NovelToon NovelToon
Terpikat Pesona Sahabat Papa

Terpikat Pesona Sahabat Papa

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Duda / Tamat
Popularitas:101k
Nilai: 5
Nama Author: Ny.Jutex

Ini adalah kelanjutan kisah dari novel Author yang sebelumnya.

----- ----- «» ----- -----

“Om, papa tidak merestui kita, ayo bawa aku pergi,” isak Ayara, sebelum kemudian ia terkejut melihat wajah pria yang di cintainya itu seperti habis kena pukul.

Ya, siapa lagi yang melakukannya, jika bukan Bara, ia memukuli sahabatnya itu tanpa ampun, karena telah mencintai putrinya.

“Apa sakit?”

“Sedikit, tapi tidak apa-apa.” Adit merasakan tangan halus Aya mengusap wajahnya yang habis kena bogem mentah dari Bara.

Ia sangat mencintai gadis kecil itu, tapi keadaan membuat ia harus menjauh!

Novel ini hanyalah hasil dari kegabutan Author!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ny.Jutex, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

I Love You Too

Setelah pulang sekolah, Ayara mendatangi cafe milik Adit. Ia duduk di taman belakang cafe, tempat pertemuan terakhir mereka sebelum Adit pamit ke luar kota.

Ayara mengambil handphonenya dari dalam tas, ia berniat ingin menghubungi Adit.

Belum sempat ia melakukan panggilan, ponselnya sudah berbunyi duluan.

Ayara sangat gembira saat mengetahui siapa yang menelepon, ia pun langsung menempelkan handphonenya ke telinga.

“Sayang, maaf ya, aku belum bisa pulang. Aku masih ada urusan. Nanti aku kabarin lagi.” Ayara diam sejenak saat mendengar kalau Adit belum bisa pulang.

“Hm, iya.” Ayara mengangguk walau Adit tak bisa melihatnya. “Hati-hati disana, i love you.”

“I love you too,” sahut Adit.

“Hhh!?” Ayara buru-buru menempelkan kembali ponselnya yang sempat ia jauhkan. Seingatnya tadi ia sudah mematikan ponselnya.

“I love you too....” Ayara sontak melihat ke arah samping. Sebuah kecupan mendarat di pipinya.

Ayara berdiri dari duduknya lalu menghambur ke pelukan Adit.

“Kenapa berbohong?” rajuk Ayara.

“Aku kan ingin memberikan kejutan,” Adit mengecup puncak kepala Ayara.

“Aku ada sesuatu untuk kamu,” ucap Adit.

Ayara mengendurkan pelukannya. “Apa?” tanyanya seraya mendongak.

Adit membawa Ayara duduk di kursi taman lalu ia berlutut di depan gadis itu. Kemudian ia mengeluarkan sesuatu dari saku celananya. Sebuah kotak bludru warna biru berbentuk hati.

“Ini.”

“Perhiasan, lagi?” Seingatnya waktu ulang tahunnya kemarin Adit sudah memberinya perhiasan berupa kalung.

“Kamu ngga suka? Ya sudah, biar aku berikan pada Monic, dia pasti suka.”

Ayara mengambil kotak itu sambil melotot ke arah Adit. “Jangan coba-coba Om sebut nama wanita itu, apa lagi sampai memberikan milikku padanya,” ancam Ayara. Adit merasa lucu dan cukup terhibur dengan tingkah Ayara.

“Aku hanya bercanda, lagian Monic sebentar lagi akan menikah.” Adit beralih duduk di samping Ayara. Sedangkan Ayara sendiri mulai membuka hadiah yang di berikan Adit.

“Menikah? Baguslah,” ucap Ayara, sebelum akhirnya matanya berpusat pada sepasang anting dari dalam kotak perhiasan yang tadi ia buka. Kemudian ia mengambil anting-anting tersebut.

“Ini...-”

“Ya,, kamu suka?” Adit balik bertanya.

Ayara mengangguk dengan cepat. “Ya, aku suka liontinnya,” ucap Ayara. Anting-anting itu adalah set dari kalung yang sebelumnya pernah Adit berikan sebagai kado ulang tahun Ayara.

Kalung dan anting tersebut di jual secara terpisah. Adit baru bisa mendapatkannya setelah cukup berusaha.

“Aku mau kamu pakai kalung dan antingnya untuk nantinya malam,” pinta Adit.

“Hmm,” Ayara mengangguk sambil tersenyum.

...***...

Ternyata Adit bukan hanya mengajak Ayara. Adit mengundang semua sahabat dekatnya untung datang ke cafe.

Raisa dan Bara sudah siap, tinggal menunggu Ayara yang belum keluar dari kamarnya.

Tok tok tok!

“Aya...!” panggil Raisa dari luar. Kemudian ia menekan gagang pintu. Ia melihat putrinya masih berdiri di depan cermin.

“Ayo, papa udah nungguin tuh,” ucap Raisa seraya berjalan mendekati putrinya.

“Sebentar,” sahut Ayara, ia hampir selesai memasang anting-antingnya.

“Kamu beli perhiasan?” tanya Raisa, karena seingatnya ia tidak pernah membelikan perhiasan yang di pakai Ayara.

“Ini kado waktu ultah kemarin.”

“Oh ya, dari siapa? Pasti mahal ya?”

“Ini kado dari Om Adit. Kalo soal harga ga mungkin kan Aya nanyain, kan ga sopan. Tapi mana mungkin mahal banget lah Ma. Ini seperti kalung yang biasa di pakai boneka barbie.”

“Oh iya juga. Ya sudah, ayo kita ke bawah.”

Adit tersenyum saat rombongan Bara datang, ia langsung memusatkan penglihatannya pada Ayara.

Seperti permintaan Adit, malam itu Ayara mengenakan kalung dan anting yang Adit berikan.

“Jangan lama-lama ngeliatinnya, ntar kepergok sama bokapnya, baru tau lu,”ucap Dimas sengaja menyenggol bahu Adit.

“Ck! Lu juga jangan berisik,” kesal Adit.

Sepanjang acara makan bersama malam itu, Adit hampir tak bisa berhenti melihat ke arah Ayara. Ingin sekali ia mendekati dan memuji kekasihnya itu, namun ia tidak punya kesempatan samasekali.

Dimas hanya menggelengkan kepalanya pelan saat melihat kelakuan sahabatnya yang kembali puber itu.

“Ga nyangka gue, perasaan lu dulu suka sama tante-tante, sekarang malah suka sama daun muda. Parahnya lagi, anak sahabat lu sendiri, Dit... Dit...,” Dimas bergumam dalam hati.

Tak hanya Dimas, Elang pun sejak tadi sesekali melihat ke arah Adit dan Ayara secara bergantian. Ia tak habis fikir, kenapa kakak sahabatnya itu bisa naksir dengan pria yang jauh lebih tua. Tapi ia akui bahwa, walau om nya jauh lebih tua, tapi wajah dan penampilannya tak kalah keren dengan anak muda.

Saat yang lain tengah mengobrol, Ayara pun pamit ke toilet. Lebih tepatnya, ia ingin menemui Adit yang sedang menunggu di taman belakang.

Adit langsung meraih pinggang kecil milik Ayara saat gadis itu sudah di dekatnya.

“Kenapa sebelumnya ngga bilang kalau ternyata Om juga mengundang banyak orang?” Ayara memukul pelan dada Adit.

“Anggap aja itu kejutan ke dua,” jawab Adit.

“Hmm,, apa ada kejutan ke tiga juga?” Ayara mengalungkan lengannya di leher Adit.

“Ada.”

“Eum....” Adit sudah lebih dulu membungkam Ayara sebelum gadis itu mengeluarkan kata-katanya.

Beberapa saat kemudian mereka mengakhiri ciu man itu, sebelum ada orang lain yang melihatnya.

“Bagaimana kalung dan antingnya?” tanya Ayara sembari tersenyum.

“Bukan bagaimana kalungnya. Tapi, karena kamulah yang memakainya.” Adit mengecup kening Ayara, membuat gadis itu tersipu, sekaligus merasa bahagia.

Monica masih tidak terima kalau ia harus menikah dengan Aliando. Pagi itu ia kembali memohon pada Ramdan agar ayahnya mau membatalkan pernikahannya.

“Ayah, aku ngga mau menikah sama laki-laki yang ngga aku cintai. Aku ngga mau mengulang kejadian sebelumnya,” ucap Monic, mengingatkan tentang pernikahannya sebelumnya.

“Tapi kamu tau betul masalahnya, ini juga karena ulah kamu. Jadi jangan membantah lagi.”

“Aku hanya mencintai Aditya, dan aku ngga akan menikah dengan orang lain selain dia!”

“Cukup! Memang, Ayah telah bersalah karena mengorbankan kamu dengan pernikahan kamu sebelumnya. Tapi untuk kali ini , tolong kamu fahami keinginan Ayah. Apa bedanya jika kamu menikah dengan Adit, dia tidak mencintai kamu, sama seperti kamu yang tidak bisa mencintai suami kamu sebelumnya! Belajarlah dari itu semua.” Ramdan beranjak dari duduknya, ia ada dapat pagi ini.

“Andai kamu meminta sebuah barang, mungkin Ayah akan usahakan walau semahal apapun.” Usai mengatakan itu Ramdan benar-benar meninggalkan ruangan kerjanya menuju ruang rapat.

Setelah menghapus sisa airmatanya, Monic juga meninggalkan ruangan kerja ayahnya.

Di kamarnya yang terlihat berantakan itu, Monic kembali mengamuk dengan menendangi benda-benda yang ada di lantai.

“Jika aku ngga bisa dapatin kamu, maka orang lain juga.” Monic mengepalkan tangannya lalu meraih ponselnya yang tadi ia lemparkan di tempat tidur.

Bersambung

1
Jaya Purba
Luar biasa
Siti Aminah
Top
Elisabeth Ratna Susanti
like, subscribe plus taburan 🌹
nuraeinieni
ceritax bagus dan keren,,,,👍👍👍👍
nuraeinieni
aq mampir thor
falea sezi
bara sok sok an nolak g sadar dlu dia kayak apa
NsTzy
Thor mau liat anaknya Adit sama aya, kalo bisa kembar cowo cewe thor
Nenk Jelita
seru sukses y
RyanA MdHse
Bara#Barang
🇮🇩⭕Nony kinoy❃hiat🇵🇸
nah...loh...jgn pake perasaan aja, bisa berabe tuh😀
🇮🇩⭕Nony kinoy❃hiat🇵🇸
kok kebetulan sekali bisa ketemu nya😀
🗣🇮🇩Joe Handoyo🦅
He he he.. antara benci dan rindu
🗣🇮🇩Joe Handoyo🦅
Ha ha ha.. Anjiiirr, jatuh cinta termasuk olahraga, boleh juga tuh kiasan nya 👍
pєkαᴰᴼᴺᴳ
sabar adit
pєkαᴰᴼᴺᴳ
aku juga punya elang 😂
pєkαᴰᴼᴺᴳ
mau jg dong es klimnya🤭
🍾⃝ ɪͩʟᷞʜͧᴀᷠᴍͣ𝕄𝕒𝕩✰͜͡w⃠👻ᴸᴷ
"Pertanyaan Aya mengingat kn masa lalu yg kelam buat Adit,,
🍾⃝ ɪͩʟᷞʜͧᴀᷠᴍͣ𝕄𝕒𝕩✰͜͡w⃠👻ᴸᴷ
"Semoga Adit di beri kesabaran dgn musibah yg di alami,,
𝕸y💞Sarinande ❀∂я⒋ⷨ͢⚤
sabar ya Adit...tak mudah memang melupakan kenangan yang indah
𝕸y💞Sarinande ❀∂я⒋ⷨ͢⚤
mampir Thor... awal yg menarik
semangat up ya Thor 😘
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!