Ini lanjutan Hello Mr Mafia.
Lucifer Xylander Zweihander, Tuan muda dari keluarga Zweihander yang sangat di takuti dan dihormati di negara tersebut.
Memiliki sifat dingin dan datar tidak membuatnya menyesal, justru dengan begitu membuat para wanita semakin berlomba-lomba untuk mendapatkannya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pesta
"Yang mulia, sepertinya......"
"Saya sudah tahu, salah satu dari mereka pasti ada orang terdekat putri Yoora" Sela seorang laki-laki dengan meminum wine nya.
"Benar yang mulia"
"Menurutmu, mereka berasal dari mana?" Tanya nya lagi dengan penasaran.
"Menurut informasi, mereka berasal dari Jerman" Jelas nya.
"Jerman? Bukankah itu tempat asal Ratu terdahulu?"
"Benar yang mulia, mereka sepertinya salah satu kerabatnya"
"Oh saya mengerti, ternyata mereka saudara jauh toh.." Senang nya.
"Benar yang mulia"
•••••••
Yoora membuka matanya karena merasakan sentuhan Lucifer, mereka saling bertatapan. Lucifer tersenyum manis begitupun dengan Yoora.
Lucifer bangkit dari tidurnya dan menarik Yoora agar ikut terbangun.
"Bagaimana kabarmu?" Tanya Lucifer dengan mencium tangan Yoora.
"Aku baik" Balas Yoora dengan tersenyum manis.
"Syukurlah..." Lega Lucifer.
"Lalu bagaimana denganmu?" Tanya balik Yoora dengan menyentuh pipi Lucifer.
"Hmm...Aku sangat merindukan ocehan mu" Balas Lucifer dengan terkekeh.
"Haishh kau ini" Kesal Yoora membuat Lucifer tertawa.
Yoora yang melihat tawa Lucifer pun kembali memeluk nya dan menyandarkan kepalanya di dada Lucifer.
"Aku sangat merindukanmu" Lirih Yoora.
Lucifer yang mendengar itu hanya tersenyum tipis dan mencium kening Yoora lembut, mereka tidak sadar bahwa mereka tengah di perhatikan oleh seseorang.
"Apa sudah puas berduaan nya?" Tanya orang tersebut membuat Yoora dan Lucifer tersentak.
"Dady?" Kompak mereka berdua.
Yoora dan Lucifer saling pandang dan menatap heran satu sama lain, kedua orang itu tertawa melihat wajah heran anak-anak nya.
"Kau mengenal Dady ku?" Tanya Lucifer dengan menunjuk Damian yang sedang berjalan mendekati mereka dengan Raja Elmeryx.
"Hmm" Angguk Yoora dengan polos.
Lucifer menatap Damian untuk meminta penjelasan, kedua laki-laki tua itu duduk di hadapan mereka dengan santai.
"Sebenarnya, Dady sudah lama mengenal Yoora. Bahkan sejak dia kecil" Ucap Damian dengan menatap Yoora.
"Ehh benarkah Dad? Bukankah kita bertemu saat aku sekolah di Indonesia?" Heran Yoora.
"Hahahaha....." Raja Elmeryx dan Damian malah tertawa bersama-sama.
Lucifer dan Yoora saling pandang, mereka terdiam heran. Raja Elmeryx pun membawa mereka ke tempat yang lebih santai.
"Kalian mau tahu cerita yang sebenarnya?" Tanya Damian, mereka berdua hanya mengangguk.
"Jadi begini, sebenarnya Raja Elmeryx adalah kakak dari teman Momy mu. Kamu masih ingat dengan uncle Jordan?" Tanya Damian, Lucifer hanya mengangguk.
"Bukankah uncle Jo tidak memiliki saudara?" Heran Lucifer.
"Memang benar Jordan tidak memiliki saudara, tapi bukan berarti dia tidak memiliki saudara lainnya." Jelas Raja Elmeryx.
"Apa maksud dad? Uncle Jo? Siapa dia?" Pusing Yoora.
Raja Elmeryx tersentak bersama Damian, mereka lupa akan hal itu. Kedua wajah mereka memucat membuat Yoora dan Lucifer semakin heran.
"Dad? Are you oke?" Tanya Lucifer cemas.
"Ehh ya...." Kompak keduanya dengan tersenyum canggung.
"Dad..." Panggil Yoora.
"Uncle Jordan, dia adalah adik sepupu Dad sayang" Jelas Raja Elmeryx dengan tersenyum.
"Adik sepupu?" Heran Yoora.
"Ya" Angguk Raja Elmeryx dengan mengelus rambut Yoora.
"Lalu di mana dia sekarang?" Tanya Yoora lagi.
"Uncle Dad sudah tiada" Jawab Damian dengan tersenyum tipis.
"Ehh?" Kaget Yoora.
"Sejak kapan?" Tanya Yoora penasaran.
"Sejak 18 tahun yang lalu" Jelas nya membuat Yoora terdiam.
"Ehh, aku dengar dari uncle Rangga bukankah uncle Jo memiliki anak perempuan?" Penasaran Lucifer.
"Itu....."
"Yoraaaaaa.... Astaga!" Kaget seseorang ketika melihat banyaknya orang yang ada di kamar Yoora.
"Apakah kami mengganggu?" Tanya Elang dengan menggaruk tengkuknya.
"Tidak, masuklah" Ucap Raja Elmeryx dengan cepat.
"Baik uncle Raja" Kompak mereka dengan tersenyum.
"Uncle Damian?" Kaget mereka yang baru sadar ternyata di sana ada Damian.
"Apa kalian bersenang-senang disini?" Tanya Damian dengan tersenyum kecil.
"Tentu uncle" Kompak nya.
"Baguslah, tapi siap-siap saja setelah kalian sampai di rumah nanti. Jangan harap kalian bisa lolos dari Liliana" Ucap Damian dengan terkekeh dan pergi bersama Raja Elmeryx.
"Ehh?" Lupa mereka, mereka lupa bahwa Liliana ingin ikut.
Mereka saling pandang, Lucifer sendiri hanya menggaruk kepalanya karena ia sendiri pun lupa dengan adiknya.
"Ada apa? Apa kalian lupa dengan Liliana?" Tanya Yoora memastikan.
"Hmm" Mereka hanya mengangguk dengan bersamaan.
Yoora yang melihat itu hanya menggelengkan kepalanya dan kembali duduk di tempatnya, mereka yang melihat itu pun ikut duduk di sana.
"Yoora, bagaimana ini?" Tanya Rosa dengan cemas.
"Aku tidak tahu" santai Yoora.
"Yooorrrraaaaaaa" Teriak mereka secara bersamaan membuat Yoora tertawa terbahak-bahak.
"Baiklah baiklah...." Ucap Yoora dengan menahan tawanya.
"Bagaimana caranya?" Tanya Aldo dengan memegang tangan Yoora namun setelah itu Lucifer langsung melepaskan nya dan mengelap tangan Yoora menggunakan kain yang ada di saku jas nya.
"Apa-apaan sih Lo?" Marah Aldo.
"Tangan Lo kotor!" ketus Lucifer.
"Sudah-sudah, Ada apa sih dengan kalian?" Kesal Rosa
"jadi bagaimana caranya Ra?" Tanya Lolita.
"Begini saja, aku akan mengirimkan hadiah untuk nya sebagai permintaan maaf kalian dan kita akan melakukan video call setelah kita berganti pakaian nanti?" Tanya Yoora membuat mereka saling pandang.
"Okeee" Kompak mereka dengan senang.
Mereka segera berganti pakaian untuk acara nanti malam, Yoora memberikan mereka semua pakaian yang sudah Yoora siapkan selama ini.
Setelah 2 jam lamanya mereka bersiap, barulah mereka keluar dengan gaya yang berbeda-beda. Mereka nampak terkejut melihat sahabat-sahabat nya yang lain yang tampil beda.
"Loh, di mana Yoora?" Heran Aldo dengan berkeliling.
"Putri malah belum selesai" Jawab salah satu dari mereka.
"Hmm" Angguk mereka.
"Kalian sudah di perbolehkan untuk pergi ke Aula karena yang mulia putri masih belum di izinkan" Jelas seorang laki-laki yang mereka tahu itu adalah tangan kanan Raja Elmeryx.
"Baiklah" Angguk mereka.
Mereka pergi tanpa Yoora di sampingnya, di lihatnya para tamu yang sudah berdatangan. Namun, rata-rata dari mereka membawa pasangan nya masing-masing.
Aldo, Gavin,dan Elang saling pandang. Mereka segera menggandeng lengan Rosa dan Lolita hingga Elang tidak bisa mendapatkan keduanya.
Elang cemberut, sedangkan Aldo dan Gavin memeletkan lidahnya untuk mengejek Elang yang nampak kalah.
"Apa-apaan sih Lo?" Kesal Rosa dan Lolita.
"Lo ga liat, noh liat di sana" Tunjuk Aldo pada Rosa dengan menunjuk pasangan lain.
"Hhh..." Keluh Rosa.
"Lalu bagaimana dengan Elang dan Lucifer?" Tanya Lolita.
Lucifer yang mendengar namanya di panggil langsung menatap tajam Lolita, sedangkan yang di tatap hanya memberikan cengiran nya saja.
Tanpa banyak bicara, Lucifer langsung menuju kursi nya bersama Elang. Mereka masih menggunakan topeng karena untuk berjaga-jaga, meskipun sedikit tidak nyaman.
Tiba-tiba saja di hadapan Lucifer dan Elang duduk 2 orang wanita yang berpakaian sangat terbuka dan terlihat lumayan cantik.
Mereka tersenyum manis pada Lucifer dan Elang namun keduanya hanya diam dan kembali acuh tanpa menghiraukan mereka berdua.
Jangan lupa like dan komen yahhhhhh ❤️❤️❤️❤️❤️
ceritamu the best thor... aq dh ksih bunga ya thor