu dan pengasuh membawa si kembar tiga dan Kenzo kedalam kamar karena Anna tahu percakapan mereka tidak baik jika didengar anak-anak.

" aku mendengar bahwa putramu terlahir memiliki kondisi yang sama dengan Slavic.

Aku tahu betapa rasisnya dirimu.

aku tahu betapa kau menganggap albino adalah sebuah kecacatan dan malu akan mencoreng dirimu sebagai dokter bedah plastik.

tapi, jangan melakukan sesuatu yang akan kau sesali...

ingatlah,anak adalah anugerah, memiliki anak albino berarti dia anak yang spesial. jangan sakiti dia, Slavic...

ingatlah, kau seorang dokter dan tugas dokter adalah menyelamatkan nyawa, bukan sebaliknya".padahal bayi tersebut adalah anak dari wanita yang merebut suaminya, tapi Anna tidak ingin suaminya menyakiti bayi itu karena dia tahu bayi adalah makhluk yang tidak berdosa di kehidupan yang kejam ini.

" huh, kau tahu bayi itu terlahir dari Karen, tapi kau mencegahku menyakiti anak itu.

Kau benar-benar wanita dan ibu yang baik, tapi itu tidak berarti bagiku yang akan mencoreng harga diriku karena kulitnya. Selain itu, aku dokter bedah plastik, tidak perlu memikirkan nyawa manusia bukan?" tidak peduli, Slavic mendorong Anna sampai jatuh ke lantai dan Slavic akan masuk.

namun...

" aku akan mengadopsi anak itu!" ucapan Anna menghentikan Slavic membuka pintu dan mengarahkan pandangannya ke wanita berambut hitam dan berkata hijau yang masih terduduk dilantai.

" aku akan mengadopsi anak itu jika kau tidak menginginkannya, ia tidak perlu tahu kalian adalah orang tua kandungnya.

Kau membuat keberadanku dan anak-anak di mata orang-orang luar bahwa aku hanya orang asing, kau bisa melakukan itu pada putramu yang lain, karena itu-".

"Kau pikir aku akan membiarkanmu mengadopsi anak itu ? " ucapan Anna terpotong Slavic saat ia menolak ide itu.

"Kau pikir aku akan membiarkan anak itu walaupun diadopsi olehmu bisa berjalan di lingkunganku?

tidak akan, keberadaan Sandy yang jauh aja membuatku kesal apalagi membiarkan anak itu bernafas didekatku.

tidak akan".

" Slavic!!" Anna tidak bisa mencegah Slavic mencegah bayi yang baru lahir itu disakiti oleh ayahnya sendiri saat pintu itu telah ditutup dan dikunci oleh Slavic walaupun Anna memukul-mukul pintu kamar itu.

oh Tuhan, lindungi anak itu...

dia tidak bersalah... Anna hanya bisa berdoa yang dia lakukan sekarang.

sementara itu, Slavic berjalan menghampiri ranjang bayi.

"Keira putriku... " ucap Slavic melihat bayi perempuan yang diberi nama Keira yang sedang tidur di ranjang bayi.

hingga pandangannya beralih pada putranya, sosok kebencian terlihat dimatanya.

Aku tahu dia anakku...

aku tahu Karen tidak berselingkuh dengan Sandy karena kami tidak berhubungan lagi bahkan Sandy membenci Karen.

tapi aku tidak menyangka keturunanku memiliki kulit yang sama dengannya.

tidak, aku tidak Terima!!.

"Slavic...?" Slavic menghiraukan panggilan Karen.

" apa yang mau kau lakukan dengan pisau itu? "Karen bertanya saat Slavic mengambil pisau di keranjang buah berjalan menghampiri ranjang bayi.

saat Slavic menatap Keita, dengan pisau di tangan kirinya, Karen menyadari apa yang akan dilakukan oleh Slavic.

" tidak... Jangan... Jang-".

...JLEEEEEBBB!!!...

Sebuah tangisan Keita dan teriakan dari dua pelayan dan Karen mengisi ruangan itu saat Slavic menikam Keita terus dan terus dan kedua pelayan itu tidak berani mencegah kegilaan tuan mereka bahkan Karen tidak berdaya saat melihat putranya dihujani pisau oleh suaminya sendiri.

darah berhamburan di ranjang bayi, memercikkan darah ditangan dan wajah Slavic, kemeja biru itu bernoda darah Keita bahkan darah itu terciprat mengenai pipi Keira kain bayi yang membalut Keira.

Keira menangis seakan menyadari apa yang terjadi pada kakak laki-laki yang terlahir bareng dengannya.

hingga Keita tidak lagi bersuara, Keira tetap menangis dan saat Slavic berhenti dengan pisau yang menancap di jantung Keita, dengan tangan yang berlumuran darah menggendong Keira dan memenangkannya layaknya ayah yang baik.

sedangkan Karen yang melihat kejadian itu mulai kehilangan kesadaran karena syok dan disaat sebelum benar-benar kehilangan kesadaran, ia melihat sosok itu yang menatapnya dan suaminya dengan ekspresi amarah dan air mata darah terlihat diwajahnya yang tampan.

1
Xlyzy
Aneh ni orang nama nya alergi kok malah di bilang pilih pilih makanan
Mega Siregar: padahal banyak orang yang memiliki alergi kehilangan nyawa karena orang-orang seperti si pembantu itu
total 2 replies
👀 | 𝕽𝖊𝖓𝖆~🪽•̩̩͙*˚⁺‧͙
ditampar gak tuh🤭
👀 | 𝕽𝖊𝖓𝖆~🪽•̩̩͙*˚⁺‧͙
setidaknya slavic gak gegabah dan asal nuduh2 gitu
Miu.Nuha
keira... jgn aneh2 deh...
ada ibu anna lho...
Mega Siregar: badannya Keira tapi jiwanya Keita
total 1 replies
Filan
Nok Lia dong 🤣
Mega Siregar: jadi kangen nokia🤭
total 1 replies
Filan
pusing ya kalau terlalu banyak nama? 🤣
Mega Siregar: makanya inisial aja👍
total 1 replies
Filan
si slavic emang sakit tuh
Mega Siregar: sakit jiwa tepatnya
total 1 replies
-Thiea-
Udah meninggoy mereka. Carilah sampe mati. Bentar lagi kamu juga bakalan nyusul mereka.
-Thiea-
Sayangnya kamu harus pergi, dan meninggalkan mereka keira.
-Thiea-
Kalo males, dirumah aja tiduran gak usah kerja. 😐
Rain Aricia
Bunuh bapaknya thor, dh follow🤗
Rain Aricia: Ga sabar menanti mayatnya🤗
total 2 replies
Rain Aricia
Ga usah, dia iblis ga ibu cuihhh
Rain Aricia
Nanti kalau kei dh besar, langsung aja ulti bapak mu itu
Rain Aricia
Mereka kan ortu durhaka
Not Not
Apa!?
☠️⃝ MULIANA ѕ⍣⃝✰
mungkin sosok pria itu ialah iblis
☠️⃝ MULIANA ѕ⍣⃝✰
keren pun, berhasil di bohongi oleh keito /Facepalm//Facepalm/
Cimol krispy
Beri mereka balasan yang setimpal Kei
Aquarius97 🕊️
kenapa gak langsung kamu habisi aja sih keitaa... ayah dan ibuku ituuu
Mega Siregar: kata Keita balas sedikit demi sedikit dulu, bantai kemudian😅
total 1 replies
Mingyu gf😘
tidak papa kei, kamu punya pelindung goib
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!