Misi penyelamatan pembunuh bayaran terhadap anak anak itu gagal mengakibatkan dia memasuki tubuh seorang gadis yang keluarganya baru saja di muasnahkan oleh musuh kerajaannya, dirinya dijadikan pelayan dan kakaknya dijadikan selir.
dan parahnya dia harus menjadi pelayan jendral kejam!!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Novi Vuspita sari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
12 aneh
Zeyn diam diam mengangguk paham.” Mungkin setelah ini dia akan menghadapmu nanti.”kelas David lagi. Zeyn melirik hazel lagi tapi matanya melebar sata melihat hazel Sudah tidak ada ditempat, ia menatap sekeliling Dimana hazel berada tapi tidak ada…
tapi karena kurang fokus mencari hazel ia dikagetkan dengan anak panah yang mengarah pada Ayumi.
Hazel yang sedari tadi ditatap pleh zeyn kesal karena terganggu. Terlebih hawa disekeliling. Ia menyipitkan mata memeriksa sekeliling.. ia mendapatkan beberapa orang yang terlihat mencurigakan. Di bagian penjaga.. ia segera mundur sedikit saat melihat penjaga yang terlihat mencurigakan di sana..
tepat saat hazel mengambil posisi paling aman.. ia melihat dua penjaga mengarahkan anak pana pada Ayumi diepan sana.
Hazel mengeluarkan pisau yang ia simpan. Plas…. Anak panah itu terhempas digantikan pisau yang ikut jatuh tepat saat anak panah itu jatuh.
Semua disana kaget segera mundur dan ketakutan. Hazel melihat beberapa penjaga di sana mulai mendekati hazel dan juga Ming Chan. Ada dua puluh orang yang berjalan dari atas atap Dimana tempat yang rupanya Sudah ditempati sejak tadi, bahkan para tamu juga beberapa hingga menyerang Ayumi..
Hazel melihat itu segera berlari mendekati Ayumi… tepat saat hendak menyerang Ayumi Ming chan berdiri dan melindungi ayumi dengan Gerak cepat.. penjaga mulai maju dan zeynpun disana berdiri dan diam menatap suasana yang terjadi. Sangat ricuh dan mematikan hingga matanya mendapatkan hazel yang berlari mendekati Ayumi.
Mengarahkan pisau belatinya menancap pada punggung pria yang mengarahkan pedang di leher Ayumi. Ayumi disana berteriak ketakutan tapi hazel terus saja membantu Ayumi dan melindunginya.
“ berhentilah menangis. Tangisanmu tidak membuat mereka gagal membunuhmu. Mereka akan terus membunuhmu sampai kau mati.”tegas hazel pada Ayumi.
Ayumi menatap adiknya sendu matanya lirih memandang hazel. Benar kata hazel. Tak ada yang melihat dirinya dengan ibah saat menangis.
“ awas.” Tegas Ayumi pada hazel tepat saat sesoerang mengerahkan pedang. Hazel memutar tubuhnya menarik Ayumi. Ia berputar dan brak..
sosok yang nyaris menusuknya dari belakang ia tending hingga tersungkur. Ayumi menduduki kakainya dan srap.. tangannya cepat mengiris tepat dileher pria itu hingga lehernya mengeluarkan darah segar mengenai wajah hazel. Ayumi memejamkan mata ketakutan melihat itu sedangkan hazel menarik pisaunya dan menatapnya dingin.
Melihat ruangan yang Sudah kosong di isi dengan penjaga mereka yang sudah menghaabisi para pebunuh bayaran yang tersisa beberapa saja dan Sudah kabur.
Hazel mengusap pelan pipi Ayumi. Ayumi gemetar memegang tangan hazel.”jangan menangis.. tegakkan kepala kamu. ingattt tangisan tidak membantumu sama sekali. kita berada ditempat musuh, tolong aku hanya punya kau dan kau juga hanya punya aku…” tegas hazel pada ayui yang benar benar lemah.
Ayumi mengerjab memandang hazel nanar.
Matanya sayu memandang hazelll.. melihat waajah hazel yang Sudah dipenuhi darah bahkan baju yang ia kenakan. Ayumi memeluk hazel erat sangat erat dan Kembali meraung menangis.
Ming Chan melihat keduanya hanya diam. Sdeangkan salah satu dianatara selir menatap Ayumi dingin dan tak suka.. beberapapun juga melakukan hal yang sama hanya saja wajah mereka terlihat datar tapi mematikan.
Zeyn terus saja memperhatikan, bahkan tak membantu sedikitpun saat mereka diserang hanya David yang bergerak. Ia terus mengawasi hazel dan Ayumi. Wanita yang menangis dipelukan Wanita yang berdarah dearah memgusap rambut halus kakaknya.
“jangan dipandang terus. Takutnya nanti jadi suka.” Bisik David terkekeh.
Zeyn tak bicara.. tapi otaknya berfikir keras. Dimana hazel yang piawai dalam bersenjata sedangkan dia Perempuan dan anak dari seorang kaisar.. menjadi putri?? Dan pandai bersenjata? Itu sangat jarang.. karena pasalnyaa wanita itu hanya diajarkan menjadi lemah lembut bukan kasar begini.
Apalagi gerakannya sangat pelan tapi mematikan,
Tangan Ayumi meletakkan surat pada dalam baju hazel. Hazel diam dan melepaskan Ayumi saat Ming Chan menarik tubuh Ayumi, menatap Ayumi dari atas hingga bawah.” Kau tidak apa apa?” tanyanya serius kepada Ayumi, wajahnya menunjukan kekhawatiran yang kentara di sana
Ayumi diam memandang Ming Chan, tak tau harus berekspresi seperti apa.
kekhawatiran manusia yang sudah melukainnya, dia takut Ayumi terluka padahal luka terdalam, Ayumi Adalah dari dia sendiri. Dari dia ciptakan untuk dirinya. Ayumi benar benar tak habis piker.
“ Ayumi.” Tegas Ming chan pada Ayumi..
” yang muliah. Apakah anda baik baik saja?” tanya beberapa kesatria mausk dengan kaget menatap ming Chan dan Ayumi.” Kalian sama sekali tidak becus.. sampai pesta kami menjadi hancur.” Teriaknya menggema di sana. Menatap tajam pada semua penjaga yang datang karena ketakutan.
“ sudahlah, tidak perlu dimarah.nsekarang kembalilah ke kediaman masing masing. Kita akan mencari tau siapa pelaku pembunuh kali ini.”tegas Lobgnwey dingin. Mereka mengangguknsedangkan Ming Chan segera memapah Ayumi untuk pergi.
Ayumi mengangkat tangannya sejenak pada hazel. Hazel mengerjab pelan saat mendapatkan sapuan hangat tangan Ayumi dikepalanya..”aku sayang kamu, tetaplah kuat dan hidup.” Bisik Ayumi pada hazel.
Hazel diam memandang Ayumi yang pergi dibawah Ming Chan.. Ayumi tersenyum pada Ayumi, diam samar mata hazel mengembun melihat ayu,,Ia yang pergi.. matanya meneteskan bulir bening.
ia rapuh sekali. ini pertama kali mendapatkan sapuan hangat dikepalanya di suruh tetap hidup dan juga Bahagia.. selama ia hidup, wejak kecil dan aejak bayi. Dia selalu bertarung dengab pukulan dan hujaman kata kata kasar tapi sekarang. Dia benar benar memiliki tatapan tulus itu… hazel tak habis pikir.. bagaimana Ayumi menjalankan hidupnya setelah ini.
...
Ayummi pulang dalam keadaan pikiran yang kusut. Membuka surat pada Ayumi, Ayumi memberikannya surat untuk bertemu dibagian belakang istana, di sana ada cela bolong untuk mereka bertemu,, dan mereka akan bertemu setiap malam terang di saat tepat di atas kepala.. atau setiap hari sabtu siang. Itu cukup membuat mereka bertukar sapa..
di sana juga Ayumi meletakkan batu ebsra dan akan menyelipkan surat di sana.. dan Ayumi akan mengambilnya. Ayumi juga bisa menyelipkan surat disana untuk Ayumi sebagai cela untuk mereka komunikasi.
“ hazel..”suara Jinju terdengar girang mlihat hazel yang pulang. Tapi ia melihat baju hazel dipenuhi darah menjadi suram dan mendekati hazel.” Hazel kau terluka lagi? Astaga bagaimana bisa? Bagian mana lagi lukanya hazel? Bahkan tubuhmu belum senbuh sempurnah.” Pertanyaan itu bercecerah, sampai ia sendiri terlihat panik memeriksa tubuh hazel.
Bagaimana tidak? Baju miliknya kentara sekali banyak darah di sana.
Hazel memegang tangan jnji, menghentikan tangan jinju merabah tubuhnya.”aku tidak apa apa. Maaf bajumu jadi berdarah dan jelek.. aku akan mencucinya nanti, jika tidak bisa bersih aku janji akan menggantikannya.” Jelas hazel serius pada hazel.
Jinju menepis tangan hazel dan memukul pundak hazel. Hazel meringis kesakitan karenanya.” Kau ini bilang apa? Aku tidak memikirkan baju nya hazel. Aku memikirkan keadaanmu yang terluka. Masalah baju, kapanpun kau bisa beli saat aku mendpatakan uang, aku bisa kumpulkan uang. Tapi kamu? aku tidak mau kamu terluka hazel.” Tegas Jinju pada hazel bergetar.
Matanya berkaca kata menatap mata hazel.”karena setelah bertemu kamu, aku merasa memiliki teman, aku memiliki saudara. Aku hiks hiks aku Cuma punya kamu.” bisiknya lirih dan menangis terisak pada hazel
Yanh dihadapannya mengerjab pelan, tau harus bagaimana.