NovelToon NovelToon
Suami Khianat, Brondong Mendekat

Suami Khianat, Brondong Mendekat

Status: tamat
Genre:Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Selingkuh / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Beda Usia / Pelakor / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:302.9k
Nilai: 5
Nama Author: IAS

Tring
" Melalui pesan ini aku talak kamu. Mulai hari ini kita bukan lagi suami istri."
Dunia wanita 35 tahun itu seakan runtuh. Dia baru saja selesai melakukan operasi sulit pagi ini. Dan pesan yang berisi talak dari suaminya membuat wanita itu terhuyung.
" Kenapa, kenapa kamu ngelakuin ini ke aku."
Dia tentu bingung, selama 3 tahun menjalin pernikahan mereka terlihat baik-baik saja. Tidak pernah sekalipun berseteru.
Jadi, apa penyebab pesan talak itu sampai terjadi?
Apakah pernikahan wanita itu akan benar-benar hancur? Atau dia akan berusaha untuk mempertahankannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon IAS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

TSMSC Chapter 6

" Dimitri brengsek! Kenapa, dia nggak dateng sih, arghhh. Sialan emang."

Di dalam rumahnya, Nilam marah-marah tidak karuan. Dia bahkan melempari barang yang ada di meja. Ia sungguh kesal, sudah jam 10 malam tapi orang yang dia tunggu tidak kunjung datang.

" Dia berubah, nggak nggak boleh. Dia nggak boleh berubah. Dia cinta sama aku dan selamanya harus cinta sama aku. Satu tahun, aku udah nunggu satu tahun, jadi aku nggak boleh nyerah. Dan aku nggak mau nunggu lama lagi."

Nilam tersenyum sembari mengibaskan rambutnya. Ia lalu berteriak memanggil asisten rumah tangganya untuk membersihkan kekacauan.

" Sukiyah, bereskan. Jangan sampai ada yang ketinggalan. Kalau ada beling sekecil debu, gaji mu akan ku potong bulan depan."

" Siap Mbak Nilam, tentu saya akan melakukan yang terbaik."

Sukiyah, wanita yang usianya tidak terlalu jauh dibawah Nilam itu sudah bekerja selama 2 tahun di rumah itu. Sukiyah jadi paham betul bagaimana perangai majikannya. Jadi dia tidak terkejut. Awal-awalnya sih iya dia terkejut, tapi sekarang tentu itu sudah jadi makanan setiap hari.

" Pasti lagi sensi, biasanya sih kalau kayak gini gara-gara Pak Dimitri. Kayaknya udah lumayan lama Pak Dimi nggak dateng. Gila sih, dia berani banget jadi simpenan. Aneh banget, padahal Mbak Nilam tuh loh cantik, karir juga bagus. Kok ya mau-maunya jadi pacar pria yang udah beristri. Dunia wes nggak baik-baik aja. Sekarepe lah, bukan urusanku juga."

Sukiyah berbicara sendiri. Hubungan Nilam dan Dimitri jelas ia tahu betul. Jika boleh dibilang, Sukiyah ini adalah saksi hidup. Dia saksi hidup atas hubungan gelap majikannya dan pria yang berstatus suami orang. Dimana hubungan itu sudah sangat jauh.

Awalnya Sukiyah tidak tahu kalau Dimitri adalah pria beristri, tapi ketika dua orang yang dimabuk asmara itu membicarakan wanita lain yang berna Neha, di situlah Sukiyah tahu status Dimitri.

Hal yang paling mengejutkan adalah penemuan Sukiyah di kamar majikannya itu. Alat kontrasepsi berupa kondomm dan Pil KB selalu tersedia di sana.

Sukiyah hanya bisa membatin, dia tidak berani berkomentar karena statusnya hanyalah pembantu. Namun rasa jijik dan enggan mulai menelusup dalam diri Sukiyah setiap kedatangan Dimitri, karena bisa dipastikan mereka akan melakukan pergulatan panas.

" Mbak, kalau sudah nggak ada yang dibutuhin Suki pamit tidur ya."

" Hmm, ya sana."

Nilam, saat ini berada di kamarnya. Ia kembali melihat ponsel dan berharap akan ada telepon atau pesan dari Dimitri, tapi ternyata tidak satu pun.

" Kenapa sih sama nih orang hah, sialan bener," gerutunya.

Akhirnya malam itu Nilam tidur tanpa mendapat kabar apapun dari Dimitri.

Pagi hari di kediaman Dimitri dan Neha, Neha sudah pulang dari subuh tadi. Dia memakai jasa asisten rumah tangga, tapi bukan yang menetap. Hanya datang melakukan pekerjaan dan pulang setelah selesai. Maka dari itu Neha memutuskan untuk memasak pagi untuk sarapan.

" Lho sayang, kapan kamu pulang? Udah istirahat aja, aku bisa makan roti kok."

" Nggak apa-apa Mas, belum lama juga aku pulang. Dan ini sarapan yang simple juga. Buruan mandi gih, nanti kita sarapan bareng."

Dimitri terbangun ketika mendengar suara di dapur. Ternyata itu adalah Neha. Semalam Neha menelponnya bahwa dia akan pulang pagi, tapi Dimitri tidak menyangka bahwa Neha pulang saat subuh dan langsung memasak.

Sebenarnya jika ada waktu Neha selalu melakukan tugasnya sebagai istri dengan baik. Namun profesinya sebagai dokter membuat wanita itu sewaktu-waktu meninggalkan rumah jika ada kondisi darurat.

Hal tersebut tentu sudah diketahui oleh Dimitri bahkan semasa mereka masih pacaran dulu. Ya, Dimitri dan Neha pacaran selama 1 tahun lalu akhirnya memutuskan untuk menikah.

Neha selalu menekankan kepada Dimitri tentang profesinya, dan Dimi tidak mempermasalahkan itu.

" Aku nggak masalah sayang, aku bakalan tetep cinta sama kamu. Lagian kan aku udah tahu gimana sibuknya kamu. Aku bakalan terima konsekuensinya."

Seperti itulah kata-kata Dimitri yang berhasil meyakinkan Neha. Sehingga Neha memantapkan dirinya untuk menerima pinangan dari pria yang jadi suaminya sekarang.

Namun seiring berjalannya waktu, ucapan itu pun semakin pudar. Dimitri yang merasa haus belaian malah mencoba bermain api di luar. Dan Nilam menjadi air yang jadi pemuas dahaganya. Apa benar air, atau malah racun, hanya perlu melihat kedepannya nanti.

" Sudah selesai mandinya? Makan yuk."

" Makasih ya sayang."

Cup

Dimitri mencium pucuk kepala Neha, ia lalu menarik kursi dan duduk di sana. Saat Neha ingin mengambilkan nasi, Dimitri kembali bangkit dari duduknya. Ia mengambil alih tugas Neha tersebut.

" Kamu udah masak, jadi biar aku ambil sendiri. Siniin piring kamu, biar aku yang ambilin sekalian."

Neha mengembangkan senyum, rasanya sungguh bahagia. Sikap manis Dimitri yang seperti saat ini lah yang semakin membuat Neha jatuh cinta.

3 tahun pernikahan dan belum dikaruniai momongan tidak membuat cinta mereka luntur. Setidaknya itu lah yang dirasakan oleh Neha.

Suaminya begitu mencintainya. Bukannya Neha acuh terhadap momongan, tapi dia juga sudah melakukan usaha namun mungkin rejeki itu belum diberikan.

Wajah Neha seketika pun menjadi murung ketika mengingat perihal itu.

" Mas, apa kamu kecewa sama aku?" ucapnya tiba-tiba.

Suasana yang indah pagi itu seketika berubah. Dimitri masih belum tahu arah pembicaraan istrinya. Namun ia berusaha untuk tidak ikut larut dalam suasana tersebut.

" Kamu ini kenapa, apa yang harus aku kecewain dari kamu. Kamu sempurna sayang," sahut Dimi.

" Aku belum bisa kasih kamu anak Mas."

" Owalah itu, nggak usah dipikirin ya. Dulu-dulu memang iya kepikiran, dan kamu pun sama. Tapi sekarang aku udah santai kok, hidup seperti ini juga bukan hal yang buruk ya kan?"

Dimitri tersenyum, ia lalu meraih tangan Neha dan mencium punggung tangan itu. Neha tidak bisa bereaksi apa-apa.

Jika biasanya dia langsung tenang setiap Dimitri mengatakan hal serupa, tapi entah mengapa sekarang tidak. Entah mengapa ada sesuatu yang mengganjal dalam hatinya.

" Terimakasih ya Mas, kamu sangat pengertian. Mas, apa aku perlu ngajuin cuti?"

" Ya Apa? Eiiii nggak usah kali sayang. Kalau kamu cuti, Papa bisa kerepotan sendiri. Papa udah nggak muda lagi. Katanya di departemen bedah anak hanya ada kamu dan Papa."

Dimitri menyahut cepat. Jujur dia sangat terkejut dengan ucapan Neha yang tiba-tiba itu. Cuti, sungguh sesuatu yang tidak bisa Dimitri bayangkan sebelumnya.

Jika Neha cuti, maka pergerakannya akan sangat terbatas. Hal tersebut sudah Dimitri buktikan kemarin ketika Neha mengambil cuti. Dia tidak bisa bergerak sedikitpun. Janjinya untuk bertemu Nilam saat malam pun tidak bisa dilakukan karena Neha selalu tidur larut malam dan bangun saat jam 3 pagi.

" Sayang, seperti ini sudah sangat nyaman kok. Kamu nggak perlu cuti, jika rejeki itu sudah diberikan kepada kita, mau seperti apapun kondisinya pasti kita akan mendapatkannya."

" Ya Mas, kamu bener."

TBC

1
antha mom
👍👍👍👍👍👍👍👍
Netty Netty
ok thorr, semoga kedepannya , othorr bisa membuat cerita yg lebih menarik lagi 💪💪💪💪💪💪
Netty Netty
Salam kenal thorr, jujur baru othorr IAS yang aku baca sampai beberapa judul nya, semuanya baguss 👍👍👍
Sindy Sintia
aku kurang sreg, soalny kaya neha terpaksa gitu blom benar2 cinta Neel gtu, tetap semangat kak
Bunda
hai kak,ijin baca ya🙏
mimief
heran yaa... perempuan sekarang kalau menggatal pada totalitas banget
mimief
yah... firasat wanita ga pernah salah bukan?
padahal semesta udah menunjukkan tanda tandanya
tapi terkadang atas nama cinta kita.... mengabaikan nya🥹
Nurlaila Hasan
makanya due ati ojo suudzon,, overthinking,, iri,, dadine lara ati dewek 🤣
Nurlaila Hasan
critanya gercep,, suka cerita yg ke gini,, jdi ga brtele tele, 💪💪
nuraeinieni
aq mampir thor
christin novip
orang tua si dimitri tuh kemana ya sebenarnya...
kayak gak care gitu ke anak dan mantunya.
yatim piatu kah ? tapi tetep aja, pasti dimitri punya sodara dong..
Memyr 67
𝖽𝖺𝗌𝖺𝗋 𝖽𝗂𝗆𝗂𝗍𝗋𝗂 𝗅𝖾𝗆𝖺𝗁 𝗂𝗆𝖺𝗇 𝖽𝖺𝗇 𝗂𝗆𝗂𝗇. 𝖽𝗂𝖻𝖾𝗅𝖺𝗂 𝖽𝗂𝗄𝗂𝗍𝗍, 𝗄𝗅𝖾𝗉𝖾𝗄 𝗄𝗅𝖾𝗉𝖾𝗄, 𝗇𝗀𝗀𝖺𝗄 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝗆𝗂𝗄𝗂𝗋.
Memyr 67
𝗇𝗂𝗅𝖺𝗆, 𝖼𝖾𝗐𝖾𝗄 𝗀𝗈𝖻𝗅𝗈𝗀 𝗒𝗀 𝖽𝗂𝗇𝗂𝗄𝖺𝗁𝗂 𝖽𝗂𝗆𝗂𝗍𝗋𝗂. 𝖽𝗂𝗆𝗂𝗍𝗋𝗂 𝗃𝗎𝗀𝖺 𝗀𝗈𝖻𝗅𝗈𝗀, 𝗇𝗀𝗀𝖺𝗄 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝗆𝖾𝗅𝖾𝗉𝖺𝗌 𝖽𝗂𝗋𝗂 𝖽𝖺𝗋𝗂 𝖼𝖾𝗐𝖾𝗄 𝗌𝖾𝗀𝗈𝖻𝗅𝗈𝗀 𝗇𝗂𝗅𝖺𝗆.
Memyr 67
𝖿𝖺𝗍𝗍𝖺𝗁 𝖺𝗇𝖺𝗄𝗇𝗒𝖺 𝗌𝗂𝖺𝗉𝖺? 𝖽𝖾𝗐𝖺𝗇𝖽𝖺𝗋𝗎? 𝖺𝗇𝖺𝗄 𝗀𝖺𝗎𝗋𝗂𝗄𝖺𝗁?
Memyr 67
𝗍𝖾𝗋𝗇𝗒𝖺𝗍𝖺 𝗆𝖾𝗆𝖺𝗇𝗀 𝗇𝗀𝗀𝖺𝗄 𝖺𝖽𝖺 𝗈𝗍𝖺𝗄𝗇𝗒𝖺 𝗇𝗂𝗅𝖺𝗆. 𝖽𝖺𝗁 𝖽𝗂𝗄𝖺𝗌𝗂𝗁 𝗍𝖺𝗎 𝖻𝗈𝗌𝗇𝗒𝖺 𝗂𝗍𝗎 𝗄𝖾𝗋𝖺𝖻𝖺𝗍 𝗇𝖾𝗁𝖺, 𝗆𝖺𝗌𝗂𝗁 𝗀𝖺𝗇𝗀𝗀𝗎 𝗇𝖾𝗁𝖺 𝖻𝖾𝖻𝖺𝗌 𝖻𝖾𝖻𝖺𝗌. 𝗀𝗈𝖻𝗅𝗈𝗀𝗇𝗒𝖺 𝖺𝗄𝗎𝗍
Memyr 67
𝗒𝖺 𝗇𝗂𝗅𝖺𝗆 𝗃𝖺𝖽𝗂 𝖼𝖾𝗐𝖾𝗄 𝗁𝖾𝖻𝖺𝗍 𝖽𝗂 𝗋𝖺𝗇𝗃𝖺𝗇𝗀, 𝗇𝗈𝗅 𝖽𝗂 𝗈𝗍𝖺𝗄. 𝗃𝖺𝖽𝗂 𝗌𝖾𝗆𝗎𝖺 𝗄𝗅𝖺𝗄𝗎𝖺𝗇 𝗇𝗀𝗂𝗄𝗎𝗍𝗂 𝗇𝖺𝖿𝗌𝗎, 𝗇𝗀𝗀𝖺𝗄 𝗉𝖺𝗄𝖾 𝗈𝗍𝖺𝗄.
Memyr 67
𝗄𝖺𝗅𝖺𝗎 𝗇𝖺𝗇𝗍𝗂 𝖼𝖾𝗋𝗂𝗍𝖺𝗆𝗒𝖺 𝖽𝗂𝗆𝗂𝗍𝗋𝗂 𝗇𝗂𝗅𝖺𝗆 𝗁𝗂𝖽𝗎𝗉𝗇𝗒𝖺 𝖻𝖺𝗂𝗄 𝖻𝖺𝗂𝗄 𝗌𝖺𝗃𝖺, 𝗍𝗂𝖽𝖺𝗄 𝗁𝖺𝗇𝖼𝗎𝗋, 𝖺𝗄𝗎 𝖻𝖺𝖻𝖺𝗒 𝖽𝖺𝗋𝗂 𝗇𝗈𝗏𝖾𝗅 𝗂𝗇𝗂 𝗒𝖺?
Memyr 67
𝖺𝗉𝖺 𝖽𝗂𝗆𝗂𝗍𝗋𝗂 𝗀𝗈𝖻𝗅𝗈𝗀 𝖺𝗄𝖺𝗇 𝗍𝖾𝗋𝗃𝖾𝗋𝖺𝗍 𝗄𝖾𝗀𝗈𝖻𝗅𝗂𝗀𝖺𝗇𝗇𝗒𝖺 𝗇𝗂𝗅𝖺𝗆? 𝖼𝖺𝗋𝗂 𝗃𝖺𝗅𝖺𝗇 𝗄𝖾 𝗉𝖾𝗇𝖽𝖾𝗋𝗂𝗍𝖺𝖺𝗇𝗇𝗒𝖺
Memyr 67
𝖼𝖾𝗋𝗂𝗍𝖺 𝗉𝖾𝗋𝗌𝖾𝗅𝗂𝗇𝗀𝗄𝗎𝗁𝖺𝗇 𝗒𝖺𝗇𝗀 𝖻𝖾𝗋𝖻𝖾𝖽𝖺
Memyr 67
𝗇𝗂𝗅𝖺𝗆 𝗄𝖾𝗋𝗃𝖺 𝖽𝗂𝖻𝖺𝗐𝖺𝗁 𝖻𝗁𝗎𝗆𝗂. 𝖺𝗉𝖺 𝗇𝗂𝗅𝖺𝗆 𝗍𝗂𝖽𝖺𝗄 𝗍𝖺𝗎 𝖺𝗉𝖺 𝖺𝗉𝖺 𝖼𝗂𝗋𝖼𝗅𝖾 𝗄𝖾𝗅𝗎𝖺𝗋𝗀𝖺 𝗇𝖾𝗁𝖺? 𝗌𝖺𝗆𝗉𝖺𝗂 𝗆𝖺𝗎 𝗆𝖾𝗇𝗒𝗂𝗇𝗀𝗄𝗂𝗋𝗄𝖺𝗇 𝗇𝖾𝗁𝖺? 𝗀𝗈𝖻𝗅𝗈𝗀 𝗇𝗂𝗅𝖺𝗆. 𝖼𝖾𝗐𝖾𝗄 𝗌𝖾𝗀𝗈𝖻𝗅𝗈𝗀 𝗂𝗍𝗎 𝖣𝖨𝖯𝖤𝖯𝖤𝖳 𝗌𝖺𝗆𝖺 𝗌𝗎𝖺𝗆𝗂𝗂 𝗇𝖾𝗁𝖺. 𝗉𝖺𝗌𝖺𝗇𝗀𝖺𝗇 𝗀𝗈𝖻𝗅𝗈𝗀
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!