NovelToon NovelToon
Suami Gaib

Suami Gaib

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Horor / Supernatural / Cinta Beda Dunia / Romansa Fantasi / Romansa Fantasi-Non-Human / Tamat
Popularitas:54.9k
Nilai: 5
Nama Author: Pentin

Kecelakaan mobil itu yang membuatku menikah dengan lelaki yang tak kusadari ternyata hanya sebuah roh.
Suami gaib yang sebenarnya tak ada lagi di dunia ini.
Dia terus mengikutiku meski aku sudah menikah lagi.
Dia memaksaku kembali ke dunianya.
Akankah aku bisa bahagia dengan suamiku yang sekarang .??
Akankah suami gaibku melepaskanku.

Jangan lupa baca, like dan koment ya..
🙏🙏
Butuh banyak masukan, baru pertama kali menulis novel.
Mohon dukungannya....💞

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pentin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertemuanku dengan bang Mamat

Setelah dinyatakan pulih, aku pulang ke rumah bersama papa mama.

Sebulan berlalu aku sudah aktif kembali ke kampus.

Tak sabar aku ingin bertemu bang Mamat, semua ini harus jelas secepatnya.

Hanya bang Mamat harapanku kali ini, karna lelaki yang memberikan cincin ini mengaku kerabatnya.

Tak sulit bagiku menemukan bang Mamat, aku tau di mana dan kapan bang Mamat ada di taman Kampus.

Benar dugaanku, terlihat bang Mamat sedang menyapu di taman depan kampus.

Aku manghampirinya.

"Assalammualaikum bang", sapaku.

Bang Mamat menghentikan sapunya, menoleh ke arahku.

"Walaikumsalam neng, ya Allah neng Mia, seneng akang tehhh liat neng Mia sudah sehat, kuatir sangat bang Mamat denger berita neng Mia kecelakaan sampai koma", ucap bang Mamat tak canggung bicara padaku, karna kami sudah sering mengobrol setiap bertemu di Kampus.

"Alhamdulillah bang, Allah masih sayang sama Mia", sahutku.

Aku terdiam sejenak, angin berhembus mengibas jilbabku.

Jaka........!!, batinku, Jaka di sini,..

Aku bisa merasakan kehadiran Jaka, sudah 2 tahun aku menjadi istrinya.

Meskipun kali ini aku tak bisa melihat keberadaan Jaka disampingku.

"Oh ya bang, Mia mau tanya sesuatu bolehh..??", tatapku ke bang Mamat.

"Sok atuhh neng, silahkan..", jawab bang Mamat.

"Bang Mamat kenal cincin ini..??", ku tunjukkan jemariku.

Bang Mamat mengeryitkan keningnya.

"Neng Mia dapat cincin ini dari mana..?", tanya bang Mamat padaku.

"Sebelum kecelakaan itu, ada seorang lelaki mencari bang Mamat, karna dia terburu buru makanya dia titip cincin pada Mia, dia minta Mia memberikan cincin ini pada bang Mamat. Ku jelaskan semua pada bang Mamat.

Bang Mamat lalu duduk di bawah pohon, aku mengikutinya duduk di rerumputan, seakan dia siap menceritakan semuanya.

"Laki laki itu namanya pak Rahendra neng, dia pemilik cincin itu", ucapnya.

Lalu bang Mamat cerita semuanya.

Bang Mamat mengatakan bahwa dulu pak Rahendra itu majikan bang Mamat.

Pak Rahendra itu sosok yang dermawan, ia memiliki seorang istri bernama nyonya Ratna, dan seorang anak laki laki bernama Mas Jaka.

Ia orang terpandang di desa Mujo, desa Mujo dibangun pada tahun 1978-1980 disebrang sungai tempatku mengalami kecelakaan hari itu.

Dialah orang yang mendukung kemajuan desa itu meskipun banyak yang menentangnya.

Untuk membuat desa Mujo semakin maju, pak Rahendra merantau ke kota mengajak saya, setiap tahun pak Rahendra pulang ke desa, bu Ratna dan Mas Jaka yang bertugas mengolah kebun teh mereka di desa.

Sesaat setelah pak Rahendra sampai di kota, setelah kunjungannya ke desa.

Saat itu tahun 1990, bencana itu terjadi.

Pak Rahendra shock berat, bagaimana tidak.., seluruh desa rata dengan tanah tak tersisa, tak ada yang selamat, termasuk nyonya Ratna dan mas Jaka.

Karena saking terpukulnya dengan kejadian itu, pak Rahendra setiap hari hanya melamun disisi sungai dengan memandangi sebrang sungai yang telah menjadi hutan saat ini.

Di tepi sungai, pak Rahendra meletakkan 2 batu panjang, dia menuliskan tahun peristiwa naas itu, setiap tahun dia selalu meletakkan sesaji ditempat itu, dengan harapan anak dan istrinya bisa memaafkan kesalahan telah meninggalkan mereka disaat mereka tiada.

Aku menyimak cerita bang Mamat, air mataku menetes, orang yang telah kuanggap keluarga ternyata tidak nyata, suami ku gaib, hanya sebuah arwah. Astagfirullah,,,

Aku menghapus air mataku, bang Mamat tak boleh tau dukaku.

"Lalu bang, pak Rahendra sekarang dimana..??, bisa aku menemuinya..??, sebaiknya cincin ini tak ku serahkan ke abang, Mia akan mengembalikannya sendiri, ada sesuatu yang ingin Mia sampaikan juga", berharap bang Mamat mau membantuku menemui ayah mertuaku itu.

"Gak bisa neng", timpal bang Mamat.

"Kenapa bang, sebentar saja, boleh ya..", aku memohon.

"Pak Rahendra, sudah tiada neng, sesaat setelah neng Mia kecelakaan, sebelumnya pak Rahendra sehat bugar selama ini, bahkan terlihat muda ketimbang umurnya, tapiiiii,, setelah hari itu dia terlihat nampak tua dan lesu, dan akhirnya meninggal", jelas bang Mamat padaku.

Aku kaget mendengarnya, apakah mungkin karna cincin ini telah berpindah tangan, bagaimana perasaan Jaka saat ini..batinku.

Bang Mamat lalu pamit kepadaku, banyak pekerjaan yang belum ia selesaikan.

Aku tetap duduk ditempatku, aku berkata..

"Jaka.., kamu dengar sendiri apa kata bang Mamat kan., sebaiknya kamu sampaikan pada ibumu.., supaya dia tidak menantikan kehadiran suaminya lagi", pintaku ke Jaka.

Angin berhembus lagi, Jaka mendengarkanku, perasaanku mengatakan ia tak ada disini lagi.

Kuhela nafas panjang, Astagfirullah, kuatkan aku ya Allah.

Sebenarnya aku masih mencintai Jaka, seandainya dia masih hidup...batinku.

Mungkin ini sudah takdir.

Karirku dimulai

Setelah semua yang terjadi, aku mulai bangkit, aku berhasil menyelesaikan skripsi akhirku, predikat cumlaude berhasil kuraih, IPK ku diatas 3,99.

Aku memulai rencanaku yang dulu, membuka yayasan pendidikanku sendiri, membantu anak anak yang terpaksa berhenti sekolah.

Satu hal lagi yang menjadi kesibukanku kini, aku mendanai sebuah pos pos pemantau bencana di desa desa sekitar, agar tidak ada kejadian desa desa Mujo lainnya.

Setiap kegiatan yang kukerjakan, terkadang aku merasakan kehadiran Jaka, suamiku.

Aku hanya tersenyum seakan aku bisa melihatnya langsung.

Selly dan aku juga membuat beberapa perpustakaan keliling, alhamdulillah banyak donatur yang mendukung kegiatan kami.

Aku belajar banyak dari anak anak desa Mujo, semangat anak anak tak akan luntur karna suatu hal apapun, tinggal kita yang menyemangatinya agar semangat dan keceriaan mereka tak kan pernah padam.

Papaku sudah sering menghabiskan waktu dirumah, sesekali akulah yang mengambil alih tugas di perusahaan, agar dimasa tua papa dan mama bisa menikmati indahnya bersama dan memiliki satu sama lain.

Cukup mereka bekerja keras untukku selama ini, sekarang giliran aku membalas budi.

Kerinduan itu muncul.

Saat waktu senggang, biasanya aku mampir ke sungai. Kupandangi hutan bekas kampun Mujo dulu berdiri. Tempat suamiku tinggal, ada rasa kerinduanku pada tempat itu. Bagaimanapun kami telah menikah atas saksi dan tuntunan penghulu, yang memang tak dipungkiri, mereka semua itu gaib.

Aku rindu aroma bunga Lily ibu Ratna, pelukan Jaka, nyanyian anak anak di taman.

Aku menghela nafas panjang, Jaka datang dia disampingku, aku bisa merasakannya.

"Aku tau kau di sini Jaka, aku mungkin tak melihatmu, tapi sungguh aku mencintaimu", gumamku, tak terasa air mataku menetes.

Aku memiliki suami tapi tak bisa bersamanya.

Ingin aku meninggalkan duniaku hanya untuk bersama Jaka lagi, tapi apakah setelah aku mati aku akan bersama Jaka lagi...??...batinku.

"Andai kau masih hidup Jaka, betapa bahagianya aku sekarang, mungkin aku akan memiliki seorang bayi buah cinta kita", aku semakin sesenggukan.

Aku tak tahan, aku berlalu pergi meninggalkan tepi sungai.

Biarlah takdir yang menjawab semuanya, akan ku ingat pesanmu pak Rahendra, jika takdir tuhan lebih baik dari semua perencanaan kita.

1
Musliha yunos
👍
pentin: trima kasih💞😊, mampir di karya ku yg lain ya kak😁💞
total 1 replies
lili Permatasari
/Rose//Rose//Rose/
bukan sebuah kali ya tapi seorang..
klo sebuah itu kayaknya untuk benda bukan orang.
Ai waty
mampir lagi kak🥰🙏
Ai waty: pasti🥰, semangat terus
total 2 replies
anggita
👌👌..
Ai waty
Hai kak salam kenal 🙏,sudah ku faforit dan like juga .mampir lah ke karya ku jika berkenan 😊🙏
pentin: siap kak
total 1 replies
Hergozin Cristina
Alhamdulillah akhirnya happy ending, konflik pun bagus tak ada yg namanya drama pelakor ...aku suka Thor .makasih
pentin: Trima kasih kak😊, jangan lupa mampir di ceritaku lainnya ya ☺️, semoga sehat selalu, tinggalkan favorite n vote jika berkenan🙏
total 1 replies
Hergozin Cristina
Alhamdulillah.... akhirnya ...tegar sikapnya ,santun bisa jadi pengayom .setegar hatinya juga
Hergozin Cristina
insya Allah suami yg baik akan menerima apa adanya ...wlp sesuram apa masa lalumu mia
pentin: bener kak, petik hikmahnya, serap amanatnya, semoga suka dengan critaku yang lain ya kak,☺️, jngn lupa favorit n vote
total 1 replies
Hergozin Cristina
Alhamdulillah
Hergozin Cristina
pasti di bawa jaka
Hergozin Cristina
apakah Jaka pelakunya agar Mia tak hamil jdi rahimnya di balik
pentin: emm bisa jadi ya kak🤔
total 1 replies
Hergozin Cristina
Jaka pulang thor
Hergozin Cristina
seandainya Jaka itu nyata, sikap dan sifatnya akankah spt tegar...mungkin dia masih ada hubungannya dengan jak
pentin: Teman masa kecil kak
total 1 replies
Hergozin Cristina
berdamai dg masalalu Mia, yg sudah ya sudah
Hergozin Cristina
horor Thor, walaupun wajah mirip jika si tegar kerasukan, setelah kejadian itu tegarpun akan lupa
Hergozin Cristina
tegar lah.....kan sudah siuman dari koma
Hergozin Cristina
tersesat di alam lain
Peni Setyowati
sujud syukur atas karunia Allah 🤲
Peni Setyowati
tegar mmg is the best👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!