NovelToon NovelToon
Snatch My Daddy’S Wife

Snatch My Daddy’S Wife

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Romansa / Kaya Raya / Lari Saat Hamil / Tamat
Popularitas:3.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: NuKha

Aloysius menjalin sebuah hubungan bersama seorang wanita bernama Lindsay. Hubungan tanpa satatus, tapi dia sangat nyaman seperti itu. Mereka juga menjalani setiap waktu tanpa ada masalah maupun konflik, bahkan sekecil apa pun. Tidak ada yang tahu juga tentang kedekatan mereka selama ini.

Namun, secara tiba-tiba Lindsay menghilang dan tidak bisa dihubungi. Dicari juga bagaikan sudah ditelan bumi, sulit ditemukan. Meski hubungan mereka tak jelas, tapi Aloysius sudah ketergantuan dengan wanita itu hingga sulit melupakan.

Satu tahun berlalu, kabar mengejutkan didengar oleh Aloysius bahwa daddynya akan menikah lagi di saat mommynya kritis. Selain kaget tentang berita itu, dia juga shock mengetahui orang yang akan dinikahi adalah Lindsay, wanita yang amat dinanti selama ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NuKha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 35

Aloysius tiba di depan ruang rawat mommynya. Membuka sedikit pintu untuk mengintip siapa saja yang ada di dalam sana. Dia tidak mengetuk atau memberikan pertanda permisi. Karena tidak bisa melihat siapa pun kecuali wanita paruh baya yang tengah terbujur lemah, ia pun mendorong semakin lebar.

“Ck! Ada dia,” gerutu Aloysius ketika melihat daddynya tengah terpejam di sofa.

Mendengar ada seseorang datang, Amartha pun tidak jadi tidur. Membuka lebar dua kelopak mata dan menatap putranya. “Alo?” Sapaan itu diiringi sebuah senyum senang. “Akhirnya aku bisa melihat wajahmu.” Ia pun merentangkan tangan, meminta supaya sang anak mendekat. “Mommy mau peluk, mendekatlah,” pintanya kemudian.

Dengan gerakan kaki tanpa menimbulkan suara langkah, Aloysius pun mengikis jarak hingga kini ada di samping wanita kesayangannya. Tubuh merendah dan merasakan ada pelukan hangat. Dekapan yang sangat ia rindukan.

“Aku bersyukur karena Mommy berhasil melewati masa kritis,” ucap Aloysius. Setelah pelukan dilepas, ia menangkup kedua pipi Amartha, mengecup kening wanita yang melahirkannya dengan penuh kasih. “Jangan sakit lagi, Mom, aku masih membutuhkanmu,” harapnya.

Selagi daddynya masih tidur, Aloysius mau menyempatkan menghabiskan kesempatan itu untuk meluapkan kerinduan pada sang Mommy. Kalau Delavar bangun, pasti suasana hati akan berubah drastis secara mendadak. Maklum, masih ada rasa dongkol karena menduakan wanita kesayangannya.

“Ceritakan padaku apa pun tentang kehidupanmu yang Mommy tidak ketahui,” pancing Amartha. Dia mau putranya terbuka terlebih dahulu, walau sudah mendengar cerita langsung dari Lindsay dan suaminya.

Aloysius mengerutkan kening dan mata berotasi. Cerita apa? Dia sendiri bingung kalau ditanya tentang kehidupannya. Lebih tepatnya memang tidak suka berbagai apa pun pada siapa saja, termasuk orang tuanya.

“Aku baru keluar dari rumah sakit juga.” Aloysius menunjukkan tangan kiri yang ada sebuah plester putih. “Tadi infusnya baru dilepas, terus aku langsung ke sini karena sangat rindu dengan Mommy.”

Nyatanya Aloysius bisa manis juga. Lihatlah sekarang dia sedang mengecupi tangan Amartha berkali-kali. “Tapi, tenang saja, tidak perlu khawatir dengan kondisiku. Aku sudah sembuh,” ucapnya kemudian agar tak membuat mommynya kepikiran.

Meski sedang melawan sakit, Aloysius tahu jika orang tuanya pasti tetap memikirkan keadaan anak. Apa lagi kalau tahu ia baru saja dirawat.

Amartha menatap sendu putranya. “Maaf, andai aku sehat, pasti bisa merawatmu seperti saat kau kecil.”

“Mom, aku sudah besar, bisa menjaga dan merawat diri sendiri. Justru seharusnya sekarang akulah yang menjagamu, namun masih belum bisa karena banyak pekerjaan dan ... terlalu sibuk menyelesaikan urusan pribadi.” Aloysius terlihat jauh berbeda, dia nampak hangat memperlakukan mommynya.

“Aku punya hadiah untukmu,” ucap Amartha seraya mengusap rambut putranya yang bisa ia jangkau karena Aloysius sedang menunduk.

“Apa?”

“Ambilkan itu, tolong.” Amartha menunjuk atas meja.

Melepaskan genggaman tangan, Aloysius pun mencari sesuatu di atas meja. “Apa? Tidak ada apa pun di sini.”

“Kertas kecil.”

Ada satu, Aloysius mengambil itu dan memberikan pada mommynya. “Ini USG siapa? Mommy hamil lagi?” tanyanya sembari duduk di tempat semula.

“Bukan, itu milik Lindsay.”

Wajah Aloysius langsung berubah datar. Entah kenapa ada perasaan yang lagi-lagi tak menyenangkan. “Sudah ku usir dan peringatkan agar tidak menjadi orang ketiga diantara hubungan orang tuaku, masih berani saja hamil anak Daddy. Dasar—” Suaranya menggantung karena disela oleh seseorang.

1
falea sezi
Lindsay emank jalang lacur
Bunda
nyimak🙏
ollyooliver
ya bagus kalau ada niat dari diri sendiri itu keliatan tulis drpd paksaan orng lain atau karena otng lain apalagi karena hanya tau lin mengandung.
ollyooliver
lah sekalipun kau tau alo berhubungan dengan lindsay, tergantung suami lo..mau gak.menikahi wanita lain.
ollyooliver
hubungan tanpa status itu seru? kalau begitu knp alo gak dari dulu jadi kang celup?
Ita rahmawati
bener tuh kata² terakhirnya alo 🙄🙄
Ita rahmawati
clemmons
kelakuanmu 🤣🤣
namanya asing jd kalo mau komen bingung mau nulisnya alhasil gk jd komen deh 🤣🤣
Ita rahmawati
semakin yakin kalo itu sebuah konspirasi
Ita rahmawati
nahkan jgn² si daddy tau masa lalu mereka makanya dia lakuin itu 🤔
jgn² mereka udh punya anak lg 🤣
Ita rahmawati
curiga kalo si daddy sengaja ngelakuin itu dn punya tujuan deh
Ita rahmawati
weh ternyta mantan teman tp mesra nih
Ita rahmawati
cepet pulang bapakmu mau kawin lg 🤣
Lisa
gilaaa gilaaa gilaaa😂😂
Mochimolala
Lindsay nya lagi disembunyikan sama author wkwkwk
Ida Rodiah
Luar biasa
mars
sekertaris dan bos somplak😀😀😀
mars
ha ha sekertaris somplak juga lgsg datengin pawangnya😀😀😀
mars
sekertaris somplak
mars
pantesan sama2 konyol lawong 1 darah
mars
kasihan bgt ya delavar jadi samsak gratis
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!