🌺Felysia Inez Gianina * Bara Gustav Sgevano🌺
Bagaimana jika dirimu dinikahi hanya dijadikan sebagai istri keberuntungan?
Itulah yang dialami oleh Fely gadis polos yang rela dinikahi oleh Bara sang pengangguran abadi yang gila judi.
Simak kisah kocak mereka🥰
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DHEVIS JUWITA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kehilangan
🌸🌸🌸
Bandar Udara Internasional McCarran, Las Vegas
Fely duduk di ruang tunggu Bandara itu, setengah jam lagi pesawat yang membawanya ke Indonesia akan lepas landas.
Dia masih memandangi ponselnya berharap Bara akan menghubunginya. Tadi malam saat Bara menghubunginya ponselnya dalam keadaan silent dan setelah itu mati karena kehabisan baterai.
"Please, Bang... cegah aku pergi," batinnya.
Tapi sayang ponselnya tidak juga berdering. Tadi malam dia menginap di rumah Oma dan paginya dia pergi ke Bandara yang urusan penerbangannya diurus oleh Sky. Dan selama itu juga tidak ada tanda-tanda Bara untuk mencarinya.
Cairan bening itu kembali menetes dipipinya yang mulus, satu tangannya memegang dadanya.
"Aku sangat menyukainya, Aku sangat merindukannya. Aku merindukannya sampai jantungku sakit untuk bernafas lagi. Kenapa begitu sakit?"
Hingga tangisan terhenti karena pintu masuk menuju pesawat sudah dibuka. Fely segera mematikan ponselnya dan mendorong kopernya menuju pesawat.
Sementara disisi lain
Bara tengah tertidur di sofa ruang rawat dimana Lucille berada. Hingga sebuah tepukan membangunkan tidurnya.
"Steve... " panggilnya dengan suara berat saat baru membuka matanya.
Setelah di hubungi Bara tadi malam, Steve segera mendatangi Bara karena dia tidak sabar melihat apa yang dikatakan Bara itu benar atau tidak.
"Ck, bangunlah!" ucap Steve dengan mendudukkan tubuhnya di sofa.
Sementara Bara segera ke wc untuk mencuci wajahnya. Setelah selesai dia melirik Lucille yang masih tertidur di ranjang pasien lalu dia ikut bergabung dengan Steve yang membawakannya sarapan.
"Steve, tolong jaga Lucille. Aku mau pulang sebentar," ucap Bara disela makannya.
Steve mengangguk patuh. "Jangan lupa bayarannya, Bara! Aku sudah meninggalkan pekerjaanku hanya untuk menemuimu!"
"Tenang saja, ingat kau asistenku sekarang!"
Sebelum Lucille terbangun dan menahannya pulang, dia bergegas pergi dari rumah sakit itu. Tujuannya adalah pulang ke apartemennya untuk menemui Fely. Dia sadar dia salah makanya Bara berniat minta maaf pada istrinya itu, sebelum itu dia membelikan cokelat dan susu yang banyak agar Fely mau memaafkannya.
Dia tersenyum penuh arti melihat bungkusan yang dia bawa, dia sangat merindukan Ucilnya.
"Kau harus banyak minum susu biar tumbuh besar, Cil," gumamnya.
Saat membuka pintu apartemen dia segera berteriak memanggil istrinya.
"Cil.... Cil... Abang pulang!"
Tapi tidak ada sahutan dan keadaan apartemen sepi.
"Pasti dia di toko sekarang!"
Lalu Bara segera membersihkan dirinya dan cepat pergi ke toko untuk menemui Fely sambil tetap membawa bungkusannya.
Sesampai di toko seperti biasa keadaan begitu sibuk. Dan mata Bara terus mencari sosok Fely tapi dia tidak ada akhirnya dia bertanya pada salah satu pegawai.
"Bosmu, mana?"
"Oma? Oma ada di dalam ruang kerjanya di lantai atas!"
Bara menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, sebenarnya dia ingin tanya keberadaan Fely tapi menyebut namanya saja mulutnya geli karena sudah biasa memanggil dengan nama kesayangannya.
Tapi mungkin memang istrinya itu bersama Oma, dengan cepat dia naik ke lantai atas untuk bertemu Oma.
"Ucil... " teriak Bara saat membuka pintu.
Tapi lagi-lagi sosok Fely tidak ada. Hanya ada Oma yang sedang sibuk melihat laporan keuangan toko dan mengacuhkan Bara yang berdiri di depannya.
"Oma, mana Ucil?"
Tapi Oma tidak merespon.
"Oma... " rengek Bara.
Bara lalu memeluk Oma dari belakang dan mengecupi pipinya.
"Lepaskan!" teriak Oma.
Sontak Bara memundurkan badannya karena melihat Oma-nya berteriak dengan nada marah padanya.
"Oma kenapa jadi Hulk begini," protes Bara.
Oma lalu menatap Bara dengan tajam. "Kau menyakitinya, Bara!"
"Apa maksud Oma?"
"Ucil pulang ke Indonesia!"
"Apa?! Ucilku... "
🌸🌸🌸
Maaf ya slow update banget soalnya ngerasa peminat si Ucil sedikit jadi gak semangat😅 tapi bulan depan janji cerita si Ucil tamat karena gak akan terlalu banyak chapter🤗