NovelToon NovelToon
Terjebak Pernikahan Tuan Buta

Terjebak Pernikahan Tuan Buta

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Crazy Rich/Konglomerat / Diam-Diam Cinta
Popularitas:582
Nilai: 5
Nama Author: Clarissa19

" tidak! aku tidak mau menikah dengan orang buta!"
" tapi dia kaya, dia tampan. jika kamu menikah dengan dia kamu tidak perlu lagi bekerja"
" tapi dia buta"
" justru itu, kamu bisa memanfaatkan kondisinya yang buta itu",

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Clarissa19, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 6_ club bar

" kamu cantik banget malam ini" ujar Oliv memuji penampilan shakila yang terlihat sangat cantik dengan gaunnya.

oliv menjemput shakila untuk dinner. Mereka akan merayakan anniversary ke 5 tahun hubungan mereka.

sudah cukup lama bukan? Sudah cukup oleh untuk saling mengenal sebelum melanjutkan ke jenjang pernikahan. Namun sampai detik ini Oliv tidak pernah mengajak nya menikah.

" thanks" ujar shakila salting karena di puji oleh Oliv. Meskipun Oliv sering memujinya tapi tetap saja dia selalu salting.

" ayo kita pergi" ajak Oliv.

Oliv membuka pintu mobil untuk shakila , setelah itu barulah dia masuk dan segera mengemudi mobil menuju restoran yang sudah dia booking.

Seperti biasanya, sepanjang perjalanan Oliv terus menggenggam tangan shakila selayaknya pasangan yang bahagia.

tiba di restoran keduanya pun segera masuk. Mereka duduk di ruangan VVIP yang sudah Oliv pesan. Ruangan yang sudah di hias dengan gaya romantis.

" aku senang, kamu tidak pernah berubah" ujar shakila.

Yaa, dari awal pacaran hingga sekarang Oliv selalu romantis. Setiap anniversary ataupun ulang tahun Oliv selalu memberikan dia kejutan.

" aku tidak akan pernah berubah sayang, aku akan selalu mencintaimu dan berusaha membuat mu bahagia" ujar Oliv

Shakila tersenyum bahagia lalu mencium pipi Oliv sebagai tanda terimakasih.

Mereka berdua duduk di kursi yang sudah di siapkan. Lalu pelayan datang membawakan menu yang sudah Oliv pesan.

Mereka makan dengan tenang. Sesekali Oliv menyuapi shakila. Dan sesekali shakila bergantian menyuapi Oliv.

Setelah makan Shakila memberikan sebuah hadiah untuk Oliv dan begitupun juga dengan Oliv.

" aku buka duluan ya?" ujar Oliv ingin membuat hadiah dari shakila.

" iyaa" jawab shakila mengangguk.

Oliv mulai membuka kotak hadiah tersebut. Dan melihat isinya. Dia menatap berbinar pada sepasang sepatu yang harganya tidak seberapa dengan sepatu yang dia pakai.

" terimakasih sayang, aku akan sering memakai nya" ujar Oliv bahagia lalu mencium tangan shakila.

Itulah mengapa shakila sangat mencintai Oliv. meskipun Oliv orang kaya tapi dia selalu menghargai setiap pemberian nya meskipun tidak seberapa. di tambah lagi orang tua Oliv juga menyukai nya tidak memandang latar belakangnya.

" sama sama sayang" balas shakila.

" sekarang kamu yang buka" ujar Oliv.

Shakila pun mulai membuka kotak hadiah yang berukuran kecil yang di berikan oleh Oliv. Matanya membulat dan mulut nya sedikit terbuka.

shakila menatap Oliv yang juga menatapnya. Oliv meraih tangan shakila dengan lembut.

" Will you marry me, shakila nayyara ?"

Jantung shakila berdetak kencang. dia terkejut, tidak menyangka Oliv akan melamarnya sekarang. Yaa meskipun hal ini adalah yang dia tunggu tunggu.

" sayang kamu serius?" tanya shakila memastikan " aku tidak mimpi kan?" tanyanya.

" aku serius, dan ini nyata" ujar Oliv.

Shakila mengangguk sambil tersenyum bahagia. Air mata bahagia nya perlahan menetes keluar dari pelupuk matanya.

" yes, i Will" jawab Shakila tanpa ragu.

Oliv berdiri lalu berjalan ke arah shakila dan memeluk kekasihnya itu dengan penuh kasih sayang. Setelah itu dia memakaikan cincin itu di cari manisnya shakila.

" Cantik, sangat cocok di tangan kamu" ujar Oliv lalu mencium tangan shakila.

Shakira tinggal sendirian di kosan. Dia makan malam sendiri dan memasak sendiri. Rasanya sangat sepi padahal dia baru satu jam tanpa shakila. Mungkin karena mereka sudah terbiasa berdua.

" sepi banget, enaknya ngapain ya?" gumam Shakira berfikir aktivitas apa yang menyenangkan untuk mengusir rasa bosan nya.

tiba tiba dia kepikiran sesuatu. dia mengambil ponselnya membuka aplikasi yang sudah cukup lama tidak dia buka. Dia memasukan beberapa angka. Hingga sebuah peta lokasi muncul.

" club bar? Ngapain dia di bar? Party gitu?" gumam Shakira heran.

bukan ngehina ya, tapi gini. Elio itu kan buta, ngapain ke bar? kalo cuma untuk minum kan di rumah juga bisa. mungkin untuk party, tapi kalo orang cool kek Elio keknya bukan tipe orang yang suka joget di bawah lampu kelap-kelip.

" oke! Ayo kita kesana" ujarnya lalu berdiri dan berjalan ke kamar untuk bersiap.

Shakira memakai dress sepaha yang tidak memiliki lengan. dress kekurangan bahan yang memang cocok di pakai untuk pergi ke bar.

" let's go!" gumamnya lalu segera pergi meninggalkan area rumah nya menggunakan Go-Jek.

Setelah 1 jam perjalanan akhirnya dia tiba di club tujuan nya. club ini khusus untuk orang orang kaya. Karena itu Shakira berpakaian seperti orang kaya. tas yang dia bawa saja tas mahal yang di berikan oleh Kenny.

" terimakasih pak, ini uang nya. Bapak hati hati ya pulang nya" ujar Shakira ramah.

" terimakasih dek, bapak pergi dulu " ujar bapak tersebut dan segera pergi.

Sebelum masuk shakira lebih dulu merapikan rambutnya memastikan penampilan nya sempurna. Setelah itu dia melangkah dengan anggun memasuki club bar tersebut.

Begitu masuk dia langsung di sambut oleh aroma alkohol. Masuk lebih dalam telinga nya langsung di sambut oleh dentuman DJ serta orang orang yang sedang asik berjoget di bawah lampu kelap-kelip.

mata Shakira berkeliaran mencari keberadaan Elio. Sangat susah untuk mencari karena disini orang orang nya sangat ramai.

" hey nona cantik, sendirian aja" goda seorang pria tua yang cocok menjadi ayahnya shakira. Sudah tua saja masih genit, bukanya ingat anak bini di rumah.

Shakira tidak menghiraukan pria tersebut, dia berjalan pergi dengan wajah datarnya.

" CK! Sombong sekali" ujar pria tersebut.

" dimana dia? masa dia sudah pulang sih" gumam Shakira kesal setelah mencari cukup lama namun tidak menemukan Elio.

" permisi nona, apa Anda mencari sesuatu?" tanya seorang pelayan yang bekerja disana.

Pelayan itu sudah memerhatikan shakira sedari tadi. Dia melihat shakira seperti sedang mencari seseorang, karena itu dia menghampiri untuk bertanya.

" saya mencari tuan Elio lucian" jawab pelayan itu.

" apa anda tamu tuan Elio?" tanya pelayan itu memastikan.

" iyaa, saya sudah membuat janji dengan nya" ujar Shakira merasa ini adalah kesempatan yang pas.

Kebetulan sekali bukan? Dia tidak pernah mencari alasan yang susah. Jadi Elio kesini untuk bertemu dengan tamu? atau dia sedang memesan wanita malam?

" mari saya antar nona" ujar pelayan itu.

Dengan senang hati Shakira mengikuti wanita itu. Mereka memasuki lift menuju ke lantai atas. tiba di sana keduanya berjalan ke sebuah pintu berwarna hitam.

" ini ruangan nya nona, tuan Elio sudah menunggu anda sedari tadi" ujar pelayan.

" terimakasih, ini untuk mu" ujar Shakira memberikan sedikit tip untuk pelayan itu.

Pelayan tersebut menerima dengan senang hati. Setelah pelayan itu pergi barulah shakira masuk.

Begitu dia masuk dia langsung di sambut oleh ruangan remang remang serta asap rokok yang bercampur dengan aroma alkohol.

meskipun dia tidak menyukai asap rokok dia tetap memaksa diri untuk masuk dan menghampiri pria yang sedang duduk sendirian di sofa singel.

" kau sudah sampai?" tanya Elio dengan nada datar setelah menghembuskan asap rokok dari mulut dan hidung nya.

" sudah tuan" jawab shakira berharap Elio tidak mengenali suaranya dan berharap tamu yang sebenarnya tidak datang.

Elio mematikan rokoknya " duduk" ujarnya dingin.

Shakira menurut dan duduk di sofa yang berhadapan dengan Elio. di depan mereka terdapat 2 gelas yang satunya berisi sedikit wine dan satu lagi kosong.

Shakira melirik pintu masuk dengan cemas takut tamu yang sebenarnya datang. Bisa habis dia. Dia harus bisa menjalankan misinya sebelum orang itu datang.

" kenapa diam saja? kau tidak tahu tugas mu?" tanya Elio.

Tugas? Tugas apa? Membahas pekerjaan? atau elio menunggu tamunya yang akan membawakan berkas penting? Adu! bisa mati dia.

" *harus Jawab apa ni gw? Masa jawab nggak tahu*" gelisah Shakira

" kau datang terlambat" ujar Elio

" maaf tuan, jalan sendiri macet dan tadi saya kesasar" ujar shakira beralasan.

" tuangkan aku minuman, temani aku minum " ujar Elio mengabaikan permintaan maaf shakira.

" baik tuan" jawab shakira patuh laku mulai menuangkan wine ke dalam gelas milik Elio.

Shakira melirik Elio yang duduk tegak dengan kacamata hitam yang menutupi wajahnya. Diam diam shakira mengambil sesuatu dari dalam tasnya lalu memasukan bubuk putih itu ke dalam minuman Elio.

" *tidak perlu takut ketahuan shakira, dia buta jadi tidak bisa melihat*" batin shakira

" sudah tuan " jawab shakira.

Elio mengambil gelasnya dengan santai tanpa curiga. tanpa ragu dia meminum minuman tersebut sedangkan Shakira menunggu dengan perasaan dag dig dug.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!