Tari gadis 18 tahun, ia di lahirkan dari keluarga sederhana, dan murid yang pandai di sekolahnya sehingga mendapat kan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan nya namun sebuah peristiwa yang tidak terduga yaitu Tari harus menikah dengan sosok pria kaya raya ,sehingga beasiswa yang ia peroleh pun hilang seketika.
Dan sosok pria itu bukan hanya kaya raya namun ia juga big bos dari agen rahasia.
........
Dan didalam cerita ini akan terjadi cinta segitiga dalam sebuah keluarga.
.......
Penasaran dengan jalur ceritanya?
yu ikuti terus dan pantau terus novel ku😜
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon L28, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps 5
...----------------...
Pak mandor sangat seneng dengan penampilan nya Tari yang begitu cantik, dan rasa ingin memiliki nya semakin kuat. Tapi Tari takut dengan tatapan pak mandor yang penuh dengan hawa nafsu.
"Jangan kau pegang tangan anak saya!. " tegas pak Budi.
" Kau berani melawan ku? " tanya Pak mandor. " Dasar bodoh, kau lupa dengan perjanjian kita? " lanjut Pak mandor dengan tatapan sinis.
" Perjanjian? " Tari bingung apa yang di maksud oleh Pak Mandor
" Ya sayang, bapak mu sudah mendatangani perjanjian, jika hutang tidak bisa di bayar, maka setelah lulus sekolah kamu akan menikah dengan ku. " Pak mandor dengan senyuman liciknya.
Jlebbb..Hati Tari seketika hancur mendengar semua itu.
" Tunggu, saya akan melanggar janji saya, saya tidak akan restui kau laki-laki biadab menikah dengan putri ku yang baik." tegas pak Budi.
" Apa? beraninya kau bicara seperti itu? " Tangan Pak mandor langsung mengepal seperti orang yang ingin beradu tinju.. " Serang!. " tegas pak mandor memerintah kan ke anak buahnya.
Akhirnya keributan terjadi, Pak Budi di pukuli oleh anak buahnya Pak Mandor, Bu Irah dan Tari terus menangis melihat kejadian itu semua.
Tari akhirnya berpikir hutang ini adalah tanggung jawab dirinya, karena dulu untuk membayar biaya rumah sakit saat dia kecelakaan.
" Stop! " teriak Tari " Aku akan menikah dengan mu lepaskan bapak ku dan jangan pernah ganggu kedua orang tua ku lagi." lanjut Tari.
" Se..." belum sempat pak mandor berbicara akan hal pernikahan Tari dengan nya.
Tiba-tiba ada satu mobil yang parkir di depan rumah Tari, dan memanggil nama Pak Budi.
" Budi" panggil sesosok laki-laki seumuran Pak Budi..
Semua yang ada disana tertuju terhadap laki-laki itu.
Ada 2 orang lagi turun dari mobil 1 cwe 1 cwo.
"Itu kan Bimo, sahabatku" ujar Pak Budi yang berharap Bimo bisa menolongnya.
Merka yang turun dari mobil mendekati Pak Budi dan keluarga nya.
"Budi, apa yang terjadi, kenapa muka mu babak belur seperti ini? " tanya pak Bimo
"Aku tak apa-apa tapi tolong lah anak ku, aku tidak ingin menikahi anak ku dengan laki-laki biadab seperti dia. " kata pak Budi sambil menunjuk ke arah pak mandor.
"bAda masalah. apa? , kenapa kalian memukuli sahabat saya seperti ini? " tanya pak Bimo terhadap pak mandor.
" Wah bos ada pahlawan ternyata. " salah satu anak buah nya Pak Mandor.
Pak Mandor ketakutan kalau sesok laki-laki ini akan membayar hutangnya pak Budi dan ia pasti akan gagal menikah dengan gadis yang begitu menawan di depannya.
" Siapa kau? kau jangan ikut campur dengan urusan ku! " kata pak mandor dengan tegas.
" Saya? saya adalah Bimo Erlangga Putra, sahabat dan sekaligus calon besan pak Budi. " Tegas Pak Bimo.
Semua yang disana terkejut atas apa yang di lontarkan Pak Bimo.
Pak mandor kesal dan sangat marah dengan lontaran tersebut.
" Kurang ajar, Anj*** " kata pak mandor dengan mata melotot. " Serang dia buat dia mati di tempat" perintah Pak mandor kepada anak buahnya
Ketika anak buah nya ingin meemukul Pak Bimo, tangganya langsung di hempas oleh anaknya Pak Bimo.
" Urusan ini biar kita selesai kan secara baik-baik tanpa ada kekerasan! " memegang tangan pak mandor secara kuat, dan pak mandor menahan rasa sakit.
Pak mandor semakin ketakutan dan akhirnya dia ingin berdamai.
" Baiklah , dia punya hutang 10 jt. " Tidak basa basi lagi pak mandor langsung berbicara seperti itu.
Pak Budi membantah ucapan pak mandor " Tidak, hanya 5 jt."
" Itu semua sudah termasuk bunga karena kau tidak mampu bayar bodoh. " Pak mandor dengan nada tenang, dia tidak memikirkan lagi untuk memiliki tari yang terpenting uang nya bisa 2 kali lipat yang dia keluarkan.
" Sudah Budi, biarkan saja, saya yang akan melunasi hutang mu " ujar Pak Bimo.. " Nih uang mu dan jangan pernah kau ganggu mereka lagi! " tegas pak Bimo.
" Ok, lain kali kalau gak sanggup bayar hutang, gak usah minjem. " ujar Pak mandor dengan senyuman liciknya karena sudah mendapat uang dia kali lipat.
Paknmandor dan anak buahnya pergi dari rumah Pak Budi.
Para Tamu di persilahkan masuk oleh Pak Budi dan keluarganya.
...----------------...
...----------------...
lanjut eps 6 ya kawan-kawan ku 😍
mari saling mendukung sesama author kak 👋
#udah ganti judul kak
mampir kembali ke (nona buta wasiat papa)
# udah up
"little princess and childish mafia"
terus tu stela dgn pangeran ada rahasia apa sampai pangeran begtu lalai terhadap istri nya,,,,,gak bisa apa di singkir kan tu cewek gatel,enek aku baca nya
"little princess and childish mafia"