Di Bumi, dunia modern yang dimana status seseorang di pandang dari seberapa banyak hartanya, merupakan kehidupan yang sungguh tidak adil bagi seorang pria bernama Chao Xing.
Chao Xing adalah seorang pria dengan status yang tergolong biasa saja. Sebagai karyawan sebuah perusahaan swasta, kehidupan yang di jalaninya sungguh tidak berarti apapun. Dimana dirinya hanya hidup sebatang kara.
Hari-harinya, ia habiskan dengan bekerja dan bermain game. Yap, benar! Chao Xing juga merupakan seorang gamer. Dirinya sering bermain Game MMORPG di komputernya untuk mengisi kesepian yang selalu datang menghampiri.
Namun naas, ia harus wafat di umur ke 25 tahunnya. Namun Dewa masih memberikannya kesempatan kedua untuk berenkarnasi bersama sebuah System yang akan membantunya untuk bertahan hidup.
Bagaimana kah kehidupan Chao Xing di Dunia Baru tersebut ?
Ikuti terus kisahnya yah >.<
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Muchtar T, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
35. Berpisah
Setelah meninggalkan kota Air Hitam, Chao Xing beserta kelompoknya terus melesat ke arah utara menuju jantung benua.
Namun, terbesit dalam pikiran Chao Xing bahwa tiga bulan adalah waktu yang cukup lama dan dalam waktu itu tidak ada yang bisa membuatnya naik level.
" Kakek dan yang lainnya, bisakah kita turun sebentar, ada beberapa hal yang ingin aku sampaikan.." ujar Chao Xing melalui telepati kepada mereka berempat.
Lalu kelompok mereka mengangguk dan segera turun di salah satu hutan yang berada di bawah.
" Apa yang ingin kau sampaikan Xing'er ?.." ujar Jing Quo penasaran.
" Maafkan aku kakek, dan kalian semua. Untuk saat ini aku belum bisa mengikuti kalian ke sekte, karena aku harus menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru Feng Yin.." ujar Chao Xing mencari alasan untuk mendapat izin agar bisa pergi sendiri.
" Apa ?! Kau tidak bercandakan ?.." ujar Jing Quo terkejut.
Dan bukan hanya dirinya saja yang dikejutkan dengan perkataan Chao Xing, tapi keempat orang lainnya pun ikut terkejut.
" Aku pasti akan kesana kakek, tapi tidak sekarang. Karena aku harus segera melaksanakan perintah guru Feng padaku. Aku harap kakek dan kalian semua bisa mengerti.." ujar Chao Xing menatap mereka dengan penuh keyakinan.
" Hais.. Jika apa yang kau katakan benar, maka aku tidak bisa melarangmu. Cepat selesaikan tugasmu itu dan datanglah ke sekte. Karena sekitar dua tahun lagi, istana surgawi akan terbuka.." ujar Jing Quo memberikan izinnya.
" Istana surgawi ? apa itu system ?.." tanya Chao Xing pada system.
[Ding! Istana surgawi merupakan sebuah istana yang di bangun oleh Dewa Surgawi 5000 tahun yang lalu tuan. Tempat itu akan terbuka 100 tahun sekali. Jika seseorang berhasil memasuki ruangan tahta istana, ia akan mendapatkan warisan dari Dewa Surgawi. Biasanya tempat itu di jadikan pelatihan para murid sekte-sekte yang berada di jantung benua tuan]
Mendengar penjelasan system, mata Chao Xing nampak sangat berbinar karena bersemangat.
Jing Quo mengizinkan, akan tetap tidak dengan Xin Xin. Terlihat matanya berkaca-kaca seperti ingin menangis. Dirinya merasa, Chao Xing ingin pergi karena menganggap dirinya adalah beban.
" Terimakasih kakek, karena sudah mengerti. Bisakah aku minta waktu berdua dengan Xin'er ?.." ujar Chao Xing meminta waktu untuk berbicara berdua dengan Xin Xin, karena bagaimana pun Xin Xin adalah calon istrinya.
" Hah.. Segera selesaikan urusanmu. Kami akan menunggumu di sekte.." ujar Jing Quo sambil mendesah, lalu meninggalkan Chao Xing dan Xin Xin yang di ikuti oleh Ming Hao dan Xin Qian.
" Gege, apakah kau pergi karena diriku ?.." ujar Xin Xin sedih, sedikit lagi ia kan menangis.
" Hehe.. Tidak Xin'er. Aku pergi bukan karena dirimu. Tapi aku memang harus melaksankan tugas dari guruku terlebih dahulu. Aku berjanji, jika sudah selesai, aku akan menyusulmu.." ujar Chao Xing sambil mengelus kepala Xin Xin.
" Baiklah.. Aku akan menunggumu kembali Xing gege.." ujar Xin Xin sambil membasuh matanya yang mulai basah.
" Aku menyayangimu, cup.." ujar Xin Xin sambil mencium pipi Chao Xing.
" Jaga dirimu. Aku akan kembali untukmu jika aku sudah cukup kuat.." ujar Chao Xing kemudian dengan perlahan melayang di udara dan melesat ke angkasa ke arah selatan dari hutan itu..
Kepergiannya di saksikan oleh Jing Quo dan lainnya.
Xin Xin sudah tak bisa membendung air matanya dan akhirnya tangisannya pecah. Xin Qian cukup terharu dan ia pun segera memeluk Xin Xin dan membujuknya.
" Hah.. Seekor elang memanglah seekor elang. Jangan mengecewakanku nak.." gumam Jing Quo pelan..
Setelah beberapa menit kepergian Chao Xing, akhirnya mereka semua pun memutuskan untuk melanjutkan perjalanan.
***
Kembali ke Chao Xing
Chao Xing yang masih terbang, kini terlihat kebingungan untuk menentukan tujuan selanjutnya. Tentunya alasan dia pergi itu semua kebohongan, karena tujuan utamanya adalah berlatih dan menaikkan levelnya.
" System, apakah kau ada saran kemana aku harus pergi ?.." ujar Chao Xing meminta petunjuk systemnya.
[Ding! Tuan bisa pergi ke hutan kegelapan . Jaraknya 100 kilometer dari sini]
" Bisakah kau menjelaskan lebih detail tentang hutan itu ? tidak mungkinka aku kesana tanpa mengetahui apapun ?.." lanjutnya meminta penjelasan system tentang hutan kematian.
[Ding! Hutan kegelapan merupaka hutan tempat bersarangnya spirit beast tingkat tinggi di dunia ini. Hutan itu memiliki level sesuai dengan tingkat spirit beast yang ada tuan. Level 1 merupakan tempat berkumpulnya spirit beast tingkat bumi level 5 berada dan merupakan level terendah. Semakin kedalam semakin tinggi tingkat bahayanya. Level tertinggi merupakan Level sembilan yang di diami oleh spirit beast tingkat ilahi level satu yang setara dengan kultivator dewa beladiri. Yang paling berbahaya adalah spirit beast tingkat ilahi level 5, yang setara dengan kultivator dewa biasa tuan]
Penjelasan panjang lebar systemnya, membuat darah Chao Xing mendidih karena bersemangat.
" Level satunya saja sudah sangat gila. Apalagi level sembilan hutan tersebut. Jika aku berhasil bertahan disana maka, aku akan menjadi kultivator dewa dengan cepat.." gumam Chao Xing pelan.
" Tujuan sudah di tentukan. Kita akan pergi ke hutan itu.." ujar Chao Xing menambah kecepatannya.
Setelah beberapa menit kemudian, ia telah sampat di hutan kegelapan. Matanya berbinar takjub memandang hutan tersebut.
" Hutan yang luar biasa. Bahkan tekanan hutan ini saja bisa aku rasakan dari luar.." ujar Chao Xing takjub.
Hutan kegegalapan memiliki pohon-pohon besar dan lebat yang menghiasinya. Yang membuat hutan ini unik adalah, setiap pohon bahkan tumbuhan yang ada berwarna hitam gelap. Menampakan kengerian seakan menyuruh makhluk hidup segera menjauh dari hutan tersebut
" Hutan ini akan menjadi batu pijakanku untuk menjadi kultivator tingkat dewa hehe.." ujar Chao Xing sambil tertawa kecil.
Kemudian ia segera turun dari udara dan mendarat di hadapan hutan tersebut. Saat ini dirinya sedang tidak terburu-terburu dan masih ada waktu dua tahun lagi, oleh sebab itu ia akan berjalan kaki atau berlari untuk menjelajahi hutan tersebut..
Setelah beberapa menit, muncul notifikasi system bahwa dirinya saat ini telah memasuki level satu hutan kegelapan. Sekali lagi dirinya dibuat takjub. Pohon-pohon besar menghiasai setiap langkah kakinya.
Saat dirinya sedang asik menikmati pemandangan tersebut, tiba-tiba muncul seekor spirit beast berupa badak bercula 3 dengan badan di penuhi oleh duri yang langsung menyerang kearah Ca
" Sial. Lagi asik-asiknya juga..." umpat Chao Xing sambil memasang kuda-kuda bertahan.
Boom..
Ledakan keras terjadi saat badak itu menyerang denga tanduknya kearah Chao Xing.
Dari serangan itu, Chap Xing terlempar sepuluh langkah.
" Badak ini lumayan kuat.." ujar Chao Xing yang kemudian mengeluarkan pedang phoenix biru miliknya.
Spirit beast tingkat bumi level lima, setara dengan kultivator tingkat nirvana menengah. Serangan badak ini sedikit membuat Chao Xing kewalahan.
" Pembelah surga gerakan kedua : Pedang ashura.." ujar Chao Xing melepaskan tekniknya, lalu melesat kearah badak tersebut.
Boom..
Sekali lagi ledakan keras terjadi ketika padang Chao Xing mengenai tubuh badak itu.
" Rarghh..." teriak badak itu kesakitan menahan pedang Chao Xing.
Boom..
Ledakan keras berikutnya membuat lubang di tubuh badak itu dan ia mati seketika.
" Kulitnya lumayan keras. Butuh sedikit elemen petirku untuk membunuhnya.." ujar Chao Xing.
[Ding! Selamat tuan telah membunuh spirit beast tingkat bumi level 5 badak berduri mendapatkan 400 juta poin pengalaman]
" Yosh.. Tinggal 500 juta lagi. Tampilkan layar status.." ujar Chao Xing untuk menampilkan layar statusnya.
[Status]
Nama : Chao Xing
Ras : Human
Umur : 17
Tingkat Kultivasi : Nirvana level 9 awal
Title : Sesorang yang mendapat berkah Dewa Absolute (Keturunan dewa Absolute)
Job : Alchemist level 9
Teknik : Pedang Pembelah Surga (100%), Tapak Angin (100℅), Pedang Surgawi (100%), Pembunuh Iblis (100%), Perisai Bintang (100%)
Budidaya : Melahap Semesta (100%), Segel Phoenix (100%),
Senjata : Pedang Phoenix Biru, Pedang Mengamuk
Jenis Tubuh : Tubuh Naga Langit
Poin Tukar : 900 miliar
Poin Pengalaman : 500 miliar > 1 trilun EXP
Poin Pemahaman : 900 juta (tingkat dewa)
Elemen : Api Abadi (100%), Cahaya (100%), Petir (100%)
>> Shop
>> Inventory ; 1001 kitab pengetahuan, Telur Sang Phoenix Feng Yin
" Ah aku melupakan kitab 1001 pengetahuan dan juga telur itu.." ujar Chao Xing melihat kearah inventory nya.
" Sudah saatnya bagiku untuk mempelajari kitab itu dan menetaskan anak Feng Yin tersebut.." ujarnya kemudian mencari tempat persembunyian.
Dan bersambung >.<
...----------------...
Segitu dulu yah kakak sekalian
Maaf cuma bisa up satu Chapter hari ini.
Soalnya kerjaan banyak, dan juga aku lagi berduka karena tantenya temanku meninggal dunia.
Maaf yah semuanya ☹️
Dan juga makasih buat kakak-kakak yang sudah support novel ini.
Jika kakak suka, boleh tinggalkan Like dan komen yah ? Vote juga boleh wkwwk
Pantengin terus kak 🤗
Love you 😘
1. body tempering (lv 1-9) (1)
2. formation (lv 1-9) (1)
3. qi creation (lv 1-9) (1)
4. manifestation (lv 1-9) (1)
5. nirvana (lv 1-9) (1)
rana lanjutan keabadian
1. asal mula (lv 1-9)
2. dewa beladiri (lv 1-9)
3. dewa biasa (lv 1-9)
4. dewa sejati (lv 1-9)
5. jindan (lv 1-9)
6. golden core (lv 1-9)
7. imortal (lv 1-3)
di eps 1 imortal hanya sampai d lv 3
knp bukan kakek kakek atau apalah kek