NovelToon NovelToon
Scandal Sang DUTA (Duda Tampan)

Scandal Sang DUTA (Duda Tampan)

Status: tamat
Genre:Duda / One Night Stand / Nikah Kontrak / Pernikahan Kilat / Tamat
Popularitas:3.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Mommy_Ar

Di tinggalkan sang istri karena di anggap mandul. Skandal perceraian Raihan dan Alika menjadi perbincangan yang sangat hangat di kalangan masyarakat.

Dua tahun berlalu, Raihan Emanuele kembali menggemparkan karena skandal nya dengan gadis belia bertopeng.

Sebuah video syur tentang dirinya yang sedang berhubungan panas dengan seorang gadis, beredar hingga menghebohkan jagad raya.

Bagaimana Raihan menghadapi skandal nya kali ini? Akankah dirinya bisa menangani gosip gosip yang beredar dan membersihkan nama baik keluarganya?

Jangan lupa follow IG : @Mommy_Ar29

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mommy_Ar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Lapar

...~Happy Reading~...

Malam harinya, Zefa memilih untuk tidur di kamar nenek nya. Karena ia masih merasa kurang nyaman jika harus tidur satu ranjang dengan Raihan.

Meskipun mereka sudah menikah, bahkan sekarang dirinya sedang hamil. Namun tetap saja, ia masih merasa asing dan sedikit risi jika terlalu dekat dengan laki laki itu.

"Zefa!" panggil Raihan sambil terus mengetuk pintu kamar nenek Zefa.

Zefa beranjak dari tempat tidur nya dan berjalan menuju pintu, "Ada apa Mas?" tanya Zefa.

"Emmmtt itu," Raihan nampak sedikit ragu untuk berbicara.

Dia terlihat gugup dan juga sedikit canggung ketika harus berbicara atau meminta sesuatu kepada istrinya sendiri.

"Apa?" tanya Zefa lagi yang semakin bingung.

"Apakah tidak ada makanan disini?" tanya Raihan dengan cepat, seketika membuat Zefa langsung mengerjapkan matanya beberapa kali.

Makanan? Apakah suaminya kelaparan? batin Zefa berfikir.

Tapi, jika di pikir, memang sejak pulang dari rumah sakit tadi, keduanya belum makan apapun. Dirinya tadi sempat sarapan di rumah sakit, namun Raihan? Ia tidak tau apakah laki laki itu sudah sarapan.

Sedangkan kini, jam sudah malam dan keduanya belum ada yang keluar dari rumah, apalagi Zefa yang belum membeli makanan apapun.

Jika di rumah Raihan, pasti selalu ada pembantu yang memasak makanan, dan pasti Raihan selalu memiliki stok makanan melimpah di dapur nya.

Sedangkan Zefa? Rumah nya sudah kosong selama dua bulan, dan tentu saja ia tidak memiliki persediaan makanan apapun.

"Mas mau makan apa?" tanya Zefa setelah menghilangkan keterkejutan nya.

"Apa saja, asal masih bisa di makan," jawab nya sambil terus menatap Zefa.

"Di depan jalan sana ada tukang jualan makanan, mau coba makan di sana?" tanya Zefa pelan, ia takut jika Raihan menolak dan tidak menyukai makanan pinggir jalan.

Namun ternyata, Raihan justru langsung menganggukkan kepala nya dengan cepat, "Tapi kamu ganti pakaian kamu, jangan begini!" ucap Raihan seraya melirik penampilan Zefa dari atas sampai bawah.

Seketika itu juga, Zefa seolah baru tersadar bahwa sejak tadi dirinya hanya mengenakan sebuah daster milik nenek nya.

Entahlah, setelah ia mengetahui bahwa dirinya hamil, ia mengurangi pakaian pakaian ketat. Dan ketika ia membersihkan lemari nenek, ia menemukan sebuah daster yang pas untuk tubuh nya. Jadilah Zefa mencoba nya dan ternyata nyaman sampai membuatnya keterusan memakai.

Setelah beberapa saat, Zefa sudah mengganti pakaian, ia segera mengajak Raihan untuk berjalan kaki saja menuju tempat tersebut.

Jarak nya tidak terlalu jauh, namun juga tidak terlalu dekat. Jika menggunakan mobil, Zefa bisa menebak bahwa di sana tidak akan ada lahan untuk parkir. Maka dari itu ia mengajak jalan kaki saja yang tidak perlu memikirkan tempat parkiran.

"Apakah masih jauh?" tanya Raihan sambil terus mengamati setiap pinggiran jalan, mencari sebuah ruko atau rumah makan yang di maksud oleh Zefa, namun tak kunjung ia temui.

"Sedikit lagi," jawab Zefa sambil terus berjalan tanpa menatap Raihan.

"Sejak tadi kau selalu bilang begitu. Sedikit lagi nya kamu itu berapa sih?" tanya Raihan menghela napas nya kasar, "Kalau tahu sejauh ini, mending tadi bawa mobil, Zef!" keluh nya.

Ia bukan mengeluh karena dirinya capek. Tapi Raihan sedikit kesal dan mengeluh lantaran ia ingat dengan kandungan Zefa. Dan berjalan kaki sejauh ini, tentu saja ia khawatir jika Zefa kelelahan.

"Nah itu dia!" ucap Zefa langsung melebarkan senyuman nya saat ia melihat sebuah warung tenda makan yang berada tepat di dekat jembatan.

Berbeda dengan Zefa yang sangat antusias mempercepat langkah kaki nya agar segera sampai. Justru Raihan di buat terpaku dan terdiam di tempat nya, ketika Zefa justru malah memilih tempat makan yang seperti itu.

...~To be continue .. ...

1
sitii de phantom
selalu menghindari Novek Sad Ending, eeeh... gak bisa ekspek babget ternyata ini novel Sad ending puollll... mewek aq thorrrr😭😭😭
lia hahahihi
mewek 😭😭😭😭😭😭
lia hahahihi
innalilahi wa innailaihi rojiun 😭😭😭😭😭😭😭
lia hahahihi
😭😭😭😭😭😭😭😭
lia hahahihi
hooh
lia hahahihi
👍
Melizz
ceritanya bagus Thor tapi kamu sukses bikin aku sedih..../Sob//Cry/
Melizz
aku baca cerita ini untuk kedua kalinya tapi ttp aja sedih😭😢
Melizz
aku gak mau sad anding ya Thor/Sob//Applaud/
Melizz
berat banget ya jadi zefa... /Sob/
Ida Rodiah
Luar biasa
Neni Pratiwi
walau sad ending tp critanya keren
Shyfa Andira Rahmi
👍👍👍👍👍
Shyfa Andira Rahmi
🥺🥺🥺
Xlo
sad end☹️
Dwi Astuti
Luar biasa
Rieya Yanie
mewek bacanya..
bagus smpai lupa coment
Suparmin N
Luar biasa
Desy Nugraeny
sedih iy
Nur Ramadani
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!