NovelToon NovelToon
Obsesi Diruang Cinta

Obsesi Diruang Cinta

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Misteri / Tamat
Popularitas:6.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Wanita September

Sekuel Simpanan Om-om

18+

Sinopsis :

Viola Arindi Prakasa adalah seorang gadis berusia 18 tahun dengan segala tingkah tengilnya. Tidak ada yang tau ternyata dia mengalami sindrom patah hati akibat kejadian 5 tahun yang lalu. Di sisi lain ada Juna Riandra Alvino, seorang pria arogan berusia 34 tahun yang tidak mudah terbuai akan sentuhan para wanita, namun dia selalu kalah kalau berhadapan dengan Viola.

Viola dan Juna tidak pernah menyadari ternyata mereka dimasa lalu saling mencintai satu sama lain. Kejadian masa lampau membuat mereka bagai orang asing. Mereka lalu di paksa keadaan untuk menikah. Setelah menikah banyak hal yang berubah. Cerita misteri masa lalu perlahan terkuak. Penyebab mereka hilang ingatan, penyebab Juna bertikai dengan Tantra mantan sekretarisnya, serta penyebab Ratasha meninggal. Natasha lah yang memegang kartu As segala jawaban itu. Cerita itu ada hubungannya dengan Juna dan Viola.

Apa yang telah terjadi 5 tahun yang lalu?

Ada apa di balik kematian Ratasha?

Bagaimana kelanjutan kisah cinta Juna dan Viola?

Ikuti terus cerita lengkapnya dalam novel ini !

Tokoh Utama :
1. Viola Arindi Prakasa
2. Juna Riandra Alvino

Tokoh Pendamping :
1. Ratasha Larisa Putri
2. Tantra Kezio Prabowo
3. Khanza Sazmita
4. Jonas Tirta Alvino
5. Naina Alexandra
6. Tiara Aurora
7. Dirgantara Putra
8. Dimas Prabowo
9. Dewi Maharani
10. Beni Yaksa
11. Jessica

Jangan lupa dukung karya Author ya dengan cara kasih like, komentar dan vote !!

Terima kasih, salam hangat Author untuk pembaca semua !

Novel ini adalah lanjutan revisi dari novel Istri Muda Om Tampan, akun Author yang lama lupa kata sandi nya dan HP Author rusak, jadi novel ini Author lanjutkan di sini saja mengulang dari awal dengan judul baru.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wanita September, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 5

Juna tidak habis pikir putri kecil sahabat ayahnya itu ternyata seberani ini. Itu adalah awal mula Juna terlibat dengan Viola padahal dahulu mereka hanya sebatas kenal namun tidak akrab.

“Tenang aja kok om, aku gak akan minta om macam-macam, paling aku cuma mau di temenin om jalan-jalan buat menghibur diri,”

“Kamu mau aku perkosa sekarang kalau kamu gak menuruti keinginanku untuk menghapus video itu ?” ancam Juna.

“Hahaha, kaya nya om gak akan sanggup perkosa aku deh ? cewek menggoda tadi yang dada dan bokongnya besar aja, om gak bisa tahan lama apalagi sama aku yang bokong dan dada aku kecil, aku yakin nafsu om langsung hilang,” Viola benar-benar mengejek Juna.

“Dasar gadis rese, jangan remehkan aku ya !” Juna langsung mendekat ke Viola, Viola masih tertawa mengejek Juna.

Cup…

Juna langsung mencium bibir Viola. Mata Viola membulat, tiba-tiba dia berkeringat dingin, bayangan kejadian beberapa tahun yang lalu terlintas, Viola langsung pingsan.

“Gadis ini ?” Juna kaget melihat Viola pingsan di pelukannya.

“Gadis rese bangun ! apa-apaan dia, baru di cium saja sudah pingsan, di apa-apain aja belum,” Juna berusaha menepuk-nepuk pipi Viola untuk membangunkannya. “Heh bangun ? anak nya om Micko ini siapa sih namanya ? aku lupa namanya, kok dia keringat dingin gini sih ?,” Juna pun mengangkat tubuh Viola ke mobilnya.

Di mobilnya Juna mengelap keringat dingin Viola. Tidak berapa lama kemudian Viola bangun.

“Kamu sudah bangun ?” Juna senang Viola mulai mengeryapkan matanya.

Mata Viola perlahan terbuka, pandangan mata Juna dan Viola bertemu.

“Kamu gak papa ? makanya jangan main-main denganku ?” ucap Juna. Namun Viola hanya diam.

“Sepertinya aku masih berada di parkiran ? aku pikir dia akan panik dan langsung membawa ku ke rumah sakit ?” batin Viola. “Sudah berapa lama aku pingsan ?” tanya Viola.

“Belum 10 menit,” jawab Juna singkat.

“Tumben sekali aku pingsan sebentar, waktu SMP dulu saat di genggam tanganku saja, seharian aku gak sadarkan diri di IGD, apa karena dia menciumku tadi tanpa ada hasrat ya ? melihat matanya saja aku gak takut, apa karena dia menatapku biasa-biasa saja, bukan tatapan hawa nafsu ? tapi tunggu ! tadi itu ciuman pertamaku,” batin Viola.

“Om tadi menciumku ? itu ciuman pertamaku ?” ucap Viola.

Juna kaget mendengar ucapan Viola. Gadis dengan penampilan seperti Viola harusnya sudah berkali-kali menerima sebuah ciuman. Juna seakan tidak percaya itu tadi ciuman pertama Viola.

“Salah kamu sendiri berani terlibat denganku ! kamu anaknya om Micko kan ?”

“Iya, dan om anaknya om Jonas ?” Viola tentu tau siapa Juna.

“Jangan panggil aku om ! aku bukan om-om, masa cowok ganteng kaya aku di panggil om ?” Juna kesal lagi di buat oleh Viola.

“Terserah aku dong mau manggil om apa, ingat video itu masih ada sama aku, mulai sekarang om harus nurutin apa mau aku !” Viola tanpa takut mengancam Juna lagi dengan video itu.

Juna tidak habis pikir kali ini dia kalah oleh seseorang terlebih lagi yang mengalahkannya adalah seorang gadis kecil.

Awalnya Juna berpikir untuk tidak melakukan keinginan Viola, baginya ancaman itu hanya angin lalu, tapi entah kenapa, Juna seperti lemah menghadapi Viola. Viola yang sering memintanya untuk ditemani jalan-jalan ternyata mampu membuat Juna sedikit terhibur. Sungguh aneh pikir Juna. Ada kebahagiaan di hati Juna yang tidak bisa ia artikan.

“Biarlah aku menjadi temannya jalan-jalan, kasian dia, mungkin dia tidak punya teman ?” pikir Juna. Bahkan sekarang pun ancaman Viola terasa seperti titah oleh Juna, dan entah kenapa Juna selalu menuruti Viola seolah akan terjadi bahaya besar jika keinginan itu tidak Juna turuti.

Flashback Off

Setelah menghabiskan waktu kurang lebih 2 jam akhirnya Viola selesai juga di dandani. Langkah terakhir dandanan adalah mengganti baju. Viola mengganti bajunya yang tadi acak-acakan dengan sebuah dres selutut berlengan panjang bermotif bunga-bunga. baju itu begitu cantik saat ia kenakan di tubuhnya. Viola begitu terpukau melihat wajahnya di depan cermin besar salon. Rambutnya indah teruai, wajahnya cantik jelita dengan riasan natural.

“Wah, nona sangat cantik sekali, kekasih nona pasti senang melihat penampilan nona sekarang ?!” ucap perias itu.

Pipi Viola memerah menerima pujian itu. Meskipun demikian Viola hanya membalas ucapan si perias dengan tersenyum kecil.

“Andaikan aku bisa punya kekasih ?” batin Viola.

“Ayo kita keluar nona ! kekasih nona di depan pasti tidak sabar melihat dandanan nona !” ucap perias itu lagi namun Viola masih tetap diam.

Viola pun keluar dari tempat berganti pakaian. Dengan menggunakan hils 5 cm Viola melangkahkan kakinya menghampiri Juna yang duduk di sofa.

Viola melihat Juna ternyata tengah tertidur. Viola masih tetap melangkah mendekat ke Juna. Sesampai dekat Juna, Viola menjongkokkan dirinya agar sejajar dengan Juna yang tengah tidur sambil duduk di sofa. Viola tersenyum kecil melihat tidur Juna.

“Om pasti kesal karena nungguin aku 2 jam di salon ? makasih ya om, entah kenapa hanya om yang bisa membuat aku bahagia, jika suatu saat ada keajaiban yang bisa membuat aku sembuh, hal pertama yang mau aku lakukan adalah mencium bibir om itu !” ucap Viola dalam hati. Selama satu tahun bersama Juna, Viola sadar bahwa dirinya mulai menyukai Juna namun ia tidak bisa mengekpresikan perasaannya karena penyakitnya itu di tambah lagi Juna juga tidak memiliki perasaan yang sama dengannya.

“Jika saja bukan karena keadaan ku ini aku ingin sekali memiliki om ? apa om tau kalau sebenarnya aku gak suka liat om dengan kebiasaan aneh om itu ? tapi mau bagaimana lagi ? aku bahkan bersyukur om begitu, karena dengan om begitu aku jadi merasa aman dekat om,” Viola tidak sengaja mengangkat tangannya mencoba menyentuh wajah Juna.

Viola mengelus pipi Juna pelan. “Menyentuh om begini saja sudah membuatku senang, jika om membuka mata maka akupun gak berani menyentuh om,” merasakan pipi nya di elus oleh Viola, Juna terbangun, ia langsung membuka matanya. Mata Juna dan mata Viola bertemu.

Deg

Deg

Deg

Pompa jantung Viola tidak beraturan, Viola merasakan keringatnya mulai keluar. Merasakan hal itu Viola langsung berdiri dan tidak berani menatap mata Juna.

“Viola ?” Juna terpaku melihat dandanan Viola, baru pertama kali ia melihat Viola secantik itu, selama setahun ini ia hanya melihat sosok Viola yang seperti gelandangan. Juna merasa ada yang aneh dengan perasaannya.

“Ternyata itik buruk rupa sudah berubah menjadi angsa ?” ucap Juna, Ia sebenarnya ingin memuji tapi tidak pandai merangkai kata-kata yang bagus.

“Kalau penampilanmu begini aku kan gak malu jalan sama kamu, apa kamu tau setiap aku jalan sama kamu orang-orang pasti mengira kamu pembantuku yang gak terawat ?” ucap Juna lagi, ucapan itu juga sebenarnya pujian tapi terdengar seperti hinaan.

1
tolor
thanks buat mu author
karyamu hebat🙏🙏
tolor
😭😭😭😭
tolor
kok aku rada mewek/Whimper//Whimper/
tolor
jangan bilang udah mau tamat cerita nya!!
buat lebih gregetan lagi /Scream//Scream/
tolor
itu polisi nya,bawahan ayah ratasah
bakalan tantra gak bisa dapat bukti.
sia2
tolor
kalau seandainya terjadi di dunia nyata
ntah lah gimna
merinding aku bacanya
Qaisaa Nazarudin
Visual gak cocok utk 73 tahun, Tapi visual kayak umur 40an tahunan 🤣🤣🙏🏻
Qaisaa Nazarudin
kejadian patah hati saat 5 tahun yang lalu?? Berarti umur Vio waktu itu 12 tahun ya?? woo baru klas 6 SD udah ngelami patah jati dgn pria dewasa??🤫🤫🤫
Qaisaa Nazarudin
Visualnya dewasa banget utk umur 18 tahun, apa karena make up nya ya..
Santi Queen
apa viola tidak bisa punya keturunan terus nanti viola sewa rahim....apa rahim itu milik ratasha
lilah adawiyah
Terimakasih untuk ceritanya, seru🥳
Siti Nurjanah
ini cerita udah panjang dan nguras emosi tp masih saja muter dan byk rahasia..kp kelar dan semua bahagia sih cape deh
Siti Nurjanah
terlalu ber belit2...masa ktny si jonas orang hebat ko ga busa nyelidiki...
terlalu monoton..ngulang inimah cerita bpk nya
Siti Nurjanah
bikin season dua tp awal ceritanya mirip yg pertama...knp harus main perempuan mulu dan arogan...yg ini kayanya bkl makin mumet deh
Nur Sholeh
ya klo up jangan lama2 nanti keburu bosan bacanya
᪙ͤæ⃝᷍𝖒ᵗᵃʳⁱ♡⃝𝕬𝖋🦄❁︎⃞⃟ʂᶬ⃝𝔣🌺
Ayow khanza ungkap kebenarany😁😁😁
Siti Pujiatun
na lo hamidun viola
Siti Pujiatun
ah,, pasti lupa
Che Ninik
karyamu bagus thor, pertama baca jonas dan kaina, krn penasaran lanjut ke juna viola, sukses terus semangat 🔛🔥
Che Ninik
juna ada hanya di khayalan 🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!