NovelToon NovelToon
SUAMIKU MANTAN KEKASIH ADIKKU

SUAMIKU MANTAN KEKASIH ADIKKU

Status: sedang berlangsung
Genre:Pernikahan Kilat / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:30.7k
Nilai: 5
Nama Author: Fia Mulyanto

Eka Larasati, dara manis yang berprestasi sebagai atlit rock climbing. Cantik dan berprestasi, tapi sayang tak punya pacar, alias jomblo. Kejombloannya ini yang menjadi bahan gunjingan tetangga. Eka selalu dibanding bandingkan dengan Ayu, adiknya yang sering berganti ganti pacar. Suatu hari salah satu mantan pacar Ayu bernama Zever Romano, pria berdarah Italia berkunjung ke rumah dalam keadaan mabuk. Laki laki bule ini sakit hati karena ditinggal Ayu menikah dengan lelaki lain.
Saat itu hanya ada Eka di rumah. Eka berniat menolong Zever yang tersungkur jatuh akibat mabuk. Karena tidak kuat membopong Zever, membuat Eka dan Zever roboh dengan posisi Eka berada di bawah tubuh Zever dan bibir Zever menempel pada bibir Eka. Bertepatan ibu, bapak dan pak RT masuk ke dalam rumah.
Zever Romano ditutuntut untuk bertanggung jawab. Keduanya dipaksa menikah. Akan kah pernikahan mereka bertahan? Tak ada cinta di antara keduanya, apalagi Zever adalah mantan kekasih Ayu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fia Mulyanto, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

6. Antara Ayu Dan Nizam Nugraha

Kota Surabaya .. tempat Ayu mengais rejeki. Ayu masih berkutat di depan laptopnya, memeriksa jadwal kegiatan sang bos Nizam Nugraha. Sambil menggigit bibirnya Ayu menggerakkan jari jarinya di atas keyboard.

"Ayuuuuuu, ke ruangan saya sekarang" suara menggelegar bosnya benar benar membuat Ayu terlonjak dari duduknya.

"Astaga kesambet jin toak kali si bos ini, dari tadi berteriak melulu, beneran dah gila." Umpat ayu dalam hati.

Entah kenapa mulai kemarin mood pak Nizam Nugraha terlihat buruk, mode setan merah bertanduk. Nyaris semua karyawan terimbas kemarahannya tak terkecuali Ayu.

"Ayuuuuuuu ... saya hitung sampai tiga , tidak segera masuk saya pecat kamu ... dua .. tri.." bos Ayu menghitung dengan curang.

Ayu segera melesat masuk ke dalam ruang bosnya, dihempaskan nya pintu ruangan kerja pak Nizam Nugraha. Ayu nyaris terjungkal karena berhenti mendadak. Nafas Ayu sampai tersengal sengal saking cepatnya ia tadi berlari.

"Fix, si bos benar benar gila sekarang" Ayu masih mengumpat dalam hatinya. Benar benar sebal dengan tingkah absurd bosnya.

"Jangan mengumpat ku!" Tuding bos nizam

"Dih seperti cenayang saja, tahu pikiran orang," Ayu mencicit dalam hati.

"Mana berkas dari bagian marketing, sudah kau periksa ulang kah?" Tanpa basa basi bosnya bertanya, tak perduli pada Ayu yang masih menata nafasnya.

"Belum pak, belum lima menit berkasnya sampai di meja saya, divisi marketing baru saja memberikan padaku." Jawab Ayu.

Naga naganya bos Nizam mulai mengeluarkan tanduk merahnya nih." Lalu apa yang kau kerjakan dari tadi?"

"Saya memeriksa dan menjadwal ulang kegiatan bapak, kan bapak yang minta tadi." Kilah Ayu.

Boz Nizam menggebrak mejanya, membuat Ayu terloncat saking kagetnya." Kalau kamu tidak becus menghandle pekerjaanmu, lebih baik kau resign dari sini!"

Ayu membelalakkan matanya, kini ganti ia yang tersulut api, bukan anaknya pak Ridwan kalau menye menye karena dimarahi.

"Oh jadi saya dipecat nih, oke gak papa, saya akan berhenti sekarang juga, akan saya ajukan surat pemecatan saya sekaligus gaji dan pesangon saya harus diberikan. Saya juga tidak suka bekerja pada bos yang semena mena seperti anda, kalau anda punya masalah di rumah jangan dibawa bawa ke kantor dong! tak ada hujan tak ada angin, tidak punya kesalahan, semua karyawan kena semprot kemarahan anda, jadi bos itu yang profesional." Ayu ngegas.

Nizam tertegun melihat Ayu, yang gantian memarahinya. Belum pernah ada karyawan yang berani membantahnya.

"Oke saya tunggu konfirmasi gaji dan pesangon saya, kalau sudah keluar dengan senang hati saya akan resign dari kantor ini." Ayu melenggang keluar dan membanting pintu dengan keras.

Ganti Nizam yang tersentak kaget. Nizam mengurut keningnya yang mendadak terasa pening. Nizam akui hanya karena ia ada masalah dengan tunangannya, ia melampiaskan kemarahan pada nyaris semua karyawan perusahaan.

Benar kata Ayu dia tidak profesional sebagai bos. Nizam harus memperbaiki keadaan, terutama kepada Ayu, yang sudah mengancam mau resign karena tadi ia mengancam akan memecat wanita itu. Gawat kalau sampai Ayu berhenti, secara Ayu adalah sekretaris yang mumpuni, sulit untuk mencari penggantinya. Nizam mengambil hape miliknya. Ia bermaksud untuk memanggil Ayu untuk datang lagi ke ruang kerjanya.

"Ada apa meneleponku? gaji dan pesangon saya sudah disiapkan rupanya, aku juga sudah menyiapkan surat resign." Ayu menyambar galak, padahal sang bos bahkan belum say hallo.

Dengan lembut Nizam menjawab, " masuklah dulu ke ruangan saya."

Tidak ada jawaban dari Ayu, karena Ayu langsung mematikan panggilan. Belum sempat Nizam menghela nafas karena sikap Ayu, ia kembali tersentak kaget karena mendengar suara pintu yang terbuka dengan keras, Ayu masuk dengan wajah garang sambil membawa lembaran kertas putih yang mungkin itu adalah surat resign dirinya.

Ayu langsung duduk tanpa disuruh, meletakkan surat resign nya dengan keras di atas meja.

"Ternyata kalau singa betina sedang marah serem juga." Nizam hanya bisa berkomentar dalam hati, melihat tingkah Ayu yang bar-bar, Nizam mencoba tersenyum lembut pada Ayu.

"Astagaaa jantungku," Ayu merasa jantungnya berdetak keras hanya karena melihat senyum manis Nizam,"ibuuu tolong .... anakmu meleleh."

"Ayu, maafkan saya yang sudah memarahi mu tadi .. kau benar tidak seharusnya saya membawa bawa masalah dirumah ke kantor, jadi saya minta jangan resign ya, tetaplah menjadi sekretarisku! saya sungguh sungguh membutuhkanmu."ujar Nizam sambil memegang tangan Ayu dengan lembut.

Mata Ayu terbelalak melihat tangannya dipegang pak Nizam. Seketika jantungnya berdetak dengan kencang. Hatinya meleleh merasakan tangannya digenggam lembut oleh Nizam. Ayu bertekad tak akan mencuci tangan yang telah digenggam pak Nizam sampai sebulan.

"Bagaimana Ayu ... kenapa diam? Tolong jangan resign ya!" Nizam menepuk tangan Ayu dengan lembut.

"Baik lah .. kalau memang pak Nizam meminta saya tidak jadi resign, saya tak bisa membantah." Ayu dengan mudah luluh hanya karena tangannya digenggam oleh pak Nizam, wajahnya memerah malu.

" Cantik." Nizam bergumam melihat Ayu tersipu, Oke bagaimana dengan jadwalku hari ini dan besok?"

"Hari ini hanya ada meeting dengan ibu walikota tentang pembangunan sarana umum taman kota, untuk besok meeting dengan pihak pengembang resort di Situbondo, jadi besok pagi sekali bapak harus segera berangkat karena meeting dijadwalkan jam 10 pagi, untuk penginapan, saya sudah reservasi hotel terdekat." Ayu menjawab dengan lancar.

Nizam melihat arlojinya," kalau begitu ayo sekarang kita makan siang, agar kita tidak terlambat datang saat meeting dengan ibu wali."

"Siap pak." Ayu tersenyum manis, sudah lupa dengan amarahnya hanya karena bujuk rayu Nizam, dasar Ayu tak punya pendirian.

"Oh ya untuk besok kamu saja yang menemani saya ke Situbondo, jadi persiapkan dirimu." Nizam berkata lagi.

"Kok saya pak, bukannya dengan pak Erga ya?" Ayu heran.

"Kamu menolak?" Nizam menatap Ayu.

"Kalau saya menolak?"tantang Ayu.

" gajimu dipotong separuh." jawab Nizam santai.

"Iya .. iya saya mau." Ayu bersungut sungut, padahal dalam hati senang sekali bisa berdekatan dengan bos tercinta.

Beberapa jam telah berlalu ... meeting dengan bu walikota kelar lebih awal, hari masih sore ketika mereka keluar dari gedung walikota.

"Ayu, ayo kita berangkat ke Situbondo sekarang, hubungi pihak hotel, kita akan check-in in hari ini."  Ujar Nizam sambil melihat arlojinya," sekarang aku antar kamu ke tempat kost, siapkan semuanya, nanti kamu akan kami jemput lagi saat waktunya berangkat."

Ayu hanya bisa mengangguk letih. Hal seperti ini yang tidak ia sukai dari seorang Nizam. Merubah jadwal seenak udelnya.

Setengah jam kemudian Ayu dan Nizam sudah dalam mobil menuju ke Situbondo. Di dalam mobil Ayu terkagum kagum melihat penampilan bosnya yang santai, memakai celana pendek cargo warna coklat dengan kaus berkerah warna cream, gagah dan tampan. Ayu terpaku menatap bosnya.

"Aku memang tampan, tapi tak perlu lah kamu memandangku sampai ngiler." Ucap Nizam.

Ayu tersadar dari pesona seorang Nizam. Ia segera mengusap bibir dengan tangannya, ternyata gak ada iler. Wajah ayu memerah malu karena ketahuan si bos lagi asyik memandanginya. Ayu segera mengalihkan tatapan matanya ke luar jendela mobil.

Nizam tertegun sejenak melihat pipi Ayu yang kemerah merahan karena malu. Di mata Nizam, Ayu tampak menggemaskan. Nizam segera mengalihkan pandangannya ke luar.

Mobil sudah memasuki jalan tol, Pak danu sang sopir melajukan mobil dengan kencang namun masih aman. Keheningan masih menyelimuti mereka, Nizam sibuk dengan gawainya, Ayu masih asyik melihat pemandangan di sepanjang jalan.

"Pak Nizam, Apa bapak perlu mampir di rest area? di depan sudah terlihat rest area." Suara pak Danu menginterupsi keheningan mereka berdua.

Nizam dan Ayu saling berpandangan.

"Kamu perlu ke toilet kah, atau mau beli minuman dan cemilan?" Tawar Nizam, Ayu mengangguk

 "Kalau pak Danu perlu ngopi, silahkan ngopi pak." Nizam tak lupa menawari supir.

"Inggih Pak Nizam, siap." Pak Danu mengangguk sopan.

Sesampai di rest area, Pak Danu memarkirkan mobil di parkiran dekat dengan super market. Ayu dan Nizam keluar. Ayu segera berjalan ke arah toilet khusus untuk wanita. Selesai menuntaskan hajat, mereka berdua menuju cafe kecil di rest area itu untuk ngopi. Setelah ngopi, Nizam menarik tangan ayu berjalan menuju supermarket.

"Kita beli cemilan .. ambil semua yang kamu suka." ucap Nizam.

Dengan senang hati, Ayu mengambil makanan yang dia suka. Hatinya merasa bahagia bisa berduaan dengan pak boz Nizam. Saking bahagianya Ayu sampai lupa dengan Zever, padahal dia juga sering loh diajak berbelanja sama Zever. Ayu bahkan lupa belum pamitan sama Zever kalau dia pergi ke luar kota.

Perjalanan dilanjutkan lagi, kali Ini Ayu dan Nizam ngobrol dengan santai dan akrab, bahkan Nizam bercerita kalau dia sudah putus dengan tunangannya karena tunangannya ketahuan selingkuh, itulah yang memacu kemarahan Nizam di kantor.

Ayu sampai bengong mendengar curhatan Nizam, tak habis pikir dengan tunangan pak Nizam yang selingkuh, secara pak nizam itu tampan, mapan, baik hati, dari keluarga baik baik.

"Benar benar perempuan bodoh." Pikir Ayu.

"Tidak usah galau deh pak, kan bagus sudah ditunjukkan keburukan tunangan bapak sebelum menikah, coba kalau sudah menikah baru terlihat kebusukannya  akan banyak yang disakiti pak, sudah deh gak pantas perempuan seperti itu ditangisi." Hibur Ayu.

"Hei saya tidak menangis, Aku hanya merasa kecewa dan marah bisa bisanya dia mengkhianati saya."Nizam kesal.

"Iya ... iya .. gak usah ngegas .. santuy dong pak .. mati satu tumbuh seribu... yakinlah akan ada penggantinya yang lebih baik." Ayu menasehati sok bijak.

Nizam menatap Ayu dengan intens. Ayu gelagapan ditatap seperti itu. Nizam tergelak melihat Ayu salting, tanpa sadar tangannya mengulur mengacak acak rambut ayu. Bersama Ayu dia bisa terhibur dan  melupakan pengkhianatan tunangannya. Perjalanan berlanjut dengan lancar diselingi senda gurau.

"Ternyata pak Nizam tuh humoris." Pikir ayu disela tawanya mendengar banyolan Nizam, selama ini si Boz tak pernah terlihat tertawa, apalagi bercanda ria seperti saat ini.

1
Wandini Anisyah
ini kapan upnya ini thorr mau baca ulang semua bab😭😭
Asmawita Surbakti
koq lama y up
nur janah
menambah wawasan tentang climbing dan pencinta alam
SARU
bagus ceritanya thor gadis tangguh yg gak menyemenye jg tdk mudah jatuh cinta sm sembarangan pria. lanjut troz
falea sezi
di rayu dikit luluh bloon
falea sezi
tolol
falea sezi
kenapa kebanyakan cerita ayu hadeh harusnya kakaknya donk. g sesuai judul
Asmawita Surbakti
lama sx up ny
Risa Dewi
thor kok lama ditunggu kok gx muncul²kelanjutanya/Sob//Sob//Sob/
Wina Yuliani
kapan di lanjutnya?????
Herlyanti L
kok gak update lagi
Kanza Nia
kok ngga up2 sih tor
Linda Liddia
Kapan up lagi udah 2026 nih thor masa ceritanya gak lanjut
Wandini Anisyah
lanjut thor jangan lama" Up nya💪💪💪😄😄
Kanza Nia
kok mandek cerita y thor
Kanza Nia
lama bgt tor up y
Asmawita Surbakti
lanjut thor yg bnyk jgn lama"
Herlyanti L
UP dong
nur janah
kereeeen
Kanza Nia
lanjut tor up y yg banyak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!