NovelToon NovelToon
Time Travel Kiyara

Time Travel Kiyara

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / TimeTravel / Fantasi Timur
Popularitas:3.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: NuruHikmahOchl

Ini adalah novel kedua ku, novel ini terinspirasi dari banyaknya novel yang menceritakan tentang perpindahan dimensi atau Time travel. Jadi jika alurnya tidak jelas atau mungkin ada kesamaan cerita, tokoh maupun lainnya aku minta maaf, tapi ini benar-benar pemikiran ku sendiri.



Kiyara adalah seorang wanita berumur 23 tahun yang meninggal karena ulah sahabatnya sendiri, sahabat nya membunuhnya dengan alasan bahwa dia iri atas pencapaian Kiya. Bagaimana tidak iri, Kiya adalah seorang wanita pekerja keras yang sukses menjadi pengusaha terkaya ke 1 di dunia dan yang mengetahui itu hanya beberapa orang tapi ayahnya sendiri tidak mengetahui itu. Selain orang terkaya, Kiya juga merupakan seorang Queen mafia dan peracik obat juga racun dan dia memahami semua tentang pengobatan dari yang tradisional sampai modern.

Setelah kematian nya roh Kiya berpindah dimensi dan memasuki tubuh putri ke 4 Raja Tang yaitu putri Xie Su Zu yang dianggap sampah karena tidak bisa berkultivasi dan juga buruk rupa, putri Xie Su Zu meninggal karena persediaan airnya saat di pengasingan di racuni oleh suruhan dari selir agung.

jadwal up gak tentu, tapi jika satu hari terlewat akan digantikan dan jika hari ini banyak update berarti itu untuk beberapa hari kedepan karena mungkin ada kesibukan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NuruHikmahOchl, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hutan IV

Ketika selesai berkeliling di lapisan ke 7 Kiya menuju kelapisan ke 6 dan melakukan hal yang sama (mencabut tanaman yang menurut dia belum ada di dimensi padahal itu ada banyak hanya saja dia belum berkeliling kebunnya dan membagikan pil kepada spirit beast) dia melakukan itu hingga lapisan ke 2. Sebenarnya alasan dia terus menuju lapisan pertama sebelah timur adalah saat dilapisan ke-4 dia samar mendengar pertempuran dan setelah dia telusuri ternyata pertempuran ada di lapisan pertama

Sekarang dia sudah ada di lapisan pertama dan melihat beberapa orang yang memakai baju hitam menyerang 2 orang yang sepertinya dari kerajaan, dia memerhatikan itu hingga dia melihat pihak yang menggunakan baju kerajaan kalah. Dan dia juga merasakan bahwa ada banyak yang memerhatikan pertarungan itu dari pohon, akhirnya dia memutuskan untuk turun dan mendarat di antara mereka dan membuat mereka berhenti bertarung

"Apa yang kau lakukan gadis kecil" kata salah satu dari yang berpakaian hitam-hitam

"Kau mengganggu acara jalan-jalan ku" kata Kiya

"Kau bodoh, disini bukan tempat untuk kau jalan-jalan" kata yang lainnya

"Terserah ku" kata kiya

"Gadis manis lebih baik kau pergi daripada nanti kau terluka" kata seseorang dari pihak kerajaan

"Sudah jangan urusi urusanku lebih baik kalian katakan kenapa kalian sangat berisik" kata Kiya

"Jika ku katakan pun kau takan mati" kata pihak bandit (orang yang memakai baju hitam-hitam)

Wuuusshh

Sebuah pisau angin melesat dengan kecepatan yang tak diperkirakan membuat orang yang tadi bicara kehilangan kepalanya, hal itu membuat mereka bergidik ngeri.

"Kau beraninya, serang" kata ketua bandit

Kemudian seluruh anggota bandit menyerang kiya dan pihak kerajaan, akhirnya kiya mengeluarkan pedang tingkat tinggi untuk menghabisi mereka. Setelah setengah jam bertarung akhirnya pihak dari para bandit sudah kehilangan anggota nya dan hanya menyisakan ketuanya saja

"Kau takut sekarang, aku sudah menghabisi Anggota mu jadi apa yang akan kau lakukan sekarang" kata Kiya

"Kau..." Kata ketua bandit

"Kalian keluarlah" kata ketua bandit tersebut

Kemudian turunlah sekitar 50 orang dari atas pohon dan langsung menyerang kiya dan pihak kerajaan, tapi kiya menggunakan salah satu jurus pedang yang bisa membunuh banyak orang dengan satu kali gerakan dan hanya menyisakan ketuanya saja

"Sekarang tak ada lagi yang mendukung mu" kata kiya

"Lebih baik sekarang kau katakan siapa yang menyuruhmu untuk menghabisi mereka, atau aku akan membawamu ke lapisan ke tujuh tuhan kegelapan ini" kata kiya

"Ampun....a..am...pun aku akan mengatakan nya" kata ketua bandit tersebut

"Cepat" kata Kiya tegas

"Aku mendapat misi dari seseorang, dia menyuruhku untuk membunuh pangeran ke 3 kerajaan Han" kata bandit tersebut

"Jadi yang menyuruhmu adalah salah satu anggota kerajaan" kata seorang yang berpakaian jendral

"Aku tidak tahu" kata bandit tersebut

"Siapa dia" kata pangeran kerajaan Han

"Mungkin salah satu musuhmu" kata Kiya

"Sekarang kau pergi sebelum aku berubah pikiran" kata Kiya, dan bandit tersebut lari terbirit-birit

Kiya akan pergi namun tangannya ditahan oleh pangeran kerajaan Han

"Ada apa" kata Kiya dingin

"Terimakasih" kata nya

"Sama-sama" kata Kiya

Kemudian berniat pergi tapi ditahan kembali

"Apa lagi" kata Kiya jengkel

"Aku pangeran ke 3 kerajaan Han, Han Chen Zao" kata nya

"Ouh" kata Kiya dingin

"Kau" kata jendral

"Apa, sudahlah aku masih ingin jalan-jalan" kata Kiya

"Apa kau bisa masuk ke lapisan ke 7" kata pangeran Han Chen Zao

"Ya, aku bisa kenapa" kata Kiya

"Apa disana ada tanaman aster api" kata pangeran Han Chen Zao

"Eummmm sepertinya ada" kata Kiya

"Bolehkah aku ikut kesana, aku membutuhkan bunga itu untuk kesembuhan ibunda permaisuri" kata pangeran Han Chen Zao

"Tunggu-tunggu bukankah kau adalah pangeran ke 3 yang digosipkan sangat dingin dan tak pernah menyentuh wanita kecuali ibu mu dan yang mulia permaisuri tapi kurasa rumor itu bohong, buktinya kau terlalu banyak bicara sebagai seorang lelaki" kata Kiya

"Jaga bicara anda nona, anda tidak tahu sedang berbicara dengan siapa" kata jendral

"Aku tahu tuan aku berbicara dengan siapa, hanya saja aku heran kenapa dia jadi cerewet" kata kiya dengan nada mengejek

"Ouh iya tadi kau bilang mencari bunga aster api, untuk apa" kata Kiya

"Ibunda terkena racun dingin" kata pangeran Han Chen Zao

"Ck.ck.ck kasihan, heummm seperti nya tidak jauh dari sini ada bunga aster yang sudah mekar, tapi di lindungi oleh laba-laba beracun" kata Kiya

"Bagaimana ini pangeran" kata jendral

"Kita akan kesana" kata pangeran Han Chen Zao

"Dan mengorbankan hidup pangeran, itu akan sia-sia saja pangeran" kata jendral

"Demi ibunda apapun akan aku lakukan" kata pangeran Han Chen Zao

"Huhh sudahlah jika kau memang membutuhkan nya aku bisa memberikannya, tapi apa yang akan kalian tukar dengan bunga itu" kata Kiya

"Apapun" kata pangeran Han Chen Zao

"Aku ingin lihat kau membawa apa saja, aku tak mau kau berhutang. Nanti jika tak bertemu lagi kau tak bisa membayarnya" kata Kiya dingin

"Baiklah" kata pangeran Han Chen Zao, kemudian mengeluarkan banyak barang di hadapan kiya (koin emas, perak, perunggu, perhiasan, pedang, herbal, pil, dan banyak lagi)

Saat melihat itu, kiya tak tertarik pada apapun. Tapi ketika melihat tumpukan perhiasan ada satu perhiasan yang menurutnya sangat cantik dan dia menginginkannya, dia mengambil perhiasan itu

"Apa ini boleh" kata Kiya

"Itu, terserah kau saja. Jika pun semua ini ingin kau bawa silahkan" kata pangeran Han Chen Zao

"Aku bukan orang miskin tau, sebenarnya aku bisa memberikan bunga itu dengan percuma. Tapi aku hanya ingin melihat seberapa jauh kau menyayangi permaisuri" kata Kiya dingin

"Terserah kau saja" kata pangeran Han Chen Zao kemudian memasukkan barang-barang nya kembali

"Kau butuh berapa tangkai, 1,2,3 atau berapa" kata Kiya

"Aku hanya membutuhkan 1" kata pangeran Han Chen Zao

"Baiklah" kata Kiya kemudian mengeluarkan 2 tangkai aster api dan 1 tangkai aster es

"Satu aku berikan gratis untuk mu, dan dua ini sebagai bayaran dari perhiasan yang aku ambil" kata Kiya sambil menyerahkan bunga ke genggaman tangan pangeran Han Chen Zao

"Ini ...... Kau" kata pangeran Han Chen Zao

"Apa masih kurang" kata kiya polos

"Bukan, bukankah bunga ini langka. Dan ini juga sudah berusia 100 tahun" kata pangeran Han Chen Zao

"Ya memang langka bagi orang yang tak bisa masuk lapisan ke 4 hutan ini, tapi jika sudah di lapisan ke 4 sampai ke 7 bunga ini seperti tanaman liar yang tumbuh dimana saja" kata kita santai

"Benarkah, bolehkah aku kesana" kata pangeran Han Chen Zao senang

"Ternyata rumor memang hanya rumor yah" kata Kiya

"Apa yang membuat ku tertarik sehingga harus mengajakmu kesana" kata Kiya

"Eummmm aku punya ini" kata pangeran Han Chen Zao sambil menunjukkan sebuah tusuk rambut yang sangat indah, Kiya langsung mengambil nya

"Baiklah sepakat, aku akan menjadi pemandu perjalananmu" kata Kiya kemudian berjalan memasuki hutan

"Tunggu" kata pangeran Han Chen Zao kemudian mengejar kiya bersama Jendral

Jika kalian bertanya kenapa jendral tidak bersuara sejak tadi, itu karena dia terlalu syok melihat kiya dengan mudahnya memberikan bunga langka ke orang yang baru di kenal.

1
Pa Muhsid
gimana cara bertemu kembali dengan bangsen
>AY<
yah telat
Si'evra_S
ntah kenapa baca ini cerita bawaannya jadi mau ngemil saja 😌😌😌 karna kerjaan kiya hanya berpatok ke tidur dan makan 😂😂 apakah ini karna authornya juga hobby makan dan tidor...🤔🤔
berarti kami sama 😭😭😭😭
Si'evra_S
tim terakhir ada fang 75 dan agaknya para budak² itu tersisa dari yg minta pulang jadi berkisar 80_an kurang lebih yaa...

ahh... pala gue juga ikutan mumet 🤣🤣
Maryana Lolo
kyk nya sih sendi
un3's
luar biasa
Rita Tanti
Luar biasa
Welda Arsy❤
duuuh jadi ngiri aq,,,kiya jadi kaya raya,,,bgi² ya kiya harta nya🤣🤣
Welda Arsy❤
hadirrt thorr,,,salam kenal🤗
Lifda Da
bagus ceritanya thor saya suka😊
Putri Kemuning
Luar biasa
Anahda Comeel
kapan balas dendam nya sampai sekarangmasih gitu gitu aja kurang seru dan kurang gereget thoor cepat dong thoor balas dendam nya
niarotun angzumi
nah kn kta klise yg legend banget udh muncul nih😌😌
niarotun angzumi
ngiri gw, coba ja bisa nemu emas 10 kilo,auto jdi kuragan tanah mh gw🤣🤣🤣🤣
Rhaniie
Luar biasa
Shai'er
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Shai'er
jadi kepengen 🤤🤤🤤
Shai'er
😱😱😱😱😱😱😱😱
Shai'er
🙄🙄🙄🙄🤭
Shai'er
wat😱😱😱
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!