"Biarkan doa-doa kita bertarung dulu untuk sementara waktu. Kini, biarlah kita sama-sama memperbaiki diri agar suatu saat aku beruntung memilikimu dan kau pun bersyukur memiliki aku."
Tapi bagaimana, jika apa yang kita doakan dan harapkan selama ini tidak sesuai kenyataan?
Nyatanya, LDR hanya bisa di lakukan oleh orang orang HEBAT.
Dan aku, bukanlah salah satu di antara mereka!
Follow IG : Mommy_Ar29
Tiktok : Mommy_Ar95
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mommy_Ar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 35
...~Happy Reading~...
“Gimana perasaan lo, pas lihat dia begitu? Sakit gak? Hancur gak lo?” Hardi dengan begitu sinis melirik sahabat nya yang sejak tadi hanya diam termenung di sudut tempat duduk yang ada di depan ruangan Baby.
Wanita yang baru saja di nyatakan hamil oleh dokter itu, kini mengalami syok yang cukup berat. Akibat luka di tangan nya, Baby kehilangan banyak darah dan kini wanita itu masih belum sadarkan diri.
“Makanya Ka, dari awal gue bilang, jangan main api!” imbuh Franky seolah tak puas menyalahkan dan menyadarkan sahabat nya.
Sejak dulu, dari jaman SMA, memang lah hanya Taka yang paling aneh, nyeleneh dan ajaib tentu nya. Selalu ada saja masalah yang dia buat untuk membuat kedua sahabat nya harus ikut turun tangan.
Beruntung, Hardi dan Franky adalah tipe sahabat sejati. Mungkin, jika tidak, mereka sudah lebih dulu pergi meninggalkan Taka sejak jaman dulu.
“Kalian balik aja, gue mau masuj lagi!” Tanpa mendengarkan perkataan maupun cacian dari sahabat nya, Taka memilih untuk bangkit dan kembali ke ruangan Baby setelah sebelumnya ia mematikan puntung rokok yang ada di tangan nya.
Hardi dan Franky hanya bisa menghela napas nya dengan berat, merasa sudah menyerah dengan bagaimana mereka harus menyadarkan sahabat nya.
Keadaan Tika di luar sana semakin kritis, akan tetapi Baby juga sangat tidak memungkinkan. Entah karena Baby sedang hamil atau tidak, tapi menurut Hardi dan Franky, Baby tidak pantas di paksa untuk melakukan hal seperti itu.
Terlepas dari kesalahan nya karena sudah menabrak Tika, Taka memang tidak seharusnya mmeberikan keadilan sendiri. Terlebih, mengingat kebersamaan Taka dan Baby selama ini, yang bahkan mungkin langkah nya lebih jauh bersama Baby di banding bersama Tika.
Cklek!
Taka mendudukkan dirinya tepat di samping brankar tempat Baby masih terbaring. Menatap lekat pada wajah gadis yang sudah menemaninya selama ini, wajah yang dulu selalu berseri, ceria dan bersinar Bahagia.
Kini seolah redup, semua sirna karena keegoisan nya. Dengan sedikit ragu, ia mengambil salah satu tangan Baby untuk ia genggam. Dan seketika itu, air matanya lolos membasahi pipi yang membuat dada nya kian terasa sangat sesak.
Taka sendiri tidak mengerti dan tidak tahu dengan apa yang ia mau dalam hati. Katakan lah dirinya egois, jahat bahkan bangsatt atau bajingann. Taka mengakui itu semua ada di dalam dirinya, tapi ….
‘Maafkan aku Baby … Aku sayang sama kamu, tapi aku tidak bisa meninggalkan nya.’ Tiba tiba taka terisak saat bergumam lirih di samping Baby.
Taka mencintai dua Wanita dalam waktu yang bersamaan. Dirinya tidak mau kehhilangan salah satu di antara nya, terlebih Ketika ia tahu bahwa Baby mengandung anak nya. Tapi ia juga harus di tuntut untuk setia dan menyelematkan tunangan nya.
‘Apa yang harus ku lakukan Baby, katakan.’
Selama hampir satu jaman, Taka berbicara dengan Baby yang masih dalam keadaan tak sadarkan diri. Hingga tanpa sadar, dirinya tertidur dan akhirnya terlelap ke dalam mimpi. Sementara itu, Baby yang sudah tidak mendengar racauan lagi dari Taka langsung membuka mata.
Memang sejak tadi, Baby sudah sadar. Akan tetapi ia memilih untuk tetap berpura pura belum sadarkan diri, karena ia masih begitu kecewa dengan Taka. Ia membenci laki laki itu tapi ia juga sangat mencintai laki laki itu.
Bodoh! Baby akui dirinya bodoh, bahkan sangat bodoh. Tapi bukankah perasaan itu tidka bisa di cegah? Semu aitu dating begitu saja, membuat nya tak bisa mengelak atau menghindar.
‘Jika kamu tanya apa yang harus kamu lakukan? Maka kamu harus melepaskan ku Taka.’ Baby menarik napas nya dengan cukup dalam, sebelum akhirnya ia bangkit dari brankar dan berdiri tepat di samping Taka.
‘Aku mencintai kamu Taka, tapi aku sadar bahwa kita tidak akan mungkin bisa bersama. Cepat atau lambat, semoga kamu tahu dan sadar seberapa besar rasa sayang aku ke kamu. Dan semua tuduhan yang kamu berikan, tidaklah nyata. Tapi, Ketika semua itu terbukti, aku pastikan kamu tidak akan bisa menemukan kami.’
‘Aku sangat mencintai kamu Taka, dan izinkan aku pergi dengan membawa buah cinta kita. Aku ingin menjaga nya, sebagai bentuk rasa sayang ku padamu. Sebagai ganti karena aku tidak bisa memiliki kamu. Aku tidak marah padamu, percayalah aku benar benar menyayangi kamu.’
Sekuat tenaga, Baby berusaha meredam tangisan nya agar tidak membangunkan Taka. Menarik napas nya sengan cukup Panjang, Baby menahan rasa sakit ketika ia mencabut paksa selang infus di tangan nya.
Dan sebelum Taka terbangun atau sadar, Baby pun segera bergegas pergi menemui seseorang yang sudah menunggu nya sejak tadi.
...~To be continue …. ...
Mana ya sambungan novel Baby anaknya Om Dewa dan Ryan thor..ku pikir tadi novel ini,soalnya nama perannya juga Baby, Ternyata aku salah..🙇🙇