NovelToon NovelToon
Sugar Daddy Dunia Kuno

Sugar Daddy Dunia Kuno

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Sistem / Sugar daddy
Popularitas:10.6k
Nilai: 5
Nama Author: RAS( BY.AR)

Seorang ilmuan jenius yang meninggal di usia muda akibat kelelahan, karena memiliki tubuh yang lemah. Tidak disangka jiwanya merasuk pada seorang pria desa yang hidup sebagai petani miskin.

Orang tua baru saja mati dan dia mendapatkan jatah tanah warisan paling sedikit?

Dikenal orang yang pasif karena tidak pernah melawan?

Namun dia tidak mengeluh, dengan melihat tubuhnya yang kuat dan sehat saja dia sudah sangat bersyukur.

[ Selamat! Kamu telah terikat pada sistem Sugar Daddy ]

"Ha?!"

Dengan sistem yang aneh ini, Lin Chen mendadak menjadi Sugar Daddy zaman kuno.

"Suami, carilah istri lagi... Kami tidak kuat, huhuhu..." Istri pertama mengumpulkan keberanian nya dan menyuarakan suara hati para istri.

***
Kembali lagi di cerita author RAS(BY/AR)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RAS( BY.AR), isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5

Pagi-pagi sekali, ketiga saudara keluarga Lin sudah berkumpul di rumah Li Zhen untuk mengurus surat tanah.

Karena pembagian harta telah diputuskan sehari sebelumnya, proses hari ini berjalan cukup lancar.

Li Zhen dan seorang tetua yang memahami pengukuran lahan ikut membantu menentukan batas tanah masing-masing agar tidak terjadi sengketa di kemudian hari.

Setelah pembahasan selesai, Lin Chen diam-diam menghela napas lega. Tanah yang menjadi bagiannya masih menyatu dengan rumah nya.

Selain itu, kedua saudaranya juga tidak menginginkan bagian tanah tersebut karena letaknya terlalu dekat dengan hutan. Bagi kebanyakan penduduk Desa Dahe, tanah yang dekat dengan hutan bukanlah pilihan yang baik, karena akan terlalui beresiko di serang binatang buas-- siang atau malam.

Namun berbeda dengan Lin Chen yang menganggap jika rumah dan tanah yang terpencil ini adalah tempat yang cocok untuk masa pensiun nya dari pekerjaan modern. Dengan kemampuan yang di tinggalkan pemilik tubuh asli, dia bisa berburu sesekali, bisa berlarian kesan kemari. Memiliki tubuh sehat itu menyenangkan.

Tak lama kemudian, surat tanah mulai ditulis.

Surat tanah pada zaman ini masih tergolong sederhana. Di atas kertas yang sedikit menguning hanya tertulis nama pemilik, lokasi dan luas tanah, serta bagian tanah yang menjadi hak masing-masing pemilik. Di bagian bawah terdapat cap resmi Yamen sebagai bukti pengesahan.

Setelah beberapa saat, ketiga saudara itu akhirnya menerima surat tanah mereka masing-masing.

Lin Chen menyimpan surat miliknya dengan hati-hati ke sela pakaian nya. Mulai hari ini, tanah tersebut sepenuhnya menjadi miliknya.

Setelah mendapatkan surat masing-masing, ketiganya mengucapkan terima kasih kepada Li Zhen dan seorang tetua bernama Wang Dae.

Li Zhen mengangguk pelan.

"Baiklah, urusan kalian sudah selesai. Mulai hari ini, kalian bertanggung jawab atas keluarga kalian masing-masing."

"Terima kasih, Kepala Desa." Ketiganya berterimakasih dengan hormat.

Wang Dae terlihat ragu. "Lin Chen, apa kau yakin ingin tetap tinggal di area itu? Tidakkah terlalu beresiko?"

Lin Chen tersenyum dengan sopan. "Tetua Wang tenang saja, aku sudah nyaman tinggal di sana dan aku bisa menjaga diriku sendiri. Terimakasih atas kekhawatiran tetua."

Li Zhen memahami kekhawatiran tetua Wang, bagaimana pun putranya meninggal di gigit ular karena saat kondisi lingkungan rumah mereka sama seperti Lin Chen-- berada dekat hutan.

"Wang Dae, Lin Chen sudah mengatakan dia bisa menjaga dirinya. Tidak perlu di pikirkan lagi, kita orang tua masih bisa membantu nya jika terjadi sial" lagipula Li Zhen merasa sikap Lin Chen ini mulai berubah ke arah yang positif.

Dulu dia jarang bicara apalagi tersenyum, terlebih setelah perceraian nya dengan istrinya, dia menjadi seperti patung hidup. Namun dirinya sekarang bisa tersenyum ramah dan berbicara meyakinkan.

"Sekali lagi aku ucapkan terimakasih, ini tidak seberapa, aku tidak memiliki banyak hal yang bisa diberikan. Namun semoga Paman Li Zhen dan Tetua Wang mau menerima nya."

"Eh anak muda ini, tidak perlu!" Keduanya serentak ingin menolak, namun Lin Chen tau itu hanya basa-basi dan dari tatapan kedua orang ini jelas senang dengan hadiah daging ini.

"Paman Li Zhen, tetua Wang. Terima saja, anggap saja sebagai hadiah pertemanan. Kedepannya junior mungkin akan membutuhkan bantuan senior-senior."

Tetua Wang sudah lama tidak ada yang menyebut nya senior, jadi dia tertawa dan tanpa sungkan menerima dagingnya. "Baiklah-baiklah, hadiah pertemanan mu aku terima. Kedepannya jangan sungkan untuk meminta tolong padaku, jika aku bisa membantu pasti akan kubantu."

"Aih Lin Chen, kau itu benar-benar telah berubah banyak ya"

Lin Chen hanya tersenyum dengan profesional.

Mengabaikan wajah kedua saudaranya yang terlihat canggung, apalagi wajah Lin Wenxiu yang biasanya terangkat menjaga wibawa kini harus menatap kebawah karena malu.

Lin Daye tidak sebegitu malu, karena wajahnya memang tebal. "Paman Li Zhen dan tetua, aku tidak punya apapun yang bisa di berikan. Uang dan makanan yang ku punya harus aku berikan pada istriku yang sedang mengandung, namun jika kalian ingin melakukan sesuatu, jangan sungkan meminta tolong padaku."

Li Zhen dan tetua Wang tahu jika Lin Daye ini orang yang malas, jadi mereka tidak menganggap nya serius. Hanya mengangguk sebagai formalitas.

Lin Wenxiu menggertakan gigi, sebagai Kakak dia merasa malu. Apalagi Lin Chen ini, kenapa tidak memberi tahunya jika ingin memberikan hadiah kepada Li Zhen dan tetua Wang. "Paman Li Zhen, dan tetua Wang. A-aku lupa membawa hadiah, nanti aku akan kembali lagi untuk memberikan nya kepada kalian."

"Kau ini, tidak perlu begitu repot"

Lin Wenxiu hanya tersenyum sopan, menjaga citra dan wibawa nya di hadapan senior-senior nya.

Setelah beberapa saat, mereka pun pergi dari rumah kepala desa. Di tengah jalan... "Kedepannya kita sudah tidak memiliki hubungan apapun lagi, jangan coba-coba mengambil keuntungan ataupun meminta bantuan." ucapnya dengan wajah dingin dan tampang angkuh.

Lin Daye terkejut, namun segera terdiam. Dia sudah menduga jika setelah Kakak tertuanya mendapatkan bagian paling sedikit, hubungan mereka pasti tidak akan baik-baik saja.

Lin Chen tetap berjalan santai, seolah tidak mempedulikan nya. Kata-katanya terdengar santai, "baik. Kedepannya jangan jilat ludah sendiri, akhirnya tidak perlu mengurus tanah bersama seorang diri lagi~"

Lin Wenxiu awalnya merasa marah dalam hatinya melihat sikap Lin Chen yang sudah tidak menghormati nya lagi. Namun setelah mendengar ucapan Lin Chen selanjutnya, dirinya membeku, mengurus tanah?

Dirinya tertegun karena baru sadar tidak ada satupun orang di keluarganya yang akan mampu mengurus ladang meskipun hanya 4 mu tanah.

Lin Chen kembali ke rumah nya, namun hanya mengambil pisau, alat panah dan keranjang punggung.

Setelah panen raya minggu lalu, orang-orang akan memasuki waktu rehat karena setelah panen raya cuaca akan memasuki musim dingin dan tanah tidak akan lagi bisa menumbuhkan tanaman karna mulai membeku.

Jadi sambil menunggu musim dingin tiba, Lin Chen akan pergi berburu dan menjarah hutan-- maksudnya berkeliling dengan hati-hati.

Tidak perlu berjalan jauh, melangkah tiga puluh kaki pun dia sudah memasuki area hutan. Saat ini warga akan memasuki masa istirahat di rumah, jadi tidak banyak yang akan pergi ke gunung. Kecuali keluarga yang benar-benar miskin tidak menghasilkan banyak panen dan masih memerlukan sayuran liar di gunung untuk makan.

Mengandalkan pengetahuan teori dari kehidupan modern nya, Lin Chen berjalan menuju lereng gunung untuk mencari jamur. Beberapa kali melepaskan anak panah ke atas pohon dan berhasil mendapatkan 3 burung pegar ukuran sedang dan besar.

1
Gege
dan sang ilmuwan pun mencicilnya...🤣 bukannya langsung keroyokan biar terlihat kejantanannya...🤭
Gege
pikir adegan tiga some empat some lima some..ternyata..masih lemah ilmuwannya..🤭😄🤣
Owner MBG, Amiin: Sabar, taklukin satu-satu dulu. Kalo semua udah takluk, di ajak nganu barengan juga no problem
total 1 replies
Ofu Madu
👍
Owner MBG, Amiin: Thanks
total 1 replies
Gege
mantab dikasih satu tokoh wanita yang sifatnya licik..dan mesti dihukum tusukan 99 gerakan ini Thor ..🤣🤣
Owner MBG, Amiin: Duh, tepar gak tuh 😮‍💨
total 1 replies
Rusadi Koyun
di perbanyak lgi update xx Thor?😍😍
Owner MBG, Amiin: Sehari 2× 😇
total 1 replies
Gege
karya yang warbyasaaah
Gege
otor mencoba memainkan durasi..🤣🤭.. namanya pengantin baru ga ada adegan kamasutra 99 gerakan yaa salah juga Thor..🤭 yook bisa 7 hari 7 malam..ilmuwan kok lemah..🤣
Owner MBG, Amiin: Santai, bisa di atur
total 1 replies
Gege
Acik Acik jozzz..lima some doong.. 7 hari 7 malam...
Owner MBG, Amiin: Is dead lah 😭
total 1 replies
Tisna pwk
ceritanya menarik
Owner MBG, Amiin: Komentar mu juga menarik, tengkyu 🫰
total 1 replies
penggemar_Uangkecil?!
♥️
Gege
wuasyeekk.. ada rencana ini lima some...woww...empat wanita satu pejantan...🤣🤭
Owner MBG, Amiin: Shutt ah, nanti bisa nambah kok 🤫
total 1 replies
Gege
ini MC namanya siapa seeh Thor.. sekarang lu Tian..🤭😄
Owner MBG, Amiin: Eh, namanya Lin Chen... Kayaknya author masih terngiang2 nama MC cerita sebelumnya Lu Tian 🫣
total 1 replies
Dewiendahsetiowati
kasihan juga Bao Chunchua
Gege
su qinran Iki sopo Thor?!...😄🤣
Owner MBG, Amiin: Eh, typo 🥹🫣
total 1 replies
penggemar_Uangkecil?!
♥️
penggemar_Uangkecil?!
♥️♥️♥️
penggemar_Uangkecil?!
♥️♥️
penggemar_Uangkecil?!
♥️
penggemar_Uangkecil?!
♥️♥️
penggemar_Uangkecil?!
♥️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!