NovelToon NovelToon
Pengobat Cinta Sang Letnan Angkuh Yang Patah Hati

Pengobat Cinta Sang Letnan Angkuh Yang Patah Hati

Status: tamat
Genre:Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:2.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: Hasna_Ramarta

Letnan satu Bisma Dwipangga patah hati setelah diputuskan oleh tunangannya. Hubungannya yang sudah terjalin cukup lama itu, kandas karena sebuah alasan. Demi sebuah jenjang karier yang masih ingin digapai, dr. Jelita Permata terpaksa mengambil keputusan yang cukup berat baginya.

"Aku ingin melanjutkan studiku untuk mengejar dokter spesialis. Kalau kamu tidak sabar menunggu, lebih baik kita sudahi hubungan ini. Aku kembalikan cincin tunangan ini." Dr. Lita.

"Kita masih bisa menikah walaupun kamu melanjutkan studi menjadi Dokter spesialis, aku tidak akan mengganggu studi kamu, Lita." Lettu Bisma.

Di tengah hati yang terluka dan patah hati, Bu Sindi sang mama justru datang dan memperkenalkan seorang gadis muda yang tidak asing bagi Letnan Bisma.

"Menikahlah dengan Haura, dia gadis baik dan penurut. Tidak seperti mantan tunanganmu yang lebih mementingkan egonya sendiri." Bu Sindi.

"Apa? Haura anak angkat mama dan papa yang ayahnya dirawat karena ODGJ?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hasna_Ramarta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 35 Haura Linglung

   "Apa, serius ini Bisma? Mana, coba tunjukan bukti kalau kamu memang sudah mengajukan nikah?" tanya Bu Sindi masih belum percaya. Rasa bahagia langsung menelusup di dalam dadanya, ia tidak menyayangkan Bisma benar-benar mewujudkan keinginannya.

     "Ayo, mama lihat berkas-berkasnya?" Bu Sindi tidak percaya apa yang dikatakan Bisma barusan.

     "Ya ampun, beneran ini Bisma? Kamu tidak sedang membohongi mama?"

     "Benar, Ma. Itu yang Mama mau, kan? Kenapa sekarang Mama seperti tidak percaya kalau semua ini beneran," jelas Bisma.

     "Kalau begitu, kamu harus segera melengkapi administrasinya. Kalian sebentar lagi akan menjadi pasangan. Senang banget rasanya mama," ungkap Bu Sindi seraya membawa Bisma menuju ruang keluarga, mereka kini duduk di sana.

    "Tapi sebenarnya apa alasan Mama menginginkan Bisma menikah dengan Haura? Haura itu masih sangat muda, Ma. Dia pasti masih ingin main-main dengan teman-temannya. Selain itu, Bisma juga takut Haura tidak bisa mengimbangi kesibukan Bisma sebagai aparat negara. Belum lagi kalau Bisma kembali ditugaskan di wilayah konflik, mending masih di dalam negeri, tapi kalau di luar negara, bagaimana? Apakah Haura masih bisa setia dihadapkan berdampingan dengan Bisma yang sibuk?" tutur Bisma mempertanyakan kesetiaan Haura apabila Bisma kembali ditugaskan ke wilayah konflik.

     "Insya Allah, Haura itu perempuan yang setia. Walaupun Haura masih muda, tapi dia tidak suka banyak ngumpul dengan teman-temannya atau jalan, kecuali mengerjakan tugas kelompok, itupun jarang Haura lakukan. Firasat mama mengatakan Haura merupakan istri yang bisa menjaga kehormatannya, dia pasti akan menjadi istri setia, meskipun nanti kalian akan LDR an," tutur Bu Sindi meyakinkan Bisma.

    Haura yang tidak sengaja nguping di balik tembok ruang keluarga, merasa terharu dengan semua yang dikatakan Bu Sindi yang terkesan membelanya. Air matanya tiba-tiba jatuh saking terharunya.

     "Sebetulnya alasan mama yang paling utama adalah, mama tidak mau hidup Haura jauh dari mama. Mama tidak ingin dia tanpa pengawasan mama. Mama sudah sangat sayang sama Haura. Dan mama yakin, kamu kelak pasti bisa mencintai Haura. Tolong, kabulkan permintaan mama, bahagiakan Haura, cintai dia setulus hatimu, mama tidak mau Haura merasa sebatang kara. Oleh karena itu, mama berusaha menjodohkan kamu dan Haura, supaya mama tenang jika kelak mama berjauhan dengan dia,” tutur Bu Sindi membuat Haura semakin terharu.

Sesayang itu Bu Sindi padanya, maka balas budi apa yang pantas ia berikan pada mama dan papa angkatnya ini selain patuh pada semua permintaan maupun larangannya.

“Haura akan coba menjadi istri yang baik untuk Kak Bisma, sesuai keinginan mama. Haura juga sayang mama, oleh karena itu Haura akan berusaha menerima perjodohan ini dengan ikhlas, meskipun Kak Bisa belum sepenuhnya akan mencintai Haura,” batin Haura begitu terharu.

“Tapi, Bisma tidak janji bisa mencintai Haura dengan waktu yang cepat, Ma. Bisma perlu waktu untuk mengenal lebih jauh tentang Haura. Terlebih kita masih baru kenal, meskipun Mama dan papa sudah mengangkatnya anak hampir kurang lebih lima tahun, tapi Bisma baru-baru ini dekat dengan Haura,” ujar Bisma lagi, membuat jantung Haura tersentak. Baru saja dia punya pikiran seperti itu, tiba-tiba secara kebetulan Bisma juga mengatakan hal yang sama di hadapan mamanya saat ini.

Haura memang harus bersabar jika ia siap dijodohkan. Ia harus siap menerima perlakuan yang kurang menyenangkan hati kasarnya, karena ia sudah memilih menerima perjodohan ini walaupun sedikit dipaksa.

“Aku yakin Kak Bisma tidak akan mencintaiku begitu saja, mengingat mantan kekasihnya saja orang yang berpendidikan tinggi dan seorang dokter.” Haura merasa rendah diri jika ingat dengan mantan kekasih Bisma yang pernah ia dengar putusnya mereka adalah karena diputuskan pihak perempuan karena memiliki pria lain.

Haura segera menjauh dari balik tembok ruang keluarga sebelum keberadaanya diketahui oleh Bisma maupun mamanya.

***

Haura memasuki kamarnya, lalu dia menutup kembali pintu kamar itu. Haura berpura-pura tidak mendengar atas apa yang barusan didengarnya di ruang keluarga antara Bisma dan mamanya.

Haura membaringkan tubuhnya di ranjang, lamat-lamat rasa kantuk itu datang. Beberapa saat kemudian dia sudah terlelap dan larut ke dalam mimpi.

“Haura bangun, persiapkan dirimu untuk besok. Karena besok kamu harus menghadap atasanku untuk ditanya berbagai pertanyaan sebelum kita menikah?” ujar Bisma menyentak Haura yang terlelap tidur.

Haura menggeliatkan badannya, entah mimpi atau nyata, kalimat tadi sangat jelas di telinganya.

“Haura, kamu sudah bangun rupanya. Kamu sangat lelap, sampai mama dan Bisma membangunkan kamu berulang kali, tapi kamu tidak bangun-bangun. Sepertinya kamu kelelahan,” ucap Bu Sindi seraya menatap Haura dengan binar bahagia.

Haura menatap sang mama dengan heran, memangnya ini jam berapa? Pikirnya sangat bingung.

“Mama, memangnya ini jam berapa, Ma?” Haura masih bingung, mungkin efek baru bangun tidur membuat Haura seperti orang linglung.

“Ini sudah mau Maghrib. Maghrib-maghrib tidur itu pamali kalau kata orang tua dulu, nanti kamu jadi linglung,” kata Bu Sindi lagi seraya meraih lengan Haura untuk bangun.

“Jadi, yang aku dengar tadi di ruang keluarga itu mimpi? Tapi, seperti nyata.” Haura menepuk-nepuk pipinya menyadarkan diri apakah ini sebenarnya nyata atau mimpi?

Haura bangun lalu segera ke kamar mandi membersihkan diri. Sebenarnya dia masih bingung dengan yang dia alami dari siang sampai menjelang Maghrib ini. Haura segera menjalankan ibadah wajib tiga rakaat dan beristighfar di sana mohon petunjuk pada zat Maha Pengampun, apakah yang dia alami sore tadi hanya sekedar mimpi atau nyata.

“Haura, kakakmu Bisma ada di rumah ini. Kamu sekalian ajak dia makan malam. Sepertinya setelah ini dia mau mengatakan sesuatu sama kamu,” beritahu Bu Sindi seraya berlalu menuju dapur.

“Kak Bisma, ada di sini? Jadi, yang sore tadi berbicara dengan mama itu, beneran Kak Bisma?” Jadi, aku tidak sedang bermimpi?” bingungnya lagi seraya meraba keningnya.

1
Ecci Syafirairwan
🥰
Nasir: Makasih Kak. Baca sampai tamat ya... 🙏🙏🙏
total 1 replies
Siti Maulidah
ceritanya menarik
Nasir: Makasih byk Kak... 🥰🥰🥰
total 1 replies
ayu cantik
suka
Nasir: Makasih byk Kak.... 🥰🥰🥰
total 1 replies
Tri Rahayuningsih
kenapa Haura menyalami temen2 Bisma yg satu ruangan?
sedangkan waktu itu Bisma mengajak salaman Haura hnya mengatupkan kedua tangan didepan dada?
Nasir: Oh... maaf, mungkin Author sedang lupa Kak. Nanti dikoreksi lagi ya... maaf... 🙏🙏
total 1 replies
Zheevanya Putri
gak suka am sifat Bisma yg lembek n GK tegas am mantan ny..
Luwisa🌸
hoswai
Nasir: Apaan Kak hoswai? Maaf gak paham.
total 1 replies
inchieungill
masa cowok dibedakin? 🤔
Mama Gezkara
haha..kak othor bisa aja plesetan nya.... Avand Ganiwan ...
Mama Gezkara: haha..ya juga ya kak
total 2 replies
Mama Gezkara
sauza siapa ya kak
Nasir: Wahh... kayaknya typo. Tercampur dgn karya satunya lagi. Nanti segera direvisi.
total 1 replies
Casudin Udin
Luar biasa
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
ortu nya erwan juga aneh, kalo emang ada perjodohan dr kecil kenapa erwan nya bisa nikah sama perempuan lain duluan sampe udah ada anak, kalo emang udah ada pilihan masing2 ya harusnya gausah di lanjutin perjodohan masa kecilnya, tp dr sisi jelita juga kebangeten menurutku, cowo nya udah siap dia nya yg nunda2, udah nunda malah dia punya hubungan dibelakang sm cowok lain, gimana sih ga masuk di logika aku 😌
Nasir: Heheheh..... 😄😄😄😄
total 3 replies
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
emang kalo diploma kenapa mbak? emang mbak nya gelar nya tinggi tp tukang selingkuh, buat apa 🤣
PrettyDuck: Halo pembaca setia Noveltoon 🤗
Aku baru menamatkan cerita berjudul "Beautifully Hurt" ✨️
Kalau berkenan silahkan berkunjung dan nikmati ceritanya 💕

Apa jadinya kalau Dinda (21) dipaksa menikah dengan Rendra (35) ? Putra tunggal presiden yang reputasinya sedang hancur karena skandal panas dengan seorang aktris.
Di balik pernikahan yang penuh tekanan, rahasia, dan sorotan publik, Dinda harus bertahan di dunia yang sama sekali bukan miliknya 💔
total 1 replies
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
kalo emang udah di jodohin dr kecil ya kenapa ortu nya jelita bisa setuju pas jelita punya hubungan sama orang lain sampe pertunangan segala, kocak lu
Judi Siahaan: bima yg goblok,,,dan penghianat dengan alasan di jodohkan,,,sampe duda dan tunangan kok orangtua diam Bae,,hmmmm gak masuk akal
total 1 replies
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
gimana sih konsep ortu nya jelita ini, kalo nama nya udah tunangan ya ga bisa alesan berhak milih, kalo masih mau milih milih mah ya pacaran aja duly gausah pake tunangan, proses tunangan kan tujuannya mengikat ke arah perkawinan pakde 😌
yeni kusmiyati
bisma kapan lembutnya ke haura
Nasir: Lanjut Kak....
total 1 replies
rara🍁🍃🦋
mauu minggat ikuttt
sakura
...
imoe nawar
👍
Nasir: Makasih Kak...
total 1 replies
Parianti Yundiah
terimakasih thor.. ditunggu karya²mu berikutnya
Parianti Yundiah
cieee..diam² kak bisma ...
Nasir: So sweet.... 🤭🤭🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!