NovelToon NovelToon
Anugerah Cinta.

Anugerah Cinta.

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Penyelamat / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: Bisqttz

Agatha Tatjana Putri gadis biasa yang bukan cucu atau anak dari kiai atau ustadz, yang bar-barnya bisa bikin orang berkali-bali istighfar, gadis biasa yang tiba-tiba di sukai hingga dilamar oleh anak Kiai pemilik pesantren ternama.

Gus Zayn Raffan El-fatih anak pertama dari pemilik ponpes Al-Muhadzirin ponpes yang banyak di minati, termasuk Gus Zayn nya sendiri banyak yang minat. paras yang hampir sempurna, dan pewaris.

Pertemuan yang tak pernah ia bayangin, bisa merubah jalan hidupnya, yang tadinya berniat untuk kuliah malah tinggal di lingkungan pesantren.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bisqttz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

5.Hukuman.

"ABANG!!! " pekik seorang gadis saat memasuki kamar sang kakak.

"Waalaikumsalam, " jawabnya, sedang, gadis itu menampilkan deretan giginya yang ada gingsul nya.

"Assalamu'alaikum, " salam Gadis itu.

"Waalaikumsalam warahmatullah, " jawab sang kakak.

Gadis itu duduk tepi kasur melihat kakaknya yang masih fokus mencoret coret buku di hadapannya.

"Abang bohong ya? " tanya gadis itu.

Zayn mengerutkan dahinya, "Bohong apa? "

Laila menghela napas pelan sebelum bicara, "Kata abang, kak Agatha mau tinggal di sini hari ini, tapi." jedanya "Sampai sekarang belum sampai! "

Zayn membalik duduknya menghadap adik perempuan nya, yang sudah memasang wajah cemberut.

"Kamu udah tannya ummi? " Laila menggelengkan kepalanya.

"Dia udah ada di asrama putri Lai, " jawabnya. dengan membalik tubuh nya kembali menghadap meja dan buku.

"Abang tahu dari Ummi? " tanya Laila.

Zayn menggelengkan kepalanya, "Abang liat dia waktu jalan menuju asrama putri di antar sama Zahra, " jelasnya.

"Assalamu'alaikum, " Zayn melihat pintu yang di tutup dengan kasar oleh sang adik, entar dia mendengar sampai selesai atau tidak, pasalnya setelah lelaki itu bicara adiknya langsung lari dengan mengucapkan salam.

•••••••

Waktu adzan isya sudah berkumandang, santriwati dan santriwan begitu juga dengan ustadz dan ustadzah, ada yang berbondong-bondong mengambil wudhu dan ada yang masuk ke masjid.

"Hayu kita sholat di masjid nanti telat, " ajak Putri.

sedangkan dua gadis itu masih sibuk dengan novel nya masing-masing.

"Bentar, lagi seru ini! " kata Agatha.

"Nanti kalau tidak sholat berjamaah, bisa kena hukuman dari ustadzah Lili. " jelas Adel.

"HAH! hukuman? " kaget Mela. yang mendapatkan anggukkan dari kedua teman barunya itu.

Mela segera menutup novelnya dan bergegas mengambil mung kena yang sudah ia siapkan. dan bergegas keluar.

"Woi tha? lo kaga ikut? " tanya Mela melihat Agatha yang masih nyantai.

"Bentar lagi, kalian duluan aja. " kata nya, ketiga temannya setelah pamit dan mengucapkan salam menutup pintu dan menuju masjid.

Agatha menutup novelnya, dan beranjak dari kasur lalu mengambil mungkenanya.

pesantren sedikit sepi pasalnya sebagian sudah ada yang ke masjid. Agatha belum mengambil wudhu, ia tidak tahu tempat wudhu perempuan ada di mana.

ia berjalan saja dan sampe ketempat wudhu, setelah membuka pentol di jilbab nya, dan mengikat ujung jilbab kebelakang.

baru saja hendak menggulung lengan bajunya ada suara yang tidak asing masuk gendang telinganya.

"Mau ngapain disini? " tanya seseorang dari belakang.

Agatha membalik tubuhnya menghadap seseorang itu.

"Gus tidak lihat, saya mau mengambil wudhu, " katanya.

"Kamu tidak melihat sekeliling, kalau banyak putra" Agatha melihat ke kanan dan kiri tidak ada santri perempuan.

Agatha tersenyum manis melihat Zayn, dan langsung mengambil mukena yang ia sempat taruh di dekatnya.

Agatha menunduk merasa malu dan ingin pergi namun sayangnya, baru selangkah ia melangkah, lantai yang ia pijak licin membuat ia terpeleset.

"Aaaaaa!!! " Hampir saja gadis itu jatuh kalau tidak Zayn dengan cepat menangkapnya.

santri yang lewat dan melihat langsung menundukan pandangannya.

Zayn berdehem, dan menutup leher putih gadis itu dengan hijab yang ia kenakan, pasalnya jilbab itu tidak memakai pentul jadi leher depannya terlihat oleh Zayn.

"Hobi banget kalau deket gua jatuh! " kata Zayn membenarkan posisinya seperti semula.

Agatha menampilkan senyumnya, "Nerves saya Gus, " ucapnya spontan.

Zayn sedikit menarik ujung bibirnya setelah mendengar ucapan gadis di hadapannya.

"Gus, saya belum ngambil wudhu apa sholat sudah mulai? " tanya Agatha setelah sadar.

"Ambil saja dulu wudhu lo, gue tunggu di depan masjid baru nanti gue mulai sholatnya" katanya.

•••••

Kini mereka berempat sudah berada di asrama setelah mereka sholat isya, langsung balik ke asrama masing-masing, karna bentar lagi ada Madin.

Madin--- singkatan dari kata Madrasah Diniyah atau kajian kitab yang biasanya dilaksanakan malam hari setelah sholat isya, yang bertempat di kelas masing-masing. tidak semua pesantren menerapkan nama yang sama, ada beberapa dari mereka memiliki julukan tersendiri untuk kajian tersebut.

"Gila MasyaAllah Gus Zayn suaranya bikin candu, " kata Putri.

"Bener pasalnya udah seminggu tidak mendengar Gus Zayn menjadi imam di masjid, " tambah Adel.

"Yang tadi jadi imam Gus Zayn? " tanya Mela. mendapat anggukan dari kedua temannya itu.

Agatha sedang merapihkan mukena nya, "Gus Zayn yang pernah nolong lo Tha? " tanya Mela .

Agatha sebelum menjawab berdehem terlebih dulu, "Iya." membuat kedua temannya yang lain kaget. "HAH SERIUS LO, " pekik keduanya.

Bruk! Agatha melempar bantal kepada dua temannya itu, "Gua bisa denger kaga usah teriak. "

keduanya tersenyum kikuk. "Kok bisa Ning? " tanya Putri.

"Bisalah kan dia calon suami gue! " katanya sambil menaik turunkan alisnya.

semuanya yang mendengar itu dengan malas, tingkat ke pedean gadis satu itu MasyaAllah sekali.

"Btw, Stop. Don't call me ning!" kata Agatha yang sudah jengan dengan teman sekamarnya selalu memanggilnya dengan sebutan 'ning'.

"Kenapa? " tanya Adel, "Toh kemarin Zahra manggil kamu__" belum selesai bicara sudah di potong oleh Mela.

"Bentar-bentar! gue bingung emang ning sebutan apa? " tanya Mela yang tidak tahu.

"kata Ning itu untuk sebutan anak kiai, cucu kiai atau bisa juga di gunakan untuk istri dari seorang Gus, " jelas Agatha, walau perempuan itu bar-bar tapi ia sedikit mengerti.

"Dan gelar kehormatan, " tambah Putri.

Mela yang mendengarkan itu mengangguk paham, "Dan gue bukan anak, cucu kiai atau istri dari seorang Gus, gue mah anak dari kalangan bisa, " kata Agatha.

"Jadi lo panggil dia si jebaedah, " kata Mela.

Bruk! Agatha melempar bantal tepat di wajah Mela, "Heh Markonah, seenak jidat ganong lo ganti nama gue! "

"Lah lah kaga sadar diri anda? anda juga baru saja mengganti nama saya" kata Mela tak terima.

"Dari pada ngeliat sama denger mereka berantem mending kita pergi Madi aja yuk, " Bisik Putri yang dapat persetujuan Adel.

Putri dan Adel meninggalkan dua temannya itu yang masih saja cekcok, mereka berdua emang hobi banget debat, tapi itu bikin suasana kamar mereka terasa hidup.

sebelumnya hanya ada kesunyian paling hanya ada suara dari penghuni kamar itu, Adel dan Putri.

•••••••

"Gara-gara lo ni jadi dihukum kan, " gerutu Agatha kepada Mela.

Mela melempar gayung kearah Agatha, "Kok gue, salahin noh dua curut, bilang! " kata Mela.

Mereka berdua berada di toilet wanita sedang menjalankan hukuman karna tidak mengikuti Madin.

Tok tok tok..

"Siapa di dalam? " kata Ustaddzahzah saat mendengar di dalam kamar masih ada suara.

kedua nya langsung terdiam dan saling pandang.

"Kemana dua curut tuh kok ga ada? " tanya Mela.

tok tok tok...

ketukan pintu terus berbunyi, mau tidak mau Agatha membuka pintu, setelah pintu terbuka terlihatlah ustadzah Hana.

"Astagfirullah, kalian berdua bolos Madin? " tanya ustadzah.

Agatha menggaruk tengkuk ya yang sedikit gatal, "Afwan Ustadzah, kami lupa jam, " jawabnya.

"MasyaAllah kalian itu santri baru sudah melanggar aturan, kalian di hukum bersihkan kamar mandi perempuan. "

"Na'am Ustadzah, " kata Agatha, sedangkan Mela hanya terdiam.

Bagaimana ni cerita nya menurut kalian?

Masih muter otak, maaf ya kalau ada kata yang kurang, atau gimana maklum permulaan.

Jangan lupa Like!

see youuuu bye bye bye....

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!