Calypsa, seorang freelance video editor biasa di siang hari dan editor video deep web khusus geng mafia untuk menghikangkan bukti di malam hari. Ia ketahuan oleh clientnya, Cyrus ketua geng terbesar di Aethelgard. Namun, Cyrus bukan melenyapkannya, terapi merekrutnua untuk sebuah misi. Misi untuk membalas dendam kematian kakak laki-lakinya sekaligus misi cintanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amila FM, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Anomali
Tiga hari berlalu seperti air yang mengalir di bawah jembatan Eston, cepat dan tidak terasa, tapi meninggalkan bekas yang jelas di tepinya.
Calypsa datang ke gudang Wraithgate setiap malam pukul delapan dan pergi menjelang dini hari. Ia memilih malam bukan hanya karena itu waktu di mana otaknya bekerja paling tajam, tapi juga karena lalu lintas pejalan kaki di sekitar distrik itu paling minim setelah lewat tengah malam, membuatnya lebih mudah memperhatikan apakah ada yang mengikutinya atau tidak.
Sejauh ini tidak ada.
Voss, yang rupanya adalah pria tinggi kurus berusia awal tiga puluhan dengan kacamata tipis dan kebiasaan menggerak-gerakkan pulpennya di antara jari ketika sedang berpikir, bekerja di workstation yang letaknya paling dekat dengan milik Calypsa. Mereka tidak banyak berbicara pada hari-hari pertama. Voss cukup profesional untuk tidak mencoba mengintip layar Calypsa, dan Calypsa cukup fokus untuk tidak merasa perlu memulai percakapan yang tidak perlu.
Pada hari kedua, Voss meletakkan sebungkus biskuit di tepi meja Calypsa tanpa berkata apa-apa dan kembali ke pekerjaannya sendiri. Calypsa memakan biskuit itu tanpa berkata apa-apa juga. Semacam perjanjian diam-diam yang terbentuk begitu saja.
Yang membuat Calypsa menghabiskan sebagian besar waktunya di tiga hari pertama itu adalah bukan sekadar menelusuri jaringan komunikasi Dragan, tapi lebih kepada memahami cara Dragan berpikir. Setiap peretas, setiap kriminal digital yang sudah cukup lama bertahan di dunia bawah tanah, selalu meninggalkan semacam tanda tangan yang tidak mereka sadari sendiri, pola-pola kecil dalam cara mereka menyusun jalur komunikasi, cara mereka memilih enkripsi, cara mereka memberi nama file, bahkan cara mereka mengatur waktu transmisi data. Dan Dragan punya tanda tangannya sendiri.
Ia sangat menghindari angka genap dalam penetapan jadwal. Semua transmisi yang berhasil Calypsa identifikasi sebagai bagian dari jaringan Dragan terjadi pada menit-menit ganjil, jam-jam ganjil, tanggal-tanggal ganjil. Sebuah kebiasaan yang mungkin berasal dari superstisi, mungkin dari kebiasaan lama yang tidak pernah ia tinggalkan, tapi apapun asal-usulnya, kebiasaan itu meninggalkan pola. Dan pola bisa dibaca.
Pada hari ketiga, Calypsa menemukan sesuatu yang tidak ia cari secara aktif tapi selalu ia waspadai, sebuah anomali kecil dalam arus data yang mengalir melalui jaringan internal geng Cyrus sendiri. Ia tidak langsung melaporkannya.
Ia menyalin data anomali itu ke folder tersembunyi yang ia buat di dalam sistemnya sendiri, mengenkripsinya dengan lapisan tambahan yang tidak terhubung ke protokol Voss, dan melanjutkan pekerjaannya seolah tidak ada yang terjadi.
Malam ketiga, ketika jam sudah menunjukkan pukul dua dini hari dan sebagian besar operator di ruangan itu sudah berganti shift, Calypsa menyimpan semua pekerjaannya, mematikan layar, dan berjalan menuju ruangan di sisi timur lantai dua tempat Cyrus biasanya berada di jam-jam seperti ini. Ia sudah cukup lama memperhatikan untuk tahu bahwa Cyrus jarang pulang sebelum fajar. Ia mengetuk pintu dua kali.
"Masuk."
Ruangan Cyrus jauh lebih kecil dari ruang kendali utama, hampir tidak ada furnitur selain meja kerja, dua kursi, dan rak buku yang penuh dengan map-map berwarna abu-abu. Cyrus sedang berdiri di depan jendela kecil yang menghadap ke arah kanal lama ketika Calypsa masuk, tangannya di saku, matanya ke luar.
"Laporan pertama." ujar Calypsa, menutup pintu di belakangnya.
Cyrus berbalik. Ia mengangguk ke arah kursi. Calypsa duduk. Cyrus mengambil kursi di balik mejanya.
Calypsa membuka tablet yang ia bawa, menampilkan peta jaringan yang sudah ia petakan selama tiga hari.
"Dragan menggunakan tiga lapisan komunikasi. Lapisan luar adalah jalur yang sengaja ia biarkan terlihat, komunikasi yang tampak seperti transaksi bisnis biasa antara beberapa perusahaan impor ekspor di distrik pelabuhan Aethelgard. Lapisan ini mudah ditemukan dan itu disengaja, untuk menghabiskan waktu dan sumber daya siapapun yang mencoba menelusurinya."
Cyrus mendengarkan tanpa menyela.
"Lapisan tengah adalah jaringan yang lebih tersembunyi, menggunakan protokol enkripsi yang dimodifikasi dari sistem open source yang sudah tidak diperbarui sejak delapan tahun lalu. Ini yang kebanyakan orang anggap sebagai jaringan aslinya." Calypsa menggeser tampilan tablet. "Tapi bukan. Ini masih umpan."
"Dan lapisan ketiga?"
"Komunikasi kurir fisik yang digabungkan dengan kode biner yang disembunyikan dalam file-file gambar biasa yang dikirim melalui platform media sosial publik." Calypsa menunjukkan contohnya di layar tablet, beberapa foto lanskap yang tampak tidak berbeda dari foto-foto turis biasa. "Teknik steganografi yang sangat lama dan sangat tidak terduga karena tidak ada yang mencari jalur tersembunyi di tempat yang terlalu terbuka. Ini jalur komunikasi aslinya untuk instruksi-instruksi paling penting."
Cyrus mengambil tablet itu, mengamati contoh yang Calypsa tunjukkan dengan ekspresi yang berkonsentrasi penuh. "Kamu bisa membaca pesannya?"
"Sudah." jawab Calypsa. "Ada enam pesan yang berhasil saya dekode dari file-file yang sudah saya kumpulkan selama tiga hari ini. Dua di antaranya merujuk pada rencana pertemuan fisik yang waktunya sudah lewat. Tiga sisanya merujuk pada transfer informasi yang akan terjadi dalam dua minggu ke depan." Calypsa berhenti sejenak. "Dan satu pesan yang sangat menarik."
Cyrus menatapnya. "Apa isinya?"
"Permintaan konfirmasi identitas dari seseorang yang Dragan sebut hanya dengan inisial W." ujar Calypsa.
"Dragan meminta konfirmasi bahwa W sudah berhasil menempatkan diri di posisi yang direncanakan di dalam Aethelgard. Dan W membalas bahwa semua berjalan sesuai rencana."
Ruangan itu terasa lebih dingin beberapa derajat.
"W." Cyrus mengulang inisial itu dengan nada yang flat tapi matanya berubah, ada sesuatu di sana yang lebih awas dari sebelumnya. "Kapan pesan ini dikirim?"
"Empat hari lalu." jawab Calypsa. "Dua hari sebelum anda datang ke pintu rumah saya."
Cyrus meletakkan tablet itu di meja dan menautkan jari-jarinya di depan wajahnya, siku di atas meja, menatap ke titik yang tidak jelas di depannya selama beberapa saat. Calypsa membiarkan ia berpikir tanpa menyela.
"Kamu punya analisis tentang siapa W?" tanya Cyrus akhirnya.
"Belum." jawab Calypsa. "Tapi saya punya anomali yang perlu anda tahu." ia mengambil tablet itu kembali, membuka folder yang berbeda, dan menampilkan data yang ia simpan terpisah tadi. "Ini ditemukan dalam arus data internal jaringan kita sendiri. Ada jalur komunikasi yang sangat kecil, hampir tidak terdeteksi kecuali kalau anda tahu persis apa yang sedang anda cari, yang beroperasi di dalam sistem ini tanpa tercatat dalam log resmi."
Cyrus menatap layar tablet dengan ekspresi yang tidak berubah, tapi ada ketegangan kecil di rahangnya yang Calypsa tangkap karena ia sudah cukup sering memperhatikan wajah pria ini selama tiga hari terakhir.
"Seseorang di dalam sistem kita sedang berkomunikasi ke luar." ujar Calypsa dengan nada yang tidak mendramatisir informasi itu karena informasi itu sudah cukup dramatis dengan sendirinya.
Keheningan setelah kalimat itu lebih panjang dari keheningan manapun yang sebelumnya pernah ada di antara mereka.
"Bisa kamu lacak ke mana komunikasi itu pergi?" tanya Cyrus.
"Sudah mulai." jawab Calypsa. "Tapi butuh waktu lebih. Jalurnya sangat bersih dan sangat rapi. Ini bukan pekerjaan amatir."
Cyrus berdiri dari kursinya dan berjalan kembali ke jendela. Punggungnya menghadap Calypsa, tangannya kembali masuk ke saku. Di luar, Aethelgard dini hari tampak sangat tenang dari ketinggian lantai dua ini, lampu-lampu jalan yang jarang di distrik Wraithgate memantul di permukaan kanal yang gelap dan mengalir lambat.
"Sampai kamu menemukan ke mana jalur itu pergi," ujar Cyrus akhirnya tanpa berbalik, "jangan beritahu siapapun tentang ini selain aku. Tidak ada yang tahu kamu sedang mencari ini."
Calypsa berdiri dari kursinya. "Termasuk Voss?"
Ada jeda dua detik sebelum Cyrus menjawab. "Termasuk Voss."
Calypsa mencatat jeda itu dalam ingatannya dengan sangat baik.
"Baik." ujarnya, mengambil tabletnya. Ia berjalan menuju pintu, tangannya sudah di gagang pintu ketika suara Cyrus terdengar lagi di belakangnya.
"Calypsa."
Ia menoleh.
Cyrus masih menghadap jendela. "Kerja bagus untuk tiga hari pertama."
Calypsa tidak menjawab pujian itu. Ia membuka pintu dan keluar, membawa serta peta jaringan Dragan yang semakin jelas di kepalanya, anomali kecil yang berpotensi menjadi bom waktu, dan satu pertanyaan yang semakin besar, siapa W, dan apakah W dan anomali di dalam sistem ini adalah orang yang sama.