Update 1 × 10 bab per 7 hari
*******************
Li Yu’er hanyalah seorang pekerja kantor biasa di dunia modern.
Hidupnya dipenuhi lembur, kopi pahit, dan rutinitas tanpa akhir… sampai sebuah kecelakaan merenggut nyawanya dan membuatnya terbangun di dunia Douluo Dalu.
Ia bereinkarnasi sepuluh tahun sebelum kelahiran Tang San.
Di dunia tempat kekuatan ditentukan oleh roh bela diri dan soul ring, Li Yu’er terlahir dengan bakat yang bahkan mampu mengguncang seluruh Spirit Hall
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mianno, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Perjalanan Menuju Kota Luo’an
Tatapan Elder Xu tertuju lurus pada Li Yu’er.
Angin pagi berhembus pelan melewati desa kecil itu, membuat jubah putih milik para spirit master berkibar perlahan.
Suasana mendadak terasa menekan.
Penduduk Desa Maple bahkan tidak berani berbicara terlalu keras.
Bagi mereka, spirit master sudah merupakan keberadaan tinggi yang sulit disentuh.
Apalagi seseorang yang dipanggil “Elder”.
Statusnya jelas jauh melampaui Master De.
Li Yu’er berdiri tenang di depan rumahnya.
Meski wajahnya tampak biasa saja, di dalam hati ia tetap waspada.
Tatapan pria tua itu terlalu tajam.
Seolah mampu melihat menembus dirinya.
“Jadi anak ini Li Yu’er?”
Suara Elder Xu terdengar berat namun tenang.
Master De segera mengangguk hormat.
“Benar, Elder Xu.”
“Anak ini membangkitkan roh bela diri tipe busur dengan innate full soul power.”
Elder Xu sedikit mengangkat alis.
Tatapannya kembali jatuh pada Moonlit Arrow yang perlahan dipanggil Li Yu’er ke tangannya.
Busur perak itu memancarkan cahaya samar di bawah sinar matahari pagi.
Beberapa detik berlalu tanpa suara.
Lalu Elder Xu melangkah mendekat.
Tekanan tak kasat mata perlahan menyebar dari tubuhnya.
Penduduk desa langsung menunduk ketakutan.
Bahkan napas mereka terasa berat.
Namun Li Yu’er tetap berdiri tegak.
Ia diam-diam menahan keterkejutan dalam hati.
“Tekanan soul power…”
Pria tua ini jelas sangat kuat.
Jauh lebih kuat dibanding Master De.
Li Yu’er memperkirakan minimal Spirit Elder tingkat tinggi.
Elder Xu berhenti tepat di depan Li Yu’er.
“Anak kecil.”
“Siapa yang mengajarimu berdiri setenang ini di depan spirit master?”
Li Yu’er menjawab dengan suara tenang,
“Tidak ada.”
“Aku hanya tidak merasa perlu takut.”
Begitu kata-kata itu keluar, suasana langsung menjadi hening.
Beberapa spirit master di belakang Elder Xu terlihat terkejut.
Anak enam tahun berbicara seperti itu di depan seorang Elder?
Namun yang mengejutkan—
Elder Xu justru tertawa pelan.
“Hahaha… menarik.”
Tatapannya pada Li Yu’er semakin dalam.
Kebanyakan anak seusia ini bahkan tidak berani menatap matanya secara langsung.
Tetapi Li Yu’er berbeda.
Tatapannya terlalu tenang.
Tidak seperti anak desa biasa.
“Panggil roh bela dirimu sekali lagi,” ucap Elder Xu.
Li Yu’er tidak menolak.
Cahaya biru keperakan muncul di tangan kanannya.
Moonlit Arrow perlahan terbentuk.
Begitu busur itu muncul—
mata Elder Xu sedikit berubah.
Aura roh bela diri ini memang luar biasa murni.
Dan entah kenapa…
ia merasakan sesuatu yang samar tersembunyi di dalam tubuh anak ini.
Sesuatu yang membuat instingnya sedikit terganggu.
Namun perasaan itu menghilang terlalu cepat.
Elder Xu mengerutkan alis tipis.
“Perasaanku saja?”
Li Yu’er diam-diam menahan napas.
Sesaat tadi…
Freya hampir bereaksi lagi.
Untung ia berhasil menekannya sebelum energi divine keluar.
Kalau tidak, situasinya akan sangat buruk.
Elder Xu akhirnya menarik kembali tekanannya.
Ia menatap Li Yu’er beberapa detik sebelum berkata,
“Mulai hari ini, kamu akan mengikuti kami ke Kota Luo’an.”
“Ia akan menerima pendidikan spirit master resmi dari Spirit Hall.”
Keributan langsung muncul di antara penduduk desa.
Banyak tatapan iri langsung tertuju pada Li Yu’er.
Masuk akademi Spirit Hall…
itu kesempatan yang bahkan tidak berani mereka impikan.
Namun Li Yu’er justru sedikit mengernyit.
Terlalu cepat.
Meski ia tahu ini kemungkinan besar akan terjadi, tetap saja semuanya terasa terlalu mendadak.
Lin Yue yang berdiri tidak jauh dari sana terlihat pucat.
“Ia… harus pergi hari ini?”
Elder Xu melirik wanita itu sebentar sebelum menjawab datar,
“Bakat seperti miliknya tidak boleh disia-siakan di desa kecil.”
“Semakin cepat dibimbing, semakin baik.”
Lin Yue mengepalkan tangannya pelan.
Tatapannya dipenuhi rasa tidak rela.
Namun ia juga tahu…
ia tidak punya hak menolak keputusan Spirit Hall.
Di dunia Douluo, rakyat biasa terlalu kecil dibanding organisasi sebesar itu.
Li Yu’er memandang ibunya beberapa saat.
Lalu perlahan ia berkata,
“Ibu.”
“Aku akan pergi.”
Lin Yue menatapnya.
Mata wanita itu mulai memerah.
“Yu’er…”
“Aku akan kembali nanti.”
Suara Li Yu’er tetap tenang.
Namun kata-kata itu membuat hati Lin Yue semakin sesak.
Anaknya baru enam tahun.
Tetapi sekarang harus meninggalkan desa dan memasuki dunia spirit master yang bahkan tidak ia pahami.
Beberapa saat kemudian, Lin Yue akhirnya tersenyum tipis sambil mengusap kepala Li Yu’er.
“Kalau begitu…”
“Jangan sampai terluka.”
Li Yu’er sedikit terdiam.
Lalu perlahan mengangguk.
…
Satu jam kemudian.
Kereta Spirit Hall mulai meninggalkan Desa Maple.
Li Yu’er duduk di dekat jendela sambil memandangi desa kecil itu semakin jauh.
Rumah-rumah kayu perlahan mengecil.
Jalan tanah mulai menghilang dari pandangan.
Dan untuk pertama kalinya sejak bereinkarnasi—
Li Yu’er benar-benar merasa dirinya memasuki dunia Douluo.
Di dalam kereta suasana cukup sunyi.
Selain dirinya, hanya ada Elder Xu dan dua spirit master lain.
Master De tidak ikut.
Pria itu hanya bertugas melakukan awakening di desa-desa sekitar.
Elder Xu duduk sambil memejamkan mata.
Aura soul power samar mengelilingi tubuhnya.
Bahkan tanpa sengaja, tekanan itu sudah cukup membuat orang biasa sulit bernapas.
Li Yu’er diam-diam mengamati pria tua itu.
“Kalau ingatanku benar…”
“Spirit Elder sudah cukup kuat untuk menghancurkan desa kecil sendirian.”
Dan orang seperti itu sekarang duduk beberapa meter darinya.
Perbedaan kekuatan mereka terlalu besar.
Namun justru karena itulah Li Yu’er semakin sadar pentingnya kekuatan di dunia ini.
Tanpa kekuatan…
nasib seseorang bahkan tidak berada di tangannya sendiri.
Kereta terus melaju selama beberapa jam.
Pemandangan desa perlahan berubah menjadi jalan batu besar.
Semakin dekat ke kota, semakin ramai suasananya.
Li Yu’er bisa melihat pedagang, tentara, kereta dagang, bahkan beberapa spirit master lain berjalan di jalanan.
Matanya sedikit berubah.
Ini pertama kalinya ia melihat dunia Douluo secara langsung.
Jauh lebih hidup dibanding yang ia bayangkan saat membaca novel dulu.
Tak lama kemudian—
sebuah kota besar mulai terlihat di kejauhan.
Tembok tinggi berdiri mengelilingi seluruh area kota.
Bendera Spirit Hall berkibar di beberapa titik.
Kota Luo’an.
Kereta perlahan memasuki gerbang kota.
Li Yu’er memandangi suasana di luar dengan tenang.
Namun tepat saat itu—
DEG!
Jantungnya tiba-tiba berdegup keras.
Sensasi panas muncul dari tubuh kirinya.
Mata Li Yu’er langsung mengecil.
Freya bereaksi lagi.
Dan kali ini reaksinya jauh lebih kuat dibanding sebelumnya.
WHUSSH!
Aura emas samar hampir keluar dari tubuhnya.
Li Yu’er langsung menahan napas dan menekan soul power-nya sekuat mungkin.
Namun—
mata Elder Xu tiba-tiba terbuka.
Tatapan tajamnya langsung tertuju pada Li Yu’er.
Untuk sesaat…
udara di dalam kereta terasa membeku.
“Anak ini…”
Tatapan Elder Xu perlahan menyipit.
Karena sesaat tadi—
ia merasakan aura yang sangat aneh muncul dari tubuh Li Yu’er.
Aura yang bahkan membuat soul power miliknya sendiri sedikit bergetar.