NovelToon NovelToon
Bangkit Dari Debu Menuju Takhta Keabadian

Bangkit Dari Debu Menuju Takhta Keabadian

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Sistem / Reinkarnasi
Popularitas:4.6k
Nilai: 5
Nama Author: Bodattt

Di dunia modern yang penuh hiruk-pikuk, seorang pemuda bernama Lin Xiao meninggal dunia karena kecelakaan tragis. Jiwa-nya yang kuat tidak lenyap, melainkan bereinkarnasi ke dalam tubuh seorang bocah yatim piatu berusia lima belas tahun bernama Xiao Lin di sebuah desa kecil di benua kultivasi bernama Benua Qingyun. Tubuh baru ini lemah, meridian-nya rusak, dan bakat kultivasinya hanya tingkat rendah sekali. Namun, Lin Xiao membawa serta ingatan lengkap kehidupan sebelumnya serta sebuah sistem warisan kuno yang tersembunyi di dalam jiwa-nya: “Cincin Reinkarnasi Abadi”.
Dengan pengetahuan modern, tekad besi, dan rahasia sistem yang memungkinkan ia menyerap energi langit bumi ribuan kali lebih cepat, Xiao Lin mulai perjalanan kultivasi yang tak terbayangkan. Ia akan membalas dendam atas kematian orang tua angkatnya, menghancurkan sekte-sekte tirani, menaklukkan kerajaan-kerajaan, melintasi lautan daratan, memasuki alam roh, alam dewa, hingga akhirnya menantang para dewa kuno dan iblis

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bodattt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5: Murid Sekte Gunung Hijau yang Datang

Langkah kaki pelan itu semakin dekat. Xiao Lin berdiri di ambang pintu gubuk barunya, pedang karat yang sudah dibersihkan dari darah bandit masih tergantung di pinggangnya. Deteksi Ancaman Sistem di dalam jiwa-nya terus berbunyi pelan, memberi informasi yang jelas.

[Aura qi: Tahap Menengah Tingkat 1. Umur sekitar dua puluh tahun. Tidak ada niat membunuh. Tujuan: mencari informasi tentang pembantai gerombolan bandit di Desa Batu Hitam.]

Pemuda berpakaian hijau itu muncul dari balik pepohonan. Jubahnya sederhana tapi bersih, dengan lambang daun hijau kecil di dada. Pedang panjang di pinggangnya berkilau samar di bawah cahaya bulan. Wajahnya tampan, mata tajam, tapi ada sedikit kebanggaan khas murid sekte di sorot matanya.

“Siapa yang bertanggung jawab atas pembantaian gerombolan bandit Huang di bukit utara?” tanya pemuda itu dengan suara tegas tapi sopan. Ia berhenti sepuluh langkah di depan Xiao Lin, tangannya tidak menyentuh pedang.

Warga desa yang masih berkumpul di lapangan mulai berbisik-bisik. Pak Luo maju dengan wajah hati-hati. “Tuan kultivator… ini Xiao Lin, pemuda kami. Dialah yang membunuh kepala bandit Huang dan menghancurkan markas mereka malam tadi.”

Pemuda hijau itu menatap Xiao Lin dari atas ke bawah. Matanya sedikit melebar saat merasakan qi yang mengalir halus dari tubuh bocah di depannya. “Kau? Tahap Awal Tingkat 5? Baru beberapa hari lalu desa ini masih diteror bandit. Mustahil seorang yatim piatu bisa naik secepat ini… kecuali kau punya warisan atau harta karun.”

Xiao Lin tersenyum tipis, tidak terlalu hormat tapi juga tidak sombong. “Saya hanya beruntung menemukan akar qi murni di markas bandit. Kalau Tuan dari sekte mana, silakan bicara langsung. Desa ini sudah aman sekarang.”

Pemuda itu tertawa kecil. “Aku adalah Li Qing, murid luar Sekte Gunung Hijau. Sekte kami berada di puncak gunung seratus li dari sini. Kami mendengar kabar ada pembantaian besar di desa kecil ini. Ketua sekte mengirimku untuk memeriksa apakah ada kultivator jahat yang menyamar, atau… bakat baru yang layak direkrut.”

Ia melangkah lebih dekat, mengeluarkan sebuah batu qi kecil berwarna hijau dari sakunya. “Ini Batu Deteksi Bakat. Sentuh saja. Kalau bakatmu cukup, Sekte Gunung Hijau bisa menerimamu sebagai murid luar. Makanan, tempat tinggal, teknik kultivasi dasar, semuanya gratis. Tapi kalau bakatmu biasa saja… kau tetap di desa ini selamanya.”

Xiao Lin tidak ragu. Ia meletakkan telapak tangan di batu itu. Cahaya hijau langsung menyala terang, hampir menyilaukan. Batu itu bergetar hebat, lalu pecah menjadi dua.

Li Qing terkejut. “Bakat Tingkat 3? Dan meridian pulih dengan cepat? Ini… luar biasa untuk seorang desa kecil! Bahkan murid luar biasa kami pun jarang mencapai ini di usia lima belas tahun.”

Warga desa bertepuk tangan gembira. Pak Luo memandang Xiao Lin dengan mata berkaca-kaca. “Nak… ini kesempatanmu. Pergilah ke sekte. Jangan sia-siakan hidupmu di desa kecil ini.”

Xiao Lin menarik tangan. Ia sudah tahu dari ingatan kehidupan sebelumnya bahwa bergabung dengan sekte adalah langkah wajib di dunia kultivasi ini. Tapi ia tidak mau terburu-buru. “Saya bersedia mengikuti tes masuk sekte. Tapi saya ingin menyelesaikan urusan desa dulu. Beri saya waktu tiga hari.”

Li Qing mengangguk. “Baik. Aku akan tunggu di penginapan desa. Tiga hari lagi, kalau kau siap, kita berangkat bersama ke Gunung Hijau. Ingat, turnamen pemula sekte akan diadakan dua bulan lagi. Kalau kau bisa masuk, kau punya kesempatan besar naik pangkat.”

Sebelum pergi, Li Qing menyerahkan sebuah pil kecil berwarna putih. “Ini Pil Qi Pemula. Minum malam ini. Bantu stabilkan qi-mu yang baru naik. Anggap ini hadiah dari sekte.”

Xiao Lin menerima pil itu. Begitu Li Qing menghilang ke dalam kegelapan, ia langsung masuk ke gubuk dan duduk bersila.

Pil Qi Pemula itu ia telan. Energi murni langsung menyebar ke seluruh meridian. Teknik Kultivasi Dasar Langit Abadi berputar lebih cepat dari biasanya. Cincin Reinkarnasi Abadi membantu menyerap semuanya tanpa buang-buang.

Suara sistem bergema di jiwa-nya:

“Selamat! Penyerapan Pil Qi Pemula selesai. Energi Qi +280. Tingkat kultivasi naik ke Tahap Awal Tingkat 6. Bakat meridian meningkat ke Tingkat 4 (Pulih Sempurna). Jurus Pedang Dasar Langit Abadi naik ke tingkat sempurna. Warisan baru terbuka: Deteksi Bakat Musuh (tingkat rendah).”

Xiao Lin membuka mata. Tubuhnya terasa ringan seperti daun yang melayang. Ia mengeluarkan pedang karat dan melatih beberapa jurus di halaman gubuk. Pedangnya kini bergerak lebih halus, angin yang dihasilkan lebih tajam.

Tapi di dalam hatinya, ia berpikir jauh ke depan. “Sekte Gunung Hijau… hanya sekte kecil tingkat tiga di Benua Qingyun. Tapi ini pintu masuk pertama. Di sana aku bisa dapat teknik lebih baik, harta, dan informasi tentang dunia kultivasi yang lebih luas. Dendam kecil sudah selesai. Sekarang waktunya naik ke tahap berikutnya.”

Malam semakin larut. Xiao Lin berbaring di ranjang bambu yang baru, menatap langit melalui celah atap. Bintang-bintang tampak lebih terang malam ini.

Besok, ia akan bagikan sisa harta rampasan bandit ke warga desa, perbaiki pagar desa, dan siapkan diri untuk meninggalkan Desa Batu Hitam yang sudah menjadi rumahnya selama dua kehidupan.

Tapi sebelum itu, Deteksi Ancaman Sistem kembali berbunyi pelan.

[Ada dua kultivator asing lain mendekat ke desa dari arah selatan. Tingkat: Tahap Awal Tingkat 7. Niat: mencari masalah.]

Xiao Lin tersenyum dingin di kegelapan. “Masalah datang lagi. Bagus. Sebelum pergi ke sekte, aku akan tinggalkan satu pelajaran lagi untuk siapa pun yang ingin mengganggu desa ini.”

1
abyman😊😊😊
Lanjutkan 💪💪💪
abyman😊😊😊
💪💪💪
abyman😊😊😊
Lanjutkan thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!